Senin, 13 Mei 2013

Laporan Pencemaran udara yang dilakukan faktor manusia_Nur Handayani_PMI6

Nama          : Nur Handayani

NIM            : 1110054000019

Jurusan       : Pengembangan Masyarakat Islam (VI)

Judul           : Laporan Pencemaran udara akibat faktor manusia

Bab I

Pendahuluan

·         Latar belakang

Pencemaran udara atau sering kita dengar dengan istilah polusi udara menurut Akhmad (2000) diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan atau komposisi udara dari keadaan normalnya. Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai macam zat kimia, baik berdampak langsung maupun tidak langsung yang semakin lama akan semakin mengganggu kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan.

Kualitas udara sangat dipengaruhi oleh besar dan jenis sumber pencemar yang ada seperti dari kegiatan industri, kegiatan transportasi dan lain-lain. Masing-masing sumber pencemar yang berbeda-beda baik jumlah, jenis, dan pengaruhnya bagi kehidupan. Pencemar udara yang terjadi sangat ditentukan oleh kualitas bahan bakar yang digunakan, teknologi serta pengawasan yang dilakukan.

·         Tujuan dan Manfaat

Tujuan:

a.       Untuk memenuhi persyaratan tugas kuliah semester 6 dalam mata kuliah Ekologi Manusia

b.      Mengidentifikasi proses atau mekanisme reaksi reduksi pencemaran udara oleh tumbuhan

c.       Mengetahui bagaimana cara pencemaran udara dilakukan oleh factor manusia.

Manfaat:

a.       Bagi mahasiswa, sebagai dasar untuk mengetahui tumbuhan-tumbuhan yang bertindak sebagai pereduksi pencemaran udara

b.      Bagi masyarakat umum, sebagai pengetahuan bahwa tumbuhan juga dapat menyerap polutan udara yang ada disekitar dengan baik, selain itu juga dapat berfungsi sebagai penghijaun kota yang memiliki ekonomis

c.       Bagi pemerintah kota dan pemerintah pusat, sebagai dasar acuan dalam memutuskan kebijakan berkaitan dengan pemilihan tanaman penghijauan kota.

 

Bab II

Pembahasan

Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi diatmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal,regional, maupun global.

 Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, namun dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara telah mengalami perubahan. Udara yang dulunya segar kini kering dan kotor. Hal ini bila tidak segera ditanggulangi, perubahan tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia, kehidupan hewan serta tumbuhan.Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya. Kehadiran bahan atau zat asing di dalam udara dalam jumlah tertentu serta berada di udara dalam waktu yang cukup lama, akan dapat mengganggu kehidupan manusia. Bila keadaan seperti itu terjadi maka udara dikatakan telah tercemar. Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 41 tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran udara, yang dimaksud dengan pencemaran udara adalah masuknya atau dimaksuknya zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam udara ambient oleh kegiatan manusia sehingga mutu udara ambient turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambient tidak memenuhi fungsinya.

·         Sumber pencemaran udara

Pencemar udara dibedakan menjadi pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.

Atmosfer merupakan sebuah sistem yang kompleks, dinamik, dan rapuh. Belakangan ini pertumbuhan keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan pemanasan global,perubahan iklim dan deplesi ozon di stratosfer semakin meningkat.

Terdapat 2 jenis pencemar  yaitu sebagai berikut :

a.     Zat pencemar primer, yaitu zat kimia yang langsung mengkontaminasi udara dalam konsentrasi yang membahayakan. Zat tersebut bersal dari komponen udara alamiah seperti karbon dioksida, yang meningkat diatas konsentrasi normal, atau sesuatu yang tidak biasanya, ditemukan dalam udara, misalnya timbal.

b.    Zat pencemar sekunder, yaitu zat kimia berbahaya yang terbentuk di atmosfer melalui reaksi kimia antar komponen-komponen udara.

Sumber bahan pencemar primer dapat dibagi lagi menjadi dua golongan besar :

1.     Sumber alamiah

Beberapa kegiatan alam yang bisa menyebabkan pencemaran udara adalah kegiatan gunung berapi, kebakaran hutan, kegiatan mikroorganisme, dan lain-lain. Bahan pencemar yang dihasilkan umumnya adalah asap, gas-gas, dan debu.

2.     Sumber buatan manusia

Kegiatan manusia yang menghasilkan bahan-bahan pencemar bermacam-macam antara lain adalah kegiatan-kegiatan berikut :

a)      Pembakaran, seperti pembakaran sampah, pembakaran pada kegiatan rumah tangga, industri, kendaraan bermotor, dan lain-lain. Bahan-bahan pencemar yang dihasilkan antara lain asap, debu, grit (pasir halus), dan gas (CO dan NO).

b)      Proses peleburan, seperti proses peleburan baja, pembuatan soda,semen, keramik, aspal. Sedangkan bahan pencemar yang dihasilkannya antara lain adalah debu, uap dan gas-gas.

c)      Pertambangan dan penggalian, seperti tambang mineral and logam. Bahan pencemar yang dihasilkan terutama adalah debu.

d)     Proses pengolahan dan pemanasan seperti pada proses pengolahan makanan, daging, ikan, dan penyamakan. Bahan pencemar yang dihasilkan terutama asap, debu, dan bau.

e)      Pembuangan limbah, baik limbah industri maupun limbah rumah tangga. Pencemarannya terutama adalah dari instalasi pengolahan air buangannya. Sedangkan bahan pencemarnya yang teruatam adalah gas H2S yang menimbulkan bau busuk.

f)       Proses kimia, seperti pada proses fertilisasi, proses pemurnian minyak bumi, proses pengolahan mineral. Pembuatan keris, dan lain-lain. Bahan-bahan pencemar yang dihasilkan antara lain adalah debu, uap dan gas-gas

g)      Proses pembangunan seperti pembangunan gedung-gedung, jalan dan kegiatan yang semacamnya. Bahan pencemarnya yang terutama adalah asap dan debu.

h)      Proses percobaan atom atau nuklir. Bahan pencemarnya yang terutama adalah gas-gas dan debu radioaktif.

·         Jenis Bahan Pencemar Udara

Ada beberapa bahan pencemar udara yang sering ditemukan di kota-kota. Dilihat dari ciri fisik, bahan pencemar dapat berupa :

a.     Partikel (debu, aerosol, timah hitam)

b.    Gas (karbon monoksida / CO, sulfur oksida / SOx, hidrokarbon, nitrogen oksida / NOx, H2S dan oksidant ozon dan PAN)

c.     Energi (suhu dan kebisingan)

Bahan-bahan pencemar ini dikenakan peraturan khusus untuk pengawasannya karena bisa membahayakan kesehatan.

·         Dampak Pencemaran Udara

1.      Dampak kesehatan

Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap olehsistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik.

memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISNA pada tahun 1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun 2015.

2.      Dampak terhadap tanaman

Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.

3.      Hujan asam

pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:

Ø  Mempengaruhi kualitas air permukaan

Ø  Merusak tanaman

Ø  Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan

Ø  Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan.

4.      Efek rumah kaca

Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.

Dampak dari pemanasan global adalah:

Ø  Peningkatan suhu rata-rata bumi

Ø  Pencairan es di kutub

Ø  Perubahan iklim regional dan global

Ø  Perubahan siklus hidup flora dan fauna

5.      Kerusakan lapisan ozon

Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.

·         Solusi Pencemaran Udara

Solusi untuk mengatasi polusi udara kota terutama ditujukan pada pembenahan sektor transportasi, tanpa mengabaikan sektor-sektor lain. Hal ini kita perlu belajar dari kota-kota besar lain di dunia, yang telah berhasil menurunkan polusi udara kota dan angka kesakitan serta kematian yang diakibatkan karenanya;

v  Pemberian izin bagi angkutan umum kecil hendaknya lebih dibatasi, sementara kendaraan angkutan massal, seperti bus dan kereta api, diperbanyak.

v  Pembatasan usia kendaraan, terutama bagi angkutan umum, perlu dipertimbangkan sebagai salah satu solusi. Sebab, semakin tua kendaraan, terutama yang kurang terawat, semakin besar potensi untuk memberi kontribusi polutan udara.

v  Potensi terbesar polusi oleh kendaraan bermotor adalah kemacetan lalu lintas dan tanjakan. Karena itu, pengaturan lalu lintas, rambu-rambu, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran berkendaraan dapat membantu mengatasi kemacetan lalu lintas dan mengurangi polusi udara.

v  Pemberian penghambat laju kendaraan di permukiman atau gang-gang yang sering diistilahkan dengan "polisi tidur" justru merupakan biang polusi. Kendaraan bermotor akan memperlambat laju

v  Uji emisi harus dilakukan secara berkala pada kendaraan umum maupun pribadi meskipun secara uji petik (spot check). Perlu dipikirkan dan dipertimbangkan adanya kewenangan tambahan bagi polisi lalu lintas untuk melakukan uji emisi di samping memeriksa surat-surat dan kelengkapan kendaraan yang lain.

v  Penanaman pohon-pohon yang berdaun lebar di pinggir-pinggir jalan, terutama yang lalu lintasnya padat serta di sudut-sudut kota, juga mengurangi polusi udara.

 

Bab IV

Penutup

Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi diatmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal,regional, maupun global.

 

Daftar pustaka:

http://rahmankesling.blogspot.com/2012/12/dampak-pencemaran-udara-dan-solusinya_4719.html

http://fauzanyayan.blogspot.com/2008/10/macam-macam-pencemaran.html

Laporan Pencemaran udara yang dilakukan faktor manusia_Nur Handayani_PMI6


globalisasi dan realitas media_kharisma utama_tugas pertemuan ke 9

NAMA : KHARISMA UTAMA

109051000179

 

Globalisasi Dan Realitas Media

            Keberadaan media komunikasi saat ini menjadi suatu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat. Oleh sebab itu, muncul media massa yang dengan cepat mampu menyampaikan informasi kepada khalayak luas. Media massa di sini mencakup berbagai macam media, baik televisi, radio, surat kabar, buku, film, dan internet. Terlebih pada era globalisasi sekarang ini termasuk di Indonesia, perkembangan ini beriringan dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi yang memudahkan penyebaran informasi dengan cepat dan luas kepada masyarakat.

Tanpa disadari media massa terlebih televisi, telah memberikan banyak pengaruh pada masyarakat. Keefektifan dan perannya menjadikan media massa menjadi salah satu komponen penting bagi pembentukan perilaku masyarakat. Tentu saja akan berdampak pada masyarakat yang cenderung untuk meniru apa yang telah disiarkan dan pengalaman dari menonton televisi. Mulai dari anak-anak, remaja, atau orang tua sekalipun semua bisa menikmati dan terjebak didalamnya.

Pada dasarnya media massa (televisi) memiliki berbagai macam fungsi, yakni to inform, to educate, dan to entertain. Namun, pada kenyataannya fungsi media tersebut tidak terpenuhi semuanya. Banyak media televisi yang kian gencar meluncurkan program tayangan hiburan, baik yang mengandung humor, politik, mistik, kekerasaan, bahkan pornografi.

            Di Indonesia saat ini terdapat 12 stasiun televisi nasional dengan rincian 1 milik pemerintah dan 11 swasta. Hal ini masih bisa terus bertambah, mengingat ada istilah "siapa yang menguasai media, dia akan menguasai dunia". Banyaknya media massa yang diikuti dengan peningkatan informasi ini tentunya perlu diwaspadai. Karena pesan-pesan yang disampaikan media massa sangat banyak dan bentuknyapun beragam, tidak semua informasi yang ada didalamnya benar dan bermanfaat.

            Dalam perkembangannya, media massa telah menjadi sebuah kekuatan yang besar di masyarakat. Media massa mempunyai kekuatan dalam mengkontruksi sebuah realitas sesuai apa yang diinginkannya. Artinya media massa tidak saja menampilkan realitas yang sesungguhnya terjadi, melainkan media massa juga berperan dalam mengkonstruksi realitas. Akibatnya ada segelintir kelompok yang berusaha menjadikan media massa alat kepentingan kekuasaan sebagai sarana propaganda ide, cita-cita, nilai, dan norma yang ingin mereka bentuk.

            Jika melihat yang terjadi sekarang, memang kekuatan media massa sangat besar dalam mengkonstruksi realitas. Media massa bisa membangun opini public dan masyarakat akan mudah menginterpretasikan sebuah kebenaran menurut persepsi dari media tersebut. Hal ini seperti dua sisi mata uang, bisa berakibat positif dan baik atau sebaliknya.

Belum lagi dengan adanya konglomerasi media, dimana sebuah perusahaan media yang besar bergabung atau membeli perusahaan media lainnya. Akan menjadi masalah jika pemilik modalnya juga ikut dalam perpolitikan nasional atau perebutan kekuasaan di Indonesia. Hal ini bisa berakibat pada media massa yang tak lagi berimbang atau dengan kata lain tidak memihak pada golongan tertentu. Padahal, salah satu tujuan media massa adalah sebagai jembatan penghubung/penyalur aspirasi masyarakat dan bersifat netral.

 

Daftar Pustaka

http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2013/03/13/realitas-media-televisi-super-hiburan-536463.html

http://media.kompasiana.com/mainstream-media/2012/07/12/merefresentasikan-realitas-media-indonesia-477126.html

http://zansultras.blogspot.com/2006/02/konstruksi-realitas-dalam-media-massa.html

 

Media sosial(struktur,sistem dan dampak)_Quinn Rizqy_Tugas Ke 8

Media Online (Struktur, Sistem dan Dampak)
Dunia telah berubah dan akan terus berubah, jarak antar daerah bahkan antar Negara telah semakin dekat. Beberapa puluh tahun lalu kita sempat takjub dengan televisi yang bisa membagi informasi gambar bergerak ke seluruh pelosok negeri. Kini zaman telah berubah, perkembangan arus teknologi informasi membuat setiap orang bisa berbagi gambar bergerak kepada yang lainya, dan setiap orang bisa berbicara dan saling melihat lawan bicaranya secara langsung dimanapun ia berada.
Media sosial ialah sebuah kelompok aplikasi yang berbasis internet, yang dibangun berdasarkan fondasi ideologis dan teknologi dari web 2.0, yang memungkinkan terjadinya penciptaan dan pertukaran konten yang diciptakan oleh penggunanya.[1] Contoh media sosial, yakni twitter, facebook, google dan lain-lain.

Tugas Ekoman_Rendy_Saputra_PMI^


Bab I
Pendahuluan
·         Latar Belakang
Buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Di mana masyarakat bermukim, di sanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black water), dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water). Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah, yang seringkali tidak dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah.
·        

Minggu, 12 Mei 2013

tugas 6 ekologi manusia-laporaan pencemaran limbah sampah terhadap lingkungan akibat faktor manusia-Badzlia-PMI 6

PENCEMARAN LIMBAH SAMPAH TERHADAP LINGKUNGAN AKIBAT FAKTOR MANUSIA

                                    
Disusun oleh:
Badzlia Rusydina F

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Lingkungan yang sehat,bersih, dan dipenuhi oleh udara yang segar adalah dambaan setiap manusia, dan tidak ada setiap makhluk hidup yang rela tempat tinggalnya dikotori ataupun  dicemari. Tetapi yang terjadi sekarang ini di negara kita khususnya di lingkungan kita semua itu bertolak belakang antara keinginan manusia untuk mempunyai lingkungan yang bersih dan sehat dengan keadaan lingkungan saat ini yang dimana-mana dipenuhi dengan sampah-sampah yang berserakan. Keinginan untuk mempunyai lingkungan yang sehat dan bersih hanyalah keinginan belaka apabila tidak diimbangi dengan perilaku yang ramah lingkungan.

Media Sosial (Struktur, Sistem, Dampak)_Tasha Helmi Mahindria_Tugas8


MEDIA SOSIAL (STRUKTUR, SISTEM, DAMPAK)
TASHA HELMI MAHINDRIA (NIM 1110051000177)
KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM VI/F
A.      Pendahuluan
Media sosial merupakan suatu media berbasis internet (online) yang digunakan oleh masyarakat untuk bersosialisasi dengan masyarakat lainnya, baik dengan relasi yang jaraknya dekat dengan kita maupun yang jaraknya jauh (luar kota, luar negeri, dsb.). Dalam penggunaannya, kita (masyarakat) adalah admin-nya yang dapat melakukan banyak hal dengan akun media sosial yang kita miliki. Media sosial dapat menimbulkan interaksi antarindividu di seluruh dunia di waktu yang bersamaan ketika mereka terhubung dengan media online tersebut.
Media sosial (social media) adalah fase perubahan bagaimana setiap individu menemukan, membaca, dan membagikan berita, informasi, dan konten kepada orang lain. Social media adalah perpaduan sosiologi dan teknologi yang mengubah monolog (one to many) menjadi dialog (many to many) dan demokrasi informasi yang mengubah orang-orang dari pembaca konten menjadi penerbit konten. Social media menjadi sangat populer karena memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk terhubung dengan dunia online dalam bentuk hubungan personal, politik, dan kegiatan bisnis.[1]

Sabtu, 11 Mei 2013

Media Sosial_NYI MAS AYU GALUH S.W_KPI6F_TUGAS KE-8

Media sosial
Media sosial adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, sosial network atau jaringan sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki mungkin merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Sementara jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan akses internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

Rabu, 08 Mei 2013

Media Elektronik dan Media Online (Struktur, Sistem, dan Dampak)_ Semyanka Rizki Kurnia_ Tugas 7

1.      Media Elektronik
Media elektronik adalah media yang menggunakan elektronik atau energi elektromekanis bagi pengguna akhir untuk mengakses kontennya. Istilah ini merupakan kontras dari media statis (terutama media cetak), yang meskipun sering dihasilkan secara elektronis tapi tidak membutuhkan elektronik untuk diakses oleh pengguna akhir. Media elektronik dapat berbentuk analog maupun digital, walaupun media baru pada umumnya berbentuk digital. Media elektronik adalah sebuah media yang menyampaikan sesuatu, yang berbentuk elektronik. Contoh media elektronik,  TV, radio, Komputer, dll.

Media Cetak dan Media Konvensional (Struktur, Sistem, dan Dampak)_Semyanka Rizki Kurnia_ Tugas 6

Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Dengan demikian, media merupakan wahana penyaluran informasi belajar atau penyalur pesan. Bila media adalah sumber belajar maka secara luas media dapat diartikan dengan manusia, benda, ataupun peristiwa yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan.. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa. Media cetak merupakan suatu media yang bersifat statis dan mengutamakan pesan- pesan visual.

Selasa, 07 Mei 2013

SOSIOLOGI LINGKUNGAN_Anfal

NAMA           : ANFAL
NIM                : 1110054000031

SOSIOLOGI  LINGKUNGAN
Sosilogi lingkungan merupakan kajian komunitas dalam arti yang luas ( bell 1998 ). Orang, binatang, lahan, dan tanaman yang tumbuh diatasnya, air udaran demuanya memiliki hubungan kait mengait yang sangat erat. Bersama-sama mereka membentuk semacam solideritas, yang kemudian kita sebut dengan ekologi. Seprti dalam banyak komunitas, mereke juga mengalami konflik di tengah-engah hubungan tersebut. sosiolog lingkungan mengkaji komunitas terluas tersebut dengan maksud untuk memehami asala-usul dan solusi yang diusulkan dari seluruh koflik sosial dan biofisik yang sangat nyata.
Maslah lingkungan tidak hnya berupa maslah teknologi dan industri, ekologi dan biologi, pengendalian polusi dan pencegahan polusi. Masalah lingkunga juga berupa maslah sosial. Masalah lingkungan adalah masalah bagi masyarakat merupakan masalah yang mengancam pola-pola organisasi sosial yang ada dalam masyarakat adalah manusia yang menciptakan masalah lingkungan, dan manusia juga harus mencarai jalan keluarnya. Berangkat dari hal inilah dibuthkan kehadiran teori sosiologi lingkungan.

pertanian berkelanjutan_umu salamah_ekoman


Nama              : Umu Salamah (1110054000016)
Mata kuliah   : Ekologi Manusia
Judul              : pertanian Berkelanjutan

Ada Apa Dengan Sistem Pertanian Masa Kini?
Pendekatan pembangunan disektor pertanian selama ini menekankan penerapan metode-metode intensif modal seperti yang dikemukanakan oelh Wirtheim betting on the strong atau mengandalkan petani kaya. Bentuk kenyataannya adalah Revolusi Hijau. Kebijakan pertanian ini berorientasi pada kebutuhan ekonomi dan politik jangka pendek, sesuai dengan dinamika pasar dan politik. Seperti diparodikan oleh Vandana Shiva, dalam konteks pasar ini, yang namanya sustainabilitas nyatanya adalah memastikan terus menerus arus bahan mentah untuk proses produksi industry, arus menumpukan komoditas yang tak henti-henti, serta akumulasi modal tanpa batas (Shiva 1992: 217). Pendekatan ini disebut juga HEIA (Hight External Input Agriculture), seperti ciri monokulturnya dengan benih-benih hasil rekayasa, penggunaan pupuk dan pestisida buatan antara lain membawa konsekuensi besar bagi lingkungan alam maupun bagi struktur agrarian, hubungan sosial produksi bahkan juga pada kelestarian khasanah pengetahuan pertanian local. 
Pennggunaan pupuk buatan yang berlebihan pada jangka panjang mempunyai efek negative bagi kehidupan dan keseimbangan tanah, serta memberikan andil pada pembentukan efek rumah kaca bumi. Penggunaan pestisida bukan hanya membunuh organism yang merugikan oertanian, namun juga membunuh organism yang berguna. Boleh dikatakan sebagian besar pestisida justru masuk keudara, tanah dan air dengan efek sangat merugikan karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan terserap dalam rantai makanan yang pada akhirnya mencapai manusia. Dari waktu kewaktu hama menjadi kebal terhadap pestisida yang digunakan, memaksa orang menggunakan dosis lebih besar atau mengembangkan pestisida baru dalam suatu proses yang mahal. Penggunaan varietas benih unggul hasil rekayasa merupakan satu paket dengan pupuk buatan dan pestisida buatan, membuat petani terjebak dalam suatu ketergantungan teknologi dan system produksi mahal yang tidak berujung. Selain itu, ketergantungan pada benih-benih hasil rekayasa lembaga-lembaga penelitian yang jauh dari kehidupan petani local.

Senin, 06 Mei 2013

Penduduk_Organisasi_Muhammad iqbal_pmi6

RINGKASAN EKOLOGI DALAM SUDUT PANDANG KEPENDUDUKAN
Said Rusli dan Ekawati Sri Wahyuni
Oleh Muhammad Iqbal Abdul Ghofur
Saya tidak tahu harus memulai tulisan ini darimana, begitu kental hubungan antara Ekologi dan Demografi, hubungan dari kedua ilmu pengetahuan ini bisa dilihat dari bagaimana Demografi begitu jelas mempresentasikan akibat dari variabel-variabel Demografi (Kelahiran, Kematian dan Perpindahan Penduduk) terhadap lingkungan hidup. Sesuai dengan saran dosen saya, saya akan mencoba untuk menganalisis satu persatu dengan memakai kacamata angka kelahiran (Variabel Demografi) untuk menjelaskan Ekologi.
A.    Landasan Argumentasi
Kita selalu membayangkan bahwa kemajuan teknologi akan membawa kita kepada suatu zaman dimana kehidupan dapat berjalan dengan apa yang diharapkan. Kemajuan teknologi tentunya akan dibarengi dengan pertumbuhan kebutuhan sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan serta pengetahuan yang tinggi. Ada hal yang sebenarnya luput dari pandangan kita, diawali dari sebuah pertanyaan, kira-kira apa dampak terbesar dari meledaknya angka kelahiran sedangkan luas wilayah di Bumi tidak pernah bertambah.
Berbicara tentang Ekologi saya memandang Ekologi sebagai sebuah penghormatan, penghormatan manusia kepada lingkungan. Akan tetapi bagaimana apabila hal ini berbanding terbalik dari apa yang saya pandang. Meningkatnya jumlah penduduk dan semakin tingginya kebutuhan manusia tidak sesuai dengan apa yang disediakan oleh alam. Dari sudut pandang Demografi setiap daerah yang ditempati oleh manusia daerah tersebut setidaknya harus mampu memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Dalam Undang-undang RI No. 10 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, daya dukung lingkungan dibedakan menjadi daya dukung alam, daya tamping lingkungan binaan, dan daya tampung lingkungan sosial.

Moda produksi suku dalam pengelolaan sumber agraria Viqih Akbar


MODA PRODUKSI SUKU DALAM
PENGELOLAAN SUMBER – SUMBER AGRARIA[1]
Endriatmo Soetarto
Kerangka pemikiran
Persoalan pembentukan entitan sosial multi suku, khususnya pada desa – desa 'baru' yang di bentuk dalam kerangka program transmigrasi antar pulau maupun transmigrasi local (translok), dalam konteks desa – desa transmigrasi di Indonesia persoalan tersebut mengikutsertakan pula prihal prihal perbedaan moda produksi (mode of production) yang di bawakan oleh masing – masing suku yang menjadi warga baru. Pada gilirannya perbedaan moda produksi berimplikasi terhadap berhasil tidaknya proses pembentukan entitas sosial baru (komunitas desa) itu sendiri secara sosiologis[2].
Dengan kata lain kebijaka pemerintah yang langsung atau tudak langsung turut mempertahankan terpeliharanya sekat – sekat perbedaan moda produksi dalam pengelolaan sumber – sumber agraria lokal oleh masing – masing suku maka ia berpotensi mengutamakan eksklusivisme suku – suku yang bersangkutan. Sebaliknya kebijakan yang memberi peliang untuk proses untuk saling belajar dan membuka diri antar warga suku yag berbeda dalam pengelolaan sumber – sumber agraria dapat menciptakan ruang bagi pembentukan bagi moda produksi baru (formasi sosial) yang akumodatif[3].

Media Elektronik dan Media Online (Struktur, Sistem, dan Dampak) / Nur Oktaviani Tugas 7

Pendahuluan
Media elektronik adalah media yang menggunakan elektronik atau energi elektromekanis bagi pengguna akhir untuk mengakses kontennya. Istilah ini merupakan kontras dari media statis (terutama media cetak), yang meskipun sering dihasilkan secara elektronis tapi tidak membutuhkan elektronik untuk diakses oleh pengguna akhir. Sumber media elektronik yang familier bagi pengguna umum antara lain adalah rekaman video, rekaman audio, presentasi multimedia, dan konten daring. Media elektronik dapat berbentuk analog maupun digital, walaupun media baru pada umumnya berbentuk digital.

media elektronik dan media online (struktur,sistem dan dampak)_quinn rizqy_tugas 7

Media Elektronik dan Media Online
(Struktur, Sistem, dan Dampak)
Menurut McLuhan "Pengaruh teknologi  telah menciptakan sebuah revolusi baru di dalam kehidupan masyrakat, karena masyarakat saat ini suadah tergantung kepada teknologi dan tatanan masyarakat terbentuk berdasarkan pada kemampuan masyarakat menggunakan teknologi".[1] Beberapa sarjana menyebut pemikiran McLuhan mengenai hubungan antara teknologi, media dan masyarakat ini dengan sebutan technological determinism, yaitu paham bahawa teknologi bersifat determinan (menentukan) dalam bentuk kehidupan manusia.
Dalam istilah technological determinism  tersebut bahwa teknologi sangat berpengaruh besar dalam masyrakat atau dengan kata lain, kehidupan masyarakat saat ini ditentukan oleh teknologi. Namun, jika kita bandingkan gagasan dari McLuhan dengan gagasan Karl Marx sangat jauh sekali, karena menurut McLuhan " bahwa kehidupan manusia ditentukan oleh teknologi", sedangkan Karl Mark berpendapat "bahwa arah sejarah manusia ditentukan oleh perubahan cara berproduksi (economic determinism). Karna disini Karl Mark melihat pada cara atau mode produksi yang mampu mengubah sejarah, sedangkan Mcluhan melihat pada cara berkomunikasi yang menentukan sejarah manusia.

Media Sosial (Struktur, Sistem, dan Dampak)_Nurul Rizki Salam_109051000154_Tugas 8

Media Sosial (Struktur, Sistem, dan Dampak)_Nurul Rizki Salam_109051000154_Tugas 8
A.    Pendahuluan
Media komunikasi saat ini tidak pernah lepas dari perkembangan zaman. Zaman yang semakin maju dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, turut berperan dalam perkembangan media komunikasi. Era global saat ini menuntut manusia dengan mudah memperoleh informasi secara cepat. Sehingga makin membuat jenis media massa semakin variatif sesuai dengan perkembangan teknologi.
Perkembangan teknologi komunikasi berlangsung demikian pesatnya sehingga para ahli menyebut gejala ini suatu revolusi. Sekalipun kemajuan tersebut masih dalam tahap perkembangan, sejak sekarang sudah dapat diperkirakan terjadinya perubahan dibidang komunikasi maupun bidang-bidang kehidupan lainnya yang berhubungan sebagai implikasi dari perkembangan teknologi media.
Perubahan yang sering terjadi terutama disebabkan oleh berbagai kemampuan dan potensi teknologi komunikasi tersebut, yang memungkinkan manusia untuk saling berhubungan dan memenuhi kebutuhan komunikasi mereka. Maka teknologi media  informasi dan teknologi komunikasi adalah dua konsep yang tidak dapat dipisahkan.[1]

Media Elektronik dan Media Online (Struktur, System, dan Dampak)_Arif Priyadi_Pertemuan 8

Media Elektronik Dan Media Online (Struktur, System, Dan Dampak)

A. Media elektronik

Televisi dan radio adalah representasi dari media massa yang
meggunakan aliran listrik dalam melakukan komunikasi massa. Sehingga,
media massa tersebut juga dikenal dengan media elektronik. Media massa
tersebut berkomunikasi kepada audiens atau massanya memakai fasilitas
frekuensi. Kegiatan komunikasi yang di lakukan media elektronik
disebut dengan siaran. Kemudian, muncul satu istilah lain untuk media
elektronik adalah media penyiaran atau stasiun penyiaran.


ResumeEkologiManusia_KonsumenHijau_Sri_PMI6


GERAKAN KONSUMEN HIJAU
Oleh : Ujang Sumarwan dan MD Djamaluddin
PENDAHULUAN
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat. istilah konsumen sering dibedakan dalam dua jenis yaitu : konsumen individu dan konsumen organisasi. Konsumen individu orang yang membeli barang atau jasa untuk digunakan sendiri. Jenis kedua adalah konsumen organisasi yang meliputi organisasi bisnis, yayasan, lembaga sosial, kantor pemerintah. Semua jenis organisasi iniharus membeli produk peralatan dan jasa jasa lainnya untuk menjalankan seluruh kegiatan organisasinya.

Ekologi manusia-resume Gender dan keluarga-Badzlia-PMI 6

Oleh: Badzlia Rusydina Framutami
(Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)
·         Bagian III : Ekofeminisme, Gender, dan Konsumen Hijau
·         Gender dan Keluarga
A.    Pengertian dan Teori Gender
Gender membicarakan perbedaan peran dan fungsi antara laki-laki dan perempuan yang dibentuk oleh masyarakat atau budaya sejak ia dilahirkan dan bukan kodrati. Dalam hal ini, gender bukan hanya membicarakan tentang perempuan saja, namun juga membicarakan tentang laki-laki dalam kaitannya dengan kerjasama atau partnership dan pembagian peran antara laki-laki dan perempuan untuk mencapai suatu tujuan. Jadi gender membahas permasalahan perempuan dan laki-laki dalam kehidupan bermasyarakat.
Istilah gender dimunculkan oleh ilmuwan sosial untuk menjelaskan perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang bersifat kodrati atau bawaan sebagai ciptaan tuhan dan hal-hal yang merupakan bentukan budaya yang diturunkan dan disosialisasikan oleh masyarakat yang berkaitan dengan non kodrati.
Ada dua kelompok besar dalam diskursus feminisme mengenai konsep kesetaraan gender, dan keduanya saling bertolak belakang, pertama adalah sekelompok feminis yang mengatakan bahwa konsep gender adalah konstruksi sosial, sehingga perbedaan jenis kelamin tidak perlu mengakibatkan perbedaan peran dan perilaku gender dalam tataran sosial. Jedua adalah sekelompok feminis lain yang menganggap perbedaan jenis kelamin akan selalu berdampak terhadap konstruksi konsep gender dalam kehidupan sosial, sehingga akan selalu ada jenis-jenis pekerjaan berstereotip gender.  

Media Elektronik dan Medai Online_Susi Aryani_Pertemuan ke-7

Nama: Susi Aryani
Kelas: KPI 6 F
NIM: 1110051000175
MEDIA ELEKTRONIK DAN MEDIA ONLINE (Struktur, Sistem, dan Dampak)
       I.            PENDAHULUAN
            Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Dengan demikian Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa.
        

Pendidikan Tinggi Ekologi Manusia di IPB_fikri dzulkarnain_pmi 6


PENDIDIKAN TINGGI EKOLOGI MANUSIA DI IPB
Budi setiawan, Evy Damayanthi, Hartoyo, Gunardi, Lala M. Kolopaking dan Suprihatin Guhardja.
PENDIDIKAN TINGGI ILMU GIZI DI IPB
Pendahuluan
            Perjalanan sejarah suatu institusi pendidikan menjadi penting untuk dikaji untuk menelusuri dan memahami bagaimana suatu institusi dibangun di masa lalu dan akan dikembangkan kea rah mana di masa mendatang. Departemen Gizi Masyarakat (GM) yang mengampu kurikulum S1 mayor ilmu gizi diresmikan di IPB dua tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 10 januari 2005. Delapan bulan kemudian, September 2005, barulah terbentuk kelengkapan organisasi departemen.
            Departemen Gizi Masyarakat dapat dikatakan dibangun diatas akar keilmuan mayor yang kuat dan dapat dibedakan tegas dengan mayor keilmuan yang lain di IPB. Bila ditelusuri kembali ke belakang, langkah-langkah kearah pendirian Departemen Gizi Masyarakat sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1963 dengan nama Departemen Ilmu kesejahteraan Keluarga.
            Ketika Prof. Dr. Thoyib Hadiwidjaja menjabat sebagai Dekan Faperta UI, beliau melontarkan tiga konsep dasar untuk perbaikan hidup dan kehidupan petani, yaitu Better Farming, Better Bussines, dan Better Living. Setelah faperta UI berubah menjadi faperta IPB pada tahun 1963, ketiga konsep dasar tersebut dijabarkan kedalam tiga jurusan, yaitu jurusan Teknologi Pertanian yang berwawasan Better Farming, sosial ekonomi pertanian yang berwawasan Better Bussines, dan kehidupan keluarga pertanian yang berwawasn Better Living.

M Imamudin Arya_Ekologi manusia_ Rangkuman Gender, Lingkungan dan pembangunan Berkelanjutan

Nama : M. Imamudin Arya


Gender Lingkungan Dan Pembangunan Berkelanjutan
Oleh : Siti Sugiah M. Mugniesyah

Banyak para akademisi dan praktisi pembangunan yang menggunakan istlah seks (jenis kelamin) dan gender secara tertukar atau dianggap sama. Untuk kejelasan, kita perlu membedakan makna keduanya, karena memang makna kedua istilah itu berbeda. Para ahli sependapat bahwa istilah seks (jenis kelamin) adalah penandaan berdasarkan biologis, karena diklarifikasikan berdasarkan karakteristik biologis. Masyarakat kita menggunakan kualitas biologis dan genetic untuk menentukan apakah seseorang itu laki-laki atau perempuan. Penandaan tersebut biasanya didasarkan pada genital eksternal dan organ-organ seks internal.
Dikemukakan oleh Wood (2001) jenis kelamin itu sendiri ditentukan oleh kromososm yang memprogram bagaimana suatu janin berkembang. Dari 23 pasangan kromosom yang menentukan perkembangan manusia, hanya satu pasangan yang menentukan jenis kelamin. Pasangan tersebut selalu terdiri dari X yang bias memiliki atau tidak memiliki kromosom Y. kromosom XX biasanya menghasilkan jenis kelamin laki-laki dalam membicarakan seks (jenis kelamin) kita menggunakan kata-kata "biasanya" karena senantiasa demikian adanya kekecualian. Kebanyakan laki-laki memiliki struktur kromosom XY, karena mereka mewarisi kromosom X dari kedua orang tuanya, sementara laki-laki hanya mewarisi kromosom X dari ibunya.

Resume pemberdayaanmasyarakat berbasis ekologi dan keadilan sosial_NurHandayani_pmi6

Nama           : Nur Handayani
NIM            : 1110054000019
Mata Kuliah  : Ekologi Manusia
Jurusan       : PMI-6
"Pemberdayaan Masyarakat berbasis Ekologi dan Keadilan Sosial"
(Fredian Tonny Nasdian)
Upaya-upaya pembangunan ditingkat komunitas memfokuskan pada pemberdayaan warga komunitas dengan melakukan power sharing agar masyarakat memiliki kemampuan dan kesetaraan dengan beragam stakeholders lainnya. Stakeholders sebagai pelaku perubahan dalam proses pembangunan berupaya memberdayakan warga komunitas baik pada tingkat individu, keluarga, kelompok-kelompok social, ataupun komunitas guna mencapai kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu komunitas sebagai suatu entitas social dapat dipandang sebagai akumulasi kekuatan-kekuatan, :
1.      Local society, yang memahami komunitas dalam kerangka struktur social dan kelembagaan (pola-pola hubungan)
2.      Local ecology, yang memahami komunitas dalam kerangka interaksi antara struktur social dan sumberdaya alam yang khas di dalam dan sekitar komunitas tersebut,
3.      Collective action, yang menunjukkan bahwa setiap komunits memiliki aksi-aksi bersama warga komunitas berbasiskan struktur social dan ekhasan tipologi ekologinya.

MATAKULIAH EKOLOGI MANUSIA DI S-1 IPB_RESA PURNAMA


MATA KULIAH EKOLOGI MANUSIA DI S-1 IPB
Jalal dan Rina Mardiana
BERAKAR DARI ILMU-ILMU PENGETAHUAN
Di beberapa perguruan tinggi di Indonesia mata kuliah ekologi manusia diberikan untuk program pascasarjana. Di IPB matakuliah ini diberikan untuk program sarjana (S-1) dan pascasarjana (S-2).  Kehadiran matakuliah ekologi manusia di S-1 dimungkinkan karena mahasiswa dari berbagai bidang ilmu masing-masing telah bersentuhan atau menerima matakuliah yang berbasis ekologi. Para mahasiswa dari Fakultas Pertanian menerima matakuliah ekologi pertanian. Ekologi serangga, atau ekologi lansekap. Di Fakultas Kehutanan para mahasiswa menerima matakuliah ekologi hutan dan ekologi satwaliar. Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan memperoleh ekologi perairan dan ekologi laut tropis. Sementara mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, khususnya Jurusan Biologi, menerima matakuliah ekologi dasar. Tampak bahwa para mahasiswa dari berbagai bidang ilmu tersebut tidak asing atau sudah berkenalan dengan karakter ekologi yang bersifat lintas bidang atau aspek.
Perhatian yang besar terhadap ekologi manusia distimulasi oleh Geertz melalui karyanya Agricultural Involution yang menunju7kan kepada pembaca Indonesia bagaimana ilmu social dan alam dapat diintegrasikan dengan kuat.

Lingkungan Hidup, masyarakat dan tanggung jawab sosial perusahaan_Nurul Vivi

Nurul Vivi Aryanti Pulungan
Tugas EKOMAN
1110054000007
Lingkungan Hidup, Masyarakat Dan Tanggung Jawab Social
Tanggung Jawab Social Perusahaan – Csr
CSR saat ini tengah menjadi inovasi bagi hubungan dengan masyarakat (dalam arti luas) sekitarnya di berbagai Negara. Salah satunya Indonesia. CSR pada mulanya diterapkan oleh perusahaan multinasional yang ada di Indonesia dan diikuti oleh perusahaan domestic. Konsep CSR dikenal sejak tahun 1970an sebagai kumpulan kebijakan yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan. Serta komitmen badan usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.
CSR adalah tentang nilai dan standar yang berkaitan dengan beroperasinya sebuah perushaan dalam suatu masyarakat. CSR diartikan sebagai komitmen usaha untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal, dan berkontribusi untuk kepentingan ekonomi bersama dengan peningkatan kualitas karyawan dan keluarganya, komunitas local dan masyarakat luas.

Ekologi Politik_Mia Maisyatur R_

Nama               : Mia Maisyatur Rodiah
Nim                 : 1110054000022
Tugas               : Ekologi Manusia (resume Ekologi Politik)
EKOLOGI POLITIK
Ekologi politik? Apa itu ekologi politik? Ekologi ini merupakan sebuah konsep yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungannya. Hal yang menjadi focus dalam ekologi politik ini adalah persoalan sumberdaya alam sebagai persoalan social-politik, karena ekologi politik ini merupakan hal yang mempelajari aspek social politik terhadap lingkungan. Ekologi politik ini bertujuan untuk memberikan bayangan tentang hubungan manusia dengan jenis makhluk lain yang berada disekelilingnya.
Secara umum ekologi politik ini focus pada penjelasan politik terhadap perubahan dan kerusakan lingkungan. Selain itu ekologi-pun menekankan pada agenda politik yang mempertanyakan rusaknya perilaku manusia, sehingga mengkaji ekologi disini secara politis.
Dalam ekologi politik terdapat dua pendekatan, diantaranya adalah: pendekatan actor dan pendekatan kritis.

Cari Blog Ini