Minggu, 04 Oktober 2015

Suci Nurhaliza Hermawati_Jurnalistik 1/A_Imajinasi Kenyamanan_Tugas4

IMAJINASI KENYAMANAN

DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL

Oleh : Suci Nurhaliza Hermawati (Jurnalistik 1/A)

NIM : 11150510000016


  

​​

A.    Taman Rekreasi Selabintana, Sukabumi   

Taman rekreasi Selabintana merupakan salah satu tujuan objek wisata utama bagi para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu santainya di Sukabumi. Taman ini terletak di utara Sukabumi dan mudah dijangkau. Jarak dari pusat kota hanya sekitar 7 km dan kita hanya perlu memerlukan waktu sekitar 15-30 menit saja untuk sampai ke sana.

Objek wisata yang menempati lahan di kaki Gunung Gede ini menyuguhkan taman indah dengan pohon cemara dan pohon pinus yang berjajar rapi membuat siapapun yang melihatnya merasakan kesejukan dan kenyaman yang luar biasa.

Selain pepohonan dan hamparan rumput hijau yang luas, Taman Rekreasi Selabintana juga menyediakan fasilitas lain, yaitu tempat parkir, kolam renang, mushola, kawasan bermain, lokasi kemah, penginapan, perkebunan teh, hutan lindung, flying fox, ATV dan sebagainya. Selain itu, Taman Rekreasi Selabintana juga sangat dekat dengan objek-objek wisata lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, seperti Curug Cibeureum, Pondok Halimun dan Gunung Gede.

Selabintana memang tempat wisata yang sangat pas untuk dikunjungi bagi Anda yang bosan dan stress menghadapi hiruk-pikuk keramaian kota. Hanya dengan membayar Rp5000 perorang, Anda bisa menikmati keindahan Taman Rekreasi Selabintana, Sukabumi.

 

B.     Pengaruh terhadap Kehidupan Sosial

Pariwisata merupakan salah satu aset yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kehidupan sosial. Taman Rekreasi Selabintana misalnya. Keberadaan Taman Rekreasi tersebut memberikan perlindungan terhadap kelestarian alam yang saat ini sudah mulai menipis.

Taman Rekreasi Selabintana ini pun dapat menyegarkan para pengunjung yang sangat jarang melihat pemandangan hijau yang sangat baik untuk mata dan membuat otak serta pikiran kembali jernih.

Objek wisata tersebut juga sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan objek wisata sebagai tempat mata pencaharian yang menguntungkan, seperti menjual oleh-oleh khas setempat, menyewakan tikar bagi para pengunjung, menjual makanan dan minuman, sebagai petugas keamanan, kebersihan maupun yang lainnya di kawasan wisata tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Selain itu, pemerintah juga dapat meningkatkan pendapatan dari dibukanya objek wisata tersebut dengan memberlakukan tiket masuk yang nantinya bisa digunakan untuk pengembangan wisata tersebut ataupun keperluan-keperluan publik lainnya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini