Rabu, 06 Mei 2015

Analisis kritis_desa CIBATOK 2_UTS_IKRIMA NUR ALFI

nama : IKRIMA NUR ALFI
nim    : 11140540000015
prodI : PMI 2

BAB I

PENDAHULUAN

Jenis-jenis desa

  • Desa tradisional: adalah desa yang terdapat pada daerah terpencil dan terasing. Seluruh kehidupan masyarakatnya termasuk teknologi bercocok tanam, cara pemeliharaan kesehatan, dan dan memasak tergantung pada pemberian alam sekitar. Dengan kata lain, desa ini keseluruhan hidupnya menggantungkan pada alam sekitarnya.
  • Desa swadaya: adalah desa di mana sebagian besar masyarakat memenuhi keburuhan sendiri. Desa ini umumnya terpencil dan masyarakatnya jarang berhubungan dengan masyarakat luar sehingga proses kemajuannya sangat lamban karena kurang berinteraksi dengan wilayah lain atau bahkan tidak sama sekali.
  • Desa Swakarya: adalah keadaannya sudah lebih maju dibandingkan desa swadaya. Masyarakatnya sudah mampu menjual kelebihan hail produksi ke daerah lain, selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Interaksi dengan masyarakat luar sudah mulai tampak, walaupun intensitasnya belum terlalu sering.
  • Desa swasembada: adalah desa yang sudah mampu mengembangkan semua potensi yang dimiliki secara optimal. Hal ini ditandai oleh kemampuan masyarakatnya untuk melakukan tukar-menukar barang dengan wilayah lain (fungsi perdagangan), din kemampuan untuk saling memengaruhi dengan penduduk di wilayah lain. Dan hasil interaksi tersebut, masyarakat dapat menyerap teknologi baru untuk memanfaatkan sumber dayanya sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik.

Mengapa mengambil desa ini?

Program Desa Mandiri dalam Perwujudan Desa adalah desa yang maju kehidupan lahir bathin meliputi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban, kedaulatan politik, peran serta masyarakat dan kinerja pemerintahan desa. Desa Mandiri dalam Perwujudan Desa Peradaban adalah desa yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas sosial yang memadai seperti sarana dan prasarana, kesehatan pendidikan, ekonomi, ibadah, olahraga, hiburan dan perbelanjaan dan lain-lain.

BAB II

METODOLOGI

Waktu Penelitian:  Penelitian ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 11 April 2015

Tempat penelitian : Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cibatok II sebuah kecamatan di kabupaten bogor, Provinsi Jawa Barat Indonesia

Subyek Penelitian : Subyek penelitian ini adalah masyarakat desa cibatok ii dan kondisi geografis desa cibatok ii

Sumber data :

Data-data yang kami peroleh merupakan wawancara dari aparatur Desa Cibatok II

Tekhnik pengumpulan data :

1.Observasi

2.Wawancara

 

Jenis sumber data :

1.      Data primer : data yang diperoleh dari penduduk langsung dengan mengajukan pertanyaan secara tertulis untuk mendapatkan jawaban diperlukan peneliti

2.      Data sekunder yaitu data penunjang yang diperoleh dari lembaga pemerintah setempat dan instansi terkait

BAB III

TEORI

 

Chaster I. Barnard secara khusus membahas sistem lapisan yang sengaja disusun dalam organisasi-organisasi formal untuk mengejar suatu tujuan tertentu. Menurut Barnard, sistem kedudukan dalam organisasi-organisasi formal timbul karena perbedaan-perbedaan kebutuhan kepentingan dan kemampuan individu. Sistem pembagian kekuasaan dan wewenang dalam organisasi-organisasi tersebut, dibedakan kedalam :

1.      Sistem fungsional yang merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.

2.      Sistem skalar yang merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga kedudukan dari bawah ke atas.

Ukuran-ukuran yang biasa dipakai untuk menggolong-golongkan anggota masyarakat kedalam lapisan-lapisan adalah:

a.       Ukuran kekayaan (material)

b.      Ukuran kekuasaan

c.       Ukuran kehormatan

d.      Ukuran ilmu pengetahuan

 

BAB IV

ANALISIS

Analisisunivariat atau biasa yang dikenal dengan analisis table frekuensi merupakan analisis terhadap satu variable, yang dimaksudkan untuk memperoleh gambaran karakteristik suatu variable. Analisis ini terutama menggunakan data yang ditampilkan dalam table frekuensi, untuk mengetahui adanya tendensi sentra dengan menggunakan ukuran pemusatan; distribusi atau sebaran dengan memakai berbagai ukuran penyebaran dan frekuensi dengan menggunakan angka mutlak atau relative/ presentasi.

Analisis satu variable ini sangat penting, karna itu table frekuensi hendaknya dibuat untuk semua variable penelitian, meskipun tabel-tabeltersebut tidak semuanya dimuat dalam laporan penelitian. Akan tetapi, table frekuensi ini dibuat untuk analisis selanjutnya baik bagi peneliti sendiri maupun untuk orang lain yang ingin menggunakan data penelitian tersebut.

Kelas elit         : Bidan, Pns, Polri, Tni

Kelas bawah    : Buruh tani, Pedagang Kecil

Bottom of Form

 

BAB V

Gambaran Umum Desa

1.      Letak Wilayah Desa Cibatok Dua

Desa  Cibatok Dua merupakan salah satu Desa di Wilayah Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, dengan luas wilayah 177,168 Ha, dengan Jumlah penduduk Desa Cibatok Dua sebanyak 7.243 Jiwa yang terdiri dari 3.750 laki-laki dan 3.493 perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.078 KK sedangkan jumlah Keluarga Miskin (Gakin) 572 KK dengan persentase 32,17 % dari jumlah keluarga yang ada di Desa Cibatok Dua.

Dilihat dari topografi dan kontur tanah, Desa Cibatok Dua Kecamatan Cibungbulang secara umum berupa dataran yang berada pada ketinggian rata-rata antara 270 M di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar antara 200 s/d 320 Celcius dan tinggi curah hujan 236 mm³. Desa Cibatok Dua terdiri dari 3 (tiga) Dusun, 11 (sebelas) Rukun Warga dan 31 (tiga puluh satu) Rukun Tetangga.

Batas wilayah Desa Cibatok Dua adalah sebagai berikut :

1.      Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Cibatok Satu

2.      Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Cicadas

3.      Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Cimayang

4.      Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Situ Ilir

Orbitasi dan waktu tempuh ke Kantor Kecamatan dengan waktu tempuh 10-15 menit dan ke ibukota Kabupaten waktu tempuh 90 menit, sedangkan waktu tempuh dari Kantor Desa ke Ibu Kota Propinsi Jawa Barat memakan waktu tempuh 4 jam serta ke Ibu Kota Negara  memakan waktu tempuh 2,5 jam sedangkan jarak tempuh orbitasi tersebut adalah sebagai berikut :

1.      Ibu Kota Kecamatan                                                :      2,5    Km.

2.      Ibu Kota Kabupaten Bogor.                                    :       34    Km.

3.      Ibu Kota Propinsi Jawa Barat                                  :     156    Km.

4.      Ibu Kota Negara                                                      :       82    Km.

 

2.      Luas Wilayah Desa Cibatok Dua

Luas Wilayah Desa Cibatok Dua 177,168 Ha, dengan Jumlah penduduk Desa Cibatok Dua sebanyak 7.243 Jiwa yang terdiri dari 3.750 laki-laki dan 3.493 perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1.804 KK, ³. Desa Cibatok Dua terdiri dari 3 (tiga) Dusun, 11 (sebelas) Rukun Warga dan 31 (tiga puluh satu) Rukun Tetangga.

Pemanfaatan lahan / penggunaan tanah di Desa Cibatok Dua adalah sebagai berikut :

Luas pemukiman

 70,9 ha/m2

Luas persawahan

 104,1  ha/m2

Luas perkebunan

 -  ha/m2

Luas kuburan

 1  ha/m2

Luas pekarangan

 -  ha/m2

Luas taman

 -  ha/m2

Perkantoran

 0,1 ha/m2

Luas prasarana umum lainnya

1,068  ha/m2

Total luas

177,168   ha/m2

 

 

 

TANAH SAWAH

 

Sawah irigasi teknis

-  ha/m2

Sawah irigasi ½ teknis

104,1  ha/m2

Sawah tadah hujan

-  ha/m2

Sawah pasang surut

-  ha/m2

..........................

-  ha/m2

Total luas

 104,1  ha/m2

 

 

TANAH KERING

 

Tegal/ladang

-  ha/m2

Pemukiman

 70,9  ha/m2

Pekarangan

-  ha/m2

............................

-  ha/m2

Total luas

70,9  ha/m2

 

          Sedangkan Tanah Kas Desa seluas  2,078, penggunaannya adalah sebagai berikut :

1.      Bangunan Kantor Desa                                               :           0,0465  Ha.

2.      Bangunan  SD / SMP / MI                                          :           0,34      Ha.

3.      Tanah Makam / Kuburan                                            :           1           Ha.

4.      Masjid / Mushollah / Majelis Taklim                           :           0,4365  Ha.

5.      Jalan Desa                                                       :           0,155    Ha.

6.      Lapangan olah raga                                         :           0,1        Ha

 

3.       Kependudukan dan Ketenagakerjaan 

Jumlah penduduk Desa Cibatok Dua sampai akhir bulan 31 Desember Tahun 2012, tercatat sebanyak 7.243 Jiwa (sumber data dari laporan jumlah penduduk perbulan Desember 2012) terdiri dari :

 

 

Jumlah laki-laki

 

3.750 orang

 

Jumlah perempuan

 

3.493 orang

 

Jumlah total

 

7.243 orang

 

Jumlah kepala keluarga

 

1.804 KK

 

Kepadatan Penduduk

 

0.01 per km

 

Jumlah penduduk menurut struktur umur per September 2014 sebagai berikut :

 

USIA

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

 

USIA

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

0-12 bulan

30

45

 

39 tahun

69

45

1 tahun

45

35

 

40

73

60

2

60

64

 

41

76

60

3

92

80

 

42

56

50

4

60

50

 

43

48

40

5

42

45

 

44

49

35

6

89

68

 

45

51

30

7

96

75

 

46

58

25

8

56

90

 

47

43

30

9

48

70

 

48

47

25

10

51

70

 

49

51

39

11

87

70

 

50

56

30

12

80

65

 

51

48

20

13

62

50

 

52

40

22

14

54

75

 

53

50

25

15

36

86

 

54

46

20

16

56

85

 

55

38

26

17

90

94

 

56

43

28

18

52

95

 

57

40

23

19

89

85

 

58

31

21

20

36

94

 

59

26

19

21

65

96

 

60

32

21

22

69

90

 

61

23

19

23

34

55

 

62

24

30

24

89

85

 

63

21

12

25

56

60

 

64

20

16

26

90

78

 

65

10

15

27

52

65

 

66

10

6

28

89

65

 

67

9

8

29

59

60

 

68

3

5

30

68

60

 

69

2

10

31

75

59

 

70

5

9

32

66

50

 

71

3

12

33

57

70

 

72

4

10

34

58

55

 

73

2

12

35

47

38

 

74

2

9

36

84

75

 

75

2

8

37

70

60

 

Lebih dari 75

 7

5 

38

83

66

 

Total

3.750

3.493

 

Keadaan mata pencaharian penduduk Desa   Cibatok Dua., adalah sebagai berikut :

JENIS PEKERJAAN

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

Petani

300 orang

75 orang

Buruh tani

500 orang

115 orang

Buruh migran perempuan 

-  orang

-  orang

Buruh migran laki-laki

- orang

 -  orang

Pegawai Negeri Sipil

21 orang

15 orang

Pengrajin industri rumah tangga 

50 orang

20 orang

Pedagang keliling

20 orang

20 orang

Peternak

25 orang

15 orang

Nelayan

-  orang

-  orang

Montir

50 orang

-  orang

Dokter swasta

-  orang

-  orang

Bidan swasta

-  orang

1  orang

Perawat swasta

- orang

- orang

Pembantu rumah tangga

-  orang

15  orang

TNI

-  orang

-  orang

POLRI

-  orang

-  orang

Pensiunan PNS/TNI/POLRI

15 orang

-  orang

Pengusaha  kecil dan menengah

183  orang

73 orang

Pengacara

- orang

- orang

Notaris

-  orang

- orang

Dukun Kampung Terlatih

-  orang

5 orang

Jasa pengobatan alternatif

-  orang

- orang

Dosen swasta

-  orang

- orang

Pengusaha besar

 

 

Arsitektur

1  orang

- orang

Seniman/Artis 

-  orang

-  orang

Karyawan perusahaan swasta

86 orang

125  orang

Karyawan perusahaan pemerintah

25 orang

50 orang

Jumlah Total Penduduk                                                                                                 7.243 orang

 

4.          Faktor Kelembagaan

 

a.          Aparatur Pemerintahan Desa

Terdiri dari Pemerintah Desa dan BPD, untuk lancarnya roda Pemerintahan Desa didukung oleh beberapa lembaga diantaranya : LPM, Kader, Karang Taruna, MUI, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

b.          Perangkat Desa/Aparat Desa

Keberadaaan Pemerintah Desa Cibatok Dua terdiri dari 1 orang Kepala Desa, 1 orang Sekretaris Desa, 6 orang Kepala Urusan dan 3 orang Kepala Dusun.

Lembaga-lembaga yang membantu :

LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta dibantu oleh 4 orang Kepala seksi-seksi;

BPD (Badan Permusyawaratan Desa) terdiri dari Ketua, Sekretaris dan 7 orang anggota.

c.          Sumber Dana :

Penghasilan Asli Desa                      : Rp. 36.398.496,-

Swadaya Masyarakat Desa  : Rp. 80.000.000,-

Bantuan Pemerintah :

Kabupaten                            : Rp. 115.000.000,-

Propinsi                                : Rp. 201.000.000,-

Pusat                                                : Rp. -

Retribusi surat-surat dan lain-lain    : Rp. 5.000.000,-

5.       Faktor Sarana dan prasarana serat Akses    :

a.   Kantor Desa                                           :    1                             buah.

b.   Balai pertemuan / aula                            :    1                 buah.

c.   Pos Kamling                                           :    9                 buah.

a.       Sarana dan prasarana perhubungan              :

      a. Jalan beton                                                           :     1                Km.

      b. Jalan Hotmik                                            :     3.5             Km.

      c. Jalan Aspal                                                           :     -                 Km

      d. Jalan Pengerasan                                      :     0,7             Km.

      e. Jalan Tanah                                                           :      -                Km.

       f. Jalan gang                                                            :     2,5             Km.

      g. Jembatan                                                  :     4                buah.

 

b.      Sarana dan Prasarana Pendidikan Umum    :

      a. TK                                                                        :           2          buah.

      b. SD                                                                        :           3          buah.

      c. SLTP                                                        :           1          buah.

      d. SMA                                                        :           -           buah.

      e. DIPLOMA                                                           :           -           buah.

      f.  PERGURUAN TINGGI                                    :           -           buah.

       g. Tempat-tempat Kursus                            :           -           buah.

      h. BLK                                                                     :           -           buah.

c.       Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam                  :

      a. R.A / TK ALQUR'AN                                        :           5          buah.

      b. MADRASAH IBTIDAIYAH                            :           1          buah.

      c. M T S                                                       :           -           buah.

      d. M A N                                                     :           -           buah.

      e. Pondok Pesantren                                                :           9          buah.

      f. Majelis Taklim                                          :           9          buah.

d.      Sarana dan Prasarana Peribadatan               :

      a. Masjid                                                      :           8          buah.

      b. Mushola                                                   :           7          buah.

      c. Gereja                                                       :           -           buah.

      d. Vihara                                                      :           -           buah.

      e. P u r i                                                        :           -           buah.

 

e.       Sarana dan Prasarana Kesehatan                 :

      a. Puskesmas                                                            :           -           buah.

      b. BKIA Rumah Bersalin                                        :           -           buah.

      c. Poliklinik                                                  :           -           buah.

      d. Posyandu                                                 :           9          buah.

      e. Apotik / Toko obat                                               :           -           buah.

f.       Sedangkan  jumlah  tenaga  medis  yang  ada  dan melaksanakan  praktek  di desa, adalah sebagai berikut :

a. Dokter Puskesmas                                                :           -           orang.

b. Dokter Praktek Swasta                            :           1          orang.

c. Bidan Desa                                                           :           1          orang.

d. Bidan Praktek Swasta                                         :           -           orang.

e. Dukun beranak terlatih                             :           1          orang.

f. Dukun beranak tak terlatih                                   :           -           orang.

g. Kader Posyandu                                      :           42        orang.

 

g.      Fasilitas Perekonomian / Perdagangan                     :

                  a. Bank Pemerintah                                               :           -           buah.

b. Kios/Toko/Warung                                            :           87        buah.

c. Matrial/Bahan Bangunan                                  :           3          buah.

d. Wartel/Kiostel                                       :           -           buah.

e. Pom Bensin                                           :           -           buah.

 

h.      Lain-lain Fasilitas / Sarana dan Prasarana yang ada            :

      a. Lapangan Sepak Bola                           :             1        buah.

      b. Lapangan Badminton                           :           3          buah.

      c. Lapangan Basket                                               :           -           buah.

      d. Lapangan Bola Voli                                          :           -           buah.

      e. Lapangan Tenis                                     :           -           buah.

 

6.         Faktor Sosial Budaya dan Ekonomi Penduduk

a.       Pendidikan

 

TINGKATAN PENDIDIKAN

 

LAKI-LAKI

 

PEREMPUAN

Usia 3-6 tahun  yang belum masuk TK

65 orang

28 orang

Usia 3-6 tahun yang sedang TK / play group

126  orang

87  orang

Usia 7-18 tahun yang tidak pernah sekolah

30 orang

20 orang

Usia  7-18 tahun yang sedang sekolah

755 orang

302 orang

Usia 18-56  tahun tidak pernah sekolah

45 orang

145 orang

Usia 18-56  thn pernah  SD tetapi tidak tamat

250 orang

125 orang

Tamat SD/sederajat

500 orang

1500 orang

Jumlah usia 12 – 56 tahun tidak tamat SLTP

200 orang

300 orang

Jumlah usia 18 – 56 tahun tidak tamat SLTA

370 orang

286 orang

Tamat SMP/sederajat

700 orang

1445 orang

Tamat SMA/sederajat

594 orang

1145 orang

Tamat D-1/sederajat

50 orang

30 orang

Tamat D-2/sederajat

25 orang

15 orang

Tamat D-3/sederajat

10 orang

10 orang

Tamat S-1/sederajat

35  orang

3  orang

Tamat S-2/sederajat

5  orang

3  orang

Tamat S-3/sederajat

- orang

-  orang

Tamat SLB A

-  orang

-  orang

Tamat SLB B

- orang

-  orang

Tamat SLB C

-  orang

-  orang

.................................................................

-  orang

-  orang

Jumlah

3.750 orang

3.493 orang

Jumlah Total

7.243  orang

 

b.        Kesehatan

Tempat buang air :

a.       Jamban sendiri                                    : 783

b.      Bukan Jamban                         : 524

   Sumber air untuk minum/memasak :

a.       Sumur Gali                              : 88%

b.       Sungai                                     : 1%

c.       Mata Air                                  : 11%

Sumber air untuk mandi/mencuci :

a.       Sumur                                      : 90%

b.      Sungai                                     : 10%

 

c.       Kesejahteraan Sosial

Tingkat kesejahteraan keluarga :

a.     Pra Sejahtera                           : 572 KK

b.     Keluarga Sejahtera Tk I                      : 642

c.     Keluarga Sejahtera Tk II                     : 455

d.    Keluarga Sejahtera Tk III       : 98

e.     Keluarga Sejahtera Tk III Plus           : 11 KK

 

d.      Keagamaan

Agama/kepercayaan yang dianut oleh penduduk adalah Agama Islam 100%

 

e.       Perekonomian

Rata-rata pendapatan riil keluarga perhari :

a.       Jumlah rata-rata pendapatan kepala keluarga       : Rp. 20.000,-

b.      Jumlah rata-rata pendapatan anggota keluarga     : Rp. 12.500,-

c.       Jumlah total pendapatan keluarga                         : Rp. 32.500,-

 

BAB VI

KESIMPULAN

Banyak yang berpendapat bahwa kecenderungan terjadinya perubahan perubahan sosial merupakan gejala wajar yang timbul dari pergaulan hidup manusia . dan ada pula pendapat bahwa perubahan perubahan sosial bersifat periodik, pendapat tersebut umumnya menyatakan bahwa perubahan merupakan lingkaran kejadian-kejadian. Beberapa sosiolog berpendapat bahwa ada kondisi kondisi sosial primer yang menyebabkannya,seperti kondisi ekonomis, teknologis, geografis atau biologis .

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan kondisi dan faktor faktor tersebut perlu di teliti secara objektif dan juga memperhatikan waktu serta tempat perubahan itu berlangsung  sehingga memberikan hukum hukum umum perubahan sosial dan kebudayaan.

Daftar Pustaka:-

Black, James dan Champion, Dean. 2009. Metode dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama

Soekanto, Soerjono. 2003. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Suyanto, Bagong Dan Sutinah. 2010. Metode Penelitian Social: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Kencana.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini