Rabu, 20 Maret 2013

prespektif psikologi sosial_Fevi Salehah_tugas ke 2

Perspektif psikologi sosial
Ada empat perspektif dalam psikologi sosial yaitu:
A.    Perilaku (behavioral perspectives)
B.     Kognitif (cognitive perspectives)
C.     Sruktural (structural perspectives)
D.    Interaksionis (interactionis perspectives)
1.      Perspektif prilaku (Behavioral perspectives)
Pendekatan ini awalnya diperkenalkan oleh John B.Watson (1941, 1919). Pendekatan ini cukup menyimpan banyak perhatian psikologi diantara tahun 1920 sampai 1960-an. Watson menyarankan agar pendekatan ini tidak sekedar pendekatan alternatif  bagi pendekatan instinktif dalam memahami perilaku sosial, tetapi juga merupakan alternatif  lain yang juga memfokuskan pada fikiran, kesadaran, ataupun imajinasi.  Tingkah laku sosial dipandang sebagai suatu hasil atau akibat dari proses akal.

Perspektif Psikologi Sosial_Rizka Arfeini_Tugas2

       Berbagai alternatif yang berkembang dari kedua pendekatan tersebut kemudian memunculkan berbagai  perspektif dalam psikologi sosial - seperangkat asumsi dasar tentang hal paling penting yang bisa dipertimbangkan sebagai sesuatu yang bisa digunakan untuk memahami perilaku sosial. Ada empat perspektif, yaitu : stuktural (structural perspectives), kognitif (cognitive perspectives), dan interaksionis (interactionist perspectives), perilaku (behavioral perspectives)
      Perspektif perilaku dan kognitif  lebih banyak digunakan oleh para psikolog sosial yang berakar pada psikologi. Mereka sering menawarkan  jawaban yang berbeda atas sebuah pertanyaan : "Seberapa besar perhatian yang seharusnya diberikan oleh para psikolog sosial pada kegiatan mental dalam upayanya memahami perilaku sosial?".

pandangan hidup sistem_taufik ramadhan_tugas ke 1

Pandangan Hidup Sistem
Visi ini melampaui batas-batas konseptual dan disiplin yang ada dewasa ini dan  akan dicari disetiap lembaga baru. Pada saat ini tidak ada kerangka yang telah mapan baik bersifat konseptual maupun institusional, yang akan membantu perumusan pradigma baru, tetapi garis-garis besar kerangka semacam itu telah dibentuk oleh banyak pribadi, komunitas, dan jaringan yang mengembangkan cara-cara baru untuk memikirkan dan mengorganisasi diri mereka sendiri sesuai dengan prinsip-prinsip baru.

Perspektif Psikologi Sosial_Siti Nuraini_2


Pengertian
 kognitif adalah adalah bagaimana anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek dan kejadian-kejadian di sekitarnya. Hal tersebut diutarakan oleh oleh Piaget (Hetherington & Parke, 1975). Pieget memandang bahwa anak memainkan peran aktif di dalam menyusun pengetahuannya mengenai realitas, anak tidak pasif menerima informasi. Selanjutnya walaupun proses berpikir dan konsepsi anak mengenai realitas telah dimodifikasi oleh pengalamannya dengan dunia sekitarnya, namun anak juga aktif menginterpretasikan informasi yang ia peroleh dari pengalaman, serta dalam mengadaptasikannya pada pengetahuan dan konsepsi.         

Selasa, 19 Maret 2013

Model Biomedis_Mia MAisyatur R_Tugas 1


Model biomedis terbentuk dari pemikiran Descartes pada pemikiran kedokteran yang membentuk landasan konseptual kedokteran ilmiah modern. Tiga abad setelah Descartes, ilmu kedokteran, sebagaimana ditulis oleh George Engel, masih didasarkan atas " pengertian tubuh sebagai mesin, dan penyakit sebagai konsekuensi rusaknya mesin, dan tugas dokter memperbaiki mesin itu. Hal yang menjadi kelemahan paling serius dari pendekatan biomedis adalah ketika ilmu kedokteran tidak lagi mampu berhadapan dengan fenomena penyembuhan. Alasan dari tidak dimasukkannya biomedis kedalam fenomena penyembuhan karena peyembuhan merupakan suatu fenomena yang tidak dapat dipahami dalam pengertian reduksionis.

Pandangan Hidup Sistem_Nurul Vivi_tugas ke-1

Pandangan Hidup Sistem
Suatu biologi memandang suatu organisme sebagai suatu sistem hidup dan bukannya sebagai suatu mesin. Pandangan sistem melihat dunia dalam pengertian hubungan dan integritas. Sistem adalah keseluruhan yang terintegrasi yang sifat-sifatnya tidak dapat direduksi menjadi sifat-sifat unik yang kecil. Pendekatan sistem tidak memusatkan pada balok-balok bangunan dasar atau zat-zat dasar melainkan lebih menekankan pada prinsip-prinsip organisasi dasar. Contoh-contoh sistem semacam ini terdapat di alam raya. Setiap organisme dari bakteri yang paling kecil, bermacam-macam tumbuh-tumbuhan dan binatang, hingga manusia merupakan suatu keseluruhan yang terintegrasi dan dengan demikian berarti sebuah sistem yang hidup. Sel-sel itu merupakan sistem yang hidup, dan begitu pula berbagai jaringan dan organ tubuh; otak manusia merupakan satu contoh sistem hidup yang paling kompleks. Namun, sistem itu tidak terbatas pada organisme individual dan bagian-bagiannya. Aspek-aspek kesluruhan yang sama juga ditunjukkan oleh sistem-sistem sosial semacam komunitas semut, sarang lebah, atau keluarga manusia dan juga ditunjukkan oleh ekosistem yang terdiri atas berbagai organisme dan benda mati dalam suatu interaksi timbal-balik.

Persepektif Psikologi Sosial_ M.IRHAMNI

M.IRHAMNI
PMI 4
Interaksi sebagai sebuah kejadian ketika suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang terhadap individu lain diberi ganjaran atau balasan atau hukuman dengan menggunakan suatu tindakan oleh individu lain yang menjadi pasangannya.
Sebuah konsep yang dikemukakan oleh Homans ini mengandung pengertian bahwa interaksi adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam interaksi merupakan suatu stimulus bagi tindakan individu lain yang menjadi pasangannya.
Sedangkan menurut Shaw, ia mendefinisikan bahwa interaksi adalah suatu pertukaran antarpribadi yang masing- masing orang menunjukkan perilakunya satu sama lain dalam kehadiran mereka, dan masing- masing perilaku saling mempengaruhi satu sama lain.

Teori Dasar Psikologi Sosial_Syifa Thoyyibah_2

Teori-teori awal yang dianggap mampu menjelaskan perilaku seseorang, difokuskan pada dua kemungkinan  :
1)      Perilaku diperoleh dari keturunan dalam bentuk instink-instink biologis - lalu dikenal dengan penjelasan "nature" 
2)      Perilaku yang diperoleh bukan dari keturunan melainkan diperoleh dari hasil pengalaman selama kehidupan mereka - dikenal dengan penjelasan "nurture". 
Penjelasan "nature"dirumuskan oleh ilmuwan Inggris Charles Darwin pada abad kesembilan belas di mana dalam teorinya dikemukakan bahwa semua perilaku manusia merupakan serangkaian instink yang diperlukan agar bisa bertahan hidup. Mc Dougal sebagai seorang psikolog cenderung percaya bahwa seluruh perilaku sosial manusia didasarkan pada pandangan ini (instinktif).

Sistem Sosial dalam Psikologi Sosial

Nama : Nur Fajrina (PMI 4)
NIM     : 1111054000009
Teori Struktural
Teori struktural di kemukakan oleh Emile Durkheim. Yang mana Emile Durkheim berpandangan bahwa struktur sosial itu terdiri dari norma-norma dan nilai-nilai dan melalui sosialisasi kita mempelajari defenisi-defenisi normatif ini, hanya melalui proses ini yang membuat anggota-anggota masyarakat menjalankan kehidupan sosial mereka. Bagi Durkheim walaupun kita mungkin menganggap dapat memilih perilaku tertentu untuk berinteraksi dengan orang lain, dalam realitasnya pilihan sebenarnya sudah disediakan oleh sistem nilai dan sistem norma untuk kita. Durkheim mengungkapkan bahwa pencapaian kehidupan sosial manusia dan eksistensi keteraturan sosial dalam masyarakat yang disebut Solidaritas Sosial, dimantapkan oleh sosialisasi, yang melalui proses tersebut manusia secara kolektif belajar standar-standar atau aturan-aturan perilaku.

Senin, 18 Maret 2013

Perspektif teori sosiologi untuk komunikasi_Saddam Husen_Tugas1

Perspektif teori sosiologi untuk komunikasi
I.                   Pendahuluan
Menurut  Bungin (2006:17),  bahwa asal mula kajian komunikasi dalam sosiologi bermula dari akar tradisi pemikiran Karl Marx, dimana Marx sendiri termasuk pendiri sosiologi yang beraliran Jerman. Gagasan-gagasan awal Marx tidak pernah lepas dari pemikiran Hegel. Sementara Hegel memiliki pengaruh yang kuat terhadap Marx.
Menurut Ritzer sebagaimana dikutip Bungin, pemikiran Hegel yang paling utama adalah ajarannya tentang dialektika dan idealisme. Dialektika dipahami sebagai cara berpikir yang mana menekankan arti pentingnya suatu proses, hubungan, dinamika, konflik dan kontradiksi. Dialektika juga dipahami oleh Hegel sebagai bagian yang berhubungan satu dengan lainnya. Ternyata berawal dari pengajarannya tentang dialektika/hubungan inilah lalu kemudiannya timbullah gagasan-gagasan tentang komunikasi. Gagasan-gagasan ini, oleh Jurgen Habermas disebut dengan tindakan komunikasi (interaksi). selanjutnya Bungin (2006 : 19) juga menyebutkan bahwa ternyata sosiologi telah menaruh minat pada persoalan komunikasi. Sejak Auguste Comte memperkenalkan istilah dinamika sosial, lalu konsep kesadaran kolektif oleh Emile Durkheim, interaksi sosial versi Karl Marx, tindakan komunikatif dan teori komunikasi dari Jurgen Habermas merupakan titik awal munculnya sosiologi komunikasi.

Prespektif dalam Psikologi sosial_Ahmad Afandi_tugas2

Prespektif Psikologi Sosial
Ada kalanya  Kita sering berpikir bahwa yang namanya dunia psikologi adalah dunia yang berkaitan dengan persoalan perasaan, motivasi, kepribadian, dan yang sejenis- nya. Dan kalau berpikir tentang sosiologi, secara umum cenderung memikirkan persoalan kemasyarakatan. Kajian utama psikologi adalah pada persoalan keprib- adian, mental, perilaku, dan dimensi-dimensi lain yang ada dalam diri manusia sebagai individu. Sosiologi lebih mengabdikan kajiannya pada budaya dan struk- tur sosial yang keduanya mempengaruhi interaksi, perilaku, dan kepribadian. Kedua bidang ilmu tersebut bertemu di daerah yang dinamakan psikologi sosial.

Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa_ Sita Mawarni_Tugas 1

 Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa_ Tugas 1

A.    Pendahuluan
            Pitirim A. Sorokin menjelaskan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hal-hal seperti: Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial. Misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dan gerak masyarakat dengan politik. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala-gejala nonsosial. Misalnya gejala geografis dan gejala biologis. Ciri-ciri umum daripada semua jenis gejala-gejala sosial.
Komunikasi massa adalah proses komunikasi yang dilakukan melalui media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk menyampaikan sebuah informasi kepada khalayak luas. Adapun keterkaitan antara teori komunikasi massa dengan teori sosiologi yaitu ketika berbicara tentang bagaimana tatanan sosial di dalam masyarakat, dan bagaimana keterlekatan individu dalam berbagai unit sosial. [1]

Pandangan Hidup Sistem_M.Imamudin Arya_Tugas 1 _PMI 6

Nama  : M.Imamudin Arya
Nim     : 111005400013
Jurusan : Pengembangan Masyarakat Islam

Pandangan Hidup Sistem
Visi ini melampaui batas-batas konseptual dan disiplin yang ada dewasa ini dan  akan dicari disetiap lembaga baru. Pada saat ini tidak ada kerangka yang telah mapan baik bersifat konseptual maupun institusional, yang akan membantu perumusan pradigma baru, tetapi garis-garis besar kerangka semacam itu telah dibentuk oleh banyak pribadi, komunitas, dan jaringan yang mengembangkan cara-cara baru untuk memikirkan dan mengorganisasi diri mereka sendiri sesuai dengan prinsip-prinsip baru.

TEORI STRUKTURALIS (PENDEKATAN INSTITUSIONAL)_NANDA CAHAYA FEBRIANA_PERTEMUAN2

TEORI STRUKTURALIS(PENDEKATAN INSTITUSIONAL)
NANDA CAHAYA FEBRIANA(1110051000141)
SOSIOLOGI KOMUNIKASI MASSA
I.       Pendahuluan
Dalam sejarah dan perkembangan Ilmu Sosiologi kita mengenal banyak paham dan teori-teori yang bermunculan. Teori-teori tersebut lahir dari pemikir-pemikir yang dipengaruhi oleh pemikir yang sebelumnya mendominasi Ilmu Sosiologi. Salah satu teori yang bermunculan dalam Ilmu Sosiologi adalah Teori Strukturalisme. Sebelum membahas jauh tentang Strukturalisme, ada baiknya kita sedikit melihat kebelakang mengenai teori structural-fungsional yang muncul di Amerika. Tokoh yang menjadi bapak dari teori ini adalah Talcott Parsorns. Dalam buku yang berjudul The Social system karya Barber tahun 1994 dikatakan bahwa Parsons memiliki kencendrungan pada struktur masyarakat dan pada antarhubungan berbagai struktur itu. Berbagai stuktur itu dapat dilihat dari saling mendukung dan cenderung menuju pada keseimbangan yang dinamis.

teori strukturalisme_Susi Aryani_pertemuan ke-2

Nama: Susi Aryani
Kelas: KPI 6 F
NIM: 1110051000175
TEORI STRUKTURALISME
       I.            PENDAHULUAN
            Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial ( norma-norma sosial), lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok sosial, serta lapisan-lapisan sosial atau stratifikasi sosial.
            Stratifikasi sosial[1] adalah perbedaan anggota masyarakat berdasarkan status yang dimilikinya. Menurut Pitirim A. Sorokin stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokkan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang bertingkat, kelas tinggi, menengah, dan rendah.
            Strukturalisme[2] adalah sebuah teoru yang memusatkan perhatiannya pada struktur. Struktur disini adalah struktur linguistik bukan struktur sosial. Teori strukturalisme lahir dari perkembangan studi ilmu bahasa (linguistik).

Teori strukturalisme, daniella putri islamy kpi6f

TEORI STRUKTURALISME
 (PENDEKATAN INSTITUSIONAL)

Daniella Putri Islamy (111051000176) KPI VI F

1.      Pendahuluan
Pada tahun 1966 adalah tahun memancarnya struktualisme di Eropa, khususnya Perancis. Strukturalisme adalah paham atau pandangan yang menyatakan bahwa semua masyarakat dan kebudayaan memiliki suatu struktur yang sama dan tetap.[1] Strukturalisme juga sebuah pembedaan secara tajam mengenai masyarakat dan ilmu kemanusiaan, khususnya terjadi di Perancis pada tahun 1950 hingga 1970. Strukturalisme berasal dari bahasa Inggris, structuralism; latin struere yang artinya membangun, serta structura yang artinya bangunan.[2] 

teori strukturalisme_Quinn Rizqy_tugas ke 2

Teori Strukturalis

Pada mata kuliah sosiologi komunikasi massa kita banyak membahas tentang beberapa
macam teori-teori di dalamnya. Salah satu teori dari ilmu sosiologi yaitu "Teori Strukturalisme".
Strukturalisme merupakan suatu gerakan pemikiran filsafat yang mempunyai pokok pikiran bahwa semua masyarakat dan kebudayaan mempunyai suatu struktur yang sama dan tetap.

EKOMAN_1_LILIS_YUNENGSIH_PMI

Nama  : Lilis Yunengsih
Nim     : 111005400005
Jurusan : Pengembangan Masyarakat Islam
Menuju Zaman Surya
Pandangan hidup sistem merupakan suatu landasan yang kuat tidak hanya bagi ilmu-ilmu perilaku dan kehidupan melainkan juga bagi ilmu-ilmu sosial, terutama ilmu ekonomi. Semua persoalan ekonomi kita dewasa ini sebenarnya merupakan persoalan-persoalan yang sistematik yang tidak lagi dapat dipahami.
Para ekonom konvensional, baik neoklasik, Marxis, Keynestian, atau pasca Keynestian, pada umumnya kurang memiliki suatu perspektif ekologis. Para ekonom cenderung memisahkan ekonomi dari struktur ekologis yang melingkupinya, dan cenderung menggambarkannya dalam pengertian model-model teoritis yang sederhana dan sangat tidak realistik. Sebagian besar dari konsep dasar mereka, yang didefinisikan secara sempit dan digunakan tanpa konteks ekologis yang terkait, tidak lagi tepat untuk memetakan aktivitas-aktivitas ekonomi dalam sebuah dunia yang secara fundamental saling tergantung.

Gelombang Yang Berbalik_Badzlia Rusydina F_Tugas 1

Nama                          : Badzlia Rusydina Framutami
Judul                          : Gelombang yang berbalik
Jurusan                      : PMI VI / 6
Fakultas                     : Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah jakarta
Pada awal dua dasawarsa terakhir abad kedua puluh, kita menemukan diri kita berada dalam suatu krisis global yang serius, yaitu suatu krisis kompleks yang multidimensional yang segi-seginya menyentuh setiap aspek kehidupan kesehatan dan mata pencaharian, kualitas lingkungan, dan hubungan sosial, ekonomi, teknologi, dan politik. Krisis ini merupakan krisis dalam dimensi-dimensi intelektual, moral, dan spiritual; suatu krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam catatan sejarah umat manusia. Untuk pertama kalinya kita dihadapkan pada ancaman kepunahan ras manusia yang nyata dan semua bentuk kehidupan di planet ini.

Teori fungsional struktural_Nyimas Ayu_Tugas2

Teori fungsional struktural berkembang dari pardigma fakta sosial dalam teori sosiologi, Dimana menempatkan sosiologi pada alam kenyataan yang terjadi di lapangan kemasyaratan. Hal ini kemudian
menempatkn sosiologi untuk menguraikan kontruksi mekanisme sosial yang telah ada unuk dirangkum dalam sebuah teori. Atau bisa dikatakan paradigma ini berupaya meneoritisikan sebuh kejadian di ranah sosial
kemasyarakatan. Ciri-ciri utama Fakta Sosial yang dimaksud adalah:

Teori Strukturalisme (Pendekatan Institusional)_Tasha Helmi Mahindria_Tugas2

TEORI STRUKTURALISME (PENDEKATAN INSTITUSIONAL)
TASHA HELMI MAHINDRIA (NIM 1110051000177)
KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM VI/F
A.      Pendahuluan
Secara etimologis struktur berasal dari bahasa latin Structure yang berarti bentuk atau bangunan. Sedangkan kata struktur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah (1) cara sesuatu disusun atau dibangun; susunan; bangunan; (2) yang disusun dengan pola tertentu; (3) pengaturan unsur-unsur dari suatu benda; (4) ketentuan unsur-unsur dari suatu benda; (5) Ling pengaturan pola dalam bahasa secara sintagmatis[1]. Jadi, struktur merupakan suatu bentuk atau bangunan yang tersusun.

Kebuntuan ilmu ekonomi_NurHandayani_Tugas1

Nama : Nur Handayani, Pengembangan Masyarakat Islam (VI) BAB 7 KEBUNTUAN ILMU EKONOMI

Dalam abad kita tendensi untuk mencontoh konsep dan teori ilmiah menurut fisika a la Newton semacam ini telah menjadi suatu rintangan berat dalam banyak bidang, tetapi barangkali yang paling banyak adalah
ilmu-ilmu social. Ilmu social secara tradisional telah dianggap sebagai yag "terlunak" diantara ilmu-ilmu yang lain, dan ilmuan social telah mencoba dengan sangat keras untuk memperoleh kehormatan dengan
cara mengadopsi paradigm a la Descartes dan metode-metode fisika a la Newton. Namun demikian, kerangka a Ia Descartes seringkali sangat tidak cocok untuk fenomena-fenomena yang mereka telah menjadi semakin realistik.

Teori Struktural (Pendekatan Institusional), Anjar Sukmawati Maurie, Pertemuan 2

Teori Struktural (Pendekatan Institusional)
Tugas Ke-2
Teori struktural memandang bahwa setiap bahasa memiliki strukturnya sendiri (berbeda dengan teori tradisional yang menganggap bahwa semua bahasa mesti berciri seperti bahasa Latin dan Yunani kuno). Teori ini pusat perhatiannya adalah bunyi, maka definisi bahasa, ditinjau dari kacamata teori struktural, adalah ujaran, sedangkan bentuk-bentuk lain selain ujaran, termasuk tulisan, bukanlah bahasa. Sebab itu, teori ini punya jasa besar dalam kajian sistem bunyi bahasa; selain itu, morfologi juga mendapat porsi riset yang besar – sintaksis belum dipelajari secara mendalam oleh strukturalisme, meskipun sudah ada hasilnya bagi bahasa, dalam bahasa Inggris misalnya. .

perspektif teori sosiologi untuk media massa, Anjar Sukmawati Maurie, Pertemuan 1

Nama               :Anjar sukmawati Maurie
Nim                 : 1110051000196
Kelas               : Kpi 6f
Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik) baik itu media elektronik maupun media cetak Organisasi - organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan mempengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagiandari salah satu institusi yang kuat di masyarakat. Dalam komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.Komunikasi massa adalah proses penyampaian informasi kepada khalayak massa dengan menggunakan saluran-saluran media massa. Jadi komunikasi massa tidak sama dengan media massa. Media massa hanyalah salah satu faktor yang membentuk proses komunikasi.

Minggu, 17 Maret 2013

kebuntuan ilmu ekonomi_umu salamah_tugas 1


Nama               : Umu Salamah (1110054000016)
Jurusan            : Pengembangan Masyarakat Islam (PMI VI)

Dalam abad kita tendensi untuk mencontoh konsep dan teori ilmiah menurut fisika a la Newton semacam ini telah menjadi suatu rintangan berat dalam banyak bidang, tetapi barangkali yang paling banyak adalah ilmu-ilmu social. Ilmu social secara tradisional telah dianggap sebagai yag "terlunak" diantara ilmu-ilmu yang lain, dan ilmuan social telah mencoba dengan sangat keras untuk memperoleh kehormatan dengan cara mengadopsi paradigm a la Descartes dan metode-metode fisika a la Newton.
Ilmu ekonomi saat ini ditandai dengan pendekatan reduksionis dan terpecah-pecah yang merupakan symbol bagi kebanyakan ilmu-ilmu social. Para ahli ekonomi biasanya gagal mengetahui bahwa ekonomi hanyalah satu aspek dari suatu keseluruhan susunan ekologis dan social; suatu system hidup yang terdiri dari manusia dalam interaksi yang terus-menerus satu sama lain dan dengan sumber daya alamnya, yang sebagian besar diantaranya berupa organisme hidup. Kesalahan mendasar ilmu-ilmu social adalah membagi-bagi susunan ini menjadi potongan-potongan, yang dianggap mandiri dan dihadapi dalam bidang akademik yang terpisah.

Rabu, 13 Maret 2013

Perspektif teori sosiologi untuk komunikasi massa_QuinnRizky_Peretemuan ke1

Persoalan-persoalan dalam komunikasi sangat erat kaitannya dengan masalah sosiologi, terutama pada
konten media yang banyak menyita perhatian publik (masyarakat). Sehingga tidak
bisa dikatakan bahwa studi-studi sosiologi komunikasi terbatas pada hubungan
antara orang, kelompok, dan masyarakat saja, melainkan ada juga hubungan antara
orang dengan kelompok dan hubungan antara masyarakat dengan media.

Tugas 1, Budhi Baihakki, PMI 4


Teori-Teori Dasar dalam Psikologi Sosial
Ada lima teori dasar dalam psikologi sosial diantaranya adalah :
1.      Teori genetik
2.      Teori belajar
3.      Teori psikoanalisa
4.      Teori kognitif
5.      Teori peranan

Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa_Nanda Cahaya Febriana_Tugas 1

I. Pendahuluan
Dalam kehidupan kita sehari-hari saat ini televisi radio dan internet
merupakan suatu alat bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan
sebagai alat kontrol masyarakat terhadap kerja pemerintahan. Televisi,
radio, dan internet merupakan contoh alat komunikasi massa. Apakah itu

Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa_Tasha Helmi Mahindria_Tugas1


A.      Pendahuluan
Sosiologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tentang struktur sosial, proses sosial, perubahannya[1]. Sedangkan menurut Roucek dan Warren sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia dalam kelompok-kelompok[2]. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari sifat, perilaku, serta perubahan yang terjadi pada masyarakat.

Perspektif teori sosiologi untk komunikasi massa_nyi mas ayu galuh sw_pertmuan-1

I.       Pendahuluan.
sosiologi komunikasi massa berkembang sangat pesat dari berbagai aspek mulai dari aspek sosial maupun yang lainya. Komunikassi massa adalah studi ilmiah tentang media massa beserta pesan yang dihasilkan, pembaca dan pendengar bahkan penonton yang akan diraihnya, dan efeknya terhadap mereka, komunikasi massa merupakan disiplin kajian ilmu sosial yang relatif mudah jika di bandingkan dengan ilmu psikologi, ilmu politik dan ilmu ekonomi.

Senin, 11 Maret 2013

Teori Dasar Psikologi Sosial

Nama               : Muhammad Farid
Nim                 : 1111054000003
[komentar saya (dosen) tulisan ini kurang benar karena ditulis asal jadi, tidak ada daftar pustaka, dan tidak cukup]
Dasar-dasarb teori psikologi social :

1.      1. Teori Genetik
Teori ini menekankan kualitas pembawaan sejak lahir atas tingkah laku social, Dasar asumsi: komponen dari tingkah lakusosial dihubungkan atau mempunyai akar pada penyebab genetik yang tidak dipelajari.

2.      2. Teori Belajar
Teori belajar lebih menekankan padaperanan situasi dan lingkungan sebagaisumber penyebab tingkah laku. Teori ini menganalisa tingkah laku sosialdalam istilah ³asosiasi yang dipelajari´antara stimulus dan respon.

TEORI-TEORI DASAR DALAM PSIKOLOGI SOSIAL_Nur Halimah


Hogg (1992) mengemukakan bahwa ada dua macam psikologi  sosial. Yang pertama adalah yang berorientai pada psikologi, sedangakan yang kedua adalah yang berorientasi  pada sosiologi.
1.    Psikolog sosial yang berorientasi pada psikologi, yakni lebih mementingkan individu. Proses di dalam kelompok merupakan kelanjutan dari proses individu, prilaku kelompok merupakan kelangsungan dari perilaku individu. Tipe psikolog ini dinamakan psikolog tipe reduksi, karena mereka mempelajari perilaku individu sampai ke elemen yang sekecil-kecilnya dan beranggapan bahwa prilaku kelompok dapat diterangkan dari elemen-elemen kecil tersebut.

perspektif teori sosiologi untuk komunikasi massa_Susi Aryani_pertemuan ke-1

Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa
       I.            PENDAHULUAN
            Kata sosiologi berasal dari kata sofie,  yaitu bercocok tanam, berkembang menjadi socius, dalam bahasa latin yang berarti hewan, kawan. Dan berkembang lagi menjadi sosial yang berarti berteman, bersama, berserikat[1]. Menurut Hassan Shadily (1993) sosiologi adalah ilmu masyarakat atau ilmu kemasyarakatan yang mempelajari manusia sebagai anggota golongan atau masyarakatnya dengan ikatan-ikatan adat, kebiasaan, kepercayaan atau agamanya, tingkah laku, serta kesiannya.  
           

Teori dasar dalam sosiologi sosial.

M.IRHAMNI
Pengembangan Masyarakat Islam 4
Istilah sosiologi muncul pertama kali pada tahun 1839 pada keterangan sebuah paragraf dalam et telah menggunakan nama tersebut untuk menyebut apa yang sekarang dianggap sebagai demografi.
Oleh karena hal tersebut dengan terpaksa Comte mengurungkan niat untuk memberi nama "ilmu pengetahuannya" tersebut dengan fisika sosial, sebagai gantinya Comte menyebutnya sebagai "sosiologi", yang dibentuk dari bahasa Latin socius (masyarakat) dan bahasa Yunani logos (ilmu). 

Teori Dasar Psikologi Sosial _Siti Nuraini _1

Kata psikologi itu mengandung kata psyche, yang dalam bahasa Yunani berarti "jiwa" , dan kata logos yang dapat diterjemahkan dengan kata "ilmu" , sehingga istilah "ilmu jiwa" itu merupakan terjemahan belaka dari istilah "psikologi".
Ilmu jiwa itu merupakan istilah bahasa Indonesia sehari – hari dan yang dikenal tiap – tiap orang, sehingga digunakan dalam arti yang luas dan lazim dipahami orang. Sedangkan kata psikologi merupakan suatu istilah ilmu pengetahuan suatu istilah yang scientific, sehingga digunakan untuk menunjukkan kepada pengetahuan ilmu jiwa yang bercorak ilmiah. Psikologi sosial yang menguraikan tentang kegiatan – kegiatan manusia dalam hubungannya dengan situasi – situasi sosial, seperti situasi kelompok, situasi massa, dan seterusnya.

Teori-teori Dasar dalam Psikologi Sosial Rizka Arfeinia P_1


Adapun teori-teori dasar Psikologi Sosial diantaranya:

1.      Teori Genetik adalah perwujudan dari insting agresi yang dibawa sejak lahir dan berasal dari kebutuhan untuk melindungi diri.
2.      Teori Belajar ialah lebih menekankan pada peranan situasi dan lingkungan sebagai sumber penyebab tingkah laku. 
3.      Teori Kognitif adalah mempelajari proses kognitif dan bgaimana orang-orang membentuk kesan atas orang lain. 
4.     Teori Psikoanalisa qdalah menekankan bahwa orang bergerak melewati suatu tahapan (stage)yang pasti selama tahun-tahun awal perkembangan yg berhubungan dengan sumber-  sumber kesenangan seksual (sexual pleasure).
5.      Teori Peran adalah menjelaskan bagaimana proses terbentuknya role expectationssehingga begitu besar pengaruhnya.

Teori-teori Dasar Psikologi Sosial


Minggu, 10 Maret 2013

Teori-teori Dasar Psikologi Sosial Syifa Thoyyibah

1.      Teori Genetik.
2.      Teori Belajar.
3.      Teori Kognitif.
4.      Teori Psikoanalisa.
5.      Teori Peran.
1)      Teori Genetik
Menurut Konrad Lorenz Teori Genetik adalah tingkah laku agresi adalah perwujudan dari insting agresi yang dibawa sejak lahir dan berasal dari kebutuhan untuk melindungi diri. Menurut Douglas banyak sifat tingkah laku spesifik dapat dijelaskan dalam istilah insting. Misalnya: apabila seorang ibu melindungi anaknya maka disebut "insting orangtua", untuk orang-orang yang berinteraksi degan orang lain disebut sebagai "insting berkumpul".
Jadi, Pendekatan Teori Genetik lebih menekankan kepada individu dengan konsep perwujudan genetik dan instink. Dan teori yang dihasilkan adalah sosiobiologi dan mempunyai pengaruh sedikit terhadap individu nya.

Trs: Teori-Teori Dasar dalam Psikologi Sosial_Nur Fajrina


  1. Teori Genetik
Teori ini menekankan pada kualitas pembawaan sejak lahir atas tingkah laku sosial. Dasar asumsi ini merupakan komponen dari tingkah laku sosial yang dihubungkan atau mempunyai akar pada penyebab genetik yang tidak dipelajari. Menurut Konrad Lorenz (1966) tingkah laku agresi adalah perwujudan dari insting agresi yang dibawa sejak lahir dan berasal dari kebutuhan untuk melindungi diri. Sedangkan menurut Douglas (1966) banyak sifat tingkah laku spesifik dpt dijelaskan dalam istilah insting. Misalnya : Ibu melindungi anaknya maka dia menjelaskan tingkah laku tersebut sebagai parental insting.


Teori-Teori Dasar dalam Psikologi Sosial

Teori-Teori Dasar dalam Psikologi Sosial
  1. Teori Genetik
Teori ini menekankan pada kualitas pembawaan sejak lahir atas tingkah laku sosial. Dasar asumsi ini merupakan komponen dari tingkah laku sosial yang dihubungkan atau mempunyai akar pada penyebab genetik yang tidak dipelajari. Menurut Konrad Lorenz (1966) tingkah laku agresi adalah perwujudan dari insting agresi yang dibawa sejak lahir dan berasal dari kebutuhan untuk melindungi diri. Sedangkan menurut Douglas (1966) banyak sifat tingkah laku spesifik dpt dijelaskan dalam istilah insting. Misalnya : Ibu melindungi anaknya maka dia menjelaskan tingkah laku tersebut sebagai parental insting.

Rabu, 06 Maret 2013

STRUKTUR SILABUS SOSIOLOGI KOMUNIKASI MASSA


I. Pendahuluan
Komunikasi Massa adalah proses penyampaian informasi kepada khalayak dengan menggunakan beragam salurannya. Agar proses komunikasi itu bisa mengenai sasarannya dengan tepat, maka pemahaman secara sosiologis diperlukan. Oleh karena itu, pada mata kuliah Sosiologi Komunikasi Massa (SosKomMas) ini, aspek-aspek sosiologi (baik teoritis maupun praksis) dimunculkan dengan forsi lebih besar.

II. Metode Perkuliahan
Kuliah SosKomMas menggunakan metode perkuliahan sebagai berikut:
A. Tatap muka di kelas
B.  Penugasan, di mana setiap mahasiswa WAJIB membuat tugas INDIVIDU dan mengupload tugasnya ke Blog ini sesuai dengan petunjuk di kelas.
C. Observasi lapangan dan menuliskan laporannya;
D. Tes tertulis

III. Sistem Penilaian
Sistem Penilaian merupakan akumulasi dari: (1) Tugas harian dan kehadiran; (2) Tugas UTS dan UAS; dan (3) Hasil Tes tulis.

IV. Tema-tema Perkuliahan pada setiap pertemuan
1. Kontrak Belajar, Penjelasan Sistem Perkuliahan.
2. Perspektif Teori Sosiologi untuk Komunikasi Massa
3. Teori Strukturalis  (Pendekatan Institusional)
4. Teori Idealis (Pendekatan Isi / konten)
5. Teori Kritis  (Pendekatan Konteks Kepentingan)
6. UTS
7. Metodologi Studi Media dan Sistem Sosial
8. Media Cetak dan Media Konvensional (Struktur, Sistem, dan Dampak)
9. Media Elektronik dan Media Online (Struktur, Sistem, dan Dampak)
10. Media Sosial (social media), dll. (Struktur, Sistem, dan Dampak)
11. Globalisasi dan Realitas Media
12. Globalisasi dan Dampak Komunikasi Massa
13. UAS

V. Sistematika Penulisan Tugas (Mingguan, semesteran, dll)
I. Pendahuluan
II. Metode Studi (Pustaka atau Lapangan, atau gabungan keduanya)
III. Analisis atau Hasil Studi






Rabu, 20 Februari 2013

Mata Kuliah

Kepada para mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi,
Semester ini saya akan memberikan mata kuliah:
1. Ekologi Manusia;
2. Psikologi Sosial;
3. Sosiologi Komunikasi Massa.



Silabus dan sebagainya akan diberikan pada perkuliahan pertama.



Salam
Tantan

Cari Blog Ini