Senin, 14 September 2015

Muhamad Badruddin, KPI 1B, KOMUNITAS,ORGANISASI, KELOMPOK SOSIAL, TUGAS 2.

"KOMUNITAS, ORGANISASI, DAN KELOMPOK SOSIAL''

1.      Definisi:

A.     Komunitas

     Kominitas awal konsep komunitas dalam sosiologi berkaitan dengan perhatian para pendiri disiplin ilmu ini yang berusaha untung memahami dan menjelaskan transformasi sosial dari ekonomi industri kapitalis pada abad ke-19. Secara khusus, Ferdinand Tonnies, menggemakan kekhawatiran yang bersifat umum, Dia berargumen bahwa medernisasi mengakibatkan hilangnya komunitas dan solidaritas lokal. Dalam ekonomi industri yang berkembang di Eropa bagian utara, pengetahuan bersama dan kontrol sosial yang di hasilkan melalui kehidupan perdesaan kecil, tidak mungkinlagi muncul di pusat-pusat perkotaan berskala besar, yang anonim dan berbeda secara sosial.

B.     Organisasi

      Mengapa organisasi penting? Seseorang individu memiliki kapasitas yang terbatas. Bila bekerja sama secara terkoordinasi, kemampuan individu akan meningkat; tidak hanya meningkat secara aritmatika, tetapi secara geometri.

    Barang-barang yang kita beli sering kali diproduksi atau dipanen di suatu tempat ratusan bahkan ribuan km dari rumah kita tempat tinggal. Kita merupakan salah satu titik akhir dari berbagai serangkaian persimpangan atau simpul hubungan banyak organisasi di berbagai tempat yang berada di dunia ini. Semua aktivis itu menjadi mungkin karena adanya organisasi (Morgan, 1990).

C.     Kelompok Sosial

       Secara sosiologi istilah kelompok mempunyai  pengertian sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi, dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Dalam buku Sociology An Introduction. Joseph S. Roucek dan Rolsnd L. Warren (1984) menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang di antara mereka dapat beberapa interaksi yang dapat dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan. Mayor Polak (1979) berpendapat kelompok salah satu group, yaitu sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antara hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur. Melalui kelompok manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

2.       Perbedaan dan Persamaan komunitas, organisasi, dan kelompok sosial

          Perbedaanya yaitu terletak pada  tujuannya  misalkan komunitas itu bertujuan sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotanya. Organisasi bertujuan yang sama dalam suatu tempat tertentu dan biasanya bersifat formal serta bernaungan hukum. Sedangkan kelompok sosial bertujuan untuk menggabungkan suatu manusia dalam suatu tempat.

         Persamaannya yaitu sama-sama melibatkan individu-individu dengan individu lainnya, sama-sama sekumpulan manusia yang mempunyai tujuan masing-masing. Jadi antara ketiganya itu sak9ng mempunyai hubungan yang signitifikat karena tidak bisa hanya individu saja yang terkibat sebagai manusia pasti terlibat dalam tiga cakupan tersebut.

3.      Contoh komunitas, organisasi, dan kelompok sosial

A.     Komunitas

1. Komunitas Motor Ninja

2. Komunitas pecinta alam

3. komunitas  pecinta hamster

4. komunitas graffiti writter

5.komunitas islam

6.komunitas batu akik

           B.  Organisasi

                 1. FIFA

                 2.FBSI

                 3.PSSI

                4.OSIS

                 5.FORKABI

                 6.DEMA

           C. kelompok sosial

                1.kelompok belajar

                2.kelompok kerja

                3.kelompok diskusi

                4.paguyuban

 

Sumber; -Prof. Dr Iman Santosa, M,Si, Sosiologi the key concepts,

              -J. Dwi narwoko – Bagong Suyanto (ed) Sosiologi teks pengantar dan terapan,

              -Abdulsyani, Sosiologi Skematik teori dan terapan.

tasya yustina anggraini atmadinata(KPI 1A)_komunitas, organisasi, dan kelompok sosial_tugas 2

Tasya yustina anggraini atmadinata_komunitas, organisasi, dan kelompok social_tugas 2

A.    Definisi komunitas, organisasi, dan kelompok social

 

1.      Komunitas

diambil dari bahasa latin (communire) yang artinya kelompok atau perkumpulan. Komunitas merupakan kesatuan social yang terorganisir dalam kelompok dengan kepentingan yang sama. Istilah komunitas dapat ditunjukan kepada warga sebuah desa, kota, suku atau bangsa.

 

2.      Organisasi

Istilah organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah social berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Jadi organisasi social adalah suatu susunan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia di terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan suatu kesatuan yang teratur. Secara luas, organisa social diartikan sebagai jaringan tingkah laku manusia dalam ruang lingkup yang kompleks pada setiap masyarakat. Sedangkan dalam arti sempit organisasi social dimaksudkan sebagai tingkah laku seseorang dalam kelompok-kelompok kecil, seperti keluarga, sekolah dan sebagainya. Secara ringkas organisasi social dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian pelapis terstruktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan.

 

3.      Kelompok social

Kelompok menurut tinjauan sosiologi adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan terjadi hubungan timbal balik yang ia merasa menjadi bagian dari kelompok tersebut. Kelompok social pada umumnya didefinisikan sebagai dua orang atau lebih orang yang memiliki suatu identitas bersama dan yang berinteraksi secara regular. Kelompok social biasa di kelilingi oleh orang orang yang memiliki kesadaran keanggotaan yang sama yang didasarkan oleh pengalaman, loyalitas, dan kepentingan yang sama. Singkatnya, mereka sadar tentang individualitas mereka, sebagai anggota dari kelompok social yang secara spesifik disadari sebagai "kita".

 

B.     Perbedaan dan persamaan komunitas, organisasi, dan kelompok social.

1.      Perbedaan

a.       Komunitas merupakan sekumpulan orang orang yang saling mempunyai "things in common" kepada seseorang. Komunitas biasa bersifat informal dan bebas.

b.      Organisasi merupakan sekumpulan orang yang terorganisir atau teratur dan mempunya tugasnya masing masing. Organisasi bersifat formal dan tidak bebas.

c.       Kelompok social merupakan sekumpulan orang yang saling membutuhkan, yang dibuat oleh masing masing mereka untuk menciptakan kata "kita"

 

2.      Persamaan

Persamaan yang terjadi pada komunitas, organisasi, dan social adalah sekumpulan orang orang yang berinteraksi untuk melengkapi kehidupan dan juga mereka merupakan kajian dari sosiologi. Dimana manusia tidak dapat hidup sendiri dan manusia harus terlibat dalam ketiga hal tersebut.

 

C.     Contoh komunitas, organisasi, dan kelompok social.

1.      Komunitas

a.       Komunitas paduan suara

b.      Komunitas basket

c.       Komunitas pecinta alam

d.      Komunitas mobil

 

2.      Organisasi

a.       OSIS

b.      MPK

c.       PMI

d.      IMM

e.       HMJ

f.       HMI

 

3.      Kelompok social

a.       Kelompok bermain

b.      Kelompok belajar

c.       Kelompok diskusi

d.      Kelompok bernyanyi

e.       Kelompok menari

f.       Kelompok demo

Sumber buku:

1.      Nama buku: pengantar sosiologi

Pengarang: nuraini soyomukti

Penerbit: ar-ruzz media

Cetakan: 1, 2010

 

2.      Nama buku: sosiologi skematika, teori, dan terapan

Pengarang: abdulsyani

Penerbit: PT bumi aksara

Cetakan: 4, februari 2012

 

3.      Nama buku: sosiologi: teks pengantar dan terapan

Pengarang: j. dwi narwoko dan bagong suyanto

Penerbit: prenada media group

Cetakan: 3, September 2007

Alisha Nur_Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial_Tugas 2

Nama   : Alisha Nur

NIM    : 11150510000007

Kelas   : KPI 1 A

Tugas 2

Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial

A.    Definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial Dalam Perspektif Sosiologi

 

1.      Komunitas merupakan suatu unit atau kesatuan sosial yang terorganisasikan dalam kelompok-kelompok dengan kepentingan bersama (communities of common interest), baik yang bersifat fungsional maupun yang mempunyai territorial. Istilah komunitas dalam batas-batas tertentu dapat menunjuk pada warga sebuah dusun (dukuh atau kampung), desa, kota, suku atau bangsa.

 

Dalam perspektif sosiologi komunitas dapat dibedakan dari masyarakat lebih luas (society) melalui kedalaman perhatian bersama (a community of interest) atau oleh tingkat interaksi yang tinggi (an attachment community). Para anggota komunitas mempunyai kebutuhan bersama (common needs).

 

2.      Organisasi adalah suatu kelompok orang yang ada dan bekerja dalam suatu lingkup tertentu untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dengan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama pula.

 

Berikut ini beberapa tokoh yang mendefinisikan organisasi, yaitu :

1.      Max Weber berpendapat bahwa organisasi ialah suatu kerangka terstruktur yang di dalamnya berisikan wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan masing-masing fungsi tertentu.

2.      Stoner berpendapat bahwa organisasi ialah suatu pola hubungan melalui orang atau sekelompok orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.

 

3.      Kelompok sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga daripadanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka.

 

Berikut ini beberapa tokoh yang mendefinisikan kelompok sosial, yaitu

1.      Paul B. Horton berpendapat bahwa kelompok berarti setiap kumpulan manusia secara fisik.

2.      Mayor Polak berpendapat bahwa kelompok sosial adalah sejumlah orang yang saling berhubungan dalam sebuah struktur.

3.      Robert K. Merton mendefiniskan kelompok sebagai sekumpulan orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan.

 

B.     Perbedaan dan Persamaan Antara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial

 

Perbedaan

·         Kelompok : Sekumpulan atau gabungan baik itu suatu benda atau barang, hewan maupun manusia dalam suatu wadah tertentu.

·         Organisasi : Sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama dalam suatu wadah tertentu dan biasanya bersifat formal serta bernaungan hukum.

·         Komunitas : Sekumpulan orang-orang yang mempunyai kesamaan seperti sifat, hobi, dan lain-lain. Biasanya bersifat informal, cenderung bebas dan tidak mempunyai tujuan yang jelas atau sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotanya.

 

Persamaan

Persamaan komunitas, organisasi dan kelompok sosial yaitu mereka sama-sama merupakan  bagian dari objek kajian sosiologi. Objek kajian ini memiliki kesamaan yaitu tergabung dalam suatu kelompok berupa kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Yang intinya adalah suatu hubungan timbal balik antar individu. Karena tidak bisa hanya individu saja yang terlibat. Sebagai makhluk sosial, manusia pasti terlibat dalam tiga hal tersebut.

 

C.    Contoh Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial Dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Komunitas :

·         Suku Bangsa

·         Komunitas Pecinta Alam

·         Komunitas Sepeda Ontel

·         Komunitas Pecinta Anime

·         Komunitas Pecinta Reptil

 

Organisasi :

·         Karang Taruna

·         OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)

·         DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa)

·         ASEAN

·         PBB

 

Kelompok Sosial :

·         Keluarga

·         Paguyuban

·         Patembayan

·         Kelompok Bermain

·         Kelompok Belajar

Sumber : Narwoko, J. Dwi dan Bagong Suyanto (ed). 2007. SOSIOLOGI Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Perdana Media

RezkaDwiF_KomunitasOrganisasiDanKelompokSosial_KPI1/B_Tugas2

Nama  : Rezka Dwi Fitriansyah

NIM    : 11150510000050

Tugas 2

Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial

A.    Definisi Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial

1.      Komunitas

Istilah komunitas atau Community diambil dari  bahasa latin (communire) yang berarti kelompok atau perkumpulan. Dan dapat diartikan sebagai "masyarakat setempat" istilah ini menunjuk warga desa, kota atau suatu bangsa maupun daerah. Apabila anggota-anggota kelompok tersebut, kecil maupun besar hidup bersama sedemikian rupa sehingga merasakan bahwa kelompok tersebut dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan kelompok tersebut maka ini yang disebut sebagai komunitas.

Dengan demikian kriteria utama bagi adanya komunitas adalah social relationship antar anggota suatu kelompok. Dapat disimpulkan secara singkat bahwa komunitas adalah suatu wilayah kehidupan sosial yang ditandai oleh suatu derajat hubungan sosial tertentu dengan dasar-dasar ikalitas dan perasaan.

Unsur-unsur perasaan komunitas antara lain :

a.       Seperasaan

b.      Sepenanggungan

c.       Saling memerlukan

2.      Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang yang ada dan bekerja dalam suatu lingkup tertentu untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dengan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama  pula. Jika sebuah organisasi telah dibentuk, maka dapat diasumsikan merupakan suatu identitas tersendiri yang khusus. Hidup organisasi biasanya lama, walaupun terjadi perubahan-perubahan tapi tanpa mengubah identitas yang menjadi strukturnya. Usaha-usaha kolektif para anggota organisasi disebut sebagai melakukan hal-hal yang bersifat formal, karena didasarkan pada organisasi yang memperjuangkan kepentingan bersama.

Kelompok formal merupakan organisasi kelompok yang mempunyai peraturan yang tegas dan sengaja dibuat oleh anggotanya untuk ditaati serta mengatur hubungan antar anggota. Karena merupakan organisasi yang resmi maka dengan sendirinya dikenal adanya struktur organisasinya, sehingga terdapat hierarki diantara anggota-anggotanya oleh karena itu terdapat pembatasan tugas dan wewenang.

 

 

3.      Kelompok Sosial

Kelompok-kelompok sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga adanya pembagian tugas, struktur dan norma norma tertentu yang berlaku bagi mereka. Kelompok sosial yang paling sederhana yaitu keluarga dan hampir semua manusia pada mulanya menjadi anggota kelompok keluarga.Walaupun setiap saat para anggotanya menyebar, tetapi mereka pada saat saat tertentu berkumpul kembali dan saling bertukar pengalaman, sehingga pada akhirnya dalam keluarga akan terjadi perubahan perubahan. Oleh sebab itu, maka kelompok-kelompok sosial itu akan mengalami perubahan-perubahan, baik dalam bentuk maupun aktivitasnya.

Dengan kata lain,setiap kumpulan individu tak dapat disebut kelompok sosial selama belum memenuhi syarat-syarat berikut:

a.       Adanya kesamaan factor yang dapat mempererat hubungan kelompok

b.      Terdapat hubungan timbal balik

c.       Setiap individu harus merupakan bagian dari kesatuan sosial

d.      Berperoses

e.       Memiliki pola perilaku

 

 

B.     Perbedaan dan Persamaan antara Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial

Ø  Persamaan

Komunitas, organisasi maupun kelompok sosial sama-sama merupakan suatu kajian dan bagian yang tak dapat dipisahkan dari sosiologi. Objek kajian ini memiliki kesamaan yakni tergabung dalam suatu kelompok kajian Kelompok-Kelompok Sosial dalam masyarakat.Yang intinya adalah suatu hubungan timbal balik antar individu.Yang tidak mungkin dapat dikaji bila hanya menyangkut perorangan saja. Ada dua hasrat yang dimiliki manusia sejak dilahirkan yakni keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya serta ingin menjadi satu dengan suasana alam disekelilingnya.

 

Ø  Perbedaan

            Perbedaan yang paling mencolok dari kajian tentang komunitas, organisasi dan kelompok sosial adalah bahwasanya semua itu adalah bagian dari kelompok masyarakat yang memiliki dinamika masing-masing Organisasi contohnya mengedepankan pada kesamaan visi kedepan dan bagaimana cara serta aturan-aturan yang disepakati bersama dalam rangka mencapai tujuan tersebut.Dan sifat organisasi yakni bersifat formal yaitu dengan struktur dan pembagian-pembagian wewenang tertentu.

            Kemudian komunitas menitikberatkan pada kesamaan perasaan, penanggungan dan konteks kewilayahan serta kemasyarakatan.Dan pada umumnya bersifat nonformal semisal masyarakat lereng gunung yang menjadi komunitas karena memiliki kesamaan wilayah geografis dan perasaan mengenai persaudaran dan kekeluargaan yang telah terjalin antar anggota komunitas tersebut.

            Dan kelompok sosial pada dasarnya adalah kajian menyeluruh mengenai kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat, baik formal-nonormal, teratur-tidak-teratur, ingroup-outgrup dan berbagai tipe-tipe kelompok lainnya

 

C.    Contoh Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

a.      Komunitas

- Kelompok warga Desa

- Kelompok Karyawan Pabrik

- Kelompok Petani

- Masyarakat Baduy

 

 

b.      Organisasi

- OSIS

- PSSI

- LSM

- KPK

- BNN

-PGRI

 

c.       Kelompok Sosial

-Keluarga

-Paguyuban

-Patembayan

-Kelompok Bermain

-Kelompok Belajar

 

Sumber:     Narko,Dwi-Suyanto Bagong. 2007. SOSIOLOGI Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta : Perdana Media

Anzen Bhilla Setya_Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial_KPI 1/B

DEFINIS KOMUNITAS, ORGANISASI, DAN KELOMPOK SOSIAL

 

DEFINISI KOMUNITAS

           

Istilah Community atau Komunitas dapat di terjemahkan sebagai "masyarakat setempat", yang mana menunjuk pada warga sebuah desa, kota, suku atau bangsa. Apabila anggota dari kelompok tersebut baik yang besar maupun yang kecil hidup bersama maka akan timbul rasa bahwa kelompok tersebut dapat memenuhi kepentingan-kepetingan hidup yang utama, maka kelompok tadi disebut masyarakat setempat. Sekarang ini, pengertian populernya tidak hanya menunjukkan pemikiran tradisional mengenai lokalitas dan lingkungan bersama, tetapi juga ide-ide solidaritas dan hubungan antara orang-orang yang memiliki karakteristik sosial dan identitas yang sama.

 

DEFINISI ORGANISASI

           

Istilah organisasi, secara harfiah dapat diartikan sebagai Suatu kesatuan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Dengan kata lain, organisasi adalah kumpulan dua orang atau lebih yang saling bekerja sama, dan memiliki tujuan bersama, serta memiliki sistem koordinasi kegiatan yang pembagian tugas dan tanggung jawabnya secara personil. Terbentuknya suatu organisasi sosial, pada mulanya karena adanya desakan minat dan kepentingan individu-individu dalam masyarakat

 

DEFINISI KELOMPOK SOSIAL

 

            Secara Sosiologis istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai kumpulan dari orang orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi di mana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Melalui kelompok manusia dapat bersama-sama dalam usaha memenuhi berbagai kepentingannya. Di dalam suatu kelompok masyarakat seorang pribadi harus dapat membedakan dua kepentingan, yaitu sebagai makhluk individu dan sekaligus ia sebagai makhluk sosial.

 

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA KOMUNITAS, ORGANISASI DAN KELOMPOK SOSIAL.

 

PERSAMAAN

 

·      Terbentuk karena ada kesepakatan antara individu satu dengan individu lainnya

·      Melibatkan banyak individu

·      Saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bersama

·      Mempunyai hubungan antara satu dan yang lainnya

 

PERBEDAAN

 

Perbedaan antara Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial hanya terdapat pada dasar dan tujuan masing-masing. Komunitas terbentuk karena minat, kesukaan berarti tujuan dari komunitas itu sendiri hanya untuk mengapresiasikan rasa kebanggaan terhadap minat atau kesukaan tertentu, Organisasi bertujuan yang sama dalam satu wadah terrtentu dan masing-masing bagian dari organisasi mempunyai tugas tertentu, dan Kelompok sosial mempunyai tujuan untuk menggabungkan suatu manusia ke dalam wadah tertentu.

 

 

CONTOH KOMUNITAS, ORGANISASI DAN KELOMPOK SOSIAL

 

KOMUNITAS

 

·      Komunitas pecinta alam

·      Komunitas penulis

·      Komunitas sepak bola

·      Komunitas basket

·      Suporter klub bola

 

ORGANISASI

 

·      OSIS

·      PBB

·      PSSI

·      DEMA

·      HMJ

·      HMI

 

KELOMPOK SOSIAL

 

·      Kerumunan

·      Paguyuban

·      Kelompok bermain

·      Kelompok belajar

 

 

 

Sumber : Abdulsyani, SOSIOLOGI SKEMATIKA, TEORI, DAN TERAPAN

 

 

 

Siti Fatimah Komunitas, Organisasi Sosial dan Kelompok Sosial Tugas 2

Nama : Siti Faimah
Nim : 11150510000015
Kelas : KPI 1 A
Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial
Devinisi Komunitas
Istilah komunitas community dapat diterjemahkan sebagai "masyarakat setempat", istilah mana menunjukanpada warga sebuah desa, kota, suku atau bangsa. Apabila anggota suatu komunitas baik itu komunitas besar maupun kecil yang hidup bersama sedemikian rupa sehingga komunitas itu dapat memenuhi kepentingan-kepentingan hidup yang utama. Terbentuknya komunitas lebih didasari pada kebutuhan untuk dipenuhi, dan lokalitas wilayah yang sama. Keanggotaan komunitas didasari pada beberapa kesamaan seperti kesamaan wilayah, tujuan, kepentingan dan sering di jumpai komunitas berdasarkan kegemaran terhadap benda-benda yang sama.
Devinsi Organisasi sosial
Istilah organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Organisasi sosial yang merupakan gabungan dari kedua istilah tersebut dapat diartikan sebagai suatu susunan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan satu kesatuan yang teratur. Secara luas organisasi sosial diartikan sebagai jaringan tingkah laku manusia dalam ruang lingkup yang kompleks pada setiap masyarakat. Sedangkan dalam arti sempit organisasi sosial dimaksudkan sebagai tingkah laku sseorang dalam kelompok-kelompok kecil seperti keluarga, sekolah dan lain sebagainya. Secara ringkas organisasi sosal dapat diartikan sebagai suatu rangkaian pelapisan struktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan.
Ciri-ciri organisasi sebagai berikut :
1. Rumusan batasan-batasan operasionalnya jelas. Artinnya dalam organisasi sosial terdapat tujuan yang telah di tetapkan berdasarkan kepentingan bersama. Organisasi sosial bisa saja memiliki lebih dari satu tujuan atau beberapa tujuan. Karena organisasi diciptakan untuk dapat memenuhi kepentingan anggota-anggoanya yang senantiasa berubah dan berkembang.
2. Memiliki identitas yang jelas, bersifat kolektif dan disesuaikan dengan unsur-unsur informasi mengenai organisasi, tujuan khusus dari pembentukan organisasi, tempat organisasi, dan sebagainya.
3. Formal membership, status dan role(peran). Menurut Wila Huky biasanya organisasi menetapkan para anggotanya secara formal. Penjabaran tugas dan wewenang biasanya dinyatakan secara tertulis yang terperinci untuk menghindari tugas dan tanggung jawab yang tumpang tindih.
Devinisi kelompok sosial
Secara sosiologis istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi di mana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Dalam buku sociology An Introduction. Joseph S. Roucek dan Roland L Warren (1984) menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oeh para anggotanyaatau orang lain secara keseluruhan. Mayor Polak (1979) berpendapat bahwa kelompok adalah suatu group, yaitu sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antar hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur.
Melalui kelompok sebagaimana dikatakan oleh polak itu, manusia dapat bersama-sama dalam usaha memenuhi berbagai kepentingan berbagai kepentingannya. Di dalam suatu kelompok masyarakat seorang pribadi harus dapat membedakan dua kepentingan, yaitu ia sebagai makhluk individu dan sekaligus ia sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk individu manusia pada dasarnya mempunyai hasrat untuk sebesar-besarnya mengutamakan kepentingan diri sendiri. Namun demikian manusia tidak mungkin dapa hidup layak tanpa berkelompok. Oleh karena berkelompok itulah maka manusia dapat meneruskan keturunannya secara wajar.
Persamaan komunitas, organisasi sosial dan kelompok sosial
1. Di dasari rasa saling membutuhkan
2. Memiliki kepentingan yang sama
3. Terdiri dari dua orang atau lebih
4. Memiiki visi dan misi yang sama
5. Keanggotaannya tanpa ada paksaan
Perbedaan komunitas, organisasi sosial dan kelompok sosial
1. Struktur keanggotaan di dalam organisasi lebih tersususn dan memiliki pembagian tugas dan wewenang, sedangkan di dalam kelompok sosial tidak terdapat struktur yang jelas, sama pula seperti komunitas
2. Organisasi biasanya telah memiliki badan hukum yang melindungi kegiatan yang ada di dalamnya sedangkan komunitas dan kelompok tidak memiliki badan hukum yang jelas
3. Sisitem keanggotaan dalam organisasi telah tertanam daam diri anggota-anggotanya sehingga untuk bisa mengikuti suatu organsasi biasanya memiliki beberapa persyaratan tertentu. Sedangkan kelompok sosial dan komunitas keanggotaannya berdasarkan kesamaan tertentu saja.
4. Anggota dari suatu organisasi tidak berpatok pada lokalitas tertentu, sedangkan komunitas dan kelompok tergabung berdasarkan kesamaan wilayah.
Contoh komunitas dalam kehidupan sehari-hari
1. Komnitas pencinta reptil seperti ular, tokek, iguana, daerah jakarta pusat
2. Komunitas sepeda ontel jogja
3. Komunitas Pecinta alam
4. Komunitas pecinta motor vespa
Contoh organisasi dalam kehidupan sehari-hari
1. Organisasi yang bergerak di bidang ekonomi seperti BAZIS (badan amil zakat, infak, dan shadaqoh)
2. Organisasi yang bergerak di bidang pergerakan pemuda islam seperti HMI (Himpunan mahasiswa islam), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia)
3. Organisasi keagamaan seperti NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah
4. Organisasi hukum seperti LBHI (Lembaga Bantuan Hukum Indonesia)
5. Organisasi kesehatan seperti SAKA Bakti Husada, PMI (Palang Marah Indonesia)
Contoh kelompok sosial dalam kehidupan sehari-hari
1. Kelompok pendukung klub sepak bola persija
2. Kelompok demonstrasi terhadap kebijakan pemerintah
3. Kelompok diskusi belajar
Daftar Pustaka
Abdulsyani.2002.Sosiologi sistematika teori dan terapan. Jakarta; PT Bumi Angkasa
Soekanto, Soeryono.1982.Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta; PT Raja Grafindo Persada

Siti Fatimah Komunitas, Organisasi Sosial dan Kelompok Sosial Tugas 2

Nama : Siti Faimah
Nim : 11150510000015
Kelas : KPI 1 A
Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial
Devinisi Komunitas
Istilah komunitas community dapat diterjemahkan sebagai "masyarakat setempat", istilah mana menunjukanpada warga sebuah desa, kota, suku atau bangsa. Apabila anggota suatu komunitas baik itu komunitas besar maupun kecil yang hidup bersama sedemikian rupa sehingga komunitas itu dapat memenuhi kepentingan-kepentingan hidup yang utama. Terbentuknya komunitas lebih didasari pada kebutuhan untuk dipenuhi, dan lokalitas wilayah yang sama. Keanggotaan komunitas didasari pada beberapa kesamaan seperti kesamaan wilayah, tujuan, kepentingan dan sering di jumpai komunitas berdasarkan kegemaran terhadap benda-benda yang sama.
Devinsi Organisasi sosial
Istilah organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Organisasi sosial yang merupakan gabungan dari kedua istilah tersebut dapat diartikan sebagai suatu susunan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan satu kesatuan yang teratur. Secara luas organisasi sosial diartikan sebagai jaringan tingkah laku manusia dalam ruang lingkup yang kompleks pada setiap masyarakat. Sedangkan dalam arti sempit organisasi sosial dimaksudkan sebagai tingkah laku sseorang dalam kelompok-kelompok kecil seperti keluarga, sekolah dan lain sebagainya. Secara ringkas organisasi sosal dapat diartikan sebagai suatu rangkaian pelapisan struktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan.
Ciri-ciri organisasi sebagai berikut :
1. Rumusan batasan-batasan operasionalnya jelas. Artinnya dalam organisasi sosial terdapat tujuan yang telah di tetapkan berdasarkan kepentingan bersama. Organisasi sosial bisa saja memiliki lebih dari satu tujuan atau beberapa tujuan. Karena organisasi diciptakan untuk dapat memenuhi kepentingan anggota-anggoanya yang senantiasa berubah dan berkembang.
2. Memiliki identitas yang jelas, bersifat kolektif dan disesuaikan dengan unsur-unsur informasi mengenai organisasi, tujuan khusus dari pembentukan organisasi, tempat organisasi, dan sebagainya.
3. Formal membership, status dan role(peran). Menurut Wila Huky biasanya organisasi menetapkan para anggotanya secara formal. Penjabaran tugas dan wewenang biasanya dinyatakan secara tertulis yang terperinci untuk menghindari tugas dan tanggung jawab yang tumpang tindih.
Devinisi kelompok sosial
Secara sosiologis istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi di mana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Dalam buku sociology An Introduction. Joseph S. Roucek dan Roland L Warren (1984) menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oeh para anggotanyaatau orang lain secara keseluruhan. Mayor Polak (1979) berpendapat bahwa kelompok adalah suatu group, yaitu sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antar hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur.
Melalui kelompok sebagaimana dikatakan oleh polak itu, manusia dapat bersama-sama dalam usaha memenuhi berbagai kepentingan berbagai kepentingannya. Di dalam suatu kelompok masyarakat seorang pribadi harus dapat membedakan dua kepentingan, yaitu ia sebagai makhluk individu dan sekaligus ia sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk individu manusia pada dasarnya mempunyai hasrat untuk sebesar-besarnya mengutamakan kepentingan diri sendiri. Namun demikian manusia tidak mungkin dapa hidup layak tanpa berkelompok. Oleh karena berkelompok itulah maka manusia dapat meneruskan keturunannya secara wajar.
Persamaan komunitas, organisasi sosial dan kelompok sosial
1. Di dasari rasa saling membutuhkan
2. Memiliki kepentingan yang sama
3. Terdiri dari dua orang atau lebih
4. Memiiki visi dan misi yang sama
5. Keanggotaannya tanpa ada paksaan
Perbedaan komunitas, organisasi sosial dan kelompok sosial
1. Struktur keanggotaan di dalam organisasi lebih tersususn dan memiliki pembagian tugas dan wewenang, sedangkan di dalam kelompok sosial tidak terdapat struktur yang jelas, sama pula seperti komunitas
2. Organisasi biasanya telah memiliki badan hukum yang melindungi kegiatan yang ada di dalamnya sedangkan komunitas dan kelompok tidak memiliki badan hukum yang jelas
3. Sisitem keanggotaan dalam organisasi telah tertanam daam diri anggota-anggotanya sehingga untuk bisa mengikuti suatu organsasi biasanya memiliki beberapa persyaratan tertentu. Sedangkan kelompok sosial dan komunitas keanggotaannya berdasarkan kesamaan tertentu saja.
4. Anggota dari suatu organisasi tidak berpatok pada lokalitas tertentu, sedangkan komunitas dan kelompok tergabung berdasarkan kesamaan wilayah.
Contoh komunitas dalam kehidupan sehari-hari
1. Komnitas pencinta reptil seperti ular, tokek, iguana, daerah jakarta pusat
2. Komunitas sepeda ontel jogja
3. Komunitas Pecinta alam
4. Komunitas pecinta motor vespa
Contoh organisasi dalam kehidupan sehari-hari
1. Organisasi yang bergerak di bidang ekonomi seperti BAZIS (badan amil zakat, infak, dan shadaqoh)
2. Organisasi yang bergerak di bidang pergerakan pemuda islam seperti HMI (Himpunan mahasiswa islam), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia)
3. Organisasi keagamaan seperti NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah
4. Organisasi hukum seperti LBHI (Lembaga Bantuan Hukum Indonesia)
5. Organisasi kesehatan seperti SAKA Bakti Husada, PMI (Palang Marah Indonesia)
Contoh kelompok sosial dalam kehidupan sehari-hari
1. Kelompok pendukung klub sepak bola persija
2. Kelompok demonstrasi terhadap kebijakan pemerintah
3. Kelompok diskusi belajar
Daftar Pustaka
Abdulsyani.2002.Sosiologi sistematika teori dan terapan. Jakarta; PT Bumi Angkasa
Soekanto, Soeryono.1982.Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta; PT Raja Grafindo Persada

Fauzia Nurul Khotimah_Perubahan Sosial dan Perilaku Kesehatan Masyarakat_TUGAS 1

Nama              : Fauzia Nurul Khotimah

Nim                  : 1113054000007

Jurusan           : PMI-5

PERUBAHAN SOSIAL DAN PERILAKU KESEHATAN MASYARAKAT

1. 1 Perilaku dan Elemen-elemen Pokoknya

Masalah kesehatan masyarakat terutama di negara-negara berkembang, pada dasarnya menyangkut dua aspek utama.

1.      Aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit.

2.      Aspek non-fisik yang menyangkut perilaku kesehatan .

Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat. Perilaku manusia merupakan hasil daripada segala macam pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan sikap dan tindakan. Dengan kata lain, perilaku merupakan respons/reaksi seseorang individu terhadap stimulus yang berasal dari luas maupun dari dalam dirinya. Respons ini dapat bersifat: Pasif (tanpa tindakan; berfikir, berpendapat, bersikap) maupun aktif (melakukan tindakan).

            Perilaku kesehatan dapat dirumuskan sebagai segala bentuk pengalaman dan interaksi Individu dengan lingkungannya, khususnya yang menyangkut pengetahuan an sikap tentang kesehatan, serta tindakannya yang berhubungan dengan kesehatan. Perilaku aktif dapatlah dilihat (overt) sedangjan perilaku pasif tidaklah tampak, seperti misalnya pengetahuan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang. Pada dasarnya menyangkut dua aspek utama, yaitu : Pertama ialah Aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Kedua adalah Aspek non-fisik yang menyangkut perilaku kesehatan. Faktor kesehatan individu maupun masyarakat. Perilaku aktif dapatlah dilihat (overt) sedangkan perilaku pasif tidaklah tampak, seperti misalnya pengetahua, persepsi, atau motivasi.

            Beberapa ahli membedakan bentuk-bentuk perilaku. Misalnya Bloom membedakan antara :

1.      Perilaku kognitif (yang menyangkut kesadaran atau pengetahuan).

2.      Afektif (emosi), dan

3.      Psikomotor (tindakan/gerakan).

Ahli-ahli lain umumnya menggunakan istilah pengetahuan, sikap, dan tindakanyang acapkali disingkat dengan KAP (Knowledge, attitude, and practice). Secara umum sikap dapat dirumuskan sebagai kecenderungan untuk berespons (secara positif atau negatif) terhadap orang, obyek atau situasi tertentu. Sikap mengandung suatu penilaian emosional/afektif (senang, benci, sedih, dsb)

1.2  Ilmu Perilaku dan Hubungannya dengan Kesehatan

Ilmu perilaku adalah cabang dari ilmu-ilmu sosial yang sasaran/obyeknya adalah perilaku manusia. Jika ilmu sosial mencakup bidang-bidang ilmu politik, ekonomi, sejarah, sosiologi, antropologi dan psikologi, maka ilmu perilaku hanyalah terdiri dari tiga cabang ilmu, yaitu psikologi, sosiologi, dan antropologi. Mengingat perilaku manusia sangatlah dipengaruhi oleh aspek-aspek kejiwaan, kemasyarakatan dan kebudayaan.

Konsep yang paling mendasar dalam ilmu-ilmu sosial dan ilmu perilaku adalah masyarakat. Masyarakat ialah sekelompok orang yang memiliki identitas sendiri dan mendiami wilayah atau daerah tertentu, serta mengembangkan norma-norma yang harus dipenuhi oleh para anggotanya. Istilah masyarakat itu seringkali dibedakan dalam kata society dan community. Kata "society" itu menunjuk kepada pengertian masyarakat luas, yang merupakan kumpulan dari individu-individu yang saling berinteraksi.

 

 

Sumber Pustaka :

Alhamda, Syukra S.K.M.., M.Kes. Buku Ajar Sosiologi Kesehatan. Jakarta. Hlm.2-8

 

Cari Blog Ini