Kamis, 27 September 2012

Devi Yuliana Jurnalistik 1ATEORI MARX & MARXIAN Marx bukanlah seorang sosiologi karyanya terlalu luas untuk dicangkup dalam pengertian sosiologi, namun ada satu teori sosiologi karya marx . bagi kebanyakan sosiologi awal, karya marx adalah sebuah kekuatan negati, sesuatu yang bertentangan dengan sosiologi yang mereka kembangkan. Pemikiran sosiologi marx ditolak karena berbau ideologi, ia dituduh bukanlah seorang teoritis yang sosiologi yang serius. Marx tak merasa terganggu oleh kekacauan itu atau pleh pada kekacauan pada umunya.justru yang diperhatikan marx adalahpenindasan sistem kapitalisyang dilahirkan oleh revolusi industri yang bertolak belakang dengan perhatian sosiolog konservatif yang menginginkan reformasi dan perubahan secara tertib. Yang menonjol adalah perbedaan landasan filosofis antara teori sosiologi marxian dan sosiologi konservatif. Marx menawarkan sebuah teori tentang masyarakat kapitalis berdasarkan citranya mengenai sifat dasar manusia.ia yakin bahwa manusia pada dasarnya produktif, artinya untuk bertahan hidup manusia perlu bekerja di dalam dan dengan alam. Dengan itu mereka menghasilkan makanan. Paqkaian, peralatan, perumahan, dan kebutuhan lainnya. Teori nilai adalah pokok kunci dalam. sejarah panjang perdebatan ekonomi-politik Marxian.Kita akan berfokus pada hubungan antara nilai dan harga. Dalam teks itu dikatakan bahwa pada dasarnya, harga “tidak lain ketimbang ekspresi moneter dari nilai.” Bagi Marx, ekspresi atau bentuk penampakan (Erscheinungsform) dari sesuatu tidak identik dengan sesuatu itu sendiri. Marx, sebagaimana Smith dan Ricardo, mengakui perbedaan antara nilai dan harga. Nilai sebuah komoditas adalah jumlah waktu kerja sosial yang dicurahkan untuk memproduksinya. Sementara harganya (atau ‘harga pasar/aktual’ dalam kosakata Klasik) adalah proporsi permintaan dan penawaran terhadap komoditas terkait.

TEORI MARX & MARXIAN
 
Marx bukanlah seorang sosiologi karyanya terlalu luas untuk dicangkup dalam pengertian sosiologi, namun ada satu teori sosiologi karya marx . bagi kebanyakan sosiologi awal, karya marx adalah sebuah kekuatan negati, sesuatu yang bertentangan dengan sosiologi yang mereka kembangkan. Pemikiran sosiologi marx ditolak karena berbau ideologi, ia dituduh bukanlah seorang teoritis yang sosiologi yang serius. Marx tak merasa terganggu oleh kekacauan itu atau pleh pada kekacauan pada umunya.justru yang diperhatikan marx adalahpenindasan sistem kapitalisyang dilahirkan oleh revolusi industri yang bertolak belakang dengan perhatian sosiolog konservatif yang menginginkan reformasi dan perubahan secara tertib. Yang menonjol adalah perbedaan landasan filosofis antara teori sosiologi marxian dan sosiologi konservatif.
Marx menawarkan sebuah teori tentang masyarakat kapitalis berdasarkan citranya mengenai sifat dasar manusia.ia yakin bahwa manusia pada dasarnya produktif, artinya untuk bertahan hidup manusia perlu bekerja di dalam dan dengan alam. Dengan itu mereka menghasilkan makanan. Paqkaian, peralatan, perumahan, dan kebutuhan lainnya.
            Teori nilai adalah pokok kunci dalam. sejarah panjang perdebatan ekonomi-politik Marxian.Kita akan berfokus pada hubungan antara nilai dan harga. Dalam teks itu dikatakan bahwa pada dasarnya, harga "tidak lain ketimbang ekspresi moneter dari nilai."  Bagi Marx, ekspresi atau bentuk penampakan (Erscheinungsform) dari sesuatu tidak identik dengan sesuatu itu sendiri. Marx, sebagaimana Smith dan Ricardo, mengakui perbedaan antara nilai dan harga. Nilai sebuah komoditas adalah jumlah waktu kerja sosial yang dicurahkan untuk memproduksinya. Sementara harganya (atau 'harga pasar/aktual' dalam kosakata Klasik) adalah proporsi permintaan dan penawaran terhadap komoditas terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini