Selasa, 12 April 2016

Alfi_Syahrin_D.R_TIME_LINE_MASJID_AS-SAMII'_TUGAS 5_MD 4A

NAMA        : ALFI SYAHRIN DYAH. R
JURUSAN : MANAJEMEN DAKWAH 4A
TUGAS 5 METODOLOGI PENELITIAN DAKWAH

TIME LINE KEJADIAN PENTING MASJID AS-SAMII'

Pada kesempatan ini saya akan membahas kejadian penting yang terjadi di Masjid As-Samii' selama 39 tahun berdiri. Ketika saya berbincang dengan salah satu tokoh dimasjid tersebut beliau sedikit lupa karena faktor usia yang sudah tidak lagi muda. Usia beliau sekitar 60 tahun dan terkadang tahun yang beliau sebutkan diperkirakan dan alhasil saya mencoba mencari narasumber lain yang bisa dibilang masih terbilang muda. Alhamdulillah akhirnya mendapatkan data yang valid.
Pada tahun 1977 masjid ini didirikan dengan menggunakan ruang makan para siswa (pasis) sekolah polisi (sekopol) oleh Kolonel Polisi Drs. H. Soedarto dengan nama at-Taqwa yang masih bisa dibilang bangunan ini masih belum layak dikatakan menjadi sebuah masjid. Karena bangunan yang hanya didirikan ditempat makan yang ruangannya sederhana bisa dikatakan seperti bangunan musholla yang sekiranya belum bisa menampung jama'ah banyak. Namun pada tahun 1980 diadakannya musyawarah antara pengurus dengan Kolonel Polisi Drs. Pulung Suhartono bahwa lokasi masjid akan dipindahkan dan dibangun ulang dengan nama masjid yang masih sama seperti nama masjid di awal.
Tahun 1986 barulah masjid ini teralisasikan seperti awal musyawarah yang dilakukan oleh pengurus dengan salah satu kolonel polisi dan masjid ini didirikan dengan lokasi di tempat saat ini yakni di Jl. Ciputat Raya No.40 tepat berada di tengah kerumunan masyarakat beserta aktifitasnya. Namun sayangnya masjid ini diresmikan oleh Kapolri Letjen Pol. Drs. H. M. Sanusi dan dengan tidak merubah nama masjid tersebut dari sebelumnya.
Sekitar tahun 1998 baru di adakannya sebuah tempat untuk pengajian anak-anak sekitar masjid. Dimana dana yang didapatkan hasil dari sumbangan para donatur para siswa yang sedang bersekolah di lokasi tersebut dan sering menggunakan masjid untuk beribadah lima waktu atau acara-acara keislaman lainnya yang biasa dilakukan oleh msjid-masjid pada umunya. Dengan dana ini para pengurus sepakat untuk membelikan meja lekar yang biasa digunakan untuk acara pengajian anak-anak. Sebagai sarana yang dinikmati oleh anak-anak untuk menjadi wadah atau tempat untuk menaruh iqro' atau al-Qur'an dan bahkan menjadi alas untuk menulis pada saat kegiatan imla'.
 
Dan pada tahun 1999 mulai dibangun sebuah kamar mandi atau toilet bagi laki-laki maupun perempuan secara terpisah. Dan toilet perempuan jarang sekali digunakan karena biasanya yang mengikuti jama'ah yakni ibu-ibu setempat yang biasanya langsung wudhu dari rumah. Dan pembangunan kamar mandi ini hasil donatur dari warga setempat. Dan pada tahun 2001 mulai ada perbaikan dalam manajerial pengajian dimana pengajian anak-anak bertambah tenaga pengajarnya. Dan ini suatu hal yang sangat membantu dengan gaji yang bisa dibilang sedikit untuk para pengajar agama.
Namun pada 2003 mulai di adakannya musyawarah antara Dewan Kepengurusan Masjid yang akan merenovasi masjid lagi secara total. Dan pada tahun 2007 masjid at-Taqwa direnovasi secara total dengan merubah semua yang ada di masjid sebelumnya menjadi masjid yang sangat berkualitas bagi jama'ahnya. Dan masjid ini diberi nama masjid as-Samii' dan diresmikan oleh Kaselapa Polri Brigjen. Pol. Drs. Budi Gunawan, SH, M.Si, Ph.D. Lalu pada tahun 2008 masjid selesai dibangun dan diresmikan oleh Kalemdiklat Polri Irjen. Pol. Drs. Edi Sunarno.
Seperti inilah informasi yang dapat saya paparkan, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat dan menjadi acuan para calon cendikiawan muslim yang memperhatikan lingkungan sekitar sebelum memperhatikan masalah di luar.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini