Minggu, 05 April 2015

Unding oleh Safarudin


Nama : unding
TTL : Bangka Belitung 11 Apri 1992.
Pendidikan : SD, MTS, MA.
Tempat Tinggal : Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Ogan komering Ilir Sumatra Selatan.
Anak ke : 3 Dari 3 bersaudara.
Tingkat Sekolah Dasar (SD)
Unding tingal di sebuah desa yang bisa dikatakan desa yang tertinggal dimana ketika malam hari warga desa simpang tiga jaya untuk menerangi rumahnya hanya mengunakan pelita dan diiringi bulan, bintang-bintang di langit yang membantu menerangi rumah dan desa simpang tiga jaya karena listrik pada saat itu belum terjangkau ke desa. Adapun mulainya adanya listrik di desa simpang tiga jaya pada tahun 2002 sampai sekarang. Bahkan sampai saat ini desa simpang tiga jaya hanya malam hari listrik dihidupkan itupun megunakan mesin (PLTD) pembangkit listrik tenaga daerah. Pada tahun 1998 orang tua unding mulai mendaftarkan anaknya kesekolah yaitu di SD simpang tiga jaya. Unding menjalani sekolah di bangku SD ia tidak perna mendapakan prestasi dari kelas 1 SD sampai Lulus di bangku SD(Sekolah dasar). 
Di karenakan unding tidak pernah belajar nonformal di rumahnya atau belajar dengan teman-temanya di sekolah. Di karenakan sebuah lingkungan  dan latar belakan keluarga. Di desa simpang tiga jaya kebanyakan dari anak- anak di ajarkan oleh ornag tuanya mencari uang. Karena desa simpang tiga jaya masyarakat tersebut mayoritas nelayan dan pertambakan ikan bandeng dan udang. Ketika unding pulang sekolah ia langsung membantu orang tuanya bekerja tampa memperdulikan pelajaranya atau memcoba memahami lagi materi yang telah di pelajarinya di sekolah bukan hanya unding yang melakukan hal tersebut bahkan teman-temanya pun seperti itu. Sehinga masa pendidikan di Sekolah Dasar (SD) unding tidak pernah berprestasi dia hanya memndapatkan peringkat 30 dari 53 siswa. Unding lancar membaca ketika ia duduk di kelas 3 SD.
Tingkat SMP/MTS
Melanjutkan sekolah di tingkat SMP/MTS. Unding terpaksa meninggalkan desa yang di mana tempat ia bermain dan tempat mencari nafkah bagi orang tuanya. Ia terpaksa meninggalkan teman-teman sepermainanya untuk melajutkan sekolah di tingkat selanjutnya. Akhirnya unding di terima di sebuah pesantren yang bernama AL ISHLAH di Tulung Selapan Kabupaten Kayu Agung Provinsi Sumatra Selatan. Awlanya ia merasa tidak betah tapi seiring berjalanya waktu unding mengatakan tempat pesantren adalah tempat bermain dan memiliki banyak teman. Tapi ada salah satu kesalahan yang dibuat unding ini ia tidak memilikih tujuan hidup yang jelah di tambah lingkungan tempat ia tinggal di desa simpang tiga jaya atau tempat ia bermain tidak pernah diajarkan untuk belajar nonformal sehingga unding terbiasa tidak mengulang atau mencoba memahami lagi apa yang telah dijelaskan oleh pak guru atau ibu guru di sekolah. Dan akhirnya undin dari kelas 7 MTS sampai 9 SMP ia tidak pernah mendapatkan prestasi.
Tingkat SMA/MA
 Di saat pengumuman kelulusan tingkat SMP/MTS dan akhirnya unding lulus dan mengatkan ingin melanjutkan tingkat pendidikan selajutnya di Jakarta tapi orang tua unding lebih senang jika anaknya sekolah di AL ISHLAH karena lebih dekat di banding dengna jakarta yang sangat jahu. Unding hanya mengikuti apa yang di katakan oleh orang tuanya hinga unding melajutkan lagi sekolah tingkat SMA/MA di AL ISHLAH hasil yang di dapatkan unding dari tingkat prestasi dari tigkat MADRASA ALIYAH (MA) sama halnya tingkat SD dan MTS.
Unding adalah sorang pemudah sukses diantara pemuda di desanya. ia sekarang memiliki usaha 3 kolam tambak dengan usia 23 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini