Kamis, 10 September 2015

AisyahYuliYanthiKPI1B_PengantarSosiologi_Tugas1

PENGANTAR SOSIOLOGI

A.       Pengertian Sosiologi

 

1.                   Apakah Sosiologi itu ?

Kata Sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa Yunani logos yang berarti cerita, diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte ( 1798-1857 ).

Menurut Max Weber yang lebih berorientasi pada behavioralis (Pendekatan tingkah laku) menekankan sosiologi sebagai ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial. Allan Johnson mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya memengaruhi sistem.

Roucek dan Warren mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubunngan antara manusia dalam kelompok. Dari berbagai defenisi tersebut dapat dilihat bahwa walaupun tedapat berbagai defenisi yang berbeda satu dengan yang lain, akan tetapi bisa ditemukan simpul-simpul persamaan diantara mereka, yaitu : sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari:

a.       Manusia yang hidup dalam kelompok yang disebut masyarakat

b.      Pola-pola hubungan antara manusia baik secara individu maupun secara kelompok.

c.       Hubungan manusia dengan lembaga-lembaga sosial, seperti norma-norma dan kaidah-kaidah sosial.

d.      Pola-pola kehidupan manusia kaitannya dengan kondisi lingkungannya[1]

 B. Tokoh- tokoh sosiologi

1. August Comte

Lahir di Montpellier, Perancis pada 17 januari 1798 dan meninggal di Paris pada tanggal 5 September 1857 pada umur 59 tahun. Ia adalah seorang filsuf Perancis yang dikenal karna memperkenalkan bidang ilmu sosiologi serta ilmu positivisme. Pada tahun 1826 ia pernah dibawa ke sebuah rumah sakit jiwa karna kejam dan mudah marah, tetapi ia kabur sebelum sembuh. Ia juga pernah mempublikasikan bukunya yang berjudul Le Cours de Philosophie Positivistic

2.      Herbert Spencer

Inggris abad 19 adalah zaman Victorian yang telah melakukan revolusi industri. Ditengah situasi tersebut, di daerah Derbyshire, Inggris, lahirlah Herbert Spencer, 27 April 1820. Spencer anak sulung dari sembilan bersaudara. Namun hanya dia yang bisa bertahan hidup. Karena alasan kesehatan Spencer menjalani pendidikan dirumah. Pada umur 17 tahun menjadi Insinyur pembangunan jalan kereta api di London. Karirnya berlanjut menjadi penulis dan redaktur The Economist. Herbert Spencer meninggal pada usia 83 tahun ditahun 1903.    

3.              Selo Soemardjan

 Penerima bintang mahaputra utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama fakultas ilmu pengetahuan kemasyarakatan (kini FISIP- UI) hingga  akhirhayatya. Ia tokoh yang memerintah dengan teladan sebagaimana diungkapkan pengusaha sukses Soedrto Sastro Sartomo. Selama hidupnya Selo pernah berkarir sebagai pegawai kesultanan di Daerah Istimewa Jogyakarta, Kepala staff sipil Gubernur Militer Jakarta Raya dan Kepala Sekretariat Keamanan Kabinet Perdana Menteri.

 

4.              Karl Marx

 Lahr di Trier, German pada tahun 1818 dari keluarga rohaniwan Yahudi. Pada tahun 1841, ia mengakhiri studinya di Univeritas Berlin dengan menyeselesaikan disertasi berjudul On the Differences Between the Natural Philoshophy of Democritus and Epicurus. Karena dianggap radikal, ia terpaksa mengurungkan niat untuk menjadi pengajar di Universitas dan menerjunkan diri ke kancah politik.[2]

B.                 Teori-teori dasar sosiologi

1.      Teori fungsionalisme struktural

adalah mengutarakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem sosial yang terdiri dari bagian dan struktur-struktur yang saling berkaitan dan saling membutuhkan keseimbangan, fungsionalisme struktural lebih mengacu pada keseimbangan. Teori ini menilai bahwa semua sistem yang ada di dalam masyarakat pada hakikatnya mempunyai fungsi tersendiri.

2.      Teori konflik

adalah suatu persfektif di dalam sosiologi yang memandang masyarakat sebagai suatu sistem sosial yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang mempunyai kepentingan yang berbeda-beda dimana komponen yang satu berusaha menaklukan komponen yang lain guna memenuhi kepentingannya atau memperoleh kepentingan sebanyak-banyaknya.

3.      Teori interaksionisme simbolik

adalah salah satu cabang dalam teori sosiologi yang mengemukakan tentang diri sendiri (the self) dan dunia luarnya. Di sini Cooley menyebutnya sebagai looking glass self di mana seseorang itu terlibat merupakan satu cerminan diri yang disatukan dalam identitas orang itu sendiri. Esensi dari teori ini adalah simbol dan makna. Makna adalah hasil dari interaksi sosial. Ketika kita berinteraksi dengan orang lain, ita berusaha mencari makna yang cocok dengan orang tersebut. Kita juga berusaha mengintepretasikan maksud seseorang melalui simbolisasi yang dibangun. [3]



[1] Eli M. Setia, Pengantar sosiologi.hlm1.

[3]Bernard Raho, SVD, Teori Sosiologi Modern, Prestasi PUSTAKA, 2007,hlm47- 95

selsa sandhika erasta_kpi 1 A_pengantar sosiologi_tugas 1

Sosiologi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang pola-pola hubungan antara manusia dengan yang lainnya.

            Kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa Yunani logos yang artinya cerita, diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours De Philoshophie Positive".

Melalui proses sosialisasi, para anggota masyarakat belajar mengetahui dan memahami perilaku mana yang diharuskan, diperbolehkan, dianjurkan, dan tidak boleh dilakukan. Artinya nilai-nilai dan norma sosial yang berisi pedoman tata kelakuan yang memuat peraturan antara perintah dan larangan ketika manusia berhadapan dengan yang lain.

Sosiologi membahas problem sosial sebagai langkah analisis untuk mencari dan menelaah data tentang problem sosial di dalam masyarakat untuk dijadikan sebagai sumber dan mencari suber dari problem sehingga dapat dicari langkah solusinya. Masyarakat dalam konsep sosiologi adalah rangkaian system sosial yang meliputi hubungan antara bagian-bagian di dalam kehidupan masyarakat yang didalamnya terdapat tindakan –tindakan manusia, lembaga sosial, dan kelompok-kelompok sosial yang saling memengaruhi secara structural. Sosiologi salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari gejala sosial yang bersifat murni, yang dimaksud bersifat murni adalah sosiologi bukan ilmu yang siap diterapkan untuk meenuhi kebutuhan manusia secara langsung.

Tokoh-tokoh Sosiologi:

·         August Comte (1798-1857)

Comte adalah seorang berkebangsaan Perancis yang petama kali memberikan nama sosiologi pada ilmu yang mempelajari hubungan sosial kemasyarakatan, sehingga ia mendapat julukan Bapak Sosiologi.

 

·         Karl Marx (1818-1883)

Latar belakang pemikiran Karl Marx adalah exploitasi besar besaran yang dilakukan oleh kaum pemilik modal atau para pengusaha (kapitalis) yang disebut borjuis terhadap para buruh atau pekerja (proletar).

 

·         Herbert Spencer (1820-1903)

Spencer adalah seorang berkebangsaan Inggris yang menguraikan materi sosiologi secara terperinci dan sistematis. Dalam pandangannya ia mengatakan bahwa objek kajian sosiologi adalah kehidupan keluarga, perilaku politik, tingkah laku antar-penganut agama, kontrol sosial, dan kehidupan masyarakat industry yang di dalamnya terdapat asosiasi.

 

·         Emile Durkheim (1858-1917)

Durkheim adalah seorang yang memelopori perkembangan sosiologi. Ia telah banyak melakukan penelitian terhadap berbagai lembaga dalam masyarakat dan proses selanjutnya membagi sosiologi ke dalam tujuh bagian.

 

·         Max Weber (1864-1920)

Di antara contoh Max Weber tentang perkembangan sosiologi  adalah analisis tentang wewenang, birokrasi, sosiologi agama, organisasi-organisasi ekonomi, dan sebagainya.

 

Teori-teori Dasar Sosiologi

o   Teori Evolusi

Teori evolusi banyak di ilhami oleh pemikiran Darwin yang kemudian dijadikan patokan teori perubahan oleh Herbert Spencer, dan selanjutnya dikemangkan oleh Emile Durkheim dan Ferdinand Tonnies.

 

o   Teori Konflik

Dalam konsep teoretis  yang dikemukakan oleh para ahli  dinyatakan bahwa evolusi memengaruhi cara pengorganisasian masyarakat, utamanya adalah yang berhubungan dengan system kerja.

                                          

o   Teori Perubahan Sosial Dahrendorft

Dahrendorft mengemukakan teorinya bahwa sebagaimana stabilitas struktur sosial akan berdampak pada dua peringkat, yaitu normatif ideologis (nilai) dan faktual institusional.

 

o   Teori Fungsionalis (Functionalist Theory)

Teori ini memandang penyebab perubahan adalah adanya ketidakpuasan terhadap masyarakat karena kondisi sosial yang berlaku pada masa ini yang memengaruhi pribadi mereka.

            Wiliam Ogburn menjelaskan, bahwa meskipun terdapat hubungan yang berkesinambungan antara unsur sosial satu dan yang lain, namun dalam perubahan ternyata masi ada sebagian yang mengalami perubahan tetapi sebagian yang lain masih dalam keadaan tetap (statis).

 

o   Teori Siklus (Cyclical Theory)

Teori ini mengemukakan bahwa kebangkitan dan kemunduran peradaban suatu bangsa memiliki hubungan korelasional antara satu dan yang lainnya, yaitu tantangan dan tanggapan (challenge dan response).

 

                              

 

 

 

 

 

 

Sumber: Elly M. Setiadi – Usman Kolip

tintin kurniawati_kpi 1A_pengantar sosiologi_tugas 1

A.    Apa itu Sosiologi ?

 

Istilah sosiologi muncul pertama kali pada tahun 1839 pada keteragan sebuah paragraf dalam pelajaran ke-47 cours de la philosophie (kuliah filsafat) karya August Compte. Pada awalnya August Compte menyebut ilmu pengetahuan masyarakat dengan nama '' fisika sosial''. Namun beberapa bulan sebelumnya seorang ahli matematika dan astronom juga ingin menyebut "fisika sosial'' sebagai ilmu baru, yaitu studi statistik kependudukan. Dengan rasa gundah dan menyesal August Compte harus melepaskan labelnya. Tampaknya ia dipaksa untuk menemukan nama baru untuk ilmunya dan nama itu adalah sosiologi, yaitu sebuah kata yang berasal dari bahasa latin, socius yang berarti masyarakat dan logos yang berarti ilmu. Jadi, dapat dikatan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang membahas tentang interaksi dan fenomena yang terjadi dalam suatu masyarakat.

Sosiologi pada hakikatnya bukanlah semata-mata ilmu murni (pure science) yang hanya mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak demi usaha peningkatan kualitas ilmu itu sendiri, namun sosiologi juga bisa menjadi ilmu terapan (applied science) yang menyajikan cara-cara untuk mempergunakan pengetahuan ilmiahnya guna memecahkan masalah praktis atau masalah sosial yang perlu ditanggulangi (Hotton dan Hunt, 1987:41), seorang ahli soiologi yang melahkukan penelitian tentang tekanan ekonomi atau masalah kemiskinan yang dialami keluarga buruh tani misalnya, maka dia adalah seorang ilmuwan murni. Tetapi, kalau peneliti tersebut kemudian meneruskanya dengan melahkuan studi mengenai bagaimana cara menaikan taraf kehidupan keluarga buruh tani, maka dalam hal ini sosiologi menjadi ilmu terapan. Seorang sosiolog yang bekerja di tataran praktis ia tidak sekedar meneliti masalah sosial untuk membangun proposisi dan mengembangkan teori. Tetapi sosiologi bukanlah seperangkat doktrin yang kaku dan selalu menekan apa yang " seharusnya" terjadi melainkan ia adalah semacam sudut pandang baru atau ilmu yang selalu mencoba untuk mengungkap fakta-fakta yang tersembunyi di balik realitas yang tampak. Beberapa ciri sosiologi yang inheren adalah pengakuanya yang rendah hati terhadap realitas dan sifatnya yang subversif. Sosiologi selalu tidak percaya terhadap apa yang tampak sekilas dan selalu mencoba menguak serta membongkar apa yang tersembunyi (latent) di balik realitas nyata (manifes) karena sosiologi berkeyakinan bahwa "dunia baru bisa dipahami jika dikaji secara mendalam dan diinterpretasikan.(Berger dan Kellner,1985:5).

 

B.   Tokoh tokoh sosiologi

 

1.      Auguste Comte (1798-1857)

2.      Eimile Durkheim (1858-1917)

3.      Karl Marx (1818-1883)

4.      Max Weber (1864-1920)

5.      Herbert Spencer (1820-1903)

6.      Georg Simmel (1858-1918)

 

 

 

C.   Teori dasar sosiologi

 

1.      Teori August Compte ( Teori Hukum Tiga Tingkatan).

 

Menurut compte ada tiga tingkatan intelekual yang harus dilalui dunia sepanjang hidupnya. Pertama, tahap teologis yaitu keyakinan bahwa adikodrati, tokoh agama dan keteladanan menjadi dasar segala sesuatu. Kedua, tahap metafisik yaitu kyakinan bahwa kekuatan abstraklah yang menerangkan segala sesuatu, bukanya dewa-dewa personal. Dan yang ketiga adalah tahap positifistik yang ditandai dengan keyakinan terhadap ilmu sains.

 

2.      Teori Karl Mark ( Teori Kapitalis).

 

Manusia pada dasarnya produktif, artinya untuk bertahan hidup manusia perlu bekerja di dalam dan dengan alam. dengan bekerja seperti itu mereka meghasilkan makana, pakaian, peralatan, dan kebutuhan lain yang memungkinkan mereka hidup. Produktivitas mereka bersifat alamiah, yang memungkinkan mereka mewujudkan dorongan kreatif mendasar yang mereka miliki.

 

3.      Teori Harbert Spencer ( Teori Evolusi).

 

Masyarakat tumbuh melalui perkembangbiakan individu dan penyatuan kelompok-kelompok (compounding). Peningkatan ukuran masyarakat menyebabkan strukturnya makin luas dan makin terdiferensiasi serta meningkatkan deferensiasi fungsi yang dilahkukanya. disamping pertumbuhan ukuranya, masyarakat berubah melalui penggabungan yakni, makin lama makin menyatukaan kelompok yang berdampingan. dengan demikian spencer berbicara tentang gerak evolusioner dari masyarakat yang sederhana ke penggabungan dua kali lipat ( doubly compound) dan penggabungan tiga kalilipat (trebly-compound).

 

4.      Teori Max Weber ( Rasionalitas).

 

Proses berfikir aktor dalam membuat pilihan mengenai alat dan tujuan . Dalam hal ini pilihan dibuat dengan merujuk pada kebiasaan, peraturan dan hukum yang diterapkan secara universal. Ketiganya berasal dari berbagai struktur bersekala besar, terutama strukur birokrasi dan ekonomi. Weber mengebangkan teorinya dalam konteks studi perbandingan sejarah masyarakat barat, cina, india, dan beberapa masyarakat lain. Dalam studi ini dia mencoba melukiskan faktor yang membantu mendorong atau merintangi perkembangan rasionalisasi.

 

Daftar Pustaka

 

Narwoko, J Dwi dan Bagong Suyanto.2007. Sosiologi Teks Pengantar Dan     Terapan. Jakarta: Kencana.

Ritzer, George dan Douglas J.Goodman.2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta : Kencana

Rabu, 09 September 2015

AWALUDDIN JAMIL pengantar sosiologi


NAMA                                    : AWALUDDIN JAMIL

MATA KULIAH                   : PENGANTAR SOSIOLOGI

TUGAS                                   : 1

DOSEN                                  : TANTAN HERMANSYAH





            Sejak kelahirannya, ilmu-ilmu sosial tidak memiliki batsan atau definisi pokok bahasan yang bersifat eksak. Artinya, berbeda dengan ilmu eksakta rumusannya telah pasti, rumusan dalam ilmu sosial bersifat tidak pasti karena titik beratnya pada perilaku manusia yang dinamis, selalu berubah dari waktu ke waktu. Akan tetapi, kajian tentang perilaku manusia tetaplah ilmu sosial, sebab kajian tentang perilaku manusia didalam kehidupan sosial telah dikaji berdasarkan metodologi ilmiah dan memenuhi persyaratan sebagai kajian ilmu pengetahuan.

Nida Arafat - KPI 1A - Pengantar Sosiologi (Tugas 1)


> *Nida Arafat – 11150510000022 – KPI 1A – Pengantar Sosiologi – Tugas 1*
>
> Bicara sosiologi, pasti kita bertanya-tanya apa itu sosiologi mahluk apa
> itu sosiologi dan bagai mana itu sosiologi ?. Kita pecahkan pertanyaan
> besar ini, mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya sosiologi,
> anggapan itu muncul mungkin karna apa yang di pelajari sosiologi adalah apa
> yang terjadi sehari hari dalam lngkungan massyarakat, kita berbicara
> individu,berbicara masyarakat, berbicara kelompok, dan lembaga lembaga
> solial.
>

Andre Bastian Tarigan KPI 1A

Nama   : Andre Bastian Tarigan          Judul : Sosiologi          Tugas : 1 (Pertama)
 
Apa itu sosiologi..?
Menurut bahasa Sosiologi berasal dari kata Latin Socius yang artiya teman, dan kata bahasa Yunani Logos yang berarti cerita.

imam farid santoso kpi 1A Pengertiansosiologi

Nama                    : Imam Farid Santoso
Judul                     : Pengertiansosiologibesertatokoh-tokohdanteorisosiologi
Tugas                    : 1 (Pertama)
PengertianSosiologi       
Kata Sosiologiberasaldari kata latinsocius yang artinyateman, dan kata bahasayunanilogos yang berarticerita, di ungkapkanpertama kali dalambuku yang berjudul "cours de philosophie positive" karanganagustcomte (1798- 1857).

Tomi Syahrul Kurniawan KPI 1A 11150510000031

Kelas   : KPI 1A
Judul  : Pengantar sosiologi
Tugas  : 1
A.    Pendahuluan
Secara etimologis sosiologi berasal dari dua kata socious dan logos. Socius yang  artinya masyarakat /teman dan Logos artinya ilmu / cerita. Secara harfiah sosiologi berarti membicarakan pergaulan hidup manusia.

ALIF RIZKI MAULANA/KPI 1B – PENGANTAR SOSIOLOGI – TUGAS 1

   1.  Apa itu Sosiologi?
  Kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa Yunani logos yang berarti cerita, diungkapkan pertama kalidalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi mun-cul sejak ratusan,bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun, sebagai ilmu yang mempelaja-ri ilmu masyarakat, sosiologi baru lahir di Eropa yang sejak awal abad ke-19 dapat dik-atakan sebagai pusat tumbuhnya peradaban dunia. Saat itu para ahli mulai menyadari perlunya mempelajari kondisi dan perubahan sosial secara khusus. Para ilmuan itu kemudian berupaya membangun teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahapperadaban manusia.

Andi Dewi Mahardika_pengantar sosiologi_tugas 1

PENGANTAR SOSIOLOGI
Kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa yunani logos yang berarti cerita, diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive"karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi baru lahir di Eropa sejak awal abad ke-19 dapat dikatakan sebagai pusat tumbuhnya peradaban dunia. Substansi dari batasan sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia satu dan lainnya di dalam suatu kelompok berakibat timbulnya pola hubungan antarmanusia guna menghindari benturan antar-individu dan individu dengan kelompok.

Risha Shafira Deskansa-Pengantar Sosiologi-Tugas 1

PENGANTAR SOSIOLOGI

Nama  : Risha Shafira Deskhansa
Kelas   :KPI 1/A
NIM    :11150510000002

A.    Pengertian Sosiologi
Ditinjau secara etimologis, istilah sosiologi berasal dari bahasa latin, yaitu socius dan logos. Socius berarti 'teman' atau 'kawan'. Karena manusia hidup tidak mempunyai satu kawan saja,hubungan antar kawan dapat diartikan pula sebagai 'pergaulan hidup'. Adapun, logos yang berasal dari bahasa Yunani berarti 'kata' atau 'berbicara'.
Jadi secara harfiah sosiologi berarti membicarakan atau memperbincangkan pergaulan hidup manusia. Pengertian tersebut akhirnya diperluas menjadi ilmu pengetahuan yang membahas serta mempelajari kehidupan manusia dalam masyarakat.

Fatia Nurul Ismi Pengantar Sosiologi Tugas 1

1.      Apa itu Sosiologi
Sosiologi berasal dari kata Socius yang artinya orang banyak dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku sosial antara individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Sosiologi adalah seperangkat proposisi yang memungkinkan untuk mensistematiskan pengetahuan, penjelasan dan peramalan tentang kehidupan sosial dan merumuskan hipotesis baru(Faia,1986). Sosiologi juga bertujuan mendeksripsikan masyarakat dan fungsinya sekonsisten mungkin

Wisesha_KPI 1/B_Pengantar Sosiologi_Tugas 1

1.     Pengertian  Sosiologi
Sejak kelahirannya ilmu ilmu sosial tida memiliki batasan atau definisi pokok bahasan yamg bersifat eksak.artinya yang berbeda dengan ilmu eksakta yang rumusannya telah pasti,rumusan dalam sosial bersifat tidak pasti karena titik beratnya pada perilaku manusia yang dinamis.selalu berubah dari waktu ke waktu.akan tetapi kajian tentang perilaku manusia dalam kehidupan sosial telah dikaji berdasarratan kan metodologi ilmiah dan memenuhi persyaratan sebagai kajian ilmu pengetahuan.kata sosiologi berasal dari kata latin sucius yang artinya temuan,dan kata bahasa yunani logos yang berarti cerita,diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours Dde Philosophie Positive".karangan August Comte(1798-1857).sosiologi muncul sejak ratusan,bahkan ribuan tahun yang lalu.namun sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat,sosiologi baru lahir kemudian di eropa yang sejak awal abad ke 19 dapat dikatakan sebagai pusat tumbuhnya peradaban dunia.

Sa'diah_PengantarSosiologi_tugas1_KPI_1/B


 1.      APAKAH SOSIOLOGI ITU?
Sosiologi menurut bahasa latin Socius yang berarti teman dan kata bahasa yunani Logos yang berarti cerita,diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul"cours de phillosophie positive"sosiologi bukanlah seperti ilmu eksak yang pasti,ilmu sosiologi tidak terbatas dan tidak terikat.

Januarti Nurul Aini_KPI 1B_Pengantar Sosiologi_Tugas 1

PENGANTAR SOSIOLOGI

A.APA ITU SOSIOLOGI?
Sejak kelahirannya,ilmu-ilmu sosial tidak memiliki batasan atau definisi pokok bahasan yang bersifat  eksak. Artinya, berbeda dengan ilmu eksakta yang rumusannya telah pasti, rumusan dalam ilmu social bersifat tidak pasti karena titik beratnya pada perilaku manusia yang dinamis, selalu berubah dar waktu ke waktu.

Dani.pengantar sosiologi.tugas 1

Nama : Dani
Kelas : KPI 1/A
NIM  : 11150510000037
1.Pengertian Sosiologi
Istilah sosiologi berasal dari kata Socius dan logos.Socius ( bahasa latin)berarti kawan dan logos(bahasa yunani)berarti kata atau berbicara.dengan demikian,ilmu sosiologi berarti ilmu yang berbicara mengenai masyarkat.sebagi bagian dari ilmu sosial,objek sosiologi adalah mayarakat.sosiologi memfokuskan diri pada hubungan-hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut di dalam masyarakat.masyarakat sebagi objek studi sosiologi menunjuk pada sejumlah manusia yang telah sekian lama hidup bersama dan mereka menciptakan berbagi peraturan pergaulan hidup sehingga membentuk kebudayaan.

Misbahul Anam KPI1/B_Pengantar Sosiologi_Tugas1

Nama : Misbahul Anam
NIM : 11150510000071
Kelas : KPI 1/B
A.    Pengertian Sosiologi
Kata sosiologi berasal dari kata latin socius yang artinya teman, dan dari bahasa yunani logos yang berarti cerita, di ungkapkan pertama dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophi Positive" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat, sosiologi baru lahir kemudian di eropa yang sejak awal abad ke-19 dapat dikatakana sebagai pusat tumbuhnya peradapan dunia. Saat itu para ilmuwan mulai menyadari pentingnya perlunya mempelajari kondisi dan perubahan social secara khusus. 

Fizna Sa'diyya Pengantar Sosiologi tugas 1

Nama: Fizna Sa'diyya

I.    DEFINISI SOSIOLOGI

Sejak masa Aristoteles, ilmu sosial tidak memiliki batasan/definisi pokok bahasan yang pasti karena titik berat ilmu sosial ada pada perilaku manusia yang dinamis, selalu berubah dari waktu ke waktu. Akan tetapi, kajian tentang perilaku manusia di dalam kehidupan sosial telah dikaji berdasarkan metodologi ilmiah dan memenuhi persyaratan sebagai kajian ilmu sosial.

Martini_PengantarSosiologi_Tugas1

PENGANTAR SOSIOLOGI
Sosiologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari bahasa Latin socius yang artinya teman atau masyarakat, dan logos dari bahasa Yunani yang berarti cerita atau ilmu pengetahuan. Jadi Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yag mempelajari tentang masyarakat. Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Oleh sebab itu, objek kajian sosiologi adalah masyarakat.

Shofia Nurwahidah _ KPI 1B _ Pengantar Sosiologi _ Tugas 1

PENGANTAR SOSIOLOGI
Shofia Nurwahidah
Komunikasi Penyiar Islam11150510000076

1. Pengertian sosiologi
Sosiologi merupakan salah satu ilmu yang brsifat eksak. Dimana ilmu yang sifatnya belum pasti karena titik beratnya berada pada perilaku manusia yang dinamis, selalu berubah dari waktu ke waktu. Sedangkan kajian tentang perilaku manusia tetaplah ilmu sosial.

Firda Nur Fildzah Pengantar Sosiologi Tugas 1

PENGANTAR SOSIOLOGI

Ilmu-ilmu sosial tidak memiliki batasan atau definisi yang pasti dan khusus sejak awal mulanya. Berbeda dengan ilmu eksakta yang rumusannya telah pasti, perilaku manusia yang dinamis atau yang selalu berubah dari waktu ke waktu menjadikan rumusan dalam ilmu sosial bersifat tidak pasti. Akan tetapi, kajian tentang perilaku manusia tetaplah ilmu sosial, sebab kajian tentang perilaku manusia di dalam kehidupan sosial telah dikaji berdasarkan metodologi ilmiah dan memenuhi persyaratan sebagai kajian ilmu pengatahuan.

Kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa Yunani logos yang berarti cerita, diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun lalu. Namun, sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat, sosiologi baru lahir kemudian di Eropa yang sejak awal abad ke-19 dapat dikatakan sebagai pusat tumbuhnya peradaban dunia. Saat itu para ilmuwan menyadari perlunya mempelajari kondisi dan perubahan sosial secara khusus. Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia.

Tokoh-tokoh utama di tahun-tahun awal perkembangan sosiologi Perancis, yakni Claude Henri Saint-Simon, Auguste Comte, dan Emile Durkheim. Saint-Simon lebih tua dari Comte. Comte bahkan pernah menjadi murid dan sekretaris Saint-Simon. Saint-Simon berperan penting dan baik terhadap pengembangan teori Sosiologi Konservatif maupun terhadap teori Marxian Radikal. Selain itu, banyak gagasan Saint-Simon yang terdapat dalam karya Comte, namun Comte mengembangkannya dengan cara yang lebih sistematis.

Comte adalah orang pertama yang menggunakan istilah sosiologi. Meski Erikson mengakui Comte menciptakan nama sosiologi, ia menentang pendapat bahwa Comte sebagi "nenek moyang" sosiologi ilmiah modern. Erikson menganggap Adam Smith dan Moralis Skotlandia adalah sumber sebenarnya dari sosiologi modern. Heilbron (1995) melukiskan Comte sebagai orang yang pendek (sekitar 5 kaki lebih 2 inci), bermata agak juling dan sangat gelisah dalam pergaulan khususnya di lingkungan wanita.

Minat Emile Durkheim terhadap sosialisme dijadikan bukti bahwa ia menentang pemikiran yang menganggapnya seorang konservatif, meski jenis pemikiran sosialismenya sangat berbeda dengan pemikiran Marx dan pengikutnya. Durkheim berpengaruh besar dalam pembangunan sosiologi, tetapi pengaruhnya tak hanya terbatas di bidang sosiologi saja. Sebagian besar pengaruhnya terhadap bidang lain tersalur melalui jurnal LL'annee Sociologicue yang didirikannya tahun 1898.

Terbentuknya teori sosiologi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan intelektual yang berperan sentral. Minat terhadap ilmu pengetahuan pun meningkat pesat, tak hanya di universitas, tetapi juga di dalam masyarakat pada umumnya. Pada revolusi industri, dalam sistem ekonomi kapitalisme menyebabkan pertentangan segelintir orang yang mendapat upah sangat besar, sementara sebagian lainnya yang bekerja keras hanya mendapat upah yang rendah. Pertentangan ini pula yang sangat memengaruhi para sosiolog. Yakni Marx, Weber, Durkheim, dan Simmel.

Marx adalah pendukung aktif penghancuran sistem kapitalisme dan hendak menggantikannya dengan sistem sosialis. Marx tak sendirian di tahun-tahun permulaan perkembangan teori sosiologi. Sebagian besar teoritisi, seperti Weber dan Durkheim, menentang sosialisme, yang diimpikan oleh Marx. Mereka lebih mengkhawatirkan sosialisme daripada kapitalisme.

Ada kecenderungan untuk menganggap sosiologi sebagai fenomena yang relative modern, semata-mata sebagai fenomena Barat. Abdul Rahman Ibnu Khaldun telah sejak lama melakukan studi sosiologi. Dalam mengajarkan tentang masyarakat dan sosiologi, IIbnu Khaldun menekankan pentingnya menghubungkan pemikiran sosiologi dan observasi sejarah. Menjelang kematiannya tahun 1400, Ibnu Khaldun telah menghasilkan sekumpulan karya yang mengandung berbagai pemikiran yang mirip dengan sosiologi zaman sekarang.

Menurut definisi ilmiah, teori sosiologi adalah seperangkat proposisi yang memungkinkan untuk mensistematiskan pengetahuan, penjelasan dan peramalan tentang kehidupan sosial dan merumuskan hipotesis baru.

Di dalam sosiologi, terdapat banyak teori, diantaranya Teori Konflik Sosial, Teori Marxian, Teori Konflik Ralf Dahrendorf, dan Teori Konflik Lewis Coser. Teori Konflik Sosial adalah salah satu perspektif di dalam sosiologi yang memandang masyarakat sebagai satu sistem yang terdiri dari bagian atau komponen yang mempunyai kepentingan yang berbeda-beda, dimana komponen yang satu berusaha menaklukkan kepentingan yang lain guna memenuhi kepentingannya atau memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Dari awal 1900-an hingga 1930-an teori Marxian terus berkembang, dan sebagian besar terlepas dari aliran utama teori sosiologi. Sebagai perkecualian adalah kemunculan aliran kritis atau aliran Frankfurt yang berasal dari Marxisme-Hegelian yang lebih awal. Gagasan teori Marxian berasal dari Felix J.Weil. Pada 3 Februari 1923 resmi berdiri Institut Riset Sosial di Frankfurt, Jerman (Jay, 1973;Wiggershaus, 1994). Setelah berdiri beberapa tahun sejumlah pemikir yang sangat terkenal dalam teori Marxian bergabung dengan aliran kritis ini-diantaranya Marx Horkheimer, Theodor Adorno, Erich Fromm, Herbert Marcuse, dan lebih belakangan, Jurgen Habermas.

Teori ketiga yakni Teori Konflik Ralf Dahrendorf. Menurut teori ini, masyarakat terintegrasi karena adanya kelompok kepentingan dominan yang menguasai masyarakat banyak. Teori dahrendorf justru mempunyai kritik asas teori Marx yang meyangkut dua hal, yakni Teori Marx mencampuradukkan antara teori sosiologi yang empiris (dapat diuji kebenarannya) dan konsep-konsep yang bersifat filosofis yang tidak dapat diverifikasi dengan fakta-fakta. Hal kedua adalah kapitalisme berubah bukan melalui revolusi sosial, akan tetapi melalui proses transformasi.

Teori yang keempat yakni, Teori Konflik Lewis Coser (1956) yang sering kali disebut teori fungsionalisme konflik, karena ia dengan jelas menekankan dengan mencoba menerangkan  konflik sosial di dunia menurut kerangka pandangan struktural-fungsional. Meski bermanfaat untuk melihat fungsi konflik, namun masih lebih banyak yang perlu dikaji tentang konflik ketimbang menganalisis fungsi positifnya itu.

Sumber :

  •  George Ritzer dan Douglas J. Goodman. 2010. Teori Sosiologi Modern, Edisi Keenam. Kencana Prenada Media Group
  • Elly M. Setiadi dan Usman Kolip. 2011. Pengantar Sosiologi, Edisi Pertama. Kencana Prenada Media Group

tuti_Pengantar Sosiologi-tugas1

TUGAS SOSIOLOGI
Nama : Tuti Awaliyah
Nim : 11150510000033
·         Pengertian
Sosiologi berasal dari dua kata yaitu socius (masyarakat) dan logos (ilmu) , yang jika digabungkan menjadi ilmu yang mempelajari ilmu kemasyarakatan. Ilmu sosiologi sendiri mempunyai beberapa sifat yang diketahui yaitu :
v  Rasional

AisyahYuliYanthi_KPI1B_Pengantarsosiologi_Tugas1


Sivaul Fuadah- Pengantar Sosiologi- Tugas1


Sivaul Fuadah -  11150510000014 – KPI 1A - Pengantar Sosiologi - Tugas I
A.    PENGERTIAN SOSIOLOGI

Istilah sosiologi pertama kali dicetuskan oleh seorang filsuf asal Perancis bernama Auguste Comte dalam bukunya Cours de la Philosovie Positive. Orang yang dikenal dengan bapak sosilogi tersebut  menyebut sosiolog adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Kata sosiologi sebenarnya berasal dari bahasa Latin yaitu 'socius' yang berarti teman atau kawan dan 'logos' yang berarti ilmu pengetahuan.Disebutkan oleh Auguste Comte di atas yang menyatakan sosiologi merupakan ilmu pengetahuan. Sebuah pengetahuan dikatakan sebagai ilmu apabila mengembangkan suatu kerangka pengetahuan yang tersusun dan teruji yang didasarkan pada penelitian yang ilmiah. Sosiologi dapat dikatakan sebagai ilmu sejauh sosiologi mendasarkan penelaahannya pada bukti-bukti ilmiah dan metode-metode ilmiah.

RezkaDwiF_PengantarSosiologi_KPI1/B_Tugas1

ApakahSosiologiitu?
Sosiologiadalahilmusosialbersifattidakpastikarnatitikberatnyapadaperilakumanusia yang dinamisselaluberubahubahdariwaktukewaktu,ilmusosiologitidaksepertiiilmueksak yang selaluberkaitandanselalupasti,akantetapihalinibukanberarti para pembelajarsosiologitidakmemilikikepastiandalammembahassosiologi.menurut para ahlisosiologiyaitusebagaisalahsatucabangilmupengetahuansosial yang mempelajaritentangpolapolahubunganantaramanusiadanmanusiabaiksecaraindividumaupunsecarakelompok,yangberakibatpadalahirnyapolapolasosial yang diantaranya:nilainilai,normanorma,dankebiasaan yang dialamiolehmanusiadidalamkelompoktersebut.

Nur Baeti_KPI 1B_Pengantar Sosiologi_Tugas1

PENGERTIAN  SOSIOLOGI
            Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pergaulan hidup antara seseorang dengan seseorang ,perseorangan dengan golongan atau golongan dengan golongan.Dengan demikian terdapat dua unsur pokok dalam sosiologi ,yaitu manusia dan hubungan sosial (masyarakat).Terdapat berbagai pendapat tentang kedudukan individu dan masyarakat ini.Disatu sisi pihak ada yang berpendapat bahwa masyarakat lebih dominan dari pada individu.Sementara itu terdapat pendapat yang mengambil posisi tengah yang mengatakan bahwa antara individu dan masyarakat terjadi proses saling mempengaruhi.Sosiologi merupakan cabang ilmu sosial yang dahulunya berinduk pada ilmu filsafat,dengan demikian pokok-pokok pikiran sosiologi tidak bisa terlepas dari pemikiran para ahli filsafat yang mengkaji tentang masyarakat.

Nurul Azka_KPI 1/B_Pengantar Sosiologi_Tugas 1

Pengantar Sosiologi
1) Apa itu Sosiologi?
Sosiologi sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan social yang mempelajari tentang pola-pola hubungan antara manusia dan manusia, baik secara individu maupun secara kelompok yang berakibat pada lahirnya pola-pola social, diantaranya : nilai-nilai, norma-norma, dan kebiasaan yang dianut oleh manusia di kelompok tersebut. Kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang artinya teman, dan kata bahasa Yunani logos yang berarti cerita, diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857).

SinarMegaNuraniPutri_PengantarSosiologi_KPI1B_Tugas1

APAKAH SOSIOLOGI ITU?

Sosiologi adalah ilmu sosial yang tidak memiki batasan atau definisi pokok bahasan yg bersifat eksak, artinya berbeda dengan ilmu yang rumusannya telah pasti selalu berubah ubah dari waktu ke waktu. Kondisi yang sama juga ditemukan pada kajian dalam sosiologi karna itu,sampai saat ini tidak ada batasan yang pasti dan baku tentang apa yang dimaksud dengan sosiologi. Akan tetapi hal ini bukan berarti para pembelajar sosiologi tidak memiliki kepastian dalam membatasi sosiologi. Sebab ada titik temu dari berbagai definisi sosiologi yang dikemukakan para ahli. Kata sosiologi berasal dari kata latin socius yang artinya teman dan kata bahasa yunani logos yang berarti cerita. Diungkapkan pertama kali dalam buku yang berjudul "Course de Philosophie Positive"

TOKOH TOKOH SOSIOLOGI

1.AUGUSTE COMTE

Auguste Comte lahir di Montpelier, prancis ,pada tanggal 19 Januari 1798. Orangtuanya berasal dari kelas menengah dan akhirnya sang ayah meraih posisi sebagai petugas resmi pengumpul pajak lokal. Ia dan seluruh mahasiswa seangkatannya dikeluarkan dari Ecole Polytechnique karna gagasan politik dan pembakangan mereka. Pemberhentian ini berdampak buruk pada karier akademik Comte, meskipun ia seorang mahasiswa yang cerdas. Comte menikah dengan Caroline Massin perkawinan yang berlangsung dari tahun 1825 sampai dengan 1842. Pada tahun 1851 ia menyelesaikan 4 jilid buku yang lebih bertujuan praktis, setelah tahun 1838 ia mulai mengembangkan gagasan anehnya tentang reformasi masyarakat yang dipaparkan dalam buku sisteme de politique positive. Pada akhirnya Comte memang mendapatkan banyak pengikut di prancis maupun di sejumlah negara lain karna banyak dipengaruhi oleh latar belakang katoliknya.

2.KARL MARX

Karl Marx sangat dipengaruhi oleh filsuf Jerman G.W.F.Hegel(1770-1831) ,ia berpendidikan di universitas Berlin yang dibentuk oleh gagasan gagasan Hegel maupun oleh perpecahan yang berkembang diantara para pengikut Hegel setelah ia meninggal dunia. Feurbach Ludwig Feuerbach(1804-1872) adalah jembatan penting antara Hegel dan Mark. Mark, Hegel dan Feuerbach. Mark dipengaruhi sekaligus bersikap kritis terhadap Hegel maupun Feruebach. Mark, mengikuti Feurbach, bersikap kritis terhadap filsafat idealis Hegel. Mark juga dipengaruhi oleh gambaran ekonomi politis tentang kejamnya sistem kapitalis dan eksploitasi buruh.

 

 

 

3.WEBER DAN MARK

Menyatakan bahwa teori teori awal sosiologi besar German, Mark Weber, berkembang "dalam perdebatan panjang dan melelahkan dengan hantu Marks" (1945:596). Weber memang cenderung memandang Marks dan kaum marxis pada jamannya sebagai determins ekonomi yang menawarkan teori sebab tunggal kehidupan sosial. Salah satu contoh determinisme ekonomi yang tampaknya paling tidak disukai weber adalah pandangan bahwa ide hanyalah reflexi dari kepentingan material.

 

4.EMILE DURKHEIM

Dia dipandang sebagai pewaris tradisi pencerahan karna penekannya pada ilmu pengetahuan dan reformisme sosial. Namun begitu durkheim juga dipandang sebagai pewaris tradisi konservatif, secara politis durkheim berhaluan liberal, Durkheim mengembangkan konsep tersendiri tentang pokok bahasan sosiologi dan selanjutnya mengujinya dengan studi empiris.

5.GEORGE SIMMEL

GeorgeSsimmel adalah rekan sejawat weber dan sesama pendiri masyarakat sosiologi Jerman. Simmel adalah seorang teoretisi sosiologi yang tidak lazim. Simmel justru terkenal karna karyanya tentang isus isu sekala kecil, khususnya tindakan dan interaksi individu.pada awalnya ia terkenal karna pemikirannya, yang berasal dari filsafat kantian, tentang bentuk bentuk interaksi misalnya konflik.

TEORI TEORI DASAR  SOSIOLOGI

Pencerahan adalah periode perkembangan intelektual dan perubahan pemikiran filsafat yang luar biasa. Pemikir terkemuika yang dikaitkan dengan pencerahan diantaranya adalah filsuf prancis Charles Montezquieu, kita melihat lahirnya penerapan metode ilmiah kedalam isu isu sosial. Secara keseluruhan pencerahan ditandai oleh keyakinan bahwa orang dapat memahami dan mengontrol semesta raya dengan rasio dan penelitian empiris. Pembentukan sosiologi sebagai suatu disiplin ilmu. Di sisi teori Konservatif, Saint-Simon ingin mempertahankan kehidupan masyarakat seperti apa adanya, tetapi ia tak ingin kembali ke kehidupan seperti Abad Pertengahan.

DAFTAR PUSTAKA

< George Ritzer dan Douglas J. Goodman. 2010. Teori Sosiologi Modern, Edisi Ke-6. Prenada Media Group

< George Ritzer dan Douglas j. Goodman. 2010 Teori Sosiologi Modern,edisi ke-7.Prenada Media Group

Taliatriananda_pengantarsosiologi_KPI1B_Tugas1

·         SOSIOLOGI

Sosiologi berasal dari kata latin yaitu  SOCIUS yang artinya teman,dan kata bahasa Yunani yaitu  LOGOS  yang berarti cerita.Diungakpakan pertama kali dalam buku yang berjudul"COURSE DE PHILOSOPHIE POSITIVE".Ilmu Sosiologi adalah ilmu ilmu sosial yang tidak memiliki batasan batasan atau defini pokok bahasan yang bersifat eksak,artinya berbeda dengan ilmu yang rumusannya telah pasti selalu berubah dari waktu ke waktu.kondisi yang sama juga ditemukan pada kajian dalam sosiologi.karna itu sampai saat ini tidak ada batasan yang pasti dan baku tentang apa yang dimaksud sosiologi.

 

·         TOKOH TOKOH SOSIOLOGI

1.GEORG SIMMEL,George Simmel adalah rekan sejawat weber dan sesama pendiri masyarakat sosiologi German,Simmel adalah seorang teoretisi sosiologi yang tidak lazim.gagasan gagasan Simmel begitu berpengaruh diChicago terutama karna sejumlah tokoh dominan pada tahun tahun awal kehadiran mazhab chicago,seperti Abiond Small dan Robert Park.Simmel justru dikenal karna karyanya tentang isu isu sekala kecil khususnya tindakan dan interaksi individu pada awalnya terkenal karna pemikirannya yang berasal dari filsafat kantian,tentang bentuk bentuk interaksi dan tipe tipe interaksi dan tipe tipe orang yang berinteraksi,Simmel juga memberikan perhatian pada isu isu sekala besar yang mirip dengan obsersi Mark dan Webber,ia pun menulis serangkaian essai yang terkesan sederhana tentang topik topik menarik seperti kemiskinan,pekerja seks komersial,sihemat dan sijadikan penyebaran gagasan gagasan simmel jauh lebih mudah diterima.

2.AUGUSTE COMTE,Comte lahir di Monpelier Prancis pada tanggal 19 Januari 1798,meskipun ia mahasiswa yang cerdas comte tidak pernah mendapatkan ijazah dari Ecole Polytechnique University karna gagasan politik dan pembangkangan comte dan teman seangkatannya. Pada tahun 1817 ia menjadi sekretaris dan anak angkat Claude Henri Saint-Simon, seorang filsuf yang 40 tahun lebih tua dari Comte. Comte menikah dengan Caroline Massin yang berlangsung dari tahun 1825-1842. Pada tahun 1837 Comte mendapatkan posisi tambahan sebagai penguji ujian masuk. Ia juga mengerkan 6 jilid karya yang melambungkan namanya, Cours de Philopshopie Positive yang terbit pada tahun 1842 (jilid pertama terbit pada tahun 1830) pada tahun1851 ia menyelesaikan 4 jilid buku yang lebih bertujuan peraktis, setelah tahun 1838 ia mulai mengembangkan gagasan anehnya tentang revormasi masyarakat yang dipaparkan dalam buku Systeme de Politique Positive. Pada akhirnya Comte meang mendapatkan banyak pengikut diperancis. Comte wafat pada 5 september1857.

3. EMILLE DURKHEIM,Durkheim dipandang sebagai pewaris tradisi pencerahan karna penekanannya pada ilmu pengetahuan dan reformisme pengetahuan sosial,secara polits Durkheim berhaluan liberal,namun secara intelektual ia mengambil posisi yang lebih konservatif.

4.KALL MARX,Pendidkan Marx di universitas berlin dibentuk oleh gagasan gagasan Hegel maupun oleh oerpecahan yang berkembang diantara para pengikut Hegel setelah ia meninggal dunia,Marx juga dipengaruhi oleh gambaran ekonomi politis tentang kejamnya sistem kapitalis dan exploitasi buruh,Marx bukanlah sosiolog dan tidak mengaggapnya demikian.

5.Webber dan Marx,Webber dan Marx menyatakan bahwa teori teori awal sosiolog besar german,Max Webber berkembang dalam perdebatan panjang dan melelahkan dengan hantu marx.Webber memang cenderung memandang marx dan kaum marxis pada jamannya sebagai determinis ekonomi yang menawarkan teori sebab tunggal kehidupan sosial.

·         TEORI TEORI DASA1 SOSIOLOGI

Fokus utama teori sosiologi adalah kekuatan keuatan intelektual yang berperan besar dalam teori sosiologi di duinia nyata,sudah barang tentu faktor intelektual tidak dapat dipisahkan dari kekuatan sosial.Bagi para pengamat,pencerahan adalah sebuah perkembangan paling penting bagi evolusi sosiologi(hawthorn,1976;hughes,martin dan sharrock,1995;nisbet,1967;zeitlin,1996)

Pencerahan adalah periode perkembangan intelektual dan perubahan pemikiran filsafat yang luar biasa.pemikir terkemuika yang dikaitkan dengan pencerahan diantaranya adalah filsuf prancis Charles Montezquieu(1689-1755)dan Jean Jac Ques Rousseau(1712-1778),Kita melihat lahirnya penerapan metode ilmiah kedalam isu isu sosial.Secara keseluruhan pencerahan ditandai oleh keyakinan bahwa orang dapat memahami dan mengontrol semesta raya dengan rasio dan penelitian empiris. Pembentukan sosiologi sebagai suatu disiplin ilmu.Di sisi teori Konservatif, Saint-Simon ingin mempertahankan kehidupan masyarakat seperti apa adanya, tetapi ia tak ingin kembali ke kehidupan seperti Abad Pertengahan.

Resume ini diresensi dari buku:

*George Ritzer dan Douglas J. Goodman. 2010. Teori Sosiologi Modern, Edisi Ke-6. Prenada Media Group .

*George Ritzer dan Douglas j. Goodman. 2010 Teori Sosiologi Modern,edisi ke-7.Prenada Media Group.

 

 

 

Cari Blog Ini