Selasa, 10 September 2013

IntanAfridaRafniKPI1B_Tugas1_DefinisiSosiologi

                                                        SOSIOLOGI
I. Nama- nama ahli Sosiologi
       Istilah sosiologi sendiri digunakan pertama kali oleh seorang ahli filsafat kebangsaan Prancis yang bernama Auguste Comte (1798-1857), kemudian dikembangkan oleh Karl Marx (1818-1883), Herbert Spencer (1820-1903), Emile Durkheim (1858-1917), Max Weber (1864-1920), George Herbert Mead, dan tokoh-tokoh sosiologi dari Indonesia antara lain; Selo Soemardjan, soelaeman Soemardi, dan Hasan Shadily.

II. Definisi Sosiologi
       Berikut definisi Sosiologi menurut Auguste Comte, Karl Marx, Emile Durkheim, Max Weber :
Auguste Comte
Ia mengatakan bahwa Ilmu Sosiologi harus didasarkan pada pengamatan, perbandingan, eksperimen, dan metode historis secara sistematis. Objek yang dikaji pun harus berupa fakta (bukan harapan atau prediksi). Jadi, harus Objektif dan harus pula bermanfaat serta mengarah pada kespatian dan kecermatan.
Jadi, inti definisi Sosiologi menurut Auguste Comte adalah suatu disiplin yang bersifat positif dan bermanfaat dalam masyarakat yang didasarkan pada pemikiran yang rasional dan ilmiah
Karl Marx
Karl Marx mengembangkan konsep sejarah perjuangan kelas, yaitu lahirnya kelompok borjuis (kelompok yang menguasai alat-alat produksi) dan kelas proletar (kelompok rakyat jelata yang tidak memiliki alat-alat produksi). Menurut Marx, kelompok proletar akan memberontak melawan kelompok borjuis dan melahirkan suatu masyarakat tanpa kelas.
Meskipun tidak pernah terwujud, namun pemikirannya tetap berpengaruh terhadap pemikiran para ahli sosiologi. pemikiran Marx pun dilatarbelakangi dan diilhami oleh perubahan sosial besar yang melanda Eropa Barat sebagai dampak perkembangan pembagian kerja, khususnya yang terkait dengan kapitalisme.
Emile Durkheim
Menurut Durkheim, sosiologi meneliti lembaga- lembaga dalam masyarakat dan proses- proses sosial. Durkheim melihat bahwa setiap masyarakat manusia memerlukan solidaritas. Ia membedakan antara 2 tipe utama solidaritas yaitu solideritas mekanik dan organik. bidang yang harus dipelajari sosiologi adalah Fakta Sosial yaitu fakta yang berisikan cara bertindak, berfikir dan merasakan yang mengendalikan individu tersebut.seperti hukum, moral, kepercayaan, adat istiadat, tata cara berpakaian, dan kaidah ekonomi. Fakta Sosial seperti inilah yang menurut durkheim menjadi pokok perhatian sosiologi.
Jadi, inti definisi Sosiologi menurut Emile Derkheim adalah ilmu yang memerlukan solidaritas dan mempelajari fakta- fakta sosial yang berisikan cara bertindak, berfikir, dan merasakan yang mengendalikan individu tersebut.
Max Weber
Menurut Max Weber, sosiologi sebagai ilmu berusaha memberikan pengertian adalah tentang aksi- aksi sosial. Ia memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab- sebab terjadinya interaksi sosial. Weber menyebutkan pula bahwa sosiologi ialah ilmu yang berupaya memahami tindakan sosial.
jadi, inti definisi sosiologi menurut Max Weber adalah ilmu yang memberikan pengertian tentang aksi- aksi sosial dan memahami tindakan sosial.
III. Kesimpulan
       Dari semua definisi diatas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa sosiologi itu adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara masyarakat dengan sesamanya.
Sumber:
Sosiologi Klasil, Wardi Bachtiar
Pengantar sosiologi, Elly M.Setiadi dan Usman Kolip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini