Sabtu, 19 September 2015

TiyniWahazalBaladilAmiyni_KonflikSosialdanPerebutanSumberDaya_KPI1b_Tugas3

"KONFLIK SOSIAL DAN PEREBUTAN SUMBERDAYA"
Definisi Konflik Sosial dalam porspektif Sosiologi....
Definisi Konflik Sosial menurut parah ahli :
v  Menurut Robertz Lawang:
Perjuangan memperoleh nilai, status, kekuasaan, di mana tujuan dari mereka yang berkonflik tidak hanya memperoleh keuntungan tetapi menundukkan saingannya
v  Menurut Ariyono Suyono:
Proses dimana dua pihak berusaha menggagalkan tercapainya tujuan masing masing yang disebabkan oleh adanya perbedaan pendapat,nilai ataupun tuntutan dari masing-masing pihak.
v  Menurut Jamed W.Vander Zander:
Pertentangan mengenai nilai atau tuntutan hak atas kekayaan,status ,atau wilayah tempat pihak yang saling berhadapan bertujuan untuk menetralkan ,merugikan atau menyisihkan lawan mereka .
v  Dahdendrof:
Masyarakat memiliki dua waja,yakni konflik dan konsensus. Dan konflik pada kenyataan tidak semata hanya menimbulkan perpecahan namun membangun rasa persatuan di sisi lain .
Jenis konflik  Menurut Dahdendrof
a.       Konflik antara atau dalam peran sosial
b.      Konflik antar kelompok sosial
c.       Konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisasi dan kelompok kelompok yang tidak terorganisasi
d.      Konflik antara satuan satuan nasional.
Konflik berdasarkan sifatnya :
·         Konflik Destruktif      : Muncul karena Rasa benci dan dendam antar pihak
·         Konflik Konstruktif    : Perbedaan pendapat yang melahirkan konsensus/kesepakatan.
Konflik berdasarkan Sifat Pelaku :
·         Konflik tertutup                      : Konflik yang diketahui orang orang yang terlibat   konflik 
·         Konflik terbuka                       : Konflik yang diketahui semua pihak seperti : Perang
Faktor penyebab konflik menurut J Ranjabar
·         Dominasi suatu kelompok terhadap kelompok lain
·         Persaigan dalam mendapatkan mata pencaharian  hidup anatara kelompok yang berlainan suku bangsan.
·         Pemaksaan unsur unsur kebudayaan dari warga sebuah suku bangsa terhadap warga suku bangsa lain.
 Penyebab konflik menurut pendapat lain :
ü  Perbedaan individu
ü  Perbedaan latar belakang kebudayaan dan perbedaan kepentingan
Sumberdaya dalam kehidupan sehari-hari
Konflik sosial dalam sumberdaya bisa kita lihat dalam kehidupan sehari dimana adanya antar individu ataupu antar kelompok saling memperebutkan sumberdaya alam untuk kepentingan masing-masing dengan cara menjatuhkan lawan yang hendak menghalangi upayanya dalam mencapai tujuan. Konflik sosial dalam memperebutkan sumberdaya ialah proses dimana individu atau sekelompok individu bersaing dengan individu lain atau kelompok lain untuk menguasai suatu wilayah tertentu untuk mencapai tujuan dan menjatuhkan kan lawan yang ingin menghalangi tujuannya untuk menguasai Sumberdaya itu.
Contoh Konflik sosial dalam kehidupan Sehari-hari
§  Seorang Mafia hutan yang mengambil sumberdaya alam dengan cara membakar hutan untuk kepentingan sendiri tanpa mementingkan orang lain dan merusak lingkungan sekitar hutan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar hal itu tentu yang memicu konflik sosial yang disebabkan pengambilan sumberdaya secara legal
§  Perebutan daerah sumberdaya alam antara pemerintah dan warga seperti daerah yg memiliki kekayaan tambang mas atau timah yang dimana daerah terbut menyebabkan konflik sosial antar warga untuk memperebutkan kekayaan sumberdaya alam
§  Perebutan sumberdaya air bersih yang menyebabkan konflik sosial antar individu
§  Perebutan wilayah yang dilakukan pemerintah seperti penggusuran suatu wilayah karena pemerinah mengganggap bahwa tanah tersebut merupakan tanah milik negara sehingga pemerintah penggusur rumah milik warga sekitar yang menyebabkan konflik sosial.
§  Sumberdaya dalam perebutan kekuasaan wilayah. Seperti di Maluku Utara kebijakan pembangunannya disamakan dengan pulau besar tentu hal itu sangat merugikan masyakat kota Maluku utara yang memiliki kota kecil tidak bisa melakukan pembangunan pertambangan yang dijadikan tempat usaha
§  Seorang Nelayan menguasai sumberdaya laut untuk kepentingannya. Nelayan yang memiliki kekuasaan laut sehingga nelayan lain dilarang mencari ikan diwilayahnya.
§  Bukan hanya sumberdaya alam saja yang menyebabkan konflik sosial sumberdaya kebudayaan  juga menimbulkan konflik sosial seperti halnya negara Malaysia yang mengakui Tari Pendet yang berasal dari Pulau Bali merupakan kebudayaan mereka hal itu tentu menyebabkan konflik sosial antar negara Malaysia dan Indonesia
§  Perebutan wilayah contohnya kota Aceh yang ingin memisahkan diri dan ingin membangun negara baru yang membuat negara Indonesia kehilangan satu wilayah
Referensi : Doddy Muhammad.2013.Menguasai Sosiologi.Jakarta:Pustaka Gema Media

TiyniWahazalBaladilAmiyni_KonflikSosialDanPerebutanSumberDaya_KPI1B_Tugas3

"KONFLIK SOSIAL DAN PEREBUTAN SUMBERDAYA"
Definisi Konflik Sosial dalam porspektif Sosiologi....
Definisi Konflik Sosial menurut parah ahli :
v  Menurut Robertz Lawang:
Perjuangan memperoleh nilai, status, kekuasaan, di mana tujuan dari mereka yang berkonflik tidak hanya memperoleh keuntungan tetapi menundukkan saingannya
v  Menurut Ariyono Suyono:
Proses dimana dua pihak berusaha menggagalkan tercapainya tujuan masing masing yang disebabkan oleh adanya perbedaan pendapat,nilai ataupun tuntutan dari masing-masing pihak.
v  Menurut Jamed W.Vander Zander:
Pertentangan mengenai nilai atau tuntutan hak atas kekayaan,status ,atau wilayah tempat pihak yang saling berhadapan bertujuan untuk menetralkan ,merugikan atau menyisihkan lawan mereka .
v  Dahdendrof:
Masyarakat memiliki dua waja,yakni konflik dan konsensus. Dan konflik pada kenyataan tidak semata hanya menimbulkan perpecahan namun membangun rasa persatuan di sisi lain .
Jenis konflik  Menurut Dahdendrof
a.       Konflik antara atau dalam peran sosial
b.      Konflik antar kelompok sosial
c.       Konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisasi dan kelompok kelompok yang tidak terorganisasi
d.      Konflik antara satuan satuan nasional.
Konflik berdasarkan sifatnya :
·         Konflik Destruktif      : Muncul karena Rasa benci dan dendam antar pihak
·         Konflik Konstruktif    : Perbedaan pendapat yang melahirkan konsensus/kesepakatan.
Konflik berdasarkan Sifat Pelaku :
·         Konflik tertutup                      : Konflik yang diketahui orang orang yang terlibat   konflik 
·         Konflik terbuka                       : Konflik yang diketahui semua pihak seperti : Perang
Faktor penyebab konflik menurut J Ranjabar
·         Dominasi suatu kelompok terhadap kelompok lain
·         Persaigan dalam mendapatkan mata pencaharian  hidup anatara kelompok yang berlainan suku bangsan.
·         Pemaksaan unsur unsur kebudayaan dari warga sebuah suku bangsa terhadap warga suku bangsa lain.
 Penyebab konflik menurut pendapat lain :
ü  Perbedaan individu
ü  Perbedaan latar belakang kebudayaan dan perbedaan kepentingan
Sumberdaya dalam kehidupan sehari-hari
Konflik sosial dalam sumberdaya bisa kita lihat dalam kehidupan sehari dimana adanya antar individu ataupu antar kelompok saling memperebutkan sumberdaya alam untuk kepentingan masing-masing dengan cara menjatuhkan lawan yang hendak menghalangi upayanya dalam mencapai tujuan. Konflik sosial dalam memperebutkan sumberdaya ialah proses dimana individu atau sekelompok individu bersaing dengan individu lain atau kelompok lain untuk menguasai suatu wilayah tertentu untuk mencapai tujuan dan menjatuhkan kan lawan yang ingin menghalangi tujuannya untuk menguasai Sumberdaya itu.
Contoh Konflik sosial dalam kehidupan Sehari-hari
§  Seorang Mafia hutan yang mengambil sumberdaya alam dengan cara membakar hutan untuk kepentingan sendiri tanpa mementingkan orang lain dan merusak lingkungan sekitar hutan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar hal itu tentu yang memicu konflik sosial yang disebabkan pengambilan sumberdaya secara legal
§  Perebutan daerah sumberdaya alam antara pemerintah dan warga seperti daerah yg memiliki kekayaan tambang mas atau timah yang dimana daerah terbut menyebabkan konflik sosial antar warga untuk memperebutkan kekayaan sumberdaya alam
§  Perebutan sumberdaya air bersih yang menyebabkan konflik sosial antar individu
§  Perebutan wilayah yang dilakukan pemerintah seperti penggusuran suatu wilayah karena pemerinah mengganggap bahwa tanah tersebut merupakan tanah milik negara sehingga pemerintah penggusur rumah milik warga sekitar yang menyebabkan konflik sosial.
§  Sumberdaya dalam perebutan kekuasaan wilayah. Seperti di Maluku Utara kebijakan pembangunannya disamakan dengan pulau besar tentu hal itu sangat merugikan masyakat kota Maluku utara yang memiliki kota kecil tidak bisa melakukan pembangunan pertambangan yang dijadikan tempat usaha
§  Seorang Nelayan menguasai sumberdaya laut untuk kepentingannya. Nelayan yang memiliki kekuasaan laut sehingga nelayan lain dilarang mencari ikan diwilayahnya.
§  Bukan hanya sumberdaya alam saja yang menyebabkan konflik sosial sumberdaya kebudayaan  juga menimbulkan konflik sosial seperti halnya negara Malaysia yang mengakui Tari Pendet yang berasal dari Pulau Bali merupakan kebudayaan mereka hal itu tentu menyebabkan konflik sosial antar negara Malaysia dan Indonesia
§  Perebutan wilayah contohnya kota Aceh yang ingin memisahkan diri dan ingin membangun negara baru yang membuat negara Indonesia kehilangan satu wilayah
Referensi : Doddy Muhammad.2013.Menguasai Sosiologi.Jakarta:Pustaka Gema Media

Nanda Aullia Faujiah (11150510000119) - Jurnalistik 1/A - Konflik sosial dan Perebutan Sumberdaya - tugas 3

Sosiologi Nama    : Nanda Aullia Faujiah

NIM                  : 11150510000119

Jurusan              : Jurnalistik 1/A

 

Konflik Sosial dan Perebutan Sumberdaya

 

A.     Konflik Sosial dalam perspektif Sosiologi

          Konflik Sosial merupakan proses sosial yang terjadi pada individu atau kolompok. Masing-masing pihak berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai ancaman dan atau kekerasan. Masing-masing pihak berusaha untuk saling menghancurkan. Biasanya konflik sosial dalam bentuk amarah , rasa benci yang menimbulkan dorongan untuk melukai atau menyerang pihak lain atau menekan dan menghancurkan lawan. Konflik berasal dari bahasa latin, yaitu "configure", yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik dapat diartikan sebagai proses sosial dimana terdapat  gejala-gejala untuk menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkannya.

         Menurut Lewis A. Coser, konflik adalah sebuah perjuangan mengenai nilai atau tuntutan atas status, kekuasaan, bermaksud menetralkan, mencederai, atau melenyapkan lawan. Sedangkan menurut Robert M. Z. Lawang, konflik merupakan sebuah perjuangan untuk memperoleh hal-hal langka seperti nilai, status, dan kekuasaan. Tujusn dari mereka yang berkonflik itu tidak hanya untuk memperoleh kemenangan, tetapi juga untuk mendudukkan lawannya. Menurut pendapat para ahli, maka dapat didefinisikan bahwa konflik sebagai perbedaan pendapat, kepentingan, atau tujuan antara dua atau lebih pihak yang mempunyai objek yang sama dan membawa pada perpecahan.

 

Dampak yang ditimbulkan dari konflik sosial:

Dampak Positif  Konflik Sosial

·         Dapat menciptakan integrasi yang harmonis

·         Memperkuat identitas pihak yang berkonflik 

·         Menciptakan kelompok baru

·         Membuka wawasan

·         Meningkatkan solidaritas antara anggota kelompok 

Dampak Negatif Konflik Sosial

·         Rusaknya fasilitas umum

·         Terjadi perubahan kepribadian

·  Menimbulkan keretakan hubungan antara individu dan kelompok 

·      Menyebabkan rusaknya berbagai harta benda dan jatuhnya korban jiwa

 

B.     Sumberdaya dalam perspektif Sosiologi

         Sumberdaya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki suatu unsur tertentu dalam kehidupan. Sumberdaya terdiri dari sumberdaya fisik dan non fisik. Semua sumber baik manusia, materi, maupun energi yang secara nyata dan potensial dapat di gunakan untuk meningkatkan kesejahteraan disebut sumberdaya. Sumberdaya termasuk dalam kajian sosiologi lingkungan. Beragam perilaku sosial seperti konflik dan intergrasi yang berkaitan dengan perubahan kondisi lingkungan, hal ini juga sangat berpengaruh terhadap sumberdaya baik sumberdaya fisik maupun non fisik.

 

C.    Contoh dalam kehidupan sehari-hari

 

Konflik sosial :

·         Konflik pribadi : seseorang yang meminjam uang pada temannya, karena tidak di kemnalikan maka timbul perasaan tidak senang/dendam.

·         Konflik antarkelas sosial (kelas sosial tinggi & rendah) : seperti konflik antara pimpinan perusahaan dan karyawan masalah kenaikan gaji.

·         Konflik politik : konflik yang terjadi pada partai politik dan partai politik pesaingnya, saling menjatuhkan satu sama lain agar calon pemimpin dari partai tersebut dapat tepilih..

·         Konflik internasional : konflik yang terjadi antara Indonesia dan malaysia mengenai tarian budaya, batik dll yang diakui oleh Malaysia, dan konflik yang terjadi antara negara Israel dan Palestina. ketika Indonesia dan Malaysia ditahun 2005 dimana saat itu Malaysia mengklaim wilayah Blok Ambalat merupakan bagian dari kepulaun Nusantara.

  Perebutan sumberdaya           

·         Sengketa lahan/ batas wilayah.

·         Banyak peusahaan-peusahaan indonesia bukan mempekerjakan orang pribumi melainkan orang asing.

·         Banyak kasus penggalian tambang secara ilegal oleh perusahaan-perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

 

           Sumber Buku : Wartanto, SE. Drs. Muktarman, Prihartanto, SE, MM
                                  Sosiologi untuk SMA kelas XI, Gemesis Mitra Sampora.

Cari Blog Ini