Kamis, 08 Oktober 2015

Khurun In Umama_Jrn1B_Imajinasi kenyamanan_Tugas3

Khurun In Umama

11150510000225

Jurnalistik 1 B

 

OBYEK WISATA MENARA SIGER LAMPUNG


 

 

Menara Siger ialah ikonnya Provinsi Lampung, diambil dari Siger, yaitu topi adat pengantin wanita Lampung. Menara Siger ini juga dijadikan sebagai titik nol kilometer Sumatra di bagian selatan. Bangunan ini merupakan karya arsitek asli Lampung, Ir. Hi. Anshori Djausal M.T. Pembangunan menara ini dimulai sejak tahun 2005 menghabiskan biaya Rp15 miliar.

Bangunan tersebut dilengkapi dengan sarana informasi mengenai peta wisata seluruh kabupaten/kota se-Lampung. Menurut Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, Menara Siger bukan monumen masa lalu, tetapi bangunan masa depan yang akan jadi fenomena masyarakat Lampung. Menara Siger adalah simbol Lampung. Ia bukan hanya menjadi ikon pariwisata, tetapi dapat menjadi ikon dalam segala hal: keagamaan, seni dan budaya, pendidikan.

Menara Siger kebanggaan masyarakat Lampung tersebut berada di atas bukit dengan ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. Menara ini terbangun di atas bukit sebelah barat Pelabuhan Bakauheni. Posisi strategis Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang Sumatera diibaratkan sebagai mulut naga yang memuntahkan kurang lebih 80 ribu ton hasil-hasil pertanian per hari. Dengan penggunaan teknik ferrocement, Menara Siger dijamin mampu menahan terpaan angin kencang.

Menara Siger ialah bangunan berbentuk mahkota terdiri dari sembilan rangkaian yang melambangkan sembilan macam bahasa di Lampung. Menara Siger berwarna kuning dan merah, mewakili warna emas dari topi adat pengantin wanita. Bangunan ini juga berhiaskan ukiran corak kain tapis khas Lampung.

ü  Pengaruh nya terhadap Masyarakat

a.       Masyarakat dapat lebih mengetahui tentang provinsi Lampung baik sejarah,adat istiadat dll

b.      Menambah wawasan

c.       Meningkatkan Taraf Eonomi masyarakat

d.      Menjadi Objek Wisata

e.       Menghilangkan penyakit GALAU


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini