Senin, 08 Juni 2015

TOR SOSPED DESA CIHIDEUNG UDIK_SYARIFAH ASMAR_PMI 2

Syarifah Asmar

PMI 2

Tempat Pembuangan Akhir  Untuk Lingkungan Asri

A.    Dasar Pemikiran

Pencemaran lingkungan salah satunya yaitu pencemaran tanah, dimana pencemaran tanah di sebabkan oleh sampah. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis.

Desa Cihideung Udik, Ciampea, Bogor  adalah desa yang cukup jauh dari kota menyebabkan banyak masalah yang timbul di desa tersebut. Diantaranya adalah masalah sampah rumah tangga yang tidak terangkut oleh petugas. kondisi sungai di Desa Cihideung dapat dikatakan sebagai sungai yang buruk. Hal ini dapat terlihat dari berbagai macam sampai yang menumpuk di bibir sungai mulai dari sampai organik maupun sampah anorganik. Selain itu juga terlihat dari kondisi perairannya yang cenderung mengeluarkan bau yang tidak enak dan warna perairan yang keruh akibat tercemar oleh limbah-limbah yang dibuang ke dalam perairan. Selain dari dampak visual yang diakibatkan oleh adanya sampah yang berada disungai, dampak lainnya yang akan timbul yaitu akan menimbulkan banjir apabila hujan tiba. Hal ini lah yang selama ini meresahkan masyarakat karena ketika banjir melanda desa tersebut otomatis segala bentuk aktivitas mereka akan terhambat.

B.      Metodologi Penelitian

 

1.       Paradigma Penelitian

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan tempat dimana sampah mencapai tahap terakhir dalam pengelolaannya sejak mulai timbul di sumber, pengumpulan, pemindahan/pengangkutan, pengolahan dan pembuangan. TPA merupakan tempat dimana sampah diisolasi secara aman agar tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitarnya. Karenanya diperlukan penyediaan fasilitas dan perlakuan yang benar agar keamanan tersebut dapat dicapai dengan baik. Selama ini masih banyak persepsi keliru tentang TPA yang lebih sering dianggap hanya merupakan tempat pembuangan sampah. Hal ini menyebabkan banyak Pemerintah Daerah masih merasa sayang untuk mengalokasikan pendanaan bagi penyediaan fasilitas di TPA yang dirasakan kurang prioritas dibanding dengan pembangunan sektor lainnya.

2.      Metode Penelitian

a.       Subyek Penelitian      : Masyarakat  Desa Cihideung Udik

b.      Sumber data              :  Aparatur dan warga Desa Cihideung Udik

c.       Pengumpulan data     : 1. Observasi

2. Wawancara

3. Dokumentasi

3.      Waktu dan Lokasi Penelitian

Waktu       : Penelitian akan dilakukan 2 Minggu yang akan datang

Lokasi       : Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea Bogor Jawa Barat

C.      Pertanyaan Penelitian

 

1.  Apa saja masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat setempat?

2.   Apa faktor-faktor penyebab banyak terdapat sampah di sungai Desa Cihideung?

3. Bagaimana dampaknya bagi kelangsungan hidup masyarakat setempat?

4.      Apa tanggapan warga dengan tidak tersedianya TPA Sampah? 

 

D.    Tinjauan Teoritis

 Teori Kontruktivis

Konstruktivis sosial merupakan sebuah teori sosiologi yang menjelaskan paradigma konstruktivis, yaitu paradigma yang hampir merupakan antitesis dari paham yang meletakan pengamatan. Paradigma ini memandang ilmu sosial sebagai analisis sistematis terhadap socially meaningful action melalui pengamatan langsung terperinci terhadap pelaku sosial yang bersangkutan menciptakan dam memelihara atau mengelola dunia sosial mereka. Menurut kontruktivis pengetahuan dan pemikiran awam berisikan arti atau makna yang diberikan individu terhadap pengalaman dan kehidupan sehari-hari, dan hal tersebutlah yang menjadi awal penelitian ilmu-ilmu sosial.

E.     Ruang Lingkup Penelitian

 

1.      Sosialisasi dengan warga Desa Cihideung Udik

2.     Pelaksanaan Observasi Kepala Desa, RT dan Rw Desa Cihideung Udik

3.       Pelaksanaan Wawancara warga sekitar

4.      Membuat laporan hasil penelitian

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini