Senin, 14 September 2015

AisyahYuliYanthiKPI1B_Komunitasorganisasikelompoksosial_Tugas2

Devinisi, Persamaan dan perbedaan Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial  serta contoh dalam kehidupan sehari-hari

 

                               I.            Devinisi komunitas,organisasi dan kelompok social

a)      Komunitas berasal dari bahasa latin communire yang berarti memperkuat. Devinisi dari komunitas sendiri adalah adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai kesamaan seperti sifat, hobi dan lain-lain. Biasanya bersifat informal, cenderung bebas dan tidak mempunyai tujuan yang jelas atau sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotanya.

b)      Organisasi menurut Wrigh (1977) adalah suatu bentuk system terbuka dari aktifitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang bersama dan biasanya bersifat formal. Schein (1982) mengartikan organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hierarki.[1]

c)       Kelompok social adalah suatu unit yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling berinteraksi atau berkominikasi. Sedangkan menurut Mayor Polak kelompok social adalah satu grup, yaitu sejumlah orang ada antara hubungan satu sama lain dan hubungan it bersifat sebagai sebuah struktur. Jadi dapat disimpulkan kelompok social menurut tinjauan sosiologi adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan terjadi hubungan timbal balik.[2]

                            II.            Perbedaan dan persamaan antara komunitas, organisasi dan kelompok social

     Persamaan antara komunitas,organisasi dan kelompok social adalah ketiganya sama-sama terbentuk karna danya kesepakatan antar individu itu sendiri untuk mencapai tujuan tertentu.

     Sedangkan perbedaanya yaitu terletak pada  tujuannya  misalkan komunitas itu bertujuan sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotanya. Organisasi bertujuan yang sama dalam suatu tempat tertentu dan biasanya bersifat formal serta bernaungan hukum. Sedangkan kelompok sosial bertujuan untuk menggabungkan suatu manusia dalam suatu tempat. Didalam organisasi pun terdapat pembagian pekerjaan dan fungsi yang jelas sedangkan dalam komunitas dan kelompok social tiddak ada pembagian tugas yang jelas.[3]

 

                         III.            Contoh komunitas,organisasi dan kelompok social dalam kehidupan sehari-hari

Contoh komunitas misalnya komunitas pelukis Indonesia merka membentuk suatu komunitas untuk supaya dapat saling bertukar pikiran atau untuk sekedar menyalurkan hobi mereka bersama orang-orang yang sama-sama pecinta lukisan.

Contoh organisasi contohnya OSIS , mereka dibentuk untuk tujuan mengatur para siswa dan susunan keanggotaannya sudah jelas dari ketua sampai bagian humas.

Contoh kelompok social adalah anak-anak, karna tanpa sadar anak-anak juga membuat kelompok social dimana mereka berkomunikasi dan saling berinteraksi.



[1] Dr.Arni Muhammad,,Komunikasi organisasi, PT.Bumi angkasa,Hal.23

[2] Nurani Soyomukti, Pengantar ilmu komunikasi, Ar-ruzz media, Hal 174

[3] Suranto AW, Komunikasi social budaya, Graha ilmu, 2010

danang nurhidayana-kpi 1 b-komunitas organisasi dan kelompok sosial-tugas 1

A.COMMUNITY (KOMUNITAS)

          Konsep komunitas memilik sejarah perdebatan yang panjang  sejarah dalam sosiologi. Pada level sehari-hari,  konsep komunitas digunakan untuk menyatakan ide mengenai pengalaman umum dan kepentingan bersama. Dalam sosiologi, kegunaan konsep komunitas untuk tujuan analisis lebih banyak memunculkan perdebatan. Khususnya, mengenai sejauh mana konsep tersebut dianggap cukup memadai untuk dapat menelaah keterlibatan orang per orang di dalam komunitas. Penggunaan awal konsep komunitas dalam sosiologi berkaitan dengan perhatian para pendiri displin ilmu ini yang berusaha untuk memahami dan mejelaskan transformasi sosial dari ekonomi industry kapitalis pada abad ke-19. Pertengahan abad ke-20 untuk menguji sejauh mana keberadaan solidaritas komunitas yang ada di beberapa wilayah di perkotaan masyarakat industrial. Sebagian besar berpendapat bahwa unsur-unsur komunitas tetep berlanjut menjadi ciri tertentu dari bagian-bagian kota modern, terutama yang dibangun di dalam lingkungan warga kelas pekerja dan lingkungan etnis, terlepas dari perubahan urbanisasi yang dihasilkan di dalam tantanan organisasi sosial yang lebih luas.

B. ORGANISASI

       Mengapa organisasi menjadi penting? Seseorang individu memiliki kapasitas yang terbatas. Bila bekerja sama secara terkoordinasi, kemampuan dua individu akan meningkat; tidak hanya meningkat secara aritmatika, tetapi secara geometri. Barang-barang yang kita beli sering kali diproduksi atau dipanen di suatu tempat bahkan ribuan km dari rumah kita tempat tinggal. Kita merupakan salah satu titik akhir dari berbagai serangkaian persimpangan atau simpul hubungan banyak organisasi di berbagai tempat yang berada di dunia ini. Semua aktivis itu menjadi mungkin karena adanya organisasi (Morgan,1990).

C. PENGERTIAN KELOMPOK SOSIAL

      Secara sosiologis istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi, di mana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Dalam buku Sociology An Introduction. Joseph S. Roucek dan Roland L. Warren (1984), menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang di antara mereka terdapat bebrapa pola interaksi yang dapat dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan. Melalui kelompok sebagaimana dikatakan oleh polak itu, manusia dapat bersama-sama dalam usaha memenuhi berbagai kepentingannya. Di dalam suatu kelompok masyarakat seorang pribadi harus dapat membedakan dua kepentingan, yaitu ia sebagai makhluk individu dan sekaligus ia makhluk sosial. Sebagai makhluk individu manusia pada dasarnya mempunyai hasrat untuk sebesar-besarnya mengutamakan kepentingan diri sendiri.

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN KOMUNITAS, ORGANISASI DAN KELOMPOK SOSIAL

  Perbedaannya terletak pada tujuannya misalkan komunitas itu bertujuan sekedar ekspresi jiwa, tergantung chemistry anggota-anggotannya. Organisasi bertujuan yang sama dalam suatu tempat tertentu dan biasanya bersifat formal serta bernaungan hukum. sedangkan kelompok sosial bertujuan untuk menggabungkan suatu manusia dalam suatu tempat.                                                        Persamaannya yaitu sama-sama melibatkan individu-individu dengan persamaannya lainnya, sama-sama sekumpulan manusia yang mempunyai tujuan masing-masing. Jadi antara itu saling mempunyai hubungan yang signifikan karena bisa hanya individu saja yang terlibat sebagai manusia pasti terlibat dalam tiga cakupan tersebut.

CONTOH KOMUNITAS, ORGANISASI, DAN KELOMPOK SOSIAL

A.    KOMUNITAS

1.      Komunitas Motor Harley Davidson

2.      Komunitas Hijab

3.      Komunitas Air Softgun

4.      Komunitas Skateboard

 

B.     ORGANISASI

1.      OSIS

2.      FORKABI

3.      DEMA

4.      PSSI

 

C.    KELOMPOK SOSIAL

1.      Kelompok belajar

2.      Kelompok diskusi

3.      Kelompok kerja

4.      Keluarga

 

Sumber; -Prof. Dr Iman Santosa, M,Si, Sosiologi The Key Concept.

                  -Abdulsyani, Sosiologi Skematik Teori dan Terapan

Fizna Sa'diyya_Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial_Tugas2

Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial

 

I.                   Pengertian

Komunitas dapat didefinisikan sebagai kelompok khusus dari orang-orang yang tinggal dalam wilayah tertentu, memiliki kebudayaan dan gaya hidup yang sama, sadar sebagai satu kesatuan, dan bertindak secara kolektif dalam usaha mereka dalam mencapai tujuan.

Definisi komunitas dapat didekati melalui ; (1) Terbentuk dari sekelompok orang; (2) Saling berinteraksi secara social diantara anggota kelompok itu; (3) Berdasar adanya kebutuhan/tujuan dalam diri mereka/diantara anggota kelompok lain; (4) Adanya wilayah-wilayah individu yang terbuka untuk anggota kelompok yang lain.

Pada dasarnya setiap komunitas yang ada itu terbentuk dengan sendirinya, tidak ada paksaan dari pihak manapun karena komunitas terbangun memiliki tujuanu ntuk memenuhi kebutuhan setiap individu dalam kelompok tersebut. Suatu komunitas biasanya terbentuk karena ada beberapa individu yang memiliki hobi yang sama, tempat tinggal yang sama, dan memiliki ketertarikan yang sama dalam beberapa hal.

Istilah organisasi secara harfiah dapat diartikan secara suatu kesatuan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasar pembagian tugas tertentu. Sedangkan istilah social berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia. Maka definisi organisasi social adalah struktur dari berbagai hubungan antarmanusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan suatu kesatuan yang teratur.

Pada mulanya suatu organisasi social terbentuk karena adanya desakan minat dan kepentingan individu dalam masyarakat. Kepentingan-kepentingan itu tidak disalurkan melalui lembaga-lembaga sosial, melainkan disalurkan melalui bentuk persekutuan manusia yang relative lebih teratur dan formal.Didalam suatu organisasi social terdapat proses yang dinamis (hubungan antarmanusia di dalamnya senantiasa berubah) dan structural (ada pola tingkahlaku yang terstruktur dalam setiap perubahannya). Dalam organisasi sosial, anggota-anggotanya tersusun secara sistematis, masing-masing mempunyai status dan peranan-peranan yang bersifat formal. Masing-masing memelihara dan berusaha bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Kelompok social adalah suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi, dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Pada dasarnya, kelompok social ada karena: (1) adanya kesadaran bahwa seseorang merupakan bagian dari anggota dari suatu kelompok sosial; (2) adanya hubungan timbal balik antarsatu orang/kelompok dengan yang lain; (3) Adanya factor pengikat yang menyatukan antara satu orang/ kelompok dengan yang lain.

 

 

II.                PersamaandanPerbedaan

 

Persamaan:

a.       Terbentuk oleh sekelompok orang yang saling berhubungan (berinteraksi) secara sosial

b.      Adanya tujuan bersama antar anggota

c.       Adanya rasa kebersamaan antar anggota

Perbedaan:

a.       Komunitas:  Adanya wilayah-wilayah individu yang terbuka untuk anggota kelompok lain; pembentukannya tidak ada paksaan dari pihak manapun; Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan setiap individu dalam kelompok tersebut.

b.      Organisasi: Adanya desakan minat dan kepentingan individu dalam kelompok; ada beberapa aturan yang mengikat; rumusan batas-batas operasionalnya jelas; memiliki identitas yang jelas; adanya daftar anggota; adanya program kerja.

c.       Kelompoksosial: Adanya kesadara n bahwa seseorang merupakan bagian anggota dari suatu kelompok; adanya factor prngikat yang menyatukan antara satu orang dengan yang lain.

 

III.             ContohdalamKehidupanSehari-hari

a.       Komunitas: Komunitas jalan pagi, komunitas blogger, komunitas pecintaalam, dll.

b.      Organisasi: OSIS (Organisasi Intra Sekolah), HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan), dll.

c.       Kelompok social kecil: keluarga, sekolah, desa; kelompok social besar: Kota-kota besar, kumpulan beberapa Negara, dll.

                     Sumber:

·         Cohen, Bruce J. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT.Rineka Cipta,1992.

·         Nasrullah, Rulli. Komunikasi Antarbudaya di Era Budaya Siber. Jakarta: Kencana, 2012.

·         Philipus,Ng dan Aini, Nurul. Sosiologi dan Politik. Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

·         Syani, Abdul. SOSIOLOGI Sistematika, Teori dan Terapan. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2012.

Risna Siti Rahmah_Konteks Sosiologi Struktural_Tugas II Soskot

KONTEKS SOSIOLOGI: STRUKTURAL

Oleh: Risna Siti Rahmah

 

Ada beberapa cara pandang dalam teori sosiologi, salah satunya adalah cara pandang strukturalis. Aliran ini berkaitan dengan karya Claud Levi-Strauss yang meraih kepopuleran pada tahun 1960-an hingga 1970-an.

Strukturalisme adalah pendekatan yang berupaya untuk megungkap struktur yang menjadi dasar dan bertanggung jawab atas karakter-karakter yang mudah diamati dalam interaksi sosial dan hubungan sosial. Ini adalah struktur-struktur semacam mode produksi, sistem kekerabatan, dan mitologi yang dapat menjelaskan aktivitas ekonomis, tatanan perkawinan, dan pertimbangan naratif (narative accounts) yang dihasilkan di dalam masyarakat (John Scott).

Kita akan mendapatkan kesan awal tentang strukturalisme dengan melukiskan perbedaan mendasar antarpendukung perspektif strukturalis. Ada yang memusatkan perhatian pada apa yang mereka sebut struktur pikiran bagian dalam. Menurut pandangan mereka struktur yang  tak disadari inilah yang menyebabkan orang berpikir dan bertindak seperti yang dilakukannya itu. Ada lagi strukturalis yang memusatkan perhatian pada struktur masyarakat lebih luas yang tak terlihat dan memandangnya sebagai faktor penentu tindakan individu maupun tindakan masyarakat pada umumnya. Marx adakalanya berpikir seperti seorang strukturalis semacam itu, yang memusatkan perhatian pada struktur ekonomi masyarakat kapitalis tak terlihat. Kelompok lain melihat struktur sebagai model yang mereka gunakan untuk mengkonstruksikan kehidupan sosial. Terakhir, ada sejumlah strukturalis yang memusatkan perhatian pada hubungan dialektis antara individu dan struktur sosial. Mereka melihat adanya kaitan antara struktur pikiran dan struktur masyarakat. Antropolog Claude Levi-Strauss paling sering diasosiasikan dengan pandangan ini.

 

KESIMPULAN

Strukturalisme adalah pendekatan yang berupaya untuk megungkap struktur yang menjadi dasar dan bertanggung jawab atas karakter-karakter yang mudah diamati dalam interaksi sosial dan hubungan sosial. Ini adalah struktur-struktur semacam mode produksi, sistem kekerabatan, dan mitologi yang dapat menjelaskan aktivitas ekonomis, tatanan perkawinan, dan pertimbangan naratif (narative accounts) yang dihasilkan di dalam masyarakat (John Scott).

 

DAFTAR PUSTAKA

Ritzer, George & Douglas J. Goodman. Teori Sosiologi Modern. Terjemahan Alimandan. Jakarta: Kencana. Edisi ke-6, Cetakan ke-4. 2007.

Scott, John. Sosiologi: The Key Concepts. Terjemahan Labsos FISIP UNSOED. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

 

Fahmi Darmawan - KPI I B - Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial - Tugas 2

KOMUNITAS, ORGANISASI dan KELOMPOK SOSIAL

 A. Definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial dalam Perspektif Sosiologi

1. Komunitas
            Istilah komunitas (Comunity) dapat diterjemahkan sebagai masyarakat setempat. Komunitas dapat didefinisikan sebagai hubungan antara orang – orang yang memiliki karakteristik sosial dan identitas yang sama. Komunitas juga identik dengan suatu perkumpulan beberapa individu tentang hobi yang sama, misalnya komunitas pencinta alam, dimana bagi setiap orang yang memiliki hobi dalam mencintai alam mengadakan sebuah forum atau perkumpulan untuk membahas atau mengkaji lebih jelas lagi tentang alam ataupun cara menjaga alam itu sendiri.

Ciri – ciri sebuah komunitas diantaranya :

a.       merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan  dari kelompok lainnya

b.      memiliki struktur sosial

c.       memiliki norma – norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya

d.      memiliki faktor pengikat

e.       adanya interaksi dan komunikasi diantara para anggotanya

2. Organisasi
            Organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang – orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Organisasi sosial merupakan gabungan dari kedua istilah tersebut dan dapat diartikan sebagai suatu susuan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan suatu kesatuan yang teratur. Secara ringkas organisasi sosial dapat di definisikan sebagai suatu rangkaian pelapisan terstruktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan dan bersifat formal.

ciri – ciri sebuah organisasi diantaranya :

a.       Adanya komponen persamaan

b.      Adanya kerjasama

c.       Adanya tujuan

d.      Adanya sasaran

3. Kelompok Sosial

Kelompok Sosial adalah suatu kumpulan dari orang – orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi , dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Kelompok sosial bisa diartikan sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antar hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur. Dalam buku Sociology An Introduction Joseph s.Roucek dan Roland L warren (1984), menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat  dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan. Kelompok sosial terbentuk karena adanya naluri manusia yang selalu ingin hidup bersama itulah sebabnya maka dalam masyarakat manusia dapat di persamakan dengan masyarakat binatang.

Ada 2 hasrat pokok yang dimiliki manusia sehingga ia terdorong untuk hidup berkelompok :

1.      Hasrat untuk bersatu dengan manusia – manusia lain di sekitarnya

2.      Hasrat untuk bersatu dengan situasi alam sekitarnya

Ciri – ciri sebuah kelompok sosial diantaranya sebagai berikut :

a.       Selalu terdiri paling sedikit dua orang dan terus dapat bertambah menjadi lebih dari itu

b.      Memenuhi persyaratan jumlah

c.       Kelompok – kelompok itu bisa sepanjang hidup / jangka panjang, tetapi juga bisa bersifat sementara / jangka pendek

d.      Merupakan suatu kesatuan dalam dirinya sendiri.

 

B. Perbedaan dan Persamaan anatara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial

a. Persamaan : Dari definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial kita sudah mengetahui bahwa persamaan diantara ketiganya merupakan suatu kumpulan antara individu – individu yang berkumpul dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu.

b. Perbedaan : Perbedaan yang mencolok antara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial adalah hanya pada tingkat kontrol, kesadaran, dan juga tingkat instruksi.

C. Contoh dalam Kehidupan sehari – hari

1. Komunitas : Komunitas Jawa Tengah, Komunitas Akuntansi Indonesia, Komunitas Yamaha Indonesia, dll

2. Organisasi : Osis , Karang Taruna, Posyandu, dll

3. Kelompok Sosial : Kelompok Diskusi, Paguyuban , Patembayan, Kelompok Ronda Malam

Referensi

1. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan , Abdulsyani
2. Sosiologi The Key Concept, Prof Dr. Iman Santosa, M.Si.

Fatia Nurul Ismi - KPI A - 11150510000046 - Tugas 2

Komunitas,  Organisasi dan Kelompok Sosial

 

Pengertian Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial

 

1.      Apa itu Komunitas

 

Adalah suatu perkumpulan dari beberapa orang untuk membentu satu organisasi yang memiliki kepentingan bersama.

 

2.      Apa itu Organisasi

 

Adalah suatu perkumpulan yang  dibentuk oleh sekumpulan orang atau masyarakat,baik yang berseri secara resmi/berbadan hukum atau yang tidak sermi/tidak berbadan hukum,yang bertujuan sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa dan negara. Dan secara harfiah dapat dikatakan sebagai suatu kesatuaan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu.

 

3.      Apa itu Kelompok sosial

 

Adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Dan secara umum didefinisikan sebagai dua atau lebih orang yang memiliki suatu identitas bersama yag berinteraksi secara regular.

 

 

Persamaan dan perbedaan antara komunitas, organisasi dan kelompok sosial

           

            Persamaan Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial adalah orang atau sekumpulan orang yang berkumpul karena adanya kepentingan bersama dan mempunyai ikatan untuk berinteraksi satu sama lain. Sedangkan perbedaan dari Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial adalah dilhat dari tujuan dan fungsinya dimana tujuan Komunitas adalah untuk menyalurkan hobi beberapa orang yang mempunyai kesamaan dalam bidang tertentu kemudian dibentuk komunitas, sedangkan fungsinya adalah untuk berbagi satu sama lain, yang berkumpul karena memiliki visi dan misi yang sama. Sedangkan tujuan organisasi untuk membentuk perkumpulan yang terdiri dari sekumpulan orang atau masyarakat yang mempunyai peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, dan strategi. Dan fungsinya sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa dan negara. Dan kelompok sosial tujuanya ada dua yaitu kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal dan kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek. Fungsinya adalah untuk memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi

 

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

            Komunitas: contoh komunitas dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti komunitas pecinta alam yang didalamnya adalah sekumpulan orang yang memiliki hobi memelihara alam dan menjelajahi alam, kemudian komunitas fotografi orang yang menyukai dunia potret memotret mereka biasanya melakukan kegiatan seperti hunting foto dan lomba fotografi

            Organisasi: contohnya adalah organisasi intra sekolah atau OSIS yang biasanya melakukan kegiatan formal dan tujuanya untuk sekolah, kemudian organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan yang didalamnya mempunyai tujuan, peraturan, strategi

            Kelompok Sosial: contohnya adalah keluarga yang mempunyai ikatan batin yang sama dan bersifat alamiah, kemudian contohnya pedagang, karyawan dan atasanya yang mempunyai ikatan lahir yang pokok dan mempunyai jangka waktu yang pendek.

 

 

Sumber

            Agusyanto, Ruddy. 2007. Jaringan sosial dalam organisasi, PT Rajagrafindo Persada

            Soyomukti, Nurani. 2010. Pengantar Sosiologi, Ar-ruzz Media

         

         

 

Holimatus Solihah - KPI I B - Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial - Tugas 2

KOMUNITAS, ORGANISASI dan KELOMPOK SOSIAL

 

A. Definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial dalam Perspektif Sosiologi

1. Komunitas

Istilah komunitas (Comunity) dapat diterjemahkan sebagai masyarakat setempat. Komunitas dapat didefinisikan sebagai hubungan antara orang – orang yang memiliki karakteristik sosial dan identitas yang sama. Komunitas juga identik dengan suatu perkumpulan beberapa individu tentang hobi yang sama, misalnya komunitas pencinta alam, dimana bagi setiap orang yang memiliki hobi dalam mencintai alam mengadakan sebuah forum atau perkumpulan untuk membahas atau mengkaji lebih jelas lagi tentang alam ataupun cara menjaga alam itu sendiri.

Ciri – ciri sebuah komunitas diantaranya :

a.       merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan  dari kelompok lainnya

b.      memiliki struktur sosial

c.       memiliki norma – norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya

d.      memiliki faktor pengikat

e.       adanya interaksi dan komunikasi diantara para anggotanya

2. Organisasi

Organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang – orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Organisasi sosial merupakan gabungan dari kedua istilah tersebut dan dapat diartikan sebagai suatu susuan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan suatu kesatuan yang teratur. Secara ringkas organisasi sosial dapat di definisikan sebagai suatu rangkaian pelapisan terstruktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan dan bersifat formal.

ciri – ciri sebuah organisasi diantaranya :

a.       Adanya komponen persamaan

b.      Adanya kerjasama

c.       Adanya tujuan

d.      Adanya sasaran

3. Kelompok Sosial

Kelompok Sosial adalah suatu kumpulan dari orang – orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi , dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Kelompok sosial bisa diartikan sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antar hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur. Dalam buku Sociology An Introduction Joseph s.Roucek dan Roland L warren (1984), menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat  dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan. Kelompok sosial terbentuk karena adanya naluri manusia yang selalu ingin hidup bersama itulah sebabnya maka dalam masyarakat manusia dapat di persamakan dengan masyarakat binatang.

Ada dua hasrat pokok yang dimiliki manusia sehingga ia terdorong untuk hidup berkelompok :

1.      Hasrat untuk bersatu dengan manusia – manusia lain di sekitarnya

2.      Hasrat untuk bersatu dengan situasi alam sekitarnya

Ciri – ciri sebuah kelompok sosial diantaranya sebagai berikut :

a.       Selalu terdiri paling sedikit dua orang dan terus dapat bertambah menjadi lebih dari itu

b.      Memenuhi persyaratan jumlah

c.       Kelompok – kelompok itu bisa sepanjang hidup / jangka panjang, tetapi juga bisa bersifat sementara / jangka pendek

d.      Merupakan suatu kesatuan dalam dirinya sendiri.

 

B. Perbedaan dan Persamaan anatara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial

a. Persamaan : Dari definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial kita sudah mengetahui bahwa persamaan diantara ketiganya merupakan suatu kumpulan antara individu – individu yang berkumpul dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu.

b. Perbedaan : Perbedaan yang mencolok antara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial adalah hanya pada tingkat kontrol, kesadaran, dan juga tingkat instruksi.

C. Contoh dalam Kehidupan sehari – hari

1. Komunitas : Komunitas Pencinta Alam, Komunitas Batu Akik, Komunitas Pendaki Gunung, Komunitas Sepeda Jakarta, Komunitas Musang lovers Indonesia

2. Organisasi : Osis , RT, RW, Karang Taruna, Possyandu, Arisan Ibu – ibu

3. Kelompok Sosial : Kelompok belajar , Kelompok Diskusi, Paguyuban , Patembayan, Kelompok Ronda Malam

Referensi

1. Sosiologi The Key Concept, Prof Dr. Iman Santosa, M.Si.

2. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan , Abdulsyani

 

KOMUNITAS, ORGANISASI dan KELOMPOK SOSIAL

 

A. Definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial dalam Perspektif Sosiologi

1. Komunitas

Istilah komunitas (Comunity) dapat diterjemahkan sebagai masyarakat setempat. Komunitas dapat didefinisikan sebagai hubungan antara orang – orang yang memiliki karakteristik sosial dan identitas yang sama. Komunitas juga identik dengan suatu perkumpulan beberapa individu tentang hobi yang sama, misalnya komunitas pencinta alam, dimana bagi setiap orang yang memiliki hobi dalam mencintai alam mengadakan sebuah forum atau perkumpulan untuk membahas atau mengkaji lebih jelas lagi tentang alam ataupun cara menjaga alam itu sendiri.

Ciri – ciri sebuah komunitas diantaranya :

a.       merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan  dari kelompok lainnya

b.      memiliki struktur sosial

c.       memiliki norma – norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya

d.      memiliki faktor pengikat

e.       adanya interaksi dan komunikasi diantara para anggotanya

2. Organisasi

Organisasi secara harfiah dapat diartikan sebagai suatu kesatuan orang – orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Istilah sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam masyarakat. Organisasi sosial merupakan gabungan dari kedua istilah tersebut dan dapat diartikan sebagai suatu susuan atau struktur dari berbagai hubungan antar manusia yang terjadi dalam masyarakat, dimana hubungan tersebut merupakan suatu kesatuan yang teratur. Secara ringkas organisasi sosial dapat di definisikan sebagai suatu rangkaian pelapisan terstruktur hubungan antar manusia yang saling ketergantungan dan bersifat formal.

ciri – ciri sebuah organisasi diantaranya :

a.       Adanya komponen persamaan

b.      Adanya kerjasama

c.       Adanya tujuan

d.      Adanya sasaran

3. Kelompok Sosial

Kelompok Sosial adalah suatu kumpulan dari orang – orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi , dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Kelompok sosial bisa diartikan sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan antar hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur. Dalam buku Sociology An Introduction Joseph s.Roucek dan Roland L warren (1984), menyatakan bahwa satu kelompok meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat  dipahami oleh para anggotanya atau orang lain secara keseluruhan. Kelompok sosial terbentuk karena adanya naluri manusia yang selalu ingin hidup bersama itulah sebabnya maka dalam masyarakat manusia dapat di persamakan dengan masyarakat binatang.

Ada dua hasrat pokok yang dimiliki manusia sehingga ia terdorong untuk hidup berkelompok :

1.      Hasrat untuk bersatu dengan manusia – manusia lain di sekitarnya

2.      Hasrat untuk bersatu dengan situasi alam sekitarnya

Ciri – ciri sebuah kelompok sosial diantaranya sebagai berikut :

a.       Selalu terdiri paling sedikit dua orang dan terus dapat bertambah menjadi lebih dari itu

b.      Memenuhi persyaratan jumlah

c.       Kelompok – kelompok itu bisa sepanjang hidup / jangka panjang, tetapi juga bisa bersifat sementara / jangka pendek

d.      Merupakan suatu kesatuan dalam dirinya sendiri.

 

B. Perbedaan dan Persamaan anatara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial

a. Persamaan : Dari definisi Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial kita sudah mengetahui bahwa persamaan diantara ketiganya merupakan suatu kumpulan antara individu – individu yang berkumpul dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu.

b. Perbedaan : Perbedaan yang mencolok antara Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial adalah hanya pada tingkat kontrol, kesadaran, dan juga tingkat instruksi.

C. Contoh dalam Kehidupan sehari – hari

1. Komunitas : Komunitas Pencinta Alam, Komunitas Batu Akik, Komunitas Pendaki Gunung, Komunitas Sepeda Jakarta, Komunitas Musang lovers Indonesia

2. Organisasi : Osis , RT, RW, Karang Taruna, Possyandu, Arisan Ibu – ibu

3. Kelompok Sosial : Kelompok belajar , Kelompok Diskusi, Paguyuban , Patembayan, Kelompok Ronda Malam

Referensi

1. Sosiologi The Key Concept, Prof Dr. Iman Santosa, M.Si.

2. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan , Abdulsyani

 

Robby Septyan Maulana_Jnr1b_Komunitas Organisasi dan Kelompok Sosial_Tugas1

1.      1. DEFINIS KOMUNITAS, ORGANISASI, DAN KELOMPOK SOSIAL

 

a.      A. KOMUNITAS         

Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Istilah Community atau Komunitas dapat di terjemahkan sebagai "masyarakat setempat", yang mana menunjuk pada warga sebuah desa, kota, suku atau bangsa. Apabila anggota dari kelompok tersebut baik yang besar maupun yang kecil hidup bersama maka akan timbul rasa bahwa kelompok tersebut dapat memenuhi kepentingan-kepetingan hidup yang utama, maka kelompok tadi disebut masyarakat setempat. Sekarang ini, pengertian populernya tidak hanya menunjukkan pemikiran tradisional mengenai lokalitas dan lingkungan bersama, tetapi juga ide-ide solidaritas dan hubungan antara orang-orang yang memiliki karakteristik sosial dan identitas yang sama.

b.      B. ORGANISASI   

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Istilah organisasi, secara harfiah dapat diartikan sebagai Suatu kesatuan orang-orang yang tersusun dengan teratur berdasarkan pembagian tugas tertentu. Dengan kata lain, organisasi adalah kumpulan dua orang atau lebih yang saling bekerja sama, dan memiliki tujuan bersama, serta memiliki sistem koordinasi kegiatan yang pembagian tugas dan tanggung jawabnya secara personil. Terbentuknya suatu organisasi sosial, pada mulanya karena adanya desakan minat dan kepentingan individu-individu dalam masyarakat

c.       C. KELOMPOK SOSIAL

           Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Secara Sosiologis istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai kumpulan dari orang orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi di mana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama. Melalui kelompok manusia dapat bersama-sama dalam usaha memenuhi berbagai kepentingannya. Di dalam suatu kelompok masyarakat seorang pribadi harus dapat membedakan dua kepentingan, yaitu sebagai makhluk individu dan sekaligus ia sebagai makhluk sosial.

 

2.      2. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA KOMUNITAS, ORGANISASI DAN KELOMPOK SOSIAL.

 

 PERSAMAAN

Ketiganya terbentuk karena adanya kesepakatan antara individu satu dengan individu lainnya atau dengan kata lain melibatkan banyak individu, serta saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bersama yang mempunyai hubungan antara satu dan yang lainnya 

PERBEDAAN  

Perbedaan antara Komunitas, Organisasi dan Kelompok Sosial hanya terdapat pada dasar dan tujuan masing-masing. Komunitas terbentuk karena minat, kesukaan berarti tujuan dari komunitas itu sendiri hanya untuk mengapresiasikan rasa kebanggaan terhadap minat atau kesukaan tertentu, Organisasi bertujuan yang sama dalam satu wadah terrtentu dan masing-masing bagian dari organisasi mempunyai tugas tertentu, dan Kelompok sosial mempunyai tujuan untuk menggabungkan suatu manusia ke dalam wadah tertentu.

 

3.      3. CONTOH KOMUNITAS, ORGANISASI DAN KELOMPOK SOSIAL

 

a.      KOMUNITAS

o   Komunitas stand up comedy

o   Komunitas pecinta anime

o   Komunitas grup band

o   Komunitas basket

 

b.      ORGANISASI

o   UNICEF

o   PBB

o   PSSI

o   OSIS

o   HMJ

 

c.       KELOMPOK SOSIAL

o   Kerumunan

o   Paguyuban

o   Kelompok bermain

o   Kelompok belajar

 

 Daftar Pustaka :

Abdulsyani, SOSIOLOGI SKEMATIKA, TEORI, DAN TERAPAN

http://id.wikipedia.org

Cari Blog Ini