Jumat, 28 Februari 2014

Silabus Mata Kuliah Sosiologi Pedesaan



Silabus Mata Kuliah Sosiologi Pedesaan
Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Tahun 2014

A.    PENDAHULUAN

Sosiologi Pedesaan pada awalnya lebih merupakan Sosiologi Terapan, yang muncul karena kebutuhan para sosiolog untuk mempelajari dan memetakan permasalahan masyarakat pedesaan dengan pendekatan sosiologi. Lama kelamaan, Sosiologi Pedesaan menjadi core tersendiri dalam disiplin sosiologi.
Sosiologi Pedesaan di Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pun tidak lepas dari keniscayaan di atas, yakni menjadi kebutuhan para praktisi dakwah dalam memahami masalah-masalah yang berkaitan dan mad’u-nya dari perspektif sosiologis. Untuk itu, dalam proses perkuliahan, mahasiswa akan dikenalkan dengan berbabagai teori ini namun lebih tematis. Hal ini didasarkan karena kebutuhan praksis mereka nanti di lapangan.

B.    TUGAS PERKULIAHAN

Selama perkuliahan mahasiswa diwajibkan untuk:
a.               Membuat makalah harian, sesuai dengan panduan perkualiahan;
b.              Membuat riset pendek mengenai persoalan Sosiologi Pedesaan di masyarakat (sesuai dengan instruksi dosen);
c.               Membuat tugas akhir, baik yang individu maupun kelompok

C.     METODE PENYAMPAIAN

a.    Ceramah;
b.    Diskusi;
c.     Riset (pustaka dan lapangan);
d.    Analisis kasus.

D.    MATERI PERKULIAHAN

I.                    Pengantar Sosiologi untuk Masalah Perdesaan
ü   Desa dalam tinjauan Ilmu Sosiologi
ü   Gambaran beberapa teori yang lazim dipergunakan untuk memahami gejala sosiologi pedesaan dan perkotaan
II.                  Dinamika Desa dalam Tinjauan Sejarah dan Kebijakan Pembangunan di Indonesia
ü   Transformasi dan perubahan sosial masyarakat pedesaan
III.                Politik Pedesaan dan Perubahan Sosial
ü   Mengenali akar-akar perlawanan masyarakat pedesaan
ü   Mengkaji bentuk-bentuk perlawanan masyarakat pedesaan
IV.                Organisasi Sosial Masyarakat Desa
ü   Mengenal pola dan struktur khas organisasi pedesaan dan perkotaan, serta memahami latar belakang mobilitas penduduk
V.                  Nilai-nilai Lokal dan Pelapisan Sosial di Masyarakat
ü   Mengkaji nilai-nilai setempat dan relasinya dengan kehidupan sosial masyarakat sehari-hari, serta implikasi budayanya.
VI.                Ketahanan Pangan dan Masalah Petanian di Pedesaan
ü   Memahami kerangka pembangunan desa-kota sebagai stimulasi ketanahan pangan
VII.              Kolektivitas dan Kohesifitas Masyarakat Pedesaan
ü   Mengkaji daya kohesifitas sosial masyarakat pedesaan
VIII.            Struktur Agraria Masyarakat Pedesaan dan Masalah Kesejahteraan Sosial
ü   Mengkaji persoalan penguasaan lahan di pedesaan di Indonesia dan sumbangannya pada kemakmuran masyarakat pedesaan
IX.                Urbanisasi, Struktur Penduduk dan Perubahan Budaya Masyarakat
ü   Memahami proses urbanisasi dan kaitannya dengan kepentingan masyarakat untuk melakukan hal itu
X.                  Industri dan Pengaruhnya kepada Masyarakat Desa dan Kota
ü   Memahami dinamika masyarakat desa dan kota dalam kaitannya dengan persoalan-persoalan Industri
ü   Budaya pasar dan runtuhnya nilai-nilai kolektivitas
XI.               Civil Society dan organisasi masyarakat pedesaan dan perkotaan
ü   Menelusuri akar kesatuan strategis masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini