Sabtu, 24 November 2012

Dede Fauziah_lap 2_FKPPI

Judul Penelitian           : Institusi Masyarakat
Peneliti                        : Dede Fauziah (1112051100022)
I.                   Latar Belakang
Organisasi masyarakat tentu sangat erat hubungannya dengan masyarakat, dimana organisasi tersebut memiliki visi dan misi untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan pancasila, serta memiliki kepedulian antar sesama baik dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Seperti yang dijelaskan oleh Emil Durkheim tentang human dualisme yang terdiri kesadaran diri sendiri ( individu ) merupakan dari masyarakat serta kesadaran masyarakat merupakan dari diri sendiri ( individu ). Hal tersebut saling berkaitan dengan adanya organisasi masyarakat yang merupakan kumpulan-kumpulan individu yang memiliki rasa kepedulian terhadap masyarakatnya.
 
II.                Pertanyaan Pokok Penelitian
1.      Peran apakah yang telah diberikan organisasi masyarakat ini ( FKPPI ) terhadap masyarakat sekitar, sehingga dapat menghasilkan dampak yang positif bagi masyarakat?
 
III.             Metode Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif hal ini dikarenakan menurut peneliti metode ini lebih cocok serta memberikan kemudahan bagi peneliti.
Penelitian ini dilakukan pada :
Hari / tanggal             : Sabtu, 10 November 2012
Tempat                       : JL. Raya Puspiptek desa setu RT 14/04       
 
IV.           Gambaran Objek Penelitian
           Organisasi ini bernama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri Angkatan Bersenjata Republik Indonesia disingkat FKPPI. FKPPI berdiri pada tanggal 12 September 1978 di Jakarta dan dikembangkan menjadi organisasi kemasyarakatan pada tanggal 12 September 1995, untuk waktu yang tidak ditentukan. Pusat Organisasi FKPPI berkedudukan di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.
           FKPPI mempunyai hubungan kesejarahan dan emosional dengan PEPABRI, persatuan purnawirawan POLRI ( PP POLRI ), Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD ), Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara ( PPAU ) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut ( PPAL ) dalam Koordinasi TNI-POLRI.
           FKPPI sebagai organisasi berfungsi menjembatani berbagai latar belakang sosial segenap putra putri purnawirawan dan putra putri TNI-POLRI untuk menjalin kerjasama yang bersifat kekerabatan sehingga tercipta cita-cita bersama. FKPPI berfungsi sebagai dinamisator, mediator, stabilisator, katalisator dan komunikator dalam kepentingan Poltik Bangsa.
 
V.              Analisis
Dari pengamatan yang peneliti lakukan terhadap organisasi FKPPI dapat di lihat bahwa FKPPI memiliki peran yang cukup baik serta dapat menjalankan maksud, tujuan serta fungsinya. Hal ini dapat diketahui dengan adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan FKPPI, peran yang dilakukan serta adanya pengakuan dari beberapa masyarakat yang merasakan dampak positif serta peran aktif dari FKPPI.
Dengan berdirinya FKPPI di tengah-tengah masyarakat merupakan suatu hal yang diharapkan oleh masyarakat sekitar. Kepedulian FKPPI terhadap masyarakat sangat di terima , banyak peran-peran yang telah diupayakan oleh FKPPI dalam berbagai bidang, yaitu dalam bidang sosial, kebudayaan/olahraga, pendidikan, hukum, kerohanian, kewiraswastaan dan masih banyak lainnya. FKPPI juga telah banyak melakukan kegiatan seperti donor darah, bakti sosial, serta penggalangan dana untuk bencana alam yang sifatnya lokal dan nasional.
Menurut bapak Daryanto (48) selaku ketua RT setempat dia merasakan adanya keuntungan yang telah diberikan oleh berbagai organisasi masyarakat salah satunya FKPPI, FKPPI sering melakukan kegiatan penggalangan dana dan pelatihan kewirausahaan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Ibu Usi (35) seorang Ibu rumah tangga.
Menurut peneliti FKPPI termasuk dalam teori sosiolgi Emil Durkheim tentang human dualisme yang terdiri kesadaran diri sendiri ( individu ) merupakan dari masyarakat serta kesadaran masyarakat merupakan dari diri sendiri ( individu ). Hal tersebut saling berkaitan dengan adanya organisasi masyarakat yang merupakan kumpulan-kumpulan individu yang memiliki rasa kepedulian terhadap masyarakatnya. FKPPI merupakan salah satu sekumpulan individu-individu yang peduli atau yang sadar atas masyarakatnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
DAFTAR PUSTAKA
 
Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Dan Peraturan Organissasi FKPPI. 2009. Sekretariat Jenderal Pengurus Pusat FKPPI. Jakarta
 
 
 
 

Dede Fauziah_lap 1_CV. Parisma sigma Kreasindo

Judul Penelitian           : Institusi Bisnis
Peneliti                        : Dede Fauziah (1112051100022)
 
I.                   Latar Belakang
Tema ini di pilih berdasarkan alasan sosiologis karena institusi ini berkenaan dengan nilai-nilai individu serta masyarakat yang ada di lingkungan tempat institusi berdiri, serta berkenaan dengan nilai-nilai pendidikan (kreasi / dekorasi) serta skill atau keterampilan dari produk yang di produk yang sifatnya edukatif. Selain itu tertanamnya nilai-nilai sosial didalam institusi tersebut misalnya institusi tersebut mengadakan pengajian gratis bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Institusi tersebut juga ikut serta aktif dalam kegiatan masyarakt.
Sedangkan alasan teoritisnya yaitu menurut pendapat Emil Durkheimdalam teori sosiologinya Ia mengemukakan tentang fakta sosial dan pembagian kerja. Dimana arti fakta sosial yaitu satu set aturan yang sudah melembaga, mengikat anggota masyarakat. Sedangkan pembagian kerja maksudnya yaitu dalam sebusah lembaga akan terjadi dalam beberapa pembagian kerja, contoh : ketua, sekretaris, dan lain-lain.
Dari penjelasan di atas, setelah penulis amati setiap institusi biasanya memiliki teori-teori yang di perjelas oleh Emil Durkheim termasuk institusi yang diteliti oleh penulis.
 
II.                Pertanyaan Pokok Penelitian
1.      Peran apa yang telah yang diberikan dari institusi terhadap masyarakat sekitar, sehingga menghasilkan dampak yang positif bagi masyarakat?
 
III.             Metdode Penelitian
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif, karena menurut penulis metode ini cocok dalam penelitian ini. Selain itu peneliti telah melakukan penelitian langsung, wawancara terhadap narasumber dan melakukan proses observasi  dan mengikuti proses alur produksi dari hulu sampe hilir. Peneliti mengamati dari awal proses pewarnaan, pengeringan, pemotongan, pengemasan serta pengiriman.
Penelitian ini dilakukan pada :
Hari / tanggal  : Rabu, 7 November 2012
      Tempat            : JL.Raya puspitek desa setu Rt 14 / 04 No. 76
 
IV.             Gambaran Objek Peneliti
Institusi ini berdiri pada tahun 2004 dengan nama PT. Pentari Pari Sejati yang kemudian pada tahun 2008 di ubah menjadi CV. Parisma Sigma Kreasindo. Institusi ini merupkan institusi yang bergerak dalam bidang usaha paper dan styrofoam. Selain itu institusi ini menghasilkan karton, kertas origami, skotlet dan lain-lain. CV. Parisma Sigma Kreasindo berdiri di tengah-tengah lingkungan masyarakat, lokasinyapun sangat terpojok dari pemukiman warga. Karyawan-karyawannya berjumlah 24 karyawan yang rata-ratanya merupakan kaum pria. Omset yang di dapat oleh CV.
Parisma Sigma Kreasindo dapat mencapai 450 omset per bulan dengan memproduksikan rata-rata 37.000 lembar paper ukuran 40x60 dalam per hari. Barang-barang hasil produksi akan di kirim ke berbagai kota misalnya Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, dan yang paling jauh adalah kota Brebes Jawa Tengah.
 
V.                Analisis
Dari penelitian yang peneliti lakukan, bahwa CV. Parisma Sigma Kreasindo telah menjalankan fungsi sosialnya terhadap masyrakat dengan baik, peduli kepada  masyarakat sekitar serta tidak adanya kesenjangan sosial dari institusi tersebut dari berdirinya institusi sampai sekarang ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kepedulian serta peran aktif  yang nyata yang telah berikan oleh CV. Parisma Sigma Kreasindo terhadap masyarakat sekitar. Misalnya yaitu kepedulian terhadap para pemuda yang membtuhkan pekerjaan, serta mengurangi pengangguran yang ada. Institusi tersebut telah berupaya untuk memberikan peran sosial terhadap masyarakat sekitar. Selain itu berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi karyawannya.
 Dari peran positif tersebut dapat dihasilkan dampak positif juga bagi masyarakatnya. Dampak positif yang dirasakannya yaitu dengan berdirinya sebuah institusi di tengah-tengah masyarakat dapat mengurangi pengangguran bagi orang-orang yang membutuhkan pekerjaan secara tidak langsung membantu masyarakat sekitar untuk bekerja, membantu dekorasi-dekorasi bagi sekolah yang membutuhkan, serta sering mengadakan pengajian untuk anak-anak kecil ( TPA ).
Dari peran positf yang telah dihasilkan ternyata secara tidak sengaja ada sisi negatif yang diberikan yaitu adanya sampah-sampah yang menumpuk setelah proses produksi. Mungkin alangkah baiknya jika sampah-sampah hasil produksi yang tersisa yang telah habis pakai di buang pada tempatnya agar kebersihan lingkungan terjaga.
Sedangkan menurut peneliti sendiri insitusi ini berkaitan dengan teori  Emil Durkheim dalam teori sosiologinya Ia mengemukakan tentang fakta sosial dan pembagian kerja. Dimana arti fakta sosial yaitu satu set aturan yang sudah melembaga, mengikat anggota masyarakat. Sedangkan pembagian kerja maksudnya yaitu dalam sebuah lembaga akan terjadi dalam beberapa pembagian kerja, contoh : ketua, sekretaris, dan lain-lain.
CV. Parisma Sigma Kreasindo, memiliki satu set aturan yang wajib ditaati para karyawanya contohnya, para karyawan masuk pukul 07.00 sampai 17.00 WIB, dan masih banyak aturan-aturan lainnya. Tidak hanya itu CV. Parisma Sigma Kreasindo pastinya memiliki pembagian kerja untuk mengatur sebuah institusi tersebut.
 
Dan inilah pembagian kerja yang ada dalam CV. Parisma Sigma Kreasindo
                        Direktur                                  : Ibu Hj. Siti Khodijah
                        Administrasi                            : Nining Dwi Purwati
                        Kepala produksi                      : Kasmudi
                        Kepala sub. Kertas                  : Hendro
                        Kepala gudang                        : M. Jamil
                        Kepala sub. Styrofoam           : Nurja'i
                        Kepala sub. Gunting               : Andi WB
 
 
DAFTAR PUSTAKA
 
www.omber.net
www.Scribd.com

Dede Fauziah_Kelompok sosial_ciklet organization

Judul Penelitian           : Kelompok sosial : Studi kasus Ciklet Organization
Peneliti                        : Dede Fauziah (111205110022)
 
I.                   Latar Belakang
Secara sosiologisnya hidup manusia itu selalu tergantung dengan manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kelompok sosial (social group) di dalam kehidupan manusia, karena manusia tidak dapat hidup secara mandiri. Kelompok sosial biasanya berkenaan dengan nilai-nilai individu serta masyarakat sekitar, yang memeiliki peran dan dampak positif bagi masyarakatnya.
Sedangkan secara teoritisnya kelompok sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga daripadanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka.
Menurut Cooley, kelompok ditandai dengan adanya hubungan yang erat dimana anggota-anggotanya saling mengenal dan sering kali berkomunikasi langsung berhadapan muka ( face to face ) serta terdapat kerja sama yang sifat pribadi atau adanya ikatan psychologis yang erat. Dari ikatan-ikatan psychologis dan hubungan yang bersifat pribadi inilah, maka akan terjadi peleburan-peleburan daripada individu-individu dalam satu kelompok, sehingga tujuan-tujuan individu menjadi juga tujuan kelompoknya.
 
II.                Pertanyaan Pokok Penelitian
1.      Bagaimana hubungan Ciklet Organization dengan masyarakat serta kelompok sosial lainnya ?
 
III.             Metode Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif karena menurut peneliti metode ini mudah dan cocok digunakan.
 
Penelitian ini dilakukan pada :
Hari / tanggal        : Sabtu, 24 November 2012
Tempat                  : Jalan Raya Puspiptek desa kademangan, Muncul
 
IV.             Gambaran Objek
Kelompok sosial ini berdiri pada tahun 2006 dengan nama Ciklet Organization. Ciklet merupakan kumpulan individu-individu yang memiliki kegemaran dan hobi yang sama. Mereka adalah sekelompok orang-orang yang menyukai kegiatan olahraga khususnya olahraga futsal.
Awal berdirinya ciklet yaitu dari sebuah pertemaman yang sederhana yang memiliki kegemaran yang sama serta pemikiran yang sama akan dunua futsal dan dari situlah muncul ide untuk membentuk sebuah komunitas pecinta olahraga khususnya di futsal ini, yang kemudian di beri nama Ciklet Organization.
Ciklet telah memili cabang di beberapa kota di Indonesia, contohnya berada di kota Bandung dan NTT. Untuk ciklet di daerah serpong khususnya di ketuai oleh Muhammad Rosian, atau biasa di panggil Rosi. Dari penjelasan Rosi walaupun ciklet menggeluti di bidang keolahragaan, namun kegiatan-kegiatan yang dilakasanakan bukan hanya di bidang keolahragaan namu di bidang sosial juga, hal itu untuk membuktikan bahwa para anggota ciklet memiliki sikap simpati pada masyarakat sekitar.
 
V.                Analisis
Setelah penelitian ini dilakukan, dapat di mengerti bahwa di dalam kehidupan yang luas ini terdapat banyak kelompok-kelompok sosial serta adanya  interaksi sosial dan tindakan sosial. Kita telah mengetahui bahwa kelompok sosial adalah kumpulan individu-individu yang membentuk kebersamaan, adanya ikatan psychologis dan memiliki kerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Dalam kelompok sosial diperlukannya interaksi sosial dan tindakan sosial terhadap masyarakat maupun kelompok sosial.
Ciklet Organization merupakan salah satu kelompok sosial, karena di dalamnya terdapat para individu-individu yang memiliki hobi di bidang keolahragaan khususnya olahraga futsal. Ciklet memiliki hubungan sosial dan interaksi sosial yang baik dengan masyarakat sekitar. Hal ini dibuktikan dengan adanya ciklet di bidang sosial. Ciklet telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan dalam bidang sosial contohnya yaitu sering mengikuti kerja bakti di daerah setempat guna mempererat silatuhrahmi kepada masyarakat sekitar. Selain itu ciklet juga sering mengadakan bakti sosial terhadap sesama dan sering mengadakn penggalangan dana untuk korban bencana alam.
Hubungan ciklet dengan masyarakat sangat baik dan mendapat respon yang baik pula dari masyarakat. Bukan hanya itu, hubungan ciklet dengan para kelompok sosialnya juga sangat baik, mereka saling melakukan kerja sama untuk mengadakan acara tertentu yang fungsinya untuk menjalin keakraban, persahabatan serta untuk menjalin hubungan silatuhrahmi yang baik.
Seperti yang telah dijelaskan bahwa kelompok sosial di perlukannya interaksi sosial dan tindakan sosial didalamnya. Dan diperlukan adanya berpikir lebih mendalam dan tahu alasan subjektif dari penjelasan orang lain. Menurut weber, metode yang bisa di pergunakan untuk memahami arti-arti subjektif tindakan sosial seseorang adalah dengan verstehen. Istilah ini tidak hanya sekadar merupakan introspeksi. Sebaliknya menurut weber yang di maksud denhan dengan verstehen yaitu kemampuan untuk berempati atau kemampuan untuk menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain yang perilakunya mau dijelaskandan situasiserta tujuan-tujuannya mau di lihat menurut prespektif itu ( Johnson, 1986 : 216 ).
Dari penjelasan weber dapat di harapkan untuk para kelompok sosial khususnya bagi ciklet dapat mengaplikasikan metode yang di jelaskan oleh weber, yaitu kelompok sosial harus memiliki kemampun untuk berempati terhadap orang lain.
 
 
 
 
DAFTAR PUSTAKA
Narwoko, J. Dwi & Bagong Suyanto, 2007,Ssosiologi Teks Pengantar dan Terapan, Jakarta : Kencana
Giddens,Anthony, Daniel Bell, Michael Forse, dkk. 2004, 2005, 2008, 2009, Sosilogi Sejarah dan Berbagai Pemikirannya, Bantul : Kreasi Wacana
 
 
 
 

Cari Blog Ini