Sabtu, 28 Maret 2015

tugas 2 sosped_syahrullah_desamaju

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Tipologi Desa Berdasarkan Perkembangannya
Berdasarkan perkembangannya, tipe desa di Indonesia terbagi atas empat tipe, yakni:
a.      Pra desa (Desa Tradisional)
Tipe desa semacam ini pada umumnya dijumpai dalam kehidupan masyarakat adat terpencil, dimana seluruh kehidupan masyarakatnya termasuk teknologi bercocok tanam, cara memelihara kesehatan, cara makan dan sebagainya masih sangat tergantung pada alam sekeliling mereka. Tipe desa seperti ini cenderung bersifat sporadis dan sementara.

b.  Desa Swadaya  (Desa terbelakang)
Suatu wilayah desa dimana masyarakat sebagian besar memenuhi  kebutuhannya dengan cara mengadakan sendiri. Desa ini umumnya terpencil dan masyarakatnya jarang  berhubungan dengan masyarakat luar, sehingga proses kemajuannya sangat lamban karena kurang berinteraksi  dengan wilayah lain atau bahkan tidak sama sekali.
   Ciri-ciri desa swadaya :
1) Daerahnya terisolir dengan daerah lainnya.
2) Penduduknya jarang.
3) Mata pencaharian homogen yang bersifat agraris.
4) Bersifat tertutup.
5) Masyarakat memegang teguh adat.
6) Teknologi masih rendah.
7) Sarana dan prasarana sangat kurang.
8) Hubungan antarmanusia sangat erat.
9) Pengawasan sosial dilakukan oleh keluarga

c. Desa Swakarya (Desa sedang berkembang)
Keadaannya sudah lebih maju dibandingkan desa   swadaya, dimana  masyarakatnya sudah mampu menjual kelebihan hasil produksi ke daerah lain  disampinguntuk memenuhi  kebutuhan sendiri. Interaksi sudah mulai nampak, walaupun intensitasnya belum terlalu sering.
Ciri-ciri desa swakarya :
1) Adanya pengaruh dari luar sehingga mengakibatkan perubahan pola pikir.
2) Masyarakat sudah mulai terlepas dari adat.
3) Produktivitas mulai meningkat.
4) Sarana prasarana mulai meningkat.
5) Adanya pengaruh dari luar yang mengakibatkan perubahan cara berpikir.
d. Desa Swasembada  (Desa maju)
Desa yang sudah mampu mengembangkan semua potensi yang dimiliki secara optimal.Hal ini ditandai dengan kemampuan masyarakatnyauntuk mengadakan interaksi dengan masyarakat luar, melakukan tukar-menukar barang dengan wilayah lain (fungsi perdaganagan) dan kemampuan untuk saling  mempengaruhi dengan penduduk di wilayah lain.darihasil interaksi tersebut, masyarakat dapat menyerap teknologi  baruuntuk memanfaatkan sumberdayanya sehingga proses pembangunan berjalandengan baik.
ciri-ciri desa swasembada adalah berikut :
1) Hubungan antarmanusia bersifat rasional.
2) Mata pencaharian homogen.
3) Teknologi dan pendidikan tinggi.
4) Produktifitas tinggi.
5) Terlepas dari adat.
6) Sarana dan prasarana lengkap dan modern
BAB II
KONDISI GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI
A.    LETAK GEOGRAFIS
Secara geografi letak desa ciawi berada di kecamatan ciawi kabupaten bogor provinsi jawa barat.
B.     LUAS WILAYAH
Luas
57 km²
Jumlah penduduk
123.085 (SP 2010)
Kepadatan
2.519 jiwa/km²

13
B. POTENSI DAN MASALAH
1. potensi
Potensi yang ada di desa ciawi diantaranya :
1.      Bidang kesehatan
Dalam bidang kesehatan desa ciawi sudah memiliki rumah sakit sendiri yaitu RS CIAWI dan POS YANDU DELIMA.
2.      Partisipasi masyarakat 
Desa ciawi memiliki karang taruna, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), POS KAMDES.
3.      Sumberdaya alam
Pertanian: sebagian besar wilayah desa ciawi terdapat persawahan yang sangat luas.
Perikanan: desa ciawi memiliki banyak koleksi ikan hias yang sangat bagus-bagus dan nilai jualnya tinggi.
4.      Jenis mata pencaharian
Ada beberapa jenis mata pencaharian masyarakat desa Ciawi diantaranya
Banyaknya Petani, budidaya ikan, supir ankot, tukang ojeg
2. Masalah
Meskipun dikatakan desa maju, tentunya tidak terlepas dari sebuah masalah yang ada didesa itu, maslah yang terdapat didesa Ciawi adalah :
1.      Petunjuk jalan untuk mencari kantor kepala desa masih sangat minim.
2.      Akses jalan yang masih banyak yang rusak.

 

Transportasi

  • APTB 11 ke Tanah Abang (via Tol Jagorawi - UKI - Koridor 9 - Koridor 1)
  • APTB 12 ke Tanjung Priok (via Tol Jagorawi - UKI - Koridor 10)
  • APTB 15 ke Grogol (via Tol Jagorawi - UKI - Koridor 9)
  • APTB 17 ke Senen (via Tol Jagorawi - UKI - Koridor 7 - Koridor 5 - Koridor 2)
  • Angkot 01 ke Terminal Baranangsiang

Kelurahan/desa

  1. Banjar Sari
  2. Banjar Wangi
  3. Banjar Waru
  4. Bendungan
  5. Bitung Sari
  6. Bojong Murni
  7. Ciawi
  8. Cibedug
  9. Cileungsi
  10. Citapen
  11. Jambu Luwuk
  12. Pandansari
  13. Teluk Pinang

BAB III
IDENTIFIKASI DESA
A.    Keunggulan desa
Desa ciawi dikatakan  desa maju karena mengalami banyak perubahan, perubahan itu tentunya berkat kerja sama antara masyarakat dan lembaga-lembaga desa, diantaranya desa ciawi memiliki Rumah Sakit yang sudah maju dan menjadi Rumah Sakit rujukan diantara rumah sakit yang lainnya.dan sudah terpercaya oleh pemerintah dalam segi perawatannya. Kemudian keunggulan dari desa ciawi adalah ikan hiasnya dan desa ini pernah membuat lubang resapan biopori.
B.     Pelopor atau tokoh
Dalam membangun desa itu untuk maju tentunya ada seseorang yang berperan dan mampu mengajak masyarakatnya ikut serta dalam memajukan desa. Peran yang paling penting adalah kepala desa ciawi sendiri serta dukungan masyarakat yang tinggi sehingga terciptalah desa ciawi itu sebagai desa yang maju.
DAFTAR PUSTAKA  
Salam, Syamsir dan Amir. 2008. Sosiologi Pedesaan. Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sumber : Data Desa Ciawi dan hasil wawancara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini