Jumat, 07 Desember 2012

Sholahul Imani El Azmi KPI 1D_Institusi Bisnis


Sholahul Imani El Azmi
KPI 1D 2012
1112051000103


Bisnis Kecil-kecilan Tapi Bermanfat Besar (Pulsa Elektrik)
Latar Belakang

    Kehidupan keras kota Jakarta membuat ketatnya persaingan setiap penduduknya untuk memperoleh pekerjaan tapi tidak untuk mereka, mereka ialah para Wirausahawan mereka yang memiliki kemauan untuk maju serta memilika sifat sosialisme untuk membuka lapangan kerja untuk orang lain. Banyaknya angka pengangguran di Jakarta ini tidak membuat mereka putus asa serta tak membuat mereka untuk berhenti berfikir tapi malah justru sebaliknya sehingga dengan kerja keras mereka, mereka dapat memetik hasil manisnya.

Metode Penelitian

    Kualitatif, saya memilih metode ini karna saya ingin bertukar ilmu serta menambah wawasan sesama pengusaha pulsa elektrik.

Pertanyaan Pokok Penelitian

    Bagaimana cara menangani situasi jika pulsa tersebut tidak sampai ke pelanggan dan uang untuk pembayarannya sudah kita ambil tapi laporan atas pengiriman pulsa tersebut sudah jelas "berhasil" ?
  
Narasumber

    Lokasi : Jl. Kemang Utara G RT 02/01 Jak-Sel
    Waktu : Jum'at, 6 desember 2012
    Pukul : 13.00

Subyek Penelitian

    Pada penelitian ini, saya mewawancarai 1 narasumber yaitu kakak kelas saya di tsanawiyah dan aliyah. Beliau bernama Fitriah Fitaloka. Karna dahulu beliau tetangga saya jadi saya tahu betul bagaimana kehidupan keluarganya dan tentu sudah kenal baik dengan saya. Beliau bersekolah di M.T.S Sa'datuddarain bisa dibilang dia anak yang rajin dan tekun dalam menghadapi hidupnya, meski begitu beliau tak pernah mendapatkan beasiswa disekolahnya karna begitu ketatnya persaingan disekolah tersebut. Ketika SMA dia bersekolah di M.A. Al-Khairiyah, awal masuk sekolah tersebut dia mendapatkan tugas sekolah yang harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit lalu dia akhirnya tidak mengerjakan tugas tersebut karna kondisi uang saku yang tidak memungkinkan. Akhirnya beliau berfikir kembali bagaimana cara mendapatkan uang saku lebih tanpa harus berhenti sekolah. Karna memang lokasi sekolah jauh dari lokasi rumahnya ketika di bus dia sering berfikir sambil melihat toko-toko dikanan dan kirinya, singkat cerita kemudian beliau mencoba untuk membuka bisnis pulsa dengan menyisihkan sedikit uang sakunya untuk modalnya "kata ka Fitriah" pada wawancara singkat saya.

    Ketika sudah terkumpul modalnya tersebut sebesar 50ribu dia berani untuk memulai usahanya, dan hingga sekarang kehidupannya semakin membaik dan beliau juga mampu membiayai kuliahnya sendiri karna bisnisnya itu, dan sekarang beliau membuka satu counter kecil-kecilnya di teras rumahnya.

    Dan jawaban beliau atas pertanyaan pokok saya adalah sebagai berikut : "ya gimana yaa ? kalo uangnya dikembaliin pastinya kita akan rugi karna saldo yang kita sudah jelas berkurang tapi ya mau bagaimana lagi ? pembeli itu raja ya mau tidak mau kita kembaliin uangnya tapi kita juga harus sedikit menghafal siapa-siapa saja pembeli yang seperti itu, karna tidak jarang banyak pembeli yang memanfaatkan manfaat seperti itu dengan mengulanginya sampai berkali-kali"

Analisis

    Bisnis ini berdiri sejak 2009 dengan bermodalkan uang 50ribu. Bisnis ini memang terlihat simple tapi sangat-sangat mengganggu karna berdasar jawaban narasumber, ketika usaha beliau masih sangat kecil beliau sering menghadapi situasi dimana saat beliau sedang berkendara ada temannya yang ingin membeli pulsanya. Tidak hanya itu, ketika malam saat dia tertidur lelap untuk beristirahat beliau harus terbangun karna pelanggan (temannya) meminta dikirimkan pulsa tersebut padanya. Tapi memanglah segala hal tergantung bagaimana kita menghadapinya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini