Senin, 28 Desember 2015

Tugas UAS Pengantar Sosiologi Para Pengusaha Kecil yang Tangguh Muhammad Aulia Ilsya 11150510000019 (kpi 1A), Karlita Cahyani 11150510000062 (kpi 1B), Anisa Seftriani 11150510000190 (jurnalistik 1A)

            Nama : Muhammad Aulia Ilsya      11150510000019 (KPI 1A)

                          Karlita Cahyani                  11150510000062 (KPI 1B)

                          Anisa Seftriani                   11150510000190 (Jurnalistik 1A)   

            Matkul : Pengantar Sosiologi

            Dosen    : Bpk. Tantan Hermansah

Para Pengusaha Kecil yang Tangguh

       I.            Pendahuluan

 

A.    Mengapa Gejala Sosial Ini Penting Ditulis/ Diteliti

 

     Setiap tahun angka pengangguran di Indonesia terus bertambah. Banyak cara yang dilakukan oleh setiap orang untuk mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Entah dengan cara melamar pekerjaan di sebuah perusahaan atau dengan berwirausaha. Di zaman ini bukan hanya orang-orang yang telah lulus sarjana saja yang hanya bisa membuat wirausaha tetapi telah banyak pengusaha muda yang memiliki usaha yang berawal dari hobi dan dapat menghasilkan keuntungan. Karena setiap tahun selalu muncul pengusaha yang berpeluang menjadi pengusaha sukses.

Kesuksesan kebanyakan ada pada tangan-tangan kecil yang kreatif, yang bisa menarik perhatian banyak orang. Dengan pemasaran yang baik dan pelayanan yang memuaskan. Studi ini penting diteliti sebagai metode perbandingan.

 

B.     Landasan Teori Sosiologi

 

     Teori Marx secara garis besarnya saja, dapat dikatakan bahwa Marx menawarkan sebuah teori tentang masyarakat kapitalis berdasakan citranya mengenai sifat mendasar manusia. Marx yakin bahwa manusia pada dasarnya produktif, artinya untuk bertahan hidup manusia perlu bekerja di dalam dan dengan alam. Produktivitas mereka bersifat alamiah, yang memungkinkan mereka mewujudkan dorongan kreatif mendasar yang mereka miliki. Dorongan ini diwujudkan bersama- sama dengan orang lain. Dengan kata lain manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Mereka perlu bekerja bersama untuk menghasilkan segala sesuatu yang mereka perlukan untuk hidup.

     Kapitalisme pada dasarnya adalah sebuah struktur (atau lebih tepatnya serangkaian struktur) yang membuat batas pemisah antara seoarang individu dan proses produksi, produk yang diproses dan orang lain dan akhirnya juga memisahkan diri individu itu sendiri. Inilah makna mendasar dari konsep alienasi. Alienasi terjadi karena kapitalisme telah berkembang menjadi sitem dua kelas di mana sejumlah kecil kapitalis menguasai proses produksi, produk, dan jam kerja dari orang yang bekerja untuk mereka. Semula dalam keadaan alamiah manusia memproduksi untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri dalam masyarakat kapitalis manusia memproduksi untuk kelompok kecil kapitalis. Pemikiran Marx sangat terpusat pada struktur kapitalisme dan dampak penindasannya terhadap buruh. Secara politis perhatiannya tertuju pada upaya untuk membebaskan manusia dari penindasan struktur kapitalisme.

     Weber dan Marx. Albert Solomon, misalnya mengklaim bahwa sebagian besar dari teori Weberian berkembang "dalam perdebatan sengit dan panjang dengan hantu Marx" (1945;596). Ini barangkalai merupakan pernyataan yang berlebihan, tetapi dalam berbagai cara teori Marxian berperan negative terhadap teori Weberian. Akan tetapi, dengan cara lain Weber yang bekerja menurut tradisi Marxian, mencoba "menyelesaikan" teori Marx. Teori Weberian pun mendapat banyak bahan dari teori Marxian (Burger, 1976).

     Teori Weber. Marx pada dasarnya mengemukakan teori kapitalisme, sedangkan karya Weber pada dasarnya adalah teori tentang proses rasionalisasi (Brubaker,1984; Kalberg,1980,1990,1994). Weber tertarik pada masalah umum seperti mengapa institusi sosial di dunia Barat berkembang semakin rasional sedangkan rintangan kuat tampaknya mencegah perkembangan serupa di belahan bumi lain. Rasionalitas formal meliputi proses berpikir actor dalam membuat pilihan mengenai alat dan tujuan. Dalam hal ini pilihan dibuat dengan merujuk pada kebiasaan, peraturan dan hokum yang diterapkan secara universal. Ketiganya berasal dari berbagai struktur berskala besar, terutama struktur birokrasi dan ekonomi. Weber mengembangkan teorinya dalam konteks studi perbandingan sejarah masyarakat Barat, Cina, India, dan beberapa masyarakat lain. Dalam studi ini ia mencoba melukiskan faktor yang membantu mendorong atau merintangi perkembangan rasionalisasi.


C.    Metode

 

     Penelitian kualitatif menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data. Peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam suatu situasi sosial merupakan kajian utama penelitian kualitatif. Peneliti pergi ke lokasi tersebut, memahami dan mempelajari situasi. Studi dilakukan pada waktu interaksi berlangsung di tempat kejadian. Peneliti mengamati, mencatat, bertanya, menggali sumber yang erat hubungannya dengan peristiwa yang terjadi saat itu. Hasil-hasil yang diperoleh pada saat itu segera disusun saat itu pula. Apa yang diamati pada dasarnya tidak lepas dari konteks lingkungan di mana tingkah laku berlangsung.

     Penelitian kualitatif sifatnya deskriptif analitik. Data yang diperoleh seperti hasil pengamatan, hasil wawancara, hasil pemotretan, analisis dokumen, catatan lapangan, disusun peneliti di lokasi penelitian, tidak dituangkan dalam bentuk dan angka-angka. Peneliti segera melakukan analisis data dengan memperkaya informasi, mencari hubungan, membandingkan, menemukan pola atas dasar data aslinya (tidak ditransformasi dalam bentuk angka). Hasil analisis data berupa pemaparan mengenai situasi yang diteliti yang disajikan dalam bentuk uraian naratif.

     Tekanan penelitian kualitatif ada pada proses bukan pada hasil. Data dan informasi yang diperlukan berkenaan dengan pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana untuk mengungkap proses bukan hasil suatu kegiatan. Apa yang dilakukan, mengapa dilakukan dan bagaimana cara melakukannya memerlukan pemaparan suatu proses mengenai fenomena tidak dapar dilakukan dengan ukuran frekuensinya saja. Pertanyaan di atas menuntut gambaran nyata tentang kegiatan, prosedur, alasan-alasan, dan interaksi yang terjadi dalam konteks lingkungan di mana dan pada saat mana proses itu berlangsung. Proses alamiah dibiarkan terjadi tanpa intervensi peneliti, sebab proses yang terkontrol tidak akan menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

     Penelitian kualitatif sifatnya induktif. Penelitian kualitatif tidak dimulai dari deduksi teori, tetapi dimulai dari lapangan yakni fakta empiris. Peneliti terjun ke lapangan, mempelajari suatu proses atau penemuan yang tenjadi secara alami, mencatat, menganalisis, menafsirkan dan melaporkan serta menarik kesimpulan-kesimpulan dari proses tersebut. Kesimpulan atau generalisasi kepada lebih luas tidak dilakukan, sebab proses yang sama dalam konteks lingkungan tertentu, tidak mungkin sama dalam konteks lingkungan yang lain baik waktu maupun tempat.

     Penelitian kualitatif mengutamakan makna. Makna yang diungkap berkisar pada persepsi orang mengenai suatu peristiwa.

Disimpulkan bahwa penelitian kualitatif tidak dimulai dari teori yang dipersiapkan sebelumnya, tapi dimulai dari lapangan berdasarkan lingkungan alami. Data dan informasi lapangan ditarik maknanya dan konsepnya, melalui pemaparan deskriptif analitik, tanpa harus menggunakan angka, sebab lebih mengutamakan proses terjadinya suatu peristiwa dalam situasi yang alami.

   

II.            Gambaran Lokasi

 

Beberapa gambaran lokasi yang telah kami datangi saat turun ke lapangan yaitu:

 

1.      Martabak Boss 

            Martabak Boss yang kita datangi yaitu terletak di Bintaro People Market yang berada di sektor 7, Bintaro, Tangerang Selatan (depan Lotte Mart). Tempat tersebut merupakan salah satu cabang Martabak Boss yang pusatnya berada di daerah Menteng,  tepatnya di Jalan Yusuf Adiwinata no.33 Jakarta Pusat. Jam buka Senin – Kamis jam 14.00 – 22.00, Jumat- Minggu jam 14.00 – 24.00 WIB. Fasilitas antara lain wifi, pesan antar, area merokok, area outdoor, area parker, 100% halal. Lokasi yang dipilih Martabak boss ini sangat strategis. Dimana tempat keramaian yang sering dikunjungi oleh banyak kalangan masyarakat terutama remaja-remaja. Sehingga tempat ini selalu ramai dengan pengunjung. Lokasi yang terletak dipinggir jalan raya besar dan dekat dengan mall membuat tempat tersebut lebih ramai.

            Keindahan rasa itu dilengkapi dengan desain gerobak Martabak Boss yang unik. Berupa cat kuning genjreng dengan mural kartun lucu asimetris. Karakternya pria berkumis tebal dan berkacamata. Font dan grafisnya sangat kuat, bergaya pop art. Genre ini mengingatkan desain food truck yang sangat atraktif yang juga sedang ngetop beberapa bulan terakhir. Harga martabak boss mulai dari Rp.35.000 – Rp. 150.000. Ditempat tersebut tidak hanya terdapat Martabak Boss saja tetapi terdapat beberapa cabang makanan lain yang berada satu lokasi atau satu ruang lingkup.

 

2.      Kedai Sugoi

     Lokasi kajian kedua yaitu Kedai Sugoi. Kedai tersebut terletak di Jl. Pamulang Permai 1 Blok CX1 No. 1, Pamulang, Tangerang Selatan.

     Kedai Sugoi terletak disebuah ruko dekat jalan raya besar di Pamulang, tempat ramai yang sering dilewati masyarakat setiap harinya. Dimana tempat strategis yang mudah didatangi oleh setiap kalangan masyarakat untuk mampir menycicipi menu makanan yang telah disediakan. Lokasi yang terletak di tengah-tengah keramaian daerah pamulang tersebut dapat menguntungkan.

     Lokasi tersebut tidak hanya terdapat satu tempat makan saja namun beberapa tempat makan lain yang bisa dikatan sebagai rival atau saingan dalam membuka suatu usaha. Namun kedai tersebut memiliki sebuah konsep dan rancangan yang telah dibuat oleh kedai tersebut. Harga martabak sugoi mulai dari Rp. 9.000 – Rp. 70.000.

     Tempat tersebut juga terletak di dekat Universitas Pamulang, sehingga banyak kalangan mahasiswa/mahasiswi yang datang ketempat tersebut untuk sekedar berkumpul atau dengan teman-teman atau tempat untuk mengerjakan tugas mereka.

        Di lokasi tersebut memang banyak tempat makan lainnya, tetapi tempat ini juga selalu ramai karena yang membedakan tempat makan ini dengan tempat makan lainnya yaitu variasi makanan yang telah disediakan oleh kedai tersebut. Sehingga banyak dari kalangan disekitar kedai tersebut penasaran inigin menycicipi makanan yang ada di kedai tersebut.

 

3.      Martabak Manis Bangka

      Martabak Manis Bangka dapat kita temukan di mana saja, karena jajanan khas Bangka Belitung ini sudah familiar dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia.  Martabak ini termasuk jajanan yang murah meriah, maka itu diterima ramah di tengah-tengah kalangan masyarakat menengah ke bawah.

      Martabak Manis Bangka ini berlokasi di depan ruko perumahan Taman Cileungsi. Letaknya yang strategis karena penduduk perumahan Taman Cileungsi ini pasti melewati gerai Martabak Manis Bangka ini. Jadi memudahkan siapa saja yang sekiranya menginginkan jajanan manis ini

 III.            Analisis Atas Kasus atau Masalah yang Dikaji

 

              Wirausaha memiliki sebuah tantangan dan hambatan yang harus diselesaikan untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan. Namun sebelum itu perlu diketahui dulu apakah pengertian wirausaha yang sukses itu. Memang akan muncul berbagai pandangan walaupun pada akhirnya tersusun kesimpulan yang bersifat relative. Kesimpulan akan dipengaruhi juga oleh persepsi masing-masing individu. Maka wirausaha sukses dapat didefinisikan sebagai seorang wirausaha yang mempunyai dan menjalankan usaha yang dimulai dari nol atau skala kecil dimana dapat memajukan dan mengembangkannya menjadi usaha yang besar, maju serta berkembang.

              Terkadang banyak sekali wirausaha yang menjalankan usahanya dibidang yang tidak sesuai dengan minat sehingga membuat usaha yang dijalankan itu tidak bisa berjalan lancar dan terhenti ditengah jalan. Hal itu terjadi karena kebanyakan tidak sesuai dengan passion yang dimiliki sehingga ketika mengalami masalah usaha yang tidak bisa teratasi dengan baik maka akan mengendorkan semangat dan kemauan sehingga cenderung dibiarkan dan tidak mau mengurusi lagi. Dalam kondisi menjalankan usahapun bisa saja terpaksa dalam menjalaninya maka wirausaha yang melakukannya seakan setengah-setengah dan tidak fokus sepenuhnya pada bidang usaha yang dijalaninya. Apapun itu jika dilakukan dengan setengah-setengah tentu saja hasilnya tidak akan maksimal apalagi memaksakan usaha yang harus dijalankan namun tidak sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki maka usaha juga tidak akan mendapat hasil yang baik.

              Pada dasarnya sukses adalah sesuatu tujuan yang bisa dicapai dengan berbagai cara dalam melakukan usaha. Apapun itu usaha yang dijalankan sukses adalah tujuan yang harus menjadi prioritas yang harus didiringi dengan tindakan yang terukur dan terarah dalam mengelola dan mengembangkan usaha untuk menjadi lebih besar, lebih maju dan lebih berkembang. Usaha yang dimaksud adalah usaha yang mengalami perubahan secara signifikan dimana keadaannya semakin meningkat dan bisa naik kelas yang dapat ditunjukkan dengan berbagai factor seperti naiknya omset, jumlah karyawan meningkat, kesejahteraan karyawan meningkat dan lainnya.

            Apabila usaha yang dijalankan memang naik kelas maka hal itu akan memberikan gambaran yang baik terhadap pemilik usaha dimana ia dianggap mampu dan sukses dalam menjalankan usahanya. Dengan keadaan tersebut maka akan memberikan label pada pemilik yang biasanya akan berasal dari pandangan masyarakat yang merasakan manfaat atas kesuksesan yang diperoleh. Berikut beberapa tips menjadi wirausahawan:

1.      Jangan takut rugi

    Pasti semua orang takut memulai bisnis karena mereka takut rugi, uang yang mereka dapatkan belum pasti jumlahnya. Berbeda dengan bekerja di kantor yang memiliki gaji yang pasti diterima setiap bulan dengan jumlah yang sudah diketahui.

     Ketakutan itulah yang membuat sebagian orang mundur dan mengurungkan niat mereka menjadi pengusaha. Semua bisnis pasti mengalami kerugian, terutama di awal merintis. Ingatlah bahwa tidak ada satu pun bisnis yang selalu untung, pasti selalu terdapat untung dan rugi dalam berbisnis.

     Oleh karena itu, pahamilah bahwa semua pengusaha sukses berawal dari keberanian mereka dalam mengambil risiko merugi hingga mereka mendapatkan suatu keuntungan.

 

2.      Pelajari minat Anda

     Bisnis apapun itu, haruslah bisnis yang sesuai dengan minat Anda sehingga Anda memiliki semangat dan kemampuan yang lebih dalam menjalankannya. Misalnya saja Anda menyukai teknologi, bisnis jual beli handphone atau komputer dapat menjadi pilihan Anda.

     Minat Anda adalah passion yang dapat membuat Anda bahagia ketika Anda melakukannya. Bahkan saat Anda mengalami masa-masa sulit atau bahkan mengalami kerugian, Anda memiliki kekuatan lebih untuk bertahan karena Anda mencintai apa yang Anda kerjakan dan ingin terus melakukannya.

 

3.      Temukan peluang

    Menemukan peluang dalam hal ini adalah menjadi peka terhadap apa yang menjadi permintaan masyarakat dalam suatu lingkungan. Misalnya saja akan dibangun sebuah gedung sekolah baru, maka peluang yang muncul adalah membuat usaha jasa fotokopi, warung makan atau toko buku. Dalam menemukan peluang dan ide bisnis, diperlukan kepekaan dan insting yang tinggi.

 

4.      Lakukan studi kelayakan bisnis

    Perencanaan dan studi kelayakan bisnis perlu Anda rencanakan karena hal tersebut merupakan pondasi awal yang menentukan kuat atau tidaknya bisnis Anda di kemudian hari.

Apa yang perlu Anda pertimbangkan adalah pertanyaan seputar : Apa, dimana, kapan dan bagaimana usaha Anda akan dijalankan. Pertanyaan tersebut perlu dicari tahu jawabannya. Mungkin Anda memiliki beberapa pilihan usaha yang ingin dijalankan.

     Buatlah kerangka bisnis Anda, prediksi pengeluaran dan pemasukan yang bisa Anda raih dari masing-masing pilihan bisnis dan pilihlah yang paling tinggi keuntungannya serta paling cepat pengembalian modalnya.

 

5.      Jangan putus asa

    Tidak mudah putus asa adalah kunci sukses berbisnis. Mengapa? Karena membangun sebuah bisnis pasti sangatlah sulit bahkan kadang merugi di masa awal perintisan.

1.      KEDAI SUGOI

 
 

      Hari pertama kelompok kami mewawancarai dan menganalis pengusaha kecil yang tangguh yaitu Kedai Sugoi yang menurut hasil survey kedai tersebut baru merintis. Kedai Sugoi yang terletak di Jl. Pamulang Permai 1 Blok CX1 No. 1, Pamulang, Tangerang Selatan didirikan sejak 14 Mei 2015, konsep yang digunakan dalam kedai ini yaitu modern. pemberian nama kedai tersebut diambil dari bahasa Jepang, Sugoi yang artinya luar biasa Menu makanan yang digunakan kedai ini juga makanan masa kini yang sedang booming atau terkenal dikalangan masyarakat. Menu martabak manis dengan topping-topping unik seperti Nutella, Ovomaltine, Oreo crumble, dan Green Tea Kit-Kat merupakan menu makanan yang menjadi andalan kedai ini.

      Nuansa ramah terasa menyelimuti begitu kaki melangkah memasuki ruangan Kedai Sugoi. Mata langsung dapat melihat daftar menu makanan bersampul biru yang sudah tersedia di sembilan meja kedai ini. Riuh rendah suara pelanggan kedai berbaur dengan musik dari pengeras suara sepanjang malam. Itulah suasana Kedai Sugoi, Pamulang, Kamis, 24 Desember 2015 ketika kelompok kami datang berkunjung. Kedai yang baru grand opening 14 Mei 2015 lalu memberikan potongan harga sebesar 15 persen untuk tiap pembelian, sampai 21 Mei 2015 lalu. "Kata Gama, pemilik Kedai Sugoi kepada kelompok kami. Itulah trik atau cara promosi Kedai Sugoi agar Kedai tersebut ramai pengunjung.

      Pegawai-pegawai yang berpenampilan kekinian bersenda gurau di depan kedai ketika sepi pengunjung. Merekapun ramah kepada pengunjung yang datang. Bukan hanya pegawainya, manager Kedai Sugoi pun bersedia berkeliling meja untuk menyapa pelanggan, bahkan ikut nongkrong di Kedai Ini bersama pengunjungnya.

      Kedai yang dulunya merupakan tempat konveksi pakaian ini terbagi menjadi dua ruangan. Satu ruangan berisi tujuh meja, dan menjadi ruang utama untuk pengunjung kedai. Sementara ruang satunya berisi dua meja pengunjung dan dapur. Di ruangan ini, pengunjung dapat menyaksikan tim dapur Kedai Sugoi menyiapkan pesanan mereka. Udara di dalam kedai hangat karena kedai ini tidak menyalakan pendingin ruangannya. "Kami sengaja tidak menggunakan pendingin ruangan supaya pengunjung kami yang mayoritas perokok dapat merokok," kata Gama, pemilik Kedai Sugoi kepada kelompok kami, Kamis lalu.

      Mayoritas pelanggannya adalah anak muda atau orang-orang yang berjiwa muda. Berdasarkan pengamatan kelompok kami, dari sembilan meja yang terisi, ada empat meja yang diisi oleh orang tua. Meski begitu, hanya pelanggan di satu meja yang benar-benar berpenampilan orang tua. Sisanya masih berpenampilan muda.

      Selain pemasaran via sosial media, mendekatkan diri dengan komunitas-komunitas yang ada di sekitar Tangerang Selatan menjadi strategi Kedai Sugoi memasarkan tempatnya. Banyaknya pengguna yang upload foto di Kedai Sugoi meningkatkan ketenaran kedai ini. Menurut Gama, pemilik Kedai Sugoi, Kamis (24/12/2015), pemasaran kedainya melalui media sosial merupakan cara yang hemat biaya untuk menyebarkan informasi mengenai kedainya, terutama makanan-makanan yang ditawarkan. "Olehkarena itu, kami perlu memaksimalkan dekorasi kedai kami dan juga tata letak makanan yang kami sediakan. Kalau semuanya enak dilihat, kan, pelanggan secara sukarela menguploadnya ke media sosial," kata Gama. Informasi tentang Kedai Sugoi lebih banyak tersebar di media sosial instagram daripada di Twitter, Facebook, dan Path. Gama pun menyatakan Instagram memang merupakan kanal pemasaran utama. "Instagram sekarang, kan sedang banyak penggunanya. Jadi, kami manfaatkan channel itu karena crowdnya sudah ada," Kata Gama. Pada Grand Opening 14 Mei 2015 lalu, strategi media sosial terbukti berhasil karena mampu mengundang pengunjung hingga 65 orang. Terkait crowd, Kedai Sugoi merupakan salah satu kedai yang belakangan ikut menggunakan konsep kekiniaan dan semangat keriaan di kedainya. Ear House, 9s Hous, Roti Bakar 88 dan Kedai Roti Bakar (Keibar) sudah lebih dahulu menggunakan konsep dan semangat itu. Gama menjelasakan, dia harus memastikan ceruk pasar kedai kekinian di Tangerang Selatan jumlahnya banyak dan relatif stabil sebelum membuka kedainya. Itu dilakukan untuk meminimalisir kerugian. "Bisa dibilang, saya berupaya mengambil 20 persen dari pelanggan kedai-kedai kekinian yang sudah ada," Kata Gama.

      Sementara itu, Putra, Manager Kedai Sugoi memiliki ide pengembangan bisnis dengan cara mendekati komunitas-komunitas yang ada. "Di Tangsel, banyak sekali pemuda-pemuda kreatif tapi tidak memiliki sebuah wadah untuk bertemu satu-sama lain dan berdiskusi. Oleh karena itu, Kedai Sugoi kami kembangkan menjadi sebuah meeting point bagi mereka yang kreatif," kata Putra menjelaskan. Untuk menunjang cita-citanya menjadikan Kedai Sugoi sebagai meeting point, tim Kedai Sugoi menyediakan fasilitas WiFi untuk semua pelanggannya. Diperkirakan ditahun 2016 mendatang kedai sugoi akan membuat cabang yang tempatnya sedang direncanakan.

            Pada kesempatan ini kami juga mewawancarai pegawai kedai sugoi tersebut, salah satu pegawai yang kami wawancarai yaitu bernama Galang Eka Bima Ghafar. Ia sudah bekerja sejak April 2015, selama ia bekerja di Kedai Sugoi merasakan suasana nyaman karena adanya kesolidaritasan sesame pegawai yang saling membantu dalam hal pekerjaan, "situasi suasana sesame karyawan itu enak saling support satu sama lain." Ujar Galang. Sebelum menjadi pegawai di kedai ini Galang telah bekerja sebagai teknisi sisi tv atm bank Negara Indonesia, ia berpindah dari pekerjaan terssebut karena ia lebih mementingkan pendidikan nya disbanding dengan pekerjaan yang ia lakukan sebelumnya. Pekerjaan sebelumnya menuntutnya untuk lebih sering bekerja di luar kota sedangkan ia harus tetap melanjutkan kuliahnya. Dari alasan tersebut ia berfikir untuk beralih profesi dibidang kuliner untuk pertama kalinya. Sekarang ia bisa membagi waktu antara pendidikan dan pekerjaan, dan ia juga merasakan sebuah kenyamanan di pekerjaan yang ia geluti sekarang ini.  Jam kerja yang diterapkan di kedai sugoi ini yaitu seni-kamis pukul 16.00-23.00 WIB sedangkan kamis-sabtu dari pukul 16.00-00.00 WIB, jadi jadwal pekerjaannya yaitu 6 hari bekerja seca shift.

            Kami juga sempat mewawancarai pengunjung yang datang ke kedai sugoi pada malam itu , komentar yang diberikan tentang kedai sugoi pun baik. Varian toping pada martabak yang membedakan dengan martabak lain sangat menarik perhatian. Bukan hanya variasi topping, tetapi juga harga yang terjangkau yang tidak terlalu menguras dompet menjadi salah satu alasan para pengunjung datang ketempat ini. Pelayanan yang ramah pun membuat para pengunjung merasa nyaman datang ke tempat tersebut.

 

2.        MARTABAK BOSS

 
 

           Hari kedua kelompok kami mengunjugi Martabak Boss yang menurut survey martabak tersebut sudah lama merintis dan sudah banyak cabangnya. Martabak Boss yang kami jumpai adalah di Bintaro People Market sektor 7 (depan Lotte Mart). Ini adalah salah satu dari cabang Martabak Boss yang pusatnya terletak di Jalan Yusuf Adiwinata no.33 Jakarta Pusat.

            Martabak Boss memiliki keunggulan dibanding toko martabak lainnya yaitu pilihan topping yang lebih variatif. Sisi eksperimen yang pingin coba rasa ini itu lah yang memberi kesan menarik untuk para konsumen balik kesana untuk sekedar coba lagi. Harga yang lumayan nendang untuk memesan martabak ini bisa dibilang wajar. Beberapa bahan untuk toping yang mereka tawarkan adalah produk yang sangat tidak asing dan lumayan mahal juga harganya seperti Nutela, Skippy, Ovaltine dan Tobleron. Selain martabak manis mereka juga menawarkan menu andalan untuk Martabak telor. Steak Gokil yang menggunakan daging steak, Bule Tuna yang menggunakan kombinasi tuna dan Go Go Corned Curry yang dipadu kombinasi curry dengan kornet.

            Tulisan 'Boss martabaknya boss!', 'Cooking for the bosses' tertera di gerobak berwarna kuning menyala. Tampilannya modern dan menarik. Jadi bukan model gerobak martabak dengan tenda dan banner. Itu cara atau trik promosi dari Martabak Boss agar pembeli tertarik untuk datang dan membeli martabak tersebut.

Cara memesan martabak boss tinggal sebut saja jenis martabaknya pada staf yang ada di salah satu sisi. Setelah membayar akan diberi struk dan nama pembeli akan dicatat. Lama menunggu martabak diracik bisa 10 menit tetapi bisa juga 30 menit lebih tergantung jumlah antrian. "kata Intan salah satu kasir disana ". Karna waktu kelompok kami kesana sedang sepi jadinya tidak begitu lama kami menunggu. Untuk menunggu juga disediakan beberapa kursi dan meja jadi bisa untuk sekedar mengobrol sambil menunggu pesanan itu jadi.

           Selain martabak tebal bisa juga pesan martabak kering alias tipker (tipis kering). Martabak dalam kemasan kotak kuningpun diserahkan pada kami. Saat kotak segi empat bergambar 'boss' berisi 12 potong martabak kami buka, tercium wangi gurih telur. Potongan martabak tak beda dengan yang lain. Martabak Tuna Bule (Rp. 85.000) ini terasa padat empuk. Isiannya tampak kuning pucat. Dalam satu gigitan terasa gurihnya daging ikan tuna kalengan. Makin enak dikunyah karena ada butiran jagung manis dan irisan daun bawang. Kulitnya renyah tanpa rasa amis. Dimasak dengan kematangan yang pas, tanpa acar dan saus rasanya sudah enak. Martabak manis, Cokelat Skippy (Rp. 65.000) nya tak kalah menggoda. Warnanya cokelat tua merata dengan lelehan Skippy. Serat adonan martabaknya berjajar rapat. Ini menandakan fermentasi atau masa istirahat adonan yang cukup. Empuk membal lembut teksturnya. Ada renyah cincangan kacang tanah di sela-selanya. Krenyes, legit dan empuk menyatu dalam satu gigitan. Warna cokelat adonan yang merata menandakan pemanasan cetakan wajan yang bagus. Menghasilkan pinggiran 'renda' adonan yang renyah. Martabak Boss ini mengusung tagline : 'Cooking the best recipe. Quality of the bosses with the street price. Try yourself to believe it!'. Karena itu harga martabaknya juga relatif lebih mahal dibandingkan martabak konvensial. Maklum saja kualitasnya buat para bos.

           Ditempat kedua kami pun mewawancai pegawai Martabak boss, pegawai tersebut bernama Intan. Ia bekerja di cabang Martabak Boss yang berada di daerah bintaro sektor7 ini sudah 1tahun tepatnya bulan Desember 2014. Ia ditempatkan di kasir atau bagian penempatan uang. Ini merupakan pekerjaan pertama kali intan. System kerja di martabak boss yaitu 8 jam kerja dari jam 13-23.00 sedangkan weekwend hingga pukul 00.00. banyak customer yang berkomentar Martabak Boss ini tempat anak remaja sering berkumpul karena Martabak Boss merupakan salah satu tempat yang sedang popular dikalangan remaja masa kini.

           Kita juga sempat mewawancarai salah satu customer di martabak boss tersebut. Pendapat customer tersebut tentang martabak boss yaitu "harga tidak membohongi kualitas." Memang harga yang dipatok di martabak boss ini lumayan diatas martabak biasanya, tetapi rasa martabak tersebut tidak membohongi harga. Kualitas bahannya pun bagus dan memang tempat ini sangat menarik perhatian bukan karena tempatnya saja yang menggunakan kontener tetapi box martabaknya pun menarik perhatian sehingga tidak monoton untuk dilihat seperti box martabak pada biasanya.

 

3.      Martabak Manis Bangka

      Dalam wawancara kali ini, kami mewawancarai gerai Martabak Manis Bangka yang berlokasi di depan ruko perumahan Taman Cileungsi. Gerai milik pribadi dan dikelola sendiri ini milik Bapak Bambang Sutedja, suami dari Ibu Lilis ini sudah memiliki anak tiga. Beliau memilih membuka gerai Martabak Manis Bangka dikarenakan berawal dari modal yang minim namun bisa mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. Selain itu, pada saat itu juga isteri Pak Bambang adalah seorang pembuat kue rumahan, jadi tidak sulit untuk Pak Bambang membuat Martabak Manis Bangka meskipun Pak Bambang bukan berasal dari Bangka Belitung, melainkan berasal dari Jawa Tengah.

Pak Bambang menjelaskan bahwa beliau pertama kali membuka gerai ini pada Juni 2015, yakni pada saat itu hanya bermodalkan RP. 6 juta saja, dengan gerobak seadanya, namu sekarang sudah mendapatkan untung sebesar RP. 500 ribu per harinya. Gerai Martabak Manis Bangka ini buka mulai pukul 17.00 – 24.00 WIB. Jika hari biasa keuntungan yang didapat mencapai RP. 400 ribu, namun jika hari libur keuntungan Pak Bambang bisa mecapai RP. 500rb.

      Selain itu, Pak Bambang juga menjelaskan awal mula lokasi gerai miliknya ini. Jadi pada awal buka gerai ini, Pak Bambang membuka gerai di depan perumahan Griya Alam Sentosa, namun lambat laun karena semakin banyaknya yang membuka gerai Martabak Manis Bangka membuat daya saing meningkat dan merendahkan omset yang didapat. Akhirnya Pak Bambang berpindah lokasi ke depan ruko Taman Cileungsi. Dan sampai saat ini hanya gerobak Pak Bambanglah satu-satunya yang menjual Martabak Manis Bangka.

      Selepas menjelaskan tentang lokasi yang pernah ditempati Pak Bambang, beliau juga menjelaska mengenai harga yang ditetapkan oleh Pak Bambang. Dalam penetapan harga, Pak Bambang tidak ingin asal mematok harga, karena harga adalah salah satu faktor dalam mengikat pelanggan. Sebelum memasang harga, Pak Bambang sebelumnya survey ke tempat-tempat gerai Martabak Bangka Gerobakan, karena rata-rata Martabak Manis Bangka dijual dengan seharga RP. 23 ribu, jadi Pak Bambang juga memasang harga RP. 23 ribu, namun Martabak Manis Bangka yang memakai topping keju diharga dengan harga RP. 28 ribu.

      Pak Bambang juga menjelaskan cara membuat Martabak Manis Bangka, yakni:

Bahan:

1.      2 butir telur

2.      1 sdt ragi instan

3.      ¼ sdt baking powder

4.      50 gram gula pasir

5.      175 ml air

6.      ¼ sdt garam

7.      125 gram tepung terigu

 

Bahan taburan:

1.      Keju Cheddar

2.      Meisis

3.      Gula pasir

4.      Susu kental manis

 

Cara membuat:

1.      Campurkan air dengan tepung terigu dan 25 gram gula pasir dan baking powder, aduk hingga lembut

2.      Masuka ragi instan dan diamkan kurang kebih 1 jam hingga 2 jam

3.      Kocok telur dan 25 gram gula pasir kemudian masukan ke dalam adonan tepung martabak

4.      Panaskan cetakan martabak dengan api kecil, olesi dengan margarin

5.      Tuangkan adonan martabak ke dalamnya. Biarkan adonan hingga mengeluarkan buih. Lalu taburkan gula pasir dan tutup hingga matang

6.      Angkat martabak dari cetakan, letakan pada tempat datar atau talenan. Olesi margarine dan taburi dengan keju dan meisis

7.      Kemudian, tuangi dengan susu kental manis. Setelah itu bagi menjadi belah dua bagian tumpuk dengan satu bagian lainnya

8.      Potong-potong menjadi beberapa bagian

    Setelah selesai Pak Bambang menjelaskan semua tentang gerainya, kami juga mewawancarai pelayannya yang tidak lain adalah anaknya Pak Bambang sendiri. Laki-laki berusia 15 tahun ini bernama Reza, dalam berjualan Reza membantu ayahnya dalam penyajian. Misal ketika Pak Bambang sudah menyiapkan martabaknya inilah saatnya Reza menyajikan martabaknya untuk pelanggan. Reza bercerita bahwa rata-rata pelanggan yang datang mencapai 50-100 orang, sedangkan untuk hari libur meningkat menjadi 80-120 orang.

     Dalam proses wawancara tidak lama datang seorang ibu-ibu muda yang membeli Martabak Manis Bangka Pak Bambang. Pak Bambang terlihat sudah biasa melayaninya. Kami pun langsung mengajak ibu muda ini untuk wawancara. Nama ibu muda cantik ini bernama Ibu Santi, ternyata Ibu Santi ini memang sangat menggemari Martabak Manis Bangka terutama Martabak Manis Bangka milik Pak Bambang. 'iya, martabak Pak Bambang ini lembut banget, dan manisnya juga ga berlebihan, terus juga kejunya banyak banget jadi bikin ketagihan." Ujarnya menjelaskan mengapa sangat menggemari Martabak Manis Bangka Pak Bambang. Ia juga menceritakan bahwa setiap ada acara keluarga pasti Martabak Manis Bangka Pak Bambang selalu menjadi sajian utama.

 

 IV.            Kesimpulan

 

     Di era global sekarang ini keadaan ekonomi di Indonesia memang sangat memprihatinkan , namun kita tidak boleh menyerah pada keadaan sekarang ini yang serba sulit kita harus berusaha,kreatif,inovatif dan berani mengambil suatu keputusan serta resiko untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.kita tidak harus bergantung pada orang lain.Untuk mendapatkan suatu pekerjaan kita harus berusaha semaksimal mungkin.

     Dilihat dari latar belakang wirausaha saat ini banyak sekali jenis peluang usaha kecil atau menengah yang bisa dijalankan dengan mudah tanpa harus mengeluarkan dana yang besar. Asalkan memiliki niat usaha yang kuat untuk membangun sebuah usaha, dan dengan bantuan modal yang cukup untuk menjalankan sebuah usaha, maka pengangguran di Indonesia bisa berkurang jika para pengangguran ini memiliki niat untuk berwirausaha. Salah satu jenis wirausaha yang saat ini banyak sekali dilakukan oleh para wirausahawan adalah, usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan, baik itu berdagang pakaian, makanan, souvenir, atau produksi lain yang bisa dijual dengan harga jual yang menjanjikan.

    Persaingan di bidang usaha pada zaman yang sudah maju ini sudah sangat ketat dan sulit. Perdagangan bebas di Indonesia sudah mudah masuk dengan pesat. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memanfaatkan peluang besar untuk menjadi seorang pengusaha muda yang sukses. Dengan cara mempergunakan waktu yang ada saat ini dengan sebaik-baiknya.

     Mencari informasi tentang bagaimana menjadi seorang pengusaha yang sukses,banyak belajar kepada orang yang telah berpengalaman di bidang usaha. Mencari banyak channel atau link dan komunitas diluar sana yang memungkinkan kita mengakses usahanya dan mendapatkan pelajaran tentang usaha-usaha yang kita inginkan. Jadi untuk kawan-kawan yang berminat untuk membuka usaha harus mengerti bagaimana cara mengelola usaha tersebut.

      Kewirausahaan dibentuk dari kata dasar yaitu wirausaha yang merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menilai kesempatan bisnis, kemudian mengumpulkan beragam sumber daya yang dibutuhkan demi mengambil tindakan secara tepat dan memperoleh keuntungan yang bertujuan dalam pencapaian kesuksesan. Sangat diperlukan sikap kreatifitas yang diartikan sebagai pola pikir mengenai sesuatu hal yang baru dan didukung dengan penuh inovasi yang tinggi pula dalam artian berupa beragam tindakan untuk  melakukan sesuatu yang baru tersebut.

      Maka dari itu untuk menjadi wirausahawan sukses harus bekerja sekeras mungkin menghadapi berbagai rintangan dengan cermat karna kerja keras akan membuahkan hasil yang baik,jika hasilnya belum baik berarti kerja keras kita masih kurang.

 

    V.            Bahan Bacaan/ Daftar Pustaka

Ritzer George, Douglas J. Goodman. 2010. Teori Sosiologi Modern Edisi ke-6. Jakarta: Kencana.

http://www.ciputraentrepreneurship.com/memulai-bisnis/pelajari-hal-ini-sebelum-memulai-bisnis

 

 VI.            Lampiran

Pertanyaan 1

1.      Siapa nama lengkap anda?

2.      Berikan alasan mengapa anda memilih usaha ini?

3.      Apa nama tempat usaha anda?

4.      Apa konsep yang anda gunakan untuk kedai ini?

5.      Apa alasan anda memilih nama tersebut?

6.      Sejak kapan anda memulai usaha ini?

7.      Apa motivasi anda mendirikan tempat usaha tersebut?

8.      Apa saja yang sudah anda dapat setelah mendirikan usaha tersebut?

9.      Berapa jumlah karyawan yang anda pekerjakan?

10.  Apa saja kendala yang dialami selama anda merintis usaha tersebut?

11.  Bagaimana tanggapan masyarakat semenjak didirikannya tempat usaha tersebut?

12.  Apa harapan anda ke depannya untuk kesuksesan cafe ini?

 

Pertanyaan 2

1.      Nama lengkap anda?

2.      Sejak kapan bekerja ditempat ini?

3.      Pekerjaan sebelum ditempat sekarang ini anda bekerja dimana?

4.      Jam kerja yang diterapkan ditempat ini dari pukul berapa?

5.      Hari apa saja kedai ini dibuka?

 

Pertanyaan 3

1.      Apa tanggapan anda saat  berkunjung ketempat ini?

                                                  

 
 

 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini