Minggu, 07 Juni 2015

TOR SOSPED DESA CIARUTEUN UDIK_Syahrullah_PMI 2

NAMA: SYAHRULLAH

NIM: 11140540000002

INFRASTRUKTUR DESA

 

BAB I

DASAR PEMIKIRAN

 

Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat mempunyai peranan penting dalam usaha pengembangan kehidupan. Jalan mempunyai peranan penting untuk mewujudkan sasaran pembangunan seperti pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi, dan perwujudan kesejahteraan bagi masyarakat . Sebagai  bagian dari sistem transportasi,  jalan mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung ekonomi, sosial budaya, lingkungan, politik, serta pertahanan keamanan. Dari aspek ekonomi, jalan sebagai modal sosial masyarakat merupakan katalisator di antara proses produksi, pasar dan konsumen akhir. Dari aspek sosial budaya, keberadaan jalan membuka cakrawala masyarakat yang dapat menjadi wahana perubahan sosial, membangun toleransi, dan mencairkan sekat budaya. Dari aspek lingkungan, keberadaan jalan diperlukan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Dari aspek politik, keberadaan jalan menghubungkan dan mengikat antar wilayah, sedangkan dari aspek pertahanan keamanan, keberadaan jalan memberikan akses dan mobilitas dalam penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan. Pengembangan prasarana pedesaan dan sentra-sentra produksi ekonomi masyarakat khususnya pada wilayah – wilayah yang sulit terjangkau tetap memerlukan intervensi pemerintah untuk meningkatkan nilai ekonomis wilayah tersebut. Salah satu bentuk peranan pemerintah yakni melaksanakan pembangunan infrastruktur transportasi. Pengembangan dan pembangunan infrastruktur transportasi ditujukan untuk membuka akses/hubungan antar satu wilayah dengan wilayah lain.

Kurangnya infrastuktur jalan di desa ciaruteun udik, dapat menghambat pengembangan desa Ciaruteun Udik. Seperti memperlambat aktifitas warga Desa Ciaruteun Udik untuk pergi kepasar, sekolah dan lain-lain. Selain itu, jalan didesa ciaruteun udik berfungsi sebagai jalan pintas antara desa Cibatok- Gn. Bunder, dan juga jalan pintas ke desa Cibitung Tengah.

BAB II

METODOLOGI PENELITIAN

A.    Paradigma

 

Kurangnya angkutan umum jurusan cibatok-cigola, yang melewati Desa Ciaruteun Udik. Sehingga masyarakat desa ciaruteun udik harus menunggu lama untuk menggunakan angkutan umum tersebut. Padahal jalan di Desa Ciaruteun Udik bukan hanya untuk tranportasi biasa ataupun untuk mengirim hasil desa, namun juga berfungsi sebagai jalan pintas menuju desa lain dan desa wisata seperti Gn. Bunder.

 

B.     Metode

 

Subyek Penelitian : Subyek penelitian ini adalah masyarakat Desa Ciaruteun Udik dan kondisi geografis Desa Ciaruteun Udik

 

Sumber data: data dari Desa Ciaruteun Udik

 

Tekhnik pengumpulan data :

1.Observasi

2.Wawancara

C.     waktu dan lokasi

Waktu Penelitian:  Penelitian ini dilaksanakan pada 2 Minggu mendatang

Tempat penelitian : Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

BAB III

PERTANYAAN PENELITIAN

 

1.      bagaimana pendapat masyarakat mengenai transfortasi desa Ciaruteun udik ?

2.      bagaimana peran pemerintahan desa terhadap jalan yang kurang memadai?

3.      Apa fungsi jalan bagi masyarakat Desa Ciaruteun Udik?

 

BAB IV

TINJAUAN TEORITIS

Teori pembangunan structural sangat berkaitan erat dengan pembangunan ekonomi yang mampu mengembangkan desa, seperti jalan di desa ciaruteun udik. Konsepsi pembangunan sesungguhnya tidak perlu dihubungkan dengan aspek-aspek spasial. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu desa dan pemerataan pendapatan.

BAB V

RUANG LINGKUP PENELITIAN

1.      Sosialisasi dengan warga Desa Ciaruteun Udik

2.      Pelaksanaan observasi

3.      Pelaksanaan wawancara dengan warga Desa Ciaruteun Udik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini