Minggu, 12 April 2015

Nurlaila PMI 6

Nama : Nurlaila
NIM : 1112054000027
Jurusan : PMI 6
Kerusakan Alam Akibat Ulah Manusia
Kerusakan lingkungan hidup akibat populasi manusia dan perkembangan zaman pada awal abad 21 ini. populasi manusia memepengaruhi keadaan alam. semakin banyak manusia tinggal di suatu daerah maka kebutuhan hidup juga bertambah. Dengan bertambahnya manusia yang berperan sebagai konsumen, para produsen memproduksi produk mereka agar memenuhi kebutuhan konsumen mereka. Sedangkan semakin banyak produk yang dikeluarkan oleh industry mengeluarkan limbah yang dibuang ke lingkungan. Limbah inilah yang mengakibatkan kerusakan alam khususnya pada lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh proses alam.
Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia berlangsung secara terus-menerus dan semakin lama semakin besar pula kerusakan yang ditimbulkannya. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia terjadi dalam berbagai bentuk seperti pecemaran, pengerukan, penebangan hutan untuk berbagai keperluan,dan lain sebagainya. Limbah-limbah yang dibuang dapat berupa limbah cair maupun padat, bila telah melebihi ambang batas, akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan, termasuk pengaruh buruk pada masyarakat luas. Salah satu contoh kasus pencemaran terhadap air yaitu "kasus teluk minamata" di Jepang. Ratusan orang ,meninggal kerena memakan hasil laut yang ditangkap dari teluk minamata yang telah tercemar unsur merkuri (air raksa). Merkuri tersebut berasal dari limbah-limbah industry yang dibuang keperairan teluk minamata sehingga kadar merkuri di teluk tersebut telah jauh diatas ambang batas.
Kasus-kasus pencemaran perairan telah sering terjadi karena pembuangan limbah industry ke dalam tanah, sungai, danau, dan laut. Kebocoran-kebocoran pada kapal-kapal tanker dan pipa-pipa minyak yang menyebabkan kehidupan di tempat itu terganggu, banyak ikan-ikan yang mati, tumbuh-tumbuhan yang terkena genangan minyak pun akan musnah pula. Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan seperti pertambangan batu bara, timah, bijih besi, dll telah menimbulkan lubang-lubang dan cekungan yang besar di permukaan tanah sehingga lahan tersebut tidak dapat digunakan lagi sebelum direklamasi. Penebangan-penebangan hutan untuk keperluan industry, lahan pertanian, dan kebuthan-kebutuhan lainnya telah menimbulkan kerusakan lingkungan kehidupan yang terjadi menyebabkan timbulnya lahan kritis, ancaman terhadap flora, fauna dan kekeringan.
Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Karena pada saat ini pemerintah masih berpangku tangan atas apa yang terjadi pada lingkungan. Pemerintah harus tegas dalam menentukan tindakan untuk menenggulangi kerusakan lebih lanjut seperti kerusakan hutan, kebakaran, asap rokok yang membuat lapisan ozon berlubang dan banyak kerusakan lain yang disebabkan oleh manusia dengan cara reboisasi, penyuluhan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan masyarakat luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini