Minggu, 31 Mei 2015

Safarudin_STUDY CLUB


Safarudin
1111052000027
TOR
( Term Of Reference )
A.    Nama kegiatan
Kegiatan ini bernama "STUDY CLUB."
C.    Latar Belakang
Dewasa ini pergerakan dunia pendidikan sudah berjalan semakin cepat seiring kemajuan teknologi yang tengah menggempur dunia, tidak terkecuali Indonesia. Hal ini sesuai dengan tuntutat dari era globalisasi yang mana memaksa setiap negara untuk berlomba-lomba dalam memajukan dan menonjolkan negaranya agar bisa berjaya di kancah Internasional.
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia, baik melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.

Sabtu, 30 Mei 2015

Desa Penglipurna_Dwi Aryurini_PMI 2

Asal Mula Nama Desa Penglipuran
Asal mula terbentuknya dari nama desa penglipuran, kita juga harus tahu sejarah dari desa Penglipuran itu sendiri. Menurut bli wayan, desa penglipuran berasal dari kata Penglipuran, dan kata Penglipuran sendiri berasal dari kata "Pengeling Pura" yang berarti tempat suci mengenang para leluhur. Tempat ini sangat berarti sejak zaman leluhur mereka datang dari desa Bayung Gede ke Penglipuran yang jaraknya cukup jauh, sekitar 20 km. Oleh karena itu masyarakat Penglipuran mendirikan pura yang sama sebagaimana yang ada di desa Bayung Gede. Dalam hal ini berarti masyarakat Penglipuran masih mengenal seluk-beluk mereka.

Jumat, 29 Mei 2015

Fadly Rahman_KALAU ISTRI LAGI HAMIL SUAMI

Nama : Fadly Rahman
Jurusan : PMI 4
Nim     : 1113054000018

KALAU ISTRI LAGI HAMIL SUAMI NGGA BOLEH MANCING

Mitos adalah suatu ceritayang ANEH-ANEH yang sring kali amat sangat sulit sekali untuk di pahami maknanya atau di terima kebenarannya karna kisah di dalamnya (tidak masuk akal) atau tidak serasi dengan apa yang kita alami di dalam kehidupan kita sehari hari.
Banyak sekali MITOS" yang tanpa kita sadari ada di dalam kehidupan kita sehari hari yang itu semua tidak kita sadari dari yang terlihat maupun yang tidak terlihat oleh kasat mata, boleh di percaya dan boleh tidak di percaya sebagai mana menurut para ahli LEVI-STRAUSS mitos adalah suatu warisan yang berbentuk cerita tertentu dari tradisi lisan yang mengisahkan dewi-dewi, manusia pertama, binatang, dan lain sebagainya berdasarkan sekema logis yang terkandung di dalam mitos itu dan yang memungkinkan kita mengitegrasikan semua masalah yang perlu di selesaikan di dalam suatu konstruksi sistematis.

ZAENAL ARIFIN MITOS_Tidak Boleh Makan Atau Duduk Di Depan Pintu

NAMA : ZAENAL ARIFIN
JURUSAN PMI 4
1113054000029


Tidak Boleh Makan Atau Duduk Di Depan Pintu

Mitos bisa di artikan sebagai legenda rakyat atau cerita rakyat jaman dahulu yang konon pada jaman dahulu orang banyak yang percaya pada hal-hal yang bersifat mistis. Mitos Secara sederhana, definisi mitos adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi. Begitu luasnya suatu mitos beredar di masyarakat sehingga masyarat tidak menyadari bahwa informasi yang diterimanya itu tidak benar. Karena begitu kuatnya keyakinan masyarakat terhadap suatu mitos tentang sesuatu hal, sehingga mempengaruhi perilaku masyarakat.

Kamis, 28 Mei 2015

sarah fauziah audina_PMI 4_tugas 7_MITOS MENGENAKAN PAKAIAN BERWARNA HIJAU SAAT BERKUNJUNG KE PANTAI

MENGENAKAN PAKAIAN BERWARNA HIJAU SAAT BERKUNJUNG KE PANTAI
Mitos adalah suatu cerita tradisional mengenai peristiwa gaib dan kehidupan dewa-dewa. Istilah mitos (mythos) berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah "perkataan" atau "cerita". Orang pertama yang memperkenalkan istilah mitos adalah Plato. Plato memakai istilah "muthologia", yang artinya menceritakan cerita. Dalam KBBI, dijelaskan bahwa, mitos adalah cerita suatu bangsa tentang asal-usul semesta alam, manusia dan bangsa itu sendiri. Sedangkan, dalam Webster's Dictionary, mitos adalah perumpamaan atau alegori, yang keberadaannya hanya merupakan khayal yang tak dapat dibuktikan. Mitos termasuk dalam salah satu jenis cerita dongeng.

Rabu, 27 Mei 2015

Desa Sumampir_Daimatul Mawaddah_PMI 2

Nama  : Daimatul Mawaddah
NIM    : 11140540000020
PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM 2
DESA SUMAMPIR
KECAMATAN PETIR
KABUPATEN SERANG
A.    Sejarah Desa Sumampir
Menurut nenek hj. Jahriah, desa Sumampir ini dahulunya bernama Suka Mampir namun seiring waktu berlalu masyarakat desa menyebutnya dengan desa Sumampir. Nama desa ini diambil ketika zaman Belanda ada sekelompok orang yang mampir atau bersembunyi di desa tersebut dan lama kelamaan mereka membuat benteng pertahanan dari Belanda. Yang mana semakin kesini mereka meninggal karena peperangan, dan hanya tersisa tiga orang. Beberapa lama kemudian satu orang meninggal karena di tembak oleh Belanda, dan tinggal tersisa dua orang dan mereka menikah dengan orang disana. Dahulunya namanya bukan desa Sumampir melainkan desa Suka Mampir karena banyak orang-orang yang sering mampir disana. Seiring waktu namanya dirubah menjadi sumampir. Desa Sumampir dibagi menjadi empat Sumampir yaitu girang, kaler, kidul, dan masjid. Desa yang sedang saya bahas ini di Sumampir masjid.

Desa Bangeran Kec. Dukun Kab. Gresik_Hasyim asy'ari_PMI 2

NAMA : HASYIM ASY'ARI
NIM     : 11140540000021

DESA BANGERAN KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK

Desa Bangeran merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik yang berprovinsi Jawa Timur.  Bagian barat dengan berbatasan Kabupaten Lamongan, Desa Bangeran terdiri dari 11 RT dan 5 RW. Di samping itu Desa Bangeran terbagi menjadi dua dusun, yaitu Dusun Bangeran Geneng dan Dusun Bangeran Lebak yang terletak ditepi sungai bengawan solo yang berbatasan dengan Desa Kalitengah yang berwilayah Kabupaten Lamongan. Jarak antara Dusun Bangeran Geneng dan Dusun Bangeran Lebak berjarak kurang lebih 1,5 km, luas daerah atau wilayah Desa Bangeran 2971 HA.

Desa Gasol_Syarifah Asmar_PMI2

Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat
Syarifah Asmar
11140540000016
PMI 2
Sejarah Desa Gasol
Bermula dari sebuah lahan tempat pengungsian. Berkembang menjadi salah satu sentra produksi beras lokal terbesar di Jawa Barat. Makam tua Di atas Makam tua terdapat kumpulan batu kali sebesar kepala bayi itu tertumpuk rapi. Dari sela-sela bagian batu di bagian tengah, muncul sebatang pohon mawar merah berduri, seolah berfungsi sebagai penghias sekaligus pelindung makam tersebut dari sengatan terik matahari.Makam Hajah Maing Khodijah, pendiri sekaligus pemimpin pertama Desa Gasol salah satu sesepuh di Gasol. Itu sebuah nama desa yang terletak di kawasan kaki Gunung Gede dan masuk dalam wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Desa Penglipuran_Dwi Aryurini_PMI 2

Asal Mula Nama Desa Penglipuran
Desa Penglipuran adalah sebuah desa di kabupaten Bangli, Bali, tepatnya di kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Desa Penglipuran terletak  pada  jalur  wisata  Kintamani, sejauh 5 Km dari  pusat kota Bangli, dan 45 Km dari pusat kota Denpasar.  Sebelum mengetahui asal mula terbentuknya nama Desa Penglipuran,  kita juga harus tahu sejarah dari desa Penglipuran itu sendiri. Dari sudut pandang sejarah dan  menurut para sesepuh,  kata Desa Penglipuran berasal dari kata Penglipuran, dan kata Penglipuran sendiri berasal dari kata "Pengeling Pura" yang berarti tempat suci mengenang para leluhur.

Desa Balapulang_Ilmam Fachri Zen_PMI 2

ILMAM FACHRI ZEN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
11140540000017

ASAL USUL DESA BALAPULANG

A. ASAL-USUL NAMA DESA BALAPULANG
Balapulang adalah salah satu desa yang cukup maju di Kabupaten Tegal.
Balapulang berasal dari dua kata yaitu Bala =
Batir/rombongan/sekelompok orang, sedangkan
Pulang=Balik/pulang/meninggalkan suatu tempat. Jadi sejarahnya ketika
zaman penjajahan, sekelompok orang yang akan berperang ( seperti
prajurit ) sedang melakukan perjalanan dan melewati daerah itu tetapi
karena ada sesuatu hal yang tidak memungkinkan untuk melakukan

Asal-usul Desa Balapulang_Ilmam Fachri Zen_Pengembangan Masyarakat Islam

A. ASAL-USUL NAMA DESA BALAPULANG
Balapulang adalah salah satu desa yang cukup maju di Kabupaten Tegal.
Balapulang berasal dari dua kata yaitu Bala =
Batir/rombongan/sekelompok orang, sedangkan
Pulang=Balik/pulang/meninggalkan suatu tempat. Jadi sejarahnya ketika
zaman penjajahan, sekelompok orang yang akan berperang ( seperti
prajurit ) sedang melakukan perjalanan dan melewati daerah itu tetapi
karena ada sesuatu hal yang tidak memungkinkan untuk melakukan

Desa Margasari_Azhar Fuadi_PMI II

Nama            :      Azhar Fuadi
NIM              :      11140540000004
Prodi             :      Pengembangan Masyarakat Islam

DESA MARGASARI
KECAMATAN MARGASARI
KABUPATEN TEGAL

A.    Sejarah Desa Margasari
Desa Margasari terletak di Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah. Desa Margasari memiliki batas wilayah administratif  sebagai berikut:
Sebelah Utara              :           Desa Karang Asem
Sebelah Timur             :           Desa Jimbayat
Sebelah Barat              :           Gunung Raja Gemantung      
Sebelah Selatan           :           Desa Tonjong

Desa Bendungan_Risna Siti Rahmah_PMI 2

Setiap desa atau daerah pasti memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang merupakan pencerminan dari karakter dan pencirian khas tertentu dari suatu daerah. Sejarah desa atau sering kali tertuang dalam dongeng-dongeng yang diwariskan secara turun-temurun dari mulut ke mulut sehingga sulit dibuktikan secara fakta dan tidak jarang dihubungkan dengan mitos setempat. Namun, dibalik cerita yang diwariskan secara turun-temurun terkadang memang ada yang benar masih terlihat peninggalannya.

JASINGA_SYIFA NUROHMAH_PMI 2

Nama: SYIFA NUROHMAH
Nim : 11140540000010

ASAL USUL NAMA JASINGA
Beberapa cerita rakyat tentang lahirnya beberapa nama-nama desa atau daerah Bogor memang ada, seperti Rancamaya, Bantarjati, Ciaruteun, Cikeas, Kedunghalang, dan sebagainya. Untuk wilayah Bogor bagian barat terdapat nama-nama daerah yang cukup tua seperti Ciaruteun, Argapura (Rengganis) dan Jasinga.

Desa Babat Tanah Nguruan_Syahrullah_PMI 2

Nama: SYAHRULLAH
Nim: 11140540000002

ASAL-USUL  BABAT TANAH NGURUAN
Nguruan bisa dikatakan desa Islam tertua di kecamatan Soko, kabupaten Tuban. Buktinya bisa dilihat di bangunan bersejarah Langgar Santren, di sana tertulis tahun berdirinya sangat tua tepatnya pada hari Senin Pahing, tanggal 13 Jumadil Akhir Tahun 1302 H / 30 Maret 1885. Tetapi orang di luar Tuban, semisal orang Gresik, Malang, dll selalu menyebut desa Nguruan dengan Nama Rengel, karena sejarah leluhurnya dari Rengel.

Selasa, 26 Mei 2015

Desa Soga_Yuyun Yunena_PMI2

Asal Mula Desa Soga
Desa Soga adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat Indonesia. Desa soga terletak di antara beberapa desa yaitu disebelah selatan desa Jengkok , sebelah utara desa Tenajar, sebelah timur desa Kedokan Bjaing dan disebelah barat desa Kertasemaya.

Syifaurrahmah_Desa Barongan_PMI2

Nama : Syifaurrahmah
Jurusan : PMI 2
NIM : 11140540000009
Asal usul
Desa Barong menurut Mbah Gito (tokoh masyarakat desa) mengatakan bahwa beliau berasal dari kerajaan Majapahit yang kemudian mulai mensyiarkan agama Islam sambil berdagang. Mbah Kyai Barong dikenal sebagai guru besar sunan Kudus dan sunan Muria. Saat beliau mensyiarkan agama di daerah tersebut, banyak orang yang tertarik terhadap ajaran-ajarannya. Ketertarikan itulah, mengakibatkan banyak orang yang mengikuti dan menjadi murid Mbah Kyai Barong untuk memperdalam agama Islam. Murid-murid beliau ini berasal dari beberapa daerah di kota Kudus. Saat belajar mereka sangat tertarik dengan salah satu  agama yang disyiarkan beliau. Beliau wafat tidak diketahui secara pasti.

Nama Desa Buahdua_Iqbal Zaenal Mutaqin_PMI 2

Asal mula Nama Desa Buahdua

Diceritakan, pada saat Sumedang berada dibawah kekuasaan Kesultanan Mataram, pemerintah Sumedang memberikan tugas pada Kepala Cutak yang bernama Rd. Agus Salam untuk mempersiapkan jamuan makan pada rombongan pasukan Mataram yang ketika itu akan mengadakan penjelajahan dalam misi peperangan melawan VOC (Belanda) di Batavia.

DESA WARU KULON_SITI MAGFIROH_PMI 2

NAMA              : SITI MAGFIROH
NIM                   : 11140540000007
Desa Waru Kulon yang terletak di Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, mempunyai banyak cerita. Beberapa diantaranya menceritakan para sesepuh desa yang sudah meninggal. Beberapa cerita lainnya sangat berkaitan dengan dengan keberadaan desa-desa tetangga, seperti Desa Waru Wetan, Desa Kesambi, dan Desa Pucuk.

DESA BESITO_AHMAD RIZAL_PMI 2

NAMA                 : AHMAD RIZAL
NIM                     : 11140540000012
PRODI                 : PMI 2
Sebenarnya nama asli Desa Besito adalah Mbesito yang merupakan singkatan dari "mugo-mugo bisaha eling sakabehane insyaallah tentrem ora ono opo-opo". Kalimat tersebut mempunyai makna bahwa orang yang memberi nama Desa Besito mempunyai harapan agar desa tersebut dapat selalu nyaman dan tentram. Sedangkan sejarahnya sendiri bermula pada zaman keraton Mataram. Zaman dahulu, keraton mataram sedang mengalami suatu permasalahan yang begitu serius. Kemudian raja mataram mengadakan suatu sayembara. Sayembara tersebut mencari orang yang dapat menyelesaikan masalah yang dialami oleh keraton tersebut. Sebagai imbalannya, bagi orang yang dapat menyelesaikan masalah tersebut, maka orang itu akan diangkat sebagai patih di mataram.

DESA RAHTAWU_IKRIMA NUR ALFI_PMI 2

NAMA            : IKRIMA NUR ALFI
NIM                : 111405400000015
Nama Rahtawu sudah ada sejak zaman nenek moyang (zaman kadewan) dan belum ada seorang pun  yang menceritakan asal muasal nama Desa tersebut. Sedangkan menurut masyarakat setempat nama Rahtawu berarti darah yang mengalir. Pada jaman dahulu, konon pada saat istri Sakri melahirkan seorang anak laki-lakinya yang diberi nama Abiyoso itu banyak mengeluarkan darah bahkan tidak bisa di hentikan, sehingga darah keluar bagai aliran air. Sehingga saat itu sakri yang sekarang dikenal  Eyang Sakri memberi nama desa tersebut RahTawu ( yaitu darah keluar yang banyak dan sampai ditawu ).

Guntur Eka_SEJARAH, DAN MITOS DESA BOJONG, JAWA TENGAH

Nama : Guntur Eka Arif Saputra (11140540000019)

SEJARAH, DAN MITOS DESA BOJONG, JAWA TENGAH

Setiap desa atau daerah pasti memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang merupakan pencerminan dari karakter dan pencirian khas tertentu dari suatu daerah sejarah desa atau seringkali tertuang dalam dongeng-dongeng yang diwariskan secara turun temurun dari mulut ke mulut sehingga sulit untuk di buktikan secara fakta dan tidak jarang dongeng tersebut dihubungkan dengan mitos tempat – tempat tertentu yang dianggap keramat. Dari hal ini desa Bojong juga memiliki hal tersebut yang merupakan identitas dan desa ini yang akan kami tuangkan dalam kisah-kisah dibawah ini.

Aditiya awaludin_tugas 7_mitos

NAMA : Aditiya Awaludin
NIM : 1113054000012
JURUSAN/SEMESTER : PMI 4

Pengertian Mitos
Mitos adalah suatu cerita tradisional mengenai peristiwa gaib dan kehidupan dewa-dewa. Istilah mitos (mythos) berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah "perkataan" atau "cerita". Orang pertama yang memperkenalkan istilah mitos adalah Plato. Plato memakai istilah "muthologia", yang artinya menceritakan cerita. Dalam KBBI, dijelaskan bahwa, mitos adalah cerita suatu bangsa tentang asal-usul semesta alam, manusia dan bangsa itu sendiri. Sedangkan, dalam Webster's Dictionary, mitos adalah perumpamaan atau alegori, yang keberadaannya hanya merupakan khayal yang tak dapat dibuktikan. Mitos termasuk dalam salah satu jenis cerita dongeng.

IRSYADI FARHAN PMI4_Tugas 6_MITOS MENGGUNTING KUKU MALAM HARI

NAMA : IRSYADI FARHAN
NIM : 1113054000028
MITOS MENGGUNTING KUKU PADA MALAM HARI
Pada masa dahulu mitos itu sering diucapkan oleh orang tua jika melihat seseorang yang akan memtong kuku di malam hari. Mereka tidak hanya mengingatkan anaknya saja, tetapi kepada setiap orang yang akan melakukan hal tersebut. Jika kita menanyakan alasannya mengapa kepada orang tua kita, terkadang mereka menjawab dengan menhubungkan ke hal gaib, bahkan terkadang mereka tidak bisa menjelaskan secara nalar di dalam pikiran kita.

Milva Susanti_Pmi 4_Tugas 6_MITOS BERSIUL DI MALAM HARI

MITOS BERSIUL DI MALAM HARI

Salah satu mitos yang cukup terkenal pada  beberapa daerah di Indonesia yaitu larangan bersiul di malam hari. Salah satu contoh kasusnya yaitu di daerah Provinsi Bengkulu. Beberapa masyarakat yang tinggal di kota maupun kabupaten pada Provinsi ini mempercayai bahwa tindakan bersiul di malam hari dapat mendatangkan (atau seperti memanggil) hewan buas yaitu ular. Di beberapa daerah di provinsi lain masyarakatnya bahkan mempercayai bahwa bersiul di malam hari adalah pemanggilan setan. Masyarakat tersebut mempercayai bahwa jika seseorang bersiul maka akan datang seekor ular ataupun akan mengundang datangnya setan ke daerah tempat mereka bermukim.

MILVA SUSANTI D PUTRI_PMI 4_TUGAS 5_TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

 

TIPOLOGI BUDAYA

Menurut Raphael Moneo secara sederhana tipologi dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang mendeskripsikan sebuah kelompok objek atas dasar kesamaan sifat-sifat dasar. Bahkan bisa juga dikatakan bahwa tipologi berarti tindakan berpikir dalam rangka pengelompokan.

Menurut Riesman, Tipologi berdasarkan kebudayaan dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu :

1.      Orang-orang yang pribadinya ditentukan oleh tradisi,

2.      Orang-orang yang membiarkan dirinya di pimpin oleh rohaninya, dan

3.      Orang-orang yang mendasarkan dirinya pada norma-norma yang dikemukakan oleh orang lain kepadanya.

Riesman menganggap dapat memperlihatkan bahwa periode kebudayaan yang lama saling menyusul satu sama lain di mana pada pokoknya terdapat orang-orang yang selalu tergolong dalam salah satu diantara ketiganya.

 

TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, berasal dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

            Jika dihubungkan dengan tipologi budaya, bisnis bisa juga diartikan sebagai usaha mencari keuntungan (dalam hal perdagangan). Secara umum, tipologi budaya bisnis masyarakat di Indonesia sangatlah beragam. Ada bisnis perseorangan (pribadi) dan ada bisnis kelompok (komunitas).

Bisnis Perorangan (pribadi) merupakan bisnis dengan bentuk kepemilikan bisnis yang dikelola oleh perorangan adalah sejenis badan usaha yang didirikan oleh seorang Warga Negara Indonesia, sebagai wadah kegiatan bisnis untuk mata pencaharian sehari-hari guna menghidupi diri, anak dan keluarganya. Badan usaha perorangan sangat mudah ditemukan di masyarakat sekitar kita. Badan Usaha Perorangan merupakan tipe paling sederhana dari sebuah badan usaha, sekaligus merupakan bentuk usaha yang paling tua dan paling umum. Seperti namanya, jenis badan usaha ini hanya dimiliki oleh satu orang saja, sehinga pelaksanaan dan tanggung jawabnya dikuasai oleh satu orang tersebut, sebagai pemiliknya.Bentuk badan usaha perorangan yang dapat kita temui di masyarakat sekitar kita antara lain warung (toko kecil), pedagang kaki lima, usaha tambal ban, warnet, dan lain-lain.

Selain itu budaya bisnis yang juga tumbuh dengan pesat di masyarakat yaitu bisnis kelompok. Bisnis perkelompok adalah suatu usaha ataupun badan usaha yang didirikan oleh dua atau lebih orang dengan struktur dan aturan tertentu. Dalam masyarakat kita, bisnis kelompok merupakan bisnis yang paling banyak jenisnya. Ada kelompok yang mendirikan badan usaha sendiri kemudian menjalankan usahanya sendiri. Ada juga kelompok yang mendirikan usaha secara bersama kemudian di kerjakan oleh orang lain. Ada pula badan usaha yang didirikan bersama dan dijadikan beberapa badan usaha ataupun dijadikan lading investasi untuk banyak orang. Beberapa bisnis kelompok yang terkenal dan berkembang di kalangan masyarakat Indonesia yaitu koperasi, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan lain sebagainya.

Seiring berjalannya waktu, tipologi budaya bisnis masyarakat di Indonesia makin berkembang pesat dan beragam. Bahkan saat ini Indonesia bisa dikatakan sebagai Negara berkembang dengan perkembangan industri yang pesat di ASEAN, hal ini terbukti dengan makin banyaknya pabrik-pabrik dalam segala bidang yang tumbuh di beberapa daerah di Indonesia. Perkembangan tipologi budaya bisnis masyarakat ini tentunya diharapkan dapat memberikan sumbangan positif kepada Negara terutama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

MILVA SUSANTI D PUTRI_PMI 4_TUGAS 4_TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

 

TIPOLOGI BUDAYA

Menurut Raphael Moneo secara sederhana tipologi dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang mendeskripsikan sebuah kelompok objek atas dasar kesamaan sifat-sifat dasar. Bahkan bisa juga dikatakan bahwa tipologi berarti tindakan berpikir dalam rangka pengelompokan.

Menurut Riesman, Tipologi berdasarkan kebudayaan dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu :

1.      Orang-orang yang pribadinya ditentukan oleh tradisi,

2.      Orang-orang yang membiarkan dirinya di pimpin oleh rohaninya, dan

3.      Orang-orang yang mendasarkan dirinya pada norma-norma yang dikemukakan oleh orang lain kepadanya.

Riesman menganggap dapat memperlihatkan bahwa periode kebudayaan yang lama saling menyusul satu sama lain di mana pada pokoknya terdapat orang-orang yang selalu tergolong dalam salah satu diantara ketiganya.

 

TIPOLOGI BUDAYA BISNIS MASYARAKAT

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, berasal dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

            Jika dihubungkan dengan tipologi budaya, bisnis bisa juga diartikan sebagai usaha mencari keuntungan (dalam hal perdagangan). Secara umum, tipologi budaya bisnis masyarakat di Indonesia sangatlah beragam. Ada bisnis perseorangan (pribadi) dan ada bisnis kelompok (komunitas).

Bisnis Perorangan (pribadi) merupakan bisnis dengan bentuk kepemilikan bisnis yang dikelola oleh perorangan adalah sejenis badan usaha yang didirikan oleh seorang Warga Negara Indonesia, sebagai wadah kegiatan bisnis untuk mata pencaharian sehari-hari guna menghidupi diri, anak dan keluarganya. Badan usaha perorangan sangat mudah ditemukan di masyarakat sekitar kita. Badan Usaha Perorangan merupakan tipe paling sederhana dari sebuah badan usaha, sekaligus merupakan bentuk usaha yang paling tua dan paling umum. Seperti namanya, jenis badan usaha ini hanya dimiliki oleh satu orang saja, sehinga pelaksanaan dan tanggung jawabnya dikuasai oleh satu orang tersebut, sebagai pemiliknya.Bentuk badan usaha perorangan yang dapat kita temui di masyarakat sekitar kita antara lain warung (toko kecil), pedagang kaki lima, usaha tambal ban, warnet, dan lain-lain.

Selain itu budaya bisnis yang juga tumbuh dengan pesat di masyarakat yaitu bisnis kelompok. Bisnis perkelompok adalah suatu usaha ataupun badan usaha yang didirikan oleh dua atau lebih orang dengan struktur dan aturan tertentu. Dalam masyarakat kita, bisnis kelompok merupakan bisnis yang paling banyak jenisnya. Ada kelompok yang mendirikan badan usaha sendiri kemudian menjalankan usahanya sendiri. Ada juga kelompok yang mendirikan usaha secara bersama kemudian di kerjakan oleh orang lain. Ada pula badan usaha yang didirikan bersama dan dijadikan beberapa badan usaha ataupun dijadikan lading investasi untuk banyak orang. Beberapa bisnis kelompok yang terkenal dan berkembang di kalangan masyarakat Indonesia yaitu koperasi, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan lain sebagainya.

Seiring berjalannya waktu, tipologi budaya bisnis masyarakat di Indonesia makin berkembang pesat dan beragam. Bahkan saat ini Indonesia bisa dikatakan sebagai Negara berkembang dengan perkembangan industri yang pesat di ASEAN, hal ini terbukti dengan makin banyaknya pabrik-pabrik dalam segala bidang yang tumbuh di beberapa daerah di Indonesia. Perkembangan tipologi budaya bisnis masyarakat ini tentunya diharapkan dapat memberikan sumbangan positif kepada Negara terutama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Mir'atun Nisa_11113054000038_PMI 4_Tugas 6_Antropologi Budaya

Pengertian mitos menurut beberapa sumber memiliki persamaan arti yaitu sebuah cerita atau dongeng berlatar masa lampau. Orang pertama yang memperkenalkan istilah mitos adalah Plato adalah seorang filsuf dan matematika Yunani. Istilah Mitos berasal dari bahasa Yunani mythos dan bahasa Belanda mite yang berarti cerita atau perkataan. Penutur mitos terlebih dahulu telah mendengar cerita tersebut dari generasi sebelumnya, biasanya terdapat penokohan para dewa yang terjadi di dunia lain (kayangan) dan dihubungkan dengan terjadinya suatu tempat, alam semesta, adat istiadat dan dongeng masa lampau lainnya.
Mitos hampir mirip dengan legenda dan cerita rakyat yang merupakan cerita tradisional dalam jenis yang berbeda. Yang sedikit membedakan adalah Cerita rakyat dapat berlatar kapan pun dan dimana pun, dan tidak harus dianggap nyata atau suci oleh masyarakat yang melestarikannya. Demikian juga dengan legenda yaitu kisah yang secara tradisional dianggap benar-benar terjadi, namun berlatar pada masa-masa yang lebih terkini, saat dunia sudah terbentuk seperti sekarang ini ( Legenda biasanya menceritakan manusia biasa sebagai pelaku utama, sementara mitos kepada tokoh dewa)
MITOS MANCING SAAT ISTRI HAMIL
Antara memancing dengan hamil itu tidak ada hubunganya...
tanya kenapa ???
katanya kalau istri lagi hamil suaminya gak boleh mancing, takut pas lahir anaknya kenapa-kenapa (bibr sumbing).
jawabanya : bibir sumbing bukanlah disebabkan oleh suaminya mancing, tetapi karena sibayi waktu didalam kandungan kekurangan salah satu asupan gizi.
kalau kita mau mancing yang utama bukanlah menyiapkan peralatan / umpan mancing kita tetapi yang harus di lakukan adalah penuhi dulu kebutuhan istri, bukan kebutuhan ikan smile emotikon
kalau kita lihat dari sudut agama pun, islam tidak membahas larangan memancing, disaat istri sedang hamil. karena tidak ada satu hadist yang membahas tentang memancing disaat istri hamil.
jawabanya :
hal tersebut adalah mitos belaka, dan dizaman yang serba digital seperti sekarang, apapkah kita masih mempercayai nya !
mitos-mitos yang sebenarnya muncul pada zaman penjajahan dahulu, diciptakan oleh para penjajah untuk membodohi rakyat indonesia, contohnya jangan memancing disaat istri hamil itu karena didalam ikan terkandung banyak protein dan gizi yang bagus untuk manusia, jadi pada zaman penjajahan biar orang indonesia tidak ada yang pinter maka dibuatlah mitos tersebut oleh para penjajah.
bagaimana kalau mitos itu benar, dan bagaimana nasib para nelayan yang istri nya sedang hamil, apakah mereka juga dilarang memancing selama 9 bulan lebih, lalu bagaimana dia memenuhi kebutuhan istri dan calon anaknya yang masih dalam kandungannya tersebut...
POKOKNYA Kalau kita mau mancing utamakan dulu kepentingan istri dan calon anak kita yang masih dalam kandungan, kalau semua itu telah terpunuhi semua maka tidak ada salahnya kita menyalurkan hobby memancing kita... smile emotikon

Senin, 25 Mei 2015

Idha Chusaini_1112054000028_pengembangan masyarakat islam_VI_tugas UAS ekologi manusia


M. Fahmi Nurdin_11113054000023_PMI 4_Tugas 7_Antropologi Budaya

Mitos Pantai Selatan

Oleh: M. Fahmi Nurdin

 

Mitos dapat diartikan cerita atau cerita rakyat yang menceritakan kisah berlatar belakang kisah lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh sebagian masyarakat. Mitos memiliki pesan-esan moral didalamnya, yang sebetulnya pesan tersebut berisi kebaikan bagi orang yang benar mengartikannya.

Tidak di pungkiri, indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali mitos. Hampir di semua tempat disetiap kota, pasti ada mitos yang menjadi ciri daerah tersebut. Akan tetapi di indonesia sendiri, tempat – tempat yang mempunyai mitos, justru menjadi tempat yang sangat terkenal dan menjadi tempat wisata yang membuat penasaran banyak orang, dan justru mengundang orang untuk mendatangi nya. Ada yang memang datang untuk menikmati keindahan alam indonesia, ada juga yang datang ingin membuktikan kebenaran mitos tersebut, atau sekedar mendalami arti mitos daerah tersebut, tergantung orangnya.

Kali ini saya akan bahas satu mitos unik di daerah pantai selatan indonesia, yang memang mitos ini bisa dibilang menakutkan, namun mempunyai arti dan pesan moral yang sangat baik bagi masyarakat sekitar yang datang kepantai selatan.

Jangan Memakai Baju Hijau Jika Anda Ingin Berkunjung Ke Pantai Selatan.....

Begitulah pesan orang – orang jika kita ingin berkunjung ke pantai pelabuhan ratu sukabumi dan pantai – pantai sekitaran laut selatan indonesia. Ada apa sebetulnya dibalik pesan ini. Wah sungguh menarik untuk diketahui. Konon kata nya, dalam keyakinan orang jawa, kanjeng ratu kidul atau biasa dikenal dengan sebutan Nyi Roro Kidul memiliki pembantu atau pelayan setia bernama Nyai Rara Kidul (Nyi Lara Kidul). Nyi rara kidul dikisahkan sangat menyukai warna hijau dan di percaya suka mengambil orang-orang yang mengenakan pakaian hijau yang berada di pantai wilayahnya untuk dijadikan pelayan atau pasukannya. Karena itu pengunjung wisata pantai di selatan pulau jawa, baik di pelabuhan ratu, pangandaran, cilacap, pantai-pantai diselatan yogyakarta, selalu di ingatkan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau.

Larangan berpakaian berwarna hijau.......

Ada apa sebetulnya masyarakat jaman dahulu membuat kisah ini, dan dibuat peringatan kepada warga sekitar agar tidak menggunakan pakaian berwarna hijau jika berkunjung ke pantai selatan. Mitos nya jika berpakaian berwarna hijau di pantai selatan akan menjadi sasaran nyi rara kidul untuk di jadikan pelayan atau tentara oleh nyi rara kidul. Namun sebenarnya, itu karena air laut pada daerah pantai selatan cenderung berwarna kehijauan, dan akan sulit ditemukan jika ada korban tenggelam menggunakan pakaian berwarna hijau.

Namun kisah nyi roro kidul dan nyi rara kidul, benar atau tidak, dan kisah pemangsa baju hijau di laut pantai selatan apakah benar adanya? Wallahu' alam. Ambil sisi baik nya, karena orang yang berfikiran baik terhadap sesuatu, akan mendapatkan hikmah dari fikiran positif nya.

#MFN

indah kurniawati_1112054000028_pengembangan masyarakat islam_PMI_VI_tugas UAS ekologi manusia


idha chusaini_1112054000007_pengembangan masyarakat islam_VI_tugas UAS ekologi manusia_


Abidin_Tugas 7_mitos

Abidin

1113054000005

PMI 4_Mitos Bangun siang rezeki dipatuk ayam

 

Pengertian Mitos .  Apa itu Mitos ?

Mitos adalah suatu cerita tradisional mengenai peristiwa gaib dan kehidupan dewa – dewa. Istilah mitos (Mytos) berasal dari bahasa latin yang artinya adalah "perkataan" atau "cerita". Orang pertama  yang memperkenalkan istilah mitos adalah Plato. Plato memakai istilah "muthologia"yang artinya menceritakan cerita. Dalam KKBI, dijelaskan bahwa mitos adalah cerita suatu bangsa tentang asal usul semesta alam, manusia dan bangsa itu sendiri.

Secara sederhana, definisi mitos adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi. Begitu luasnya suatu mitos beredar di masyarakat sehingga masyarat tidak menyadari bahwa informasi yang diterimanya itu tidak benar. Karena begitu kuatnya keyakinan masyarakat terhadap suatu mitos tentang sesuatu hal, sehingga mempengaruhi perilaku masyarakat. Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang di tokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia  lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar  terjadi oleh yang punya cerita atau penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Mitos juga merujuk kepada satu cerita dalam sebuah kebudayaan yang dianggap mempunyai kebenaran mengenai suatu peristiwa yang pernah terjadi pada masa dahulu. Jadi, Mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam. Mitos juga mengisahkan  petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka dan sebagainya. Mengapa Mitos di Percaya? Sebab masyarakat beranggapan mitos sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat tradisional yang masih sangat kental budaya kedaerahannya. Mereka kebanyakan mengabaikan logika dan lebih mempercayai hal-hal yang sudah turun temurun dari nenek moyang. Pada dasarnya, mitos orang zaman dahulu memiliki tujuan yang baik untuk kelangsungan hidup keturunannya Ada masyarakat yang mempercayai mitos tersebut, ada juga masyarakat yang tidak mempercayainya. Jika mitos tersebut terbukti kebenarannya, maka masyarakat yang mempercayainya merasa untung. Tetapi jika mitos tersebut belum terbukti kebenarannya, maka masyarakat bisa dirugikan. Mitos dipercaya sebagai ajaran nenek moyang tentang apa yang tidak boleh dilakukan agar tidak tertimpa daerah.

Pada kali saya ingin membahas mitos tentang Jangan bangun tidur pada siang hari, nanti rezekimu di patuk oleh ayam.

Mitos ini masih ada dan bertahan sampai zaman sekarang, karena pada logikanya seandainya saja kita bangun siang, maka kita akan menjadi malas dalam melakukan sebuah kegiatan baik itu kerja kuliah maupun yang lainnya. Bukan hanya malas, akan tetapi kita jadi tdak semangat dalam melakukan sebuah pekerjaan atau aktifitas yang kita ingin kerjakan. 

Mengapa demikian kita menjadi malas atau tidak semangat dalam melakukan aktifitas tertentu? Karena apabila kita bangun pada siang hari maka matahari sudah naik cukup tinggi dan memantulkan sinar matahari yang terang sehingga menjadi panas. Pada saat itulah orang – orang malas untuk mengerjakan suatu aktifitas tertentu karena melihat matahari yang sudah terbit tinggi dan suhu atau hawa sekitar menjadi panas lebih cepat dibandingkan pada waktu pagi hari.

Namun pada zaman nenek moyang kita terdahulu mitos ini sangatlah erat didengar oleh orang – orang terdahulu terutama orang yang tinggal di pedesaan. Apabia mereka bangun siang hari atau telat bangun maka takkan bisa nyambi/nyambut gawe (kerja) berladang, bertani, berternak, dan lain sebagainya. dan Jika semua itu dilakukan pada siang hari kan tidak akan cukup waktunya dan juga membuang-buang waktu. Apabila masyarakat pedesaan itu mayoritas petani maka apabila bangun siang atau terlambat, hasil panennya akan gagal dan mesti mengulang lagi dari awal. Karena berani itu memerlukan kesabaran dan ketelatenan yang tinggi dan juga waktu yang tepat agar hasil panennya bagus.

Suryo Widodo_Tugas ke-6_Mitos

MITOS

 

Pengertian mitos secara etimologi kata 'mitos' berasal dari kata yunani muthos yang berarti cerita atau sesuatu yang dikatakan seseorang; dalam pengertian yang lebih luas dapat berarti suatu pernyataan atau sebuah cerita atau sebuah alur drama.[1] Mitos sendiri juga bisa diartikan sebagai cerita tradisional yang tidak rasional, diceritakan dan dipercayai oleh orang-orang terdahulu. Biasanya mitos berceritakan tentang alam semesta, makhluk hidup baik manusia, hewan maupun makhluk ghaib dan lain sebagainya.

            Tidak akan sulit mencari hal-hal yang berbau tentang mitos di Indonesia, baik yang menceritakan alam semesta, makhluk ghaib, bahkan yang berupa perbuatan sehari-hari. Di Indonesia sendiri mitos yang menyangkut larangan suatu perbuatan sehari-hari biasa disebut dengan Pamali. Biasanya orang yang sudah tua akan menceritakan atau memberitahu tentang mitos atau pamali kepada anak atau cucunya.

            Terdapat banyak sekali mitos mitos yang ada di Indoensia, contohnya saja mitos atau pamali yang mengatakan bahwa jika seseorang yang sedang hamil, maka ada ibu tersebut maka sebaiknya selalu menggantungkan pisau atau gunting lipat pada baju yang dipakainya. Sering mendengar mitos ini bukan?. Manfaat dari menggantungkan pisau atau gunting lipat pada setiap baju yang dikenakannya adalah bermaksud agar calon bayi yang sedang dikandung oleh permepuan tersebut tidak mengalami gangguan dari makhluk halus.

            Menurut mitos, menggantungkan pisau atau gunting lipat pada setiap baju yang dikenakan oleh seseorang yang mengandung bayi adalah untuk melindungi sang bayi dari gangguan makhluk halus. Namun sebenarnya jika dipikirkan sedara rasional maka menggantungkan pisau atau gunting lipat pada ibu hamil adalah untuk menja keselamatan ibu dari bayi tersebut untuk melindungi dirinya sendiri. Karena, biasanya seorang perempuan yang sedang hamil akan memiliki kecepatan bergerak yang lambat, sehingga memerlukan suatu perlindungan diri sendiri.

            Dari contoh yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa suatu mitos dapat memiliki manfaat positif dan negatifnya. Manfaat positif dari mitos ini salah satunya ialah untuk menjaga diri sendiri dari ancaman yang mungkin saja terjadi. Maka jika ada seseorang yang menggaggu keselamatan diri dan bayi yang sedang dikandungnya, seseorang tersebut dapat menggunakan pisau atau gunting lipat untuk membela dan melindungi dirinya. Dan negatifnya adalah bahwa cukup berbahaya bagi seseorang perempuan yang sedang hamil membawa dan bahkan menggantungkan pisau atau gunting lipat di setiap baju yang dia kenakan.

Dibalik dari suatu mitos atau pamali mungkin saja adalah salah satu orang terdahulu untuk mendidik anaknya agar menurut dengan perkataan orang tua. Karena biasanya dibalik mitos sendiri akan ada sisi positifnya seperti contoh yang telah disebutkan sebelumnya. Dan mitos juga menjadi suatu cara alternatif yang cukup efektif untuk mempertahankan norma-norma yang telah ada, walaupun biasanya mitos itu sendiri jika dipikrkan secara rasional tidak masuk akal.



[1] Mariasusai Dhavamony, Fenomenologi Agama, Kanisius, 2006. Hlm. 147

Daftar Pustaka
D.Mariasusai.Fenomologi Agama, Kanisius, 2006.

Cari Blog Ini