Senin, 21 Oktober 2013

Santika Oktaviani Fajrin_KPI 1A_Tugas 6_Metode Sosiologi

Metode-metode Sosiologi
 
Metode penelitian dalam sosiologi sebagaimana dikemukakan oleh Paul B. Hotton antara lain :
 
a.       Studi Cross-sectional
     Suatu pengamatan yang meliputi daerah yang luas dalam jagka waktu tertentu.
 
b.       Studi Longitudinal
     Suatu pengamatan yang berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan serangkaian pengamatan sebelum dan susudahnya.
 
c.       Eksperimen Laboratorium
     Subjek orang yang dikumpulkan dalam suatu tempat (Laboratorium) yang kemudian diberi pengalaman oleh peneliti dan kesimpulan-kesimpulan dari pengalaman itu dicatat hasilnya.
 
d.      Eksperimen Lapangan
     Pemngamatan di luar laboratorium dimana peneliti memberikan pengalaman-pengalaman baru kepada objek secara umum kemudian diamati hasilnya.
 
e.       Penelitian pengamatan
     Penelitian pengamatan hampir sama dengan eksperimen, tetapi dalam penelitian ini kita tidak memengaruhi terjadinya suatu kejadian.
 
Menurut Soejono Soekanto pada dasarnya metode yang digunakan dalam sosiologi ada 2(dua), yaitu :
 
1.      Metode Kualitatif
     Metode yang mengutamakan bahan yang sukar diukur dengan angka-angka atau dengan ukuran-ukuran lain yang bersifat eksak walaupun bahan-bahan tersebut secara nyata ada dalam masyarakat.
Beberapa jenis metode kualitatif, anatar lain :
·           Metode Historis
Metode yang menggunakan analisis atas peristiwa yang terjadi di masa lampau untuk menghasilkan 
prinsip-prinsip umum dari pola-pola sosial, proses, dan perubahannya.
 
·           Metode Komparatif
Metode yang mementingkan perbandingan antara berbagai jenis masyarakat beserta bidang-bidangnya.
 
·           Metode Studi Kasus
      Metode pengamatan tentang suatu keadaan kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga, maupun
      individu-individu.
 
2.      Metode Kuantitatif
Penelitian yang menggunakan bahan-bahan penelitian berupa amgka-angka sehingga gejala yang diteliti dapat diukur dengan sekala, neraca, indeks, tabel, dan formula.
 
Selain metode di atas, ada metode-metode atau penalaran lain yang perlu dipahami, antara lain :
a.       Metode Deduktif
     Metode berpikir yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus.
 
b.      Metode Induktif
     Metode berpikir dengan mempelajari gejala-gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.
 
c.       Metode Empiris
     Metode yang mengutamakan keadaan-keadaan dari pengalaman nyata yang ada di masyarakat.
 
d.      Metode Rasional
     Metode yang mneggunakan penalaran dan logika akal sehat untuk memahami suatu masyarakat.
 
e.       Metode Fungsional
     Metode yang digunakan untuk menilai kegunaan lembaga-lembaga sosial masyarakat dan struktur sosioal masyarakat.
 
 
Daftar pustaka:
Soyomukti Nurani. 2010. Pengantar Sosiologi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Minggu, 20 Oktober 2013

MOHAMMAD FAUZI ARDIANSYAH_KPI 1A_TUGAS 6_METODE SOSIOLOGI

 

METODE-METODE SOSIOLOGI

 

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan selalu menggunakan metode ilmiah untuk memahami dan mengerti semua tentang  masyarakat dan hubungan-hubungan antar  manusia. Metode penelitian dalam sosiologi sebagaimana dikemukakan oleh Paul B.Horton antara lain : ­­­

 

1.     Studi cross-sectional

 

Studi cross-sectional merupakan pengamatan yang meliputi suatu daerah  yang luas dan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan  cross-longitudinal adalah studi yang berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecendrungan atau serangkaian pengamatan sebelum dan sesudahnya. 

 

2.      Eksperimen Laboratorium dan Eksperimen Lapangan 

Dalam penelitian eksperimen laboratorium, subjek orang dikumpulkan  dalam suatu tempat atau "laboratorium" kemudian diberi pengalaman  sesuai keinginan peneliti. Kemudian dicatat kesimpulan-kesimpulannya  sedangkan, penelitian eksperimen lapangan dalam pengamatannya diluar raboratorium dan peneliti memberikan pengalaman-pengalaman baru kepada objek secara umum kemudian diamati hasilnya.

 

3.    Penelitian pengamatan

Penelitian pengamatan hampir sama dengan eksperimen, tetapi dalam penelitian ini kita tidak memengaruhi terjadinya suatu kejadian. Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa yang pada dasarnya ada dua metode yang digunakan dalam sosiologi yaitu :

1.      Metode kualitatif

Metode kualitatif adalah metode yang mengutamakan bahan yang sukar dapat diukur dengan angka-angka atau dengan ukuran-ukuran lain yang bersifat eksak walaupun bahan-bahan tersebut secara nyata ada dalam masyarakat. Dalam metode kualitatif ini, terdapat beberapa jenis metode, antara lain :

a.         Metode historis, metode yang menggunakan analisis atas peristiwa yang terjadi di masa lampau untuk menghasilkan prinsip-prinsip umum dari pola-pola sosial, proses, dan perubahannya;

b.         Metode komparatif, metode yang mementingkan perbandingan antara berbagai jenis masyarakat beserta bidang-bidangnya, tujuannya untuk menghasilkan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan serta sebab dan akibat-akibatnya;

c.          Metode studi kasus, metode pengamatan tentang suatu keadaan kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga, maupun individu-individu. Alat-alat yang digunakan dalam studi kasus antara lain: wawancara (interview), daftar pertanyaan (questionnaire), dan participant observer technique (pengamat terlibat dan ikut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat) yang diamati.

2.      Metode kuantitatif

Metode kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan bahan-bahan penelitian berupa angka-angka sehingga gejala yang diteliti dapat diukur dengn skala, neraca, indeks, tabel, dan formula, termasuk dalam hal ini adalam metode statistic, yaitu gejala masyarakat sebelum diteliti dikuantifikasi lebih dahulu.

Selain metode-metode diatas, ada metode-metode atau penalaran lain yang perlu dipahami, antara lain :

a.      Metode deduktif,

Metode deduktif adalah metode berfikir yang dimulai dari hal-hal yang umum untuk menarik kesimpulan yang khusus. Dalam hal ini, data-data dan fakta dianalisis berdasarkan teori dan kesimpulan yang bersifat umum. Jadi, dari yang umum menuju yang khusus. Oleh karena itu, metode ini dikenal dengan metode teori sentries.

 

b.      Metode induktif

Metode induktif adalah metode berfikir dengan mempelajari gejala-gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. Metode ini adalah cara menarik kesimpulan umum dari data dan fakta yang diperoleh dari melakukan pengumpulan data di lapangan. Yang dilakukan adalah menarik kerangka umum sebagai teori dari data-data atau fakta yang dianggap sebagai gejala-gejala khusus. Darihal-hal yang khusus, dihasilkan generalisasi yang umum yang disebut teori.

 

c.       Metode empiris

Metode empiris yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-keadaan dari pengalaman nyata yang ada di masyarakat.

 

d.      Metode rasional

Metode rasional yaitu suatu metode yang mengutamakan pemikiran, penalaran dan logika  untuk memahami suatu masyarakat.

 

e.      Metode fungsional

Metode fungsional adalah metode yang digunakan untuk menilai kegunaan lembaga-  lembaga social masyarakat dan struktur social masyarakat.

NAMA : MOHAMMAD FAUZI ARDIANSYAH

KELAS : KPI 1 A

NIM    : 1113051000042

achmad daud darmawan KPI 1 A TUGAS 6 METODE SOSIOLOGI

METODE SOSIOLOGI
Metode berasal dari bahasa Yunani yaitu methodos artinya cara atau jalan. Dalam perkembangannya, metode berarti cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu.


CIRI METODE
1. ada permasalahan yang akan dikaji atau diteliti;
2. ada hipotesis, yaitu kesimpulan yang bersifat sementara, yang harus dibuktikan terlebih dulu kebenarannya;
3. ada usulan mengenai cara kerja atau cara penyelesaian permasalahan dan hipotesis yang ada


TEKNIK RISET SOSIOLOGI PAUL B. HORTON
Study Crossectional
Adalah suatu pengamatan yang meliputi suatu daerah yang luas dan dalam suatu jangka waktu tertentu.


Studi Longitudinal
Adalah suatu studi yang berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecenderungan
atau serangkaian pengamatan sebelum dan sesudahnya.


Eksperimen Laboratorium
Dalam penelitian eksperimen laboratorium, subjek orang yang dikumpulkan di dalam suatu tempat atau "laboratorium" kemudian diberi pengalaman sesuai dengan yang diinginkan sang peneliti kemudian dicatat dan ditarik kesimpulan-kesimpulan.


Eksperimen Lapangan
Penelitian eksperimen lapangan adalah pengamatan yang dilakukan di luar laboratorium di mana penelitian memberikan pengalaman-pengalaman baru kepada objek secara umum kemudian diamati hasilnya.


Penelitian pengamatan
Penelitian pengamatan hampir sama dengan eksperimen, tetapi dalam penelitian pengamatan peneliti tidak memengaruhi terjadinya suatu kejadian.

 


METODE SOSIOLOGI SOERJONO SOEKANTO
Menurut Soerjono Soekanto dalam sosiologi digunakan dua jenis metode untuk melakukan penelitian, metode tersebut metode kualitatif (historis, komparatif, studi kasus), dan metode kuantitatif.


Metode Kualitatif
Metode kualitatif, yaitu metode yang menggunakan cara kerja dengan menjabarkan hasil penelitian berdasarkan penelitian dan pemaknaan terhadap data yang diperoleh. Metode ini digunakan apabila data hasil penelitian tidak dapat diukur dengan angka atau dengan ukuran-ukuran lain yang bersifat
eksak.

Metode Kuantitatif
Metode kuantitatif, yaitu metode yang digunakan peneliti dengan mengutamakan bahan-bahan penelitian keterangan dengan angka-angka, sehingga gejala-gejala yang diteliti dapat diukur dengan menggunakan skala, indeks, tabel, dan formula tertentu yang cenderung menggunakan uji statistik. Salah satu cara peneliti dalam metode kuantitatif adalah dengan polling
METODE LAINNYA
Selain kedua metode tersebut di atas masih ada beberapa metode yang digunakan dalam sosiologi, antara lain sebagai berikut


Metode Deduktif
Metode deduktif yaitu metode yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus. Contoh: kpi 1 A pintar-pintar, maka Budi Anak KPI 1 A juga pintar.


Metode Induktif
Metode induktif yaitu metode yang mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. Contoh: Andi seorang siswa yang pintar dari KPI1A, Dina seorang siswa yang pintar dari KPI 2 A, Markus seorang siswa yang pintar dari KPI3A, maka kesimpulannya para mahasiswa KPI yang kelas nya A pintar-pintar.


Metode Empiris
Metode empiris yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-keadaan nyata di dalam masyarakat.


Metode Rasional
Metode rasional yaitu suatu metode yang mengutamakan penalaran dan logika akal sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah kemasyarakatan.
Metode Fungsional
Metode fungsional yaitu metode yang dipergunakan untuk menilai kegunaan lembaga-lembaga sosial masyarakat dan struktur sosial masyarakat.


Ahmad_Lutfi_Andalusi_KPI_1-A_Tugas_Sosiologi_6_Metode-metode_Sosiologi

METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI
 
1.             Menurut Paul B. Horton, ia mengemukakan bahwa metode-metode sosiologi itu diantaranya:
A.    Studi cross-sectional pengamatan dalam suatu daerah tertentu yang luas dan dengan jangka waktu tertentu. Sedangkan cross-longitudinal adalah studi yang berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecendrungan atau serangkaian pengamatan sebelum dan sesudahnya. 
B.     Eksperimen Laboratorium dan Eksperimen Lapangan 
Penelitian Eks. Laboratorium ini dengan mengumpulkan para subjek peneliti yang kemudian setiap subjek tersebut memberikan pengalaman dan kemudian di tulis dan disimpulkan, sedangkan penelitian eksperimen lapangan terjadi ketika diluar laboratorium yang mana peneliti memberikan pengalaman-pengalaman kepada objek tersebut
C.     Penelitian pengamatan
Dalam penelitian pengamatan, tidak adanya suatu tindakan seperti yang dilakukan dalam penelitian eksperimen, tetapi kedua penelitian ini hamper sama.
2.             Sedangkan Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa yang pada dasarnya ada dua metode yang digunakan dalam sosiologi yaitu :
A.                          Metode Kualitatif
Metode kualitatif adalah metode yang mengutamakan bahan yang sukar dapat diukur dengan angka-angka atau dengan ukuran-ukuran lain yang bersifat eksak walaupun bahan-bahan tersebut secara nyata ada dalam masyarakat. Dalam metode kualitatif ini, terdapat beberapa jenis metode, antara lain :
a)    Metode historis, metode yang menggunakan analisis atas peristiwa yang terjadi di masa lampau untuk menghasilkan prinsip-prinsip umum dari pola-pola sosial, proses, dan perubahannya;
b)   Metode komparatif, metode yang mementingkan perbandingan antara berbagai jenis masyarakat beserta bidang-bidangnya, tujuannya untuk menghasilkan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan serta sebab dan akibat-akibatnya;
c)    Metode studi kasus, metode pengamatan tentang suatu keadaan kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga, maupun individu-individu. Alat-alat yang digunakan dalam studi kasus antara lain: wawancara (interview), daftar pertanyaan (questionnaire), dan participant observer technique (pengamat terlibat dan ikut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat) yang diamati.
B.                           Metode Kuantitatif
Metode kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan bahan-bahan penelitian berupa angka-angka sehingga gejala yang diteliti dapat diukur dengn skala, neraca, indeks, tabel, dan formula, termasuk dalam hal ini adalam metode statistic, yaitu gejala masyarakat sebelum diteliti dikuantifikasi lebih dahulu.
Selain metode-metode diatas, ada metode-metode atau penalaran lain yang perlu dipahami, antara lain :
a)      Metode deduktif, metode berfikir yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus. Dalam hal ini, data-data dan fakta dianalisis berdasarkan teori atau kesimpulan umum yang telah ada. Jadi, dari yang umum menuju yang khusu. oleh karenanya, metode ini dikenal sebagai metode "teori sentries";
b)     Metode induktif, yaitu metode berfikir dengan mempelajari gejala-gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. Metode ini adalah cara menarik kesimpulan umum dari data dan fakta yang diperoleh dari melakukan pengumpulan data di lapangan. Yang dilakukan adalah menarik kerangka umum sebagai teori dari data-data atau fakta yang dianggap sebagai gejala-gejala khusus. Darihal-hal yang khusus, dihasilkan generalisasi yang umum yang dinamakan teori;
c)      Metode empiris, yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-keadaan dari pengalaman nyata yang ada di masyarakat;
d)     Metode rasional, yaitu metode yang mengutamakan penalaran dan logika akal sehat untuk memahami suatu masyarakat;
e)      Metode fungsional, metode yang digunakan untuk menilai kegunaan lembaga-  lembaga social masyarakat dan struktur social masyarakat.

R.DIRGANTRIA.A_KPI 1A_TUGAS SOSIOLOGI 6_METODE SOSIOLOGI

 

METODE-METODE SOSIOLOGI

 

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan tentu saja juga menggunakan metode ilmiah dalam memahami dan mengerti masyarakat dan hubungan-hubungan antar manusia. Metode penelitian dalam sosiologi sebagaimana dikemukakan oleh Paul B.Horton antara lain :

 

1.       Studi cross-sectional merupakan pengamatan yang meliputi suatu daerah 
yang luas dan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan 
cross-longitudinal adalah studi yang berlangsung sepanjang waktu yang 
menggambarkan suatu kecendrungan atau serangkaian pengamatan sebelum 
dan sesudahnya. 

2.      Eksperimen Laboratorium dan Eksperimen Lapangan 

Dalam penelitian eksperimen laboratorium, subjek orang dikumpulkan 
dalam suatu tempat atau "laboratorium" kemudian diberi pengalaman 
sesuai keinginan peneliti. Kemudian dicatat kesimpulan-kesimpulannya 
sedangkan, penelitian eksperimen lapangan dalam pengamatannya diluar 
raboratorium dan peneliti memberikan pengalaman-pengalaman baru kepada 
objek secara umum kemudian diamati hasilnya.

3.    Penelitian pengamatan

Penelitian pengamatan hampir sama dengan eksperimen, tetapi dalam penelitian ini kita tidak memengaruhi terjadinya suatu kejadian.

Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa yang pada dasarnya ada dua metode yang digunakan dalam sosiologi yaitu :

1.      Metode kualitatif

Metode kualitatif adalah metode yang mengutamakan bahan yang sukar dapat diukur dengan angka-angka atau dengan ukuran-ukuran lain yang bersifat eksak walaupun bahan-bahan tersebut secara nyata ada dalam masyarakat. Dalam metode kualitatif ini, terdapat beberapa jenis metode, antara lain :

a.         Metode historis, metode yang menggunakan analisis atas peristiwa yang terjadi di masa lampau untuk menghasilkan prinsip-prinsip umum dari pola-pola sosial, proses, dan perubahannya;

b.         Metode komparatif, metode yang mementingkan perbandingan antara berbagai jenis masyarakat beserta bidang-bidangnya, tujuannya untuk menghasilkan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan serta sebab dan akibat-akibatnya;

c.          Metode studi kasus, metode pengamatan tentang suatu keadaan kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga, maupun individu-individu. Alat-alat yang digunakan dalam studi kasus antara lain: wawancara (interview), daftar pertanyaan (questionnaire), dan participant observer technique (pengamat terlibat dan ikut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat) yang diamati.

2.      Metode kuantitatif

Metode kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan bahan-bahan penelitian berupa angka-angka sehingga gejala yang diteliti dapat diukur dengn skala, neraca, indeks, tabel, dan formula, termasuk dalam hal ini adalam metode statistic, yaitu gejala masyarakat sebelum diteliti dikuantifikasi lebih dahulu.

Selain metode-metode diatas, ada metode-metode atau penalaran lain yang perlu dipahami, antara lain :

a.      Metode deduktif, metode berfikir yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus. Dalam hal ini, data-data dan fakta dianalisis berdasarkan teori atau kesimpulan umum yang telah ada. Jadi, dari yang umum menuju yang khusu. oleh karenanya, metode ini dikenal sebagai metode "teori sentries";

b.      Metode induktif, yaitu metode berfikir dengan mempelajari gejala-gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. Metode ini adalah cara menarik kesimpulan umum dari data dan fakta yang diperoleh dari melakukan pengumpulan data di lapangan. Yang dilakukan adalah menarik kerangka umum sebagai teori dari data-data atau fakta yang dianggap sebagai gejala-gejala khusus. Darihal-hal yang khusus, dihasilkan generalisasi yang umum yang dinamakan teori;

c.       Metode empiris, yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-keadaan dari pengalaman nyata yang ada di masyarakat;

d.      Metode rasional, yaitu metode yang mengutamakan penalaran dan logika akal sehat untuk memahami suatu masyarakat;

e.      Metode fungsional, metode yang digunakan untuk menilai kegunaan lembaga-  lembaga social masyarakat dan struktur social masyarakat.

NAMA : R.DIRGANTRIA.A

KELAS : KPI 1 A

NIM : 1113051000077

Cari Blog Ini