Senin, 28 September 2015

sarah fauziah audina_ilmu kependudukan_tugas ke 1

Ilmu Kependudukan

 

Demografi berasal dari bahasa yunani yang berarti "Demos" adalah rakyat atau penduduk dan "Grafien" adalah menulis. Jadi demografi adalah tulisan atau karangan mengenai rakyat atau penduduk. Definisi demografi menurut para ahli ialah :

·         Hauser dan Ducan : lebih menitik beratkan pada dampak yang ditimbulkan oleh perubahan-perubahan penduduk (ekses persebaran dan komposisi)

·         Barcley (1981): lebih menekankan pada kajian tentang perilaku penduduk secara keseluruhan bukan pada perorangan dengan fokus kajian pada statistika dan matematika.[1]

Sedangkan ilmu kependudukan menurut para ahli ialah:

·         Philip M. Hauser dan Duddley ducan, 1959 adalah ilmu yang mempelajari tentang jumlah, pesebaran teritorial dan komposisi kependudukanserta perubahan dan penyebab perubahan-perubahan yang terjadi yang biasanya timbul karena natalitas, moralitas, gerak teritorial dan mobilitas sosial.[2]

·         Thomlison, 1965 : ilmu kependudukan merupakan istilah analisis-analisis yang bertujuan dan mencakup memperoleh informasi dasar tentang distribusi penduduk, karateristik dan perubahan-perubahannya, menerangkan sebab-sebab perubahan dari fator dasar tersebut, dan menganalisis segala konsekuensi yang mungkin sekali terjadi dimasa depan sebagai hasil perubahan-perubahan itu.[3]

Ruang lingkup ilmu kependudukan  ialah :

1.      Besar atau jumlah, komposisi dan distribusi penduduk dalam suatu wilayah

2.      Perubahan-perubahan dari jumlah penduduk, komposisi dan distribusinya

3.      Komponen-komponen dari perubahan tersebut

4.      Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan komponen-komponen tersebut

5.      Konsekuensi dari perubahan baik jumlah, komposisi ataupun distribusi dalam komponen-komponen tersebut

Dalam mempelajari ilmu kependudukan tiga komponen terpenting yang perlu selalu di perhatikan ialah :

1.      Angka kelahiran (fertalitas)

2.      Angka kematian (mortalitas)

3.      Dan migrasi

Sedangkan dua faktor penunjang lainnya yang penting ialah mobilitas sosial dan tingkat perkawinan. Ketiga komponen pokok dan dua faktor penunjang kemudian digunakan sebagai variabel (perubah) yang dapat menerangkan hal ihwal tentang jumlah dan distribusi penduduk pada tempat tertentu, tentang pertumbuhan masa lampau dan persebarannya. Tentang hubungan antara perkembangan penduduk dengan berbagai variabel (perubah) sosial, dan tentang prediksi pertumbuhan penduduk dimasa mendatang dan berbagai kemungkinan akibat-akibatnya.

 

Kegunan ilmu kependudukan :

Informasi tentang kependudukan sangat berguna bagi berbagai pihak di dalam masyarakat. Bagi pemerintah informasi tentang kependudukan sangat membantu di dalam menyusun perencanaan baik untuk pendidikan, perpajakan, kesejahteraan, pertanian, pembuatan jalan-jalan atau bidang-bidang lainnya. Bagi sektor swasta informasi tentang kependudukan juga tidak kalah pentingnya. Para pengusaha industri dapat menggunakan informasi tentang kependudukan untuk perencanaan produksin dan pemasaran.

Daftar Pustaka

·         https://Kesmas-fkm.blogspot.ca/2012/12/demografi-atau-ilmu-kependudukan.html?m=1 dikutip pada 26 september 2015, pada pukul 21:32

·         https://tu;oe.wordpress.com/2009/06/20/dasar-dasar-ilmu-kependudukan/ dikutip pada 26 september 2015, pada pukul 22:00

·         https://febaprl.blogspot.ca/2014/04/makalah-pengantar-ilmu-kependudukan.html?m=1 dikutip pada 26 september 2015 pada pukul 22:08

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini