Senin, 05 Mei 2014

Agik_Tugas6_Revisi TOR 1 & Laporan Penelitian

Nama       : Agik Purwanto
Prodi        : Kessos 2A
NIM           : 1113054100028
 
"Ulah Pedagang Kaki Lima yang Menyebabkan Kemacetan"
 
Bab I
I.                    Latar Belakang
            Jakarta memang tidak pernah lepas dari kemacetan. Banyak faktor yang menyebabkan kemacetan tersebut, salah satunya adalah pedagang kaki lima. Banyak pedagang kaki lima yang tidak memiliki lapak atau tempat untuk berjualan sehingga menggunakan bahu jalan untuk tempat menjajakan dagangan mereka. Dengan begitu jalan akan semakin sempit sedangkan para pedagang kaki lima tetap melakukan aktifitas berjualan tanpa menghiraukan keadaan disekitar. Dengan jalan yang semakin sempit dan kendaraan yang padat maka kemacetan pun terjadi dengan begitu menimbulkan ketidaktertiban. Selain itu pedagang pun seringkali meninggalkan banyak sampah di pinggiran jalan sisa atau sampah dari dagangan meraka sehingga jalanan menjadi kotor dan menimbulkan bau yang tidak sedap dan akan menimbulkan ketidaknyamanan.
            Salah satunya adalah jalan Kesehatan yang merupakan jalan utama menuju ke arah mall Graha Cijantung. Dimana setiap hari minggu pagi tempat itu selalu ramai di penuhi dengan pedagang kaki lima. Selain itu banyak orang yang menggunakan jalan tersebut sebagai arena lari pagi. Oleh karena itu setiap minggu pagi jalan ini selalu terjadi kemacetan yang sulit diatasi.

II.                  Pertanyaan Penelitian
1.      Apa yang menyebabkan pedagang kaki lima tidak mau meninggalkan tempat jualan di pinggir jalan?
2.      Bagaimana solusinya menanggulangi kemacetan tersebut?
 
 
III.                METODE PENELITIAN
Menggunakan metode Empiris.

            Penelitian empiris ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cendeurung menggunakan analisis atau penelitian. Metode ini dilakukan dengan cara mempelajari suatu masalah secara sistematis dan intensif untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak tentang suatu masalah itu sendiri. Metode ini menyadarkan diri kepada keadaan-keadaan yang ada di dalam masyarakat. Metode ini dimanfaatkan agar fokus dipenelitian yang sesuai dengan fakta yang ada dan juga sebagai gambaran untuk penelitian.
 
IV.               TEORI
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut "Emile Durkheim" yang menuliskan tentang Fakta Sosial. Hal ini dikarenakan penelitian yang saya lakukan mengambil subyek pada kelompok pedagang kaki lima serta kelompok pengguna jalan lain. Dengan menggunakan metode observasi dan menghasilkan output berupa narasi atau berupa penjelasan dari hasil – hasil observasi tersebut.
 
V.                 Area Riset
Tempat yang saya jadikan area observasi adalah Jl. Kesehatan. Di mana jalan tersebut selalu ramai dan macet pada hari minggu pagi dipenuhi dengan pedagang kaki lima dan orang-orang yang sedang lari pagi. Sumber yang saya observasi adalah pedagang kaki lima dan orang yang sedang lari pagi.
 
Bab II
 
I.                    Laporan Penelitian
 
A.     Pertanyaan
Pedagang Kaki Lima
1.      Mengapa bapak berjualan di tempat yang di larang oleh pemerintah ?
2.      Dari Jam berapakah bapak berjualan?
 
 
Dalam wawancara saya dengan pedangang kaki lima mereka berpendapat bahwa jualan di tempat tersebut lebih menguntungkan dibandingkan jualan di pasar karena jualan di tempat itu tidak ada pajaknya dan banyak pejalan kaki yang melewati tempat tersebut. Walaupun terkadang ada penjaga yang mengusir kami karena bukan tempat untuk Berdagang. Saya berjualan di tempat ini dari subuh sampai setelah dzuhur, ujar pedangang kaki lima.
 
Pejalan kaki
1.      Menurut anda apakah pedagang kaki lima membuat kemacetan di jalan ini?
2.      Bagaimana pendapat anda cara mengatasi kemacetan tersebut?
 
Saya mewawancarai salah satu pedagang kaki lima, yang mengatakan bahwa yang membuat kemacetan tersebut adalah pedagang kaki lima, karena pedagang kaki lima tersebut berjualan di tempat yang salah, yaitu tempat yang harusnya digunakan untuk orang berjalan tetapi malah di gunakan untuk berjualan para pedagang kaki lima. Menurut saya cara mengatasinya pemerintah harus bertindak tegas agar para pedagang kaki lima tersebut jera dan tidak mengulangi lagi berjualan di tempat tersebut.
 
Profil Narasumber
·         Pedagang Kaki Lima
 
Nama              : Kusnadi
Umur               : 40 Tahun
Pekerjaan        : Pedagang Kiki Lima
 
·         Pejalan Kaki
 
Nama              : Rojali
Umur               : 19 Tahun
Pekerjaan        : Mahasiswa PNJ
 
 
 
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini