Selasa, 22 Maret 2016

dina_nubza_rifda_nur anisa_maulida_diagram venn lembaga dakwah_tugas 3

Nama Kelompok :

©  Dina

©  Nur anisa

©  Rifdah

©  Nubdzatus.S

 

 

DIAGRAM VENN SUBJEK DAKWAH

" DRS. H.Asman Abdur-Rahim"

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kami memilih isu ini,dikarenakan dilihat keterpengaruhan beliau kepada masyarakat. Seperti yang tertulis di Diagram venn tersebut, Beliau merupakan pendiri sekaligus salah satu pengurus TPA. Halimatussa'diyah. TPA tersebut terletak di Rumah beliau sendiri.

Selanjutnya, Beliau juga mendirikan Majlis Ta'lim Halimatussa'diyah, yang terletak dirumahnya pula.  Majlis ta'lim tersebut berisikan pengajian ibu-ibu yang rutin diadakan setiap malam jum'at. Pengajian yang dilaksanakan setiap malam jum;at ini di pimpin oleh Istri nya sendiri.

Selanjutnya, beliau juga  salah satu pengurus TPA.Tanwirul Qulub yang terletak di Rumah Mertua-nya, dan guru-guru yang mengajar di TPA ini merupakan adik Ipar beliau dan saudara-saudara beliau yang belum mendapatkan pekerjaan. Untuk menambah semangat anak-anak yang belajar mengaji di TPA ini, Beliau menganjurkan untuk dibuatnya group marawis, agar anak-anak bisa lebih bersemangat untuk mengaji.

Selanjutnya Beliau juga Salah satu pengurus dan sebagai penceramah pula di setiap acara yang di buat oleh Majlis ta,lim Tanwirul Qulub. Selain mengadakan acara dan mengaji Majlis ta'lim ini juga membuat group Qosidah yang nantinya jika diacara tersebut dapat ditampilkan sebagai Hiburan dalam acara tersebut. Selain itu, Istri beliau juga salah satu pendiri Majlis ta'lim Tanwirul Qulub ini.

Serta beliau juga mengajar di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah At-Taqwa (MI.At-Taqwa) sebagai guru Agama yakni Aqidah,SKI, dan Fiqih. Beliau juga salah satu orang yang berpengaruh disekolah tersebut, selain menjadi guru yang disegani, dahulunya keluarga beliau merupakan pendiri MI tersebut yang saat ini telah diwakafkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DIAGRAM VENN "Peduli Jilbab"

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Penelitian komunitas dakwah "Peduli Jilbab"

Sebelumnya sya mengambil isu ini dikarenakan peduli jilbab meripakan suatu lembaga komunitas dakwah yang berperan penting dalam gerakan menutup aurat bagi para muslimah sebagai bentuk dakwah bagi yang diberikan peduli jilbab banyaak factor yang terpengaruh. Berdakwah bukan hanya saja ceramah, Bukan hanya saja dilakukan oleh seorang kiyai ataupun dalam bentuk seorang diri, adakalanya ukhuwah mampu memperkuat dakwah, ini lah yang memotivasi Ukhty Amalia dan kerabatnya untuk membentuk suatu komunitas bernama Peduli Jilbab, yang bergerak dalam membumikan Jilbab Syar'i serta melakukan Gerakan Mentup Aurat pada tiap tahunnya.

Peduli Jilbab adalah suatu komunitas yang dibentuk secara resmi sejak tanggal 19 Mei 2012. Namun demikian embrio atau cikal bakalnya telah tumbuh sejak 4 Mei 2011 saat Amalia Dian Ramadhini founder Peduli Jilbab ini mengikuti FIM (Forum Indonesia Muda) dan di sana ia bertemu dengan muslimah yang ingin berjilbab syar'i namun terhalang oleh dana. Hatinya pun tergerak untuk membuat komunitas yang dapat membantu para muslimah yang memiliki keinginan untuk berjilbab namun terhalang oleh faktor ekonomi.

Awal mula dakwah Peduli Jilbab adalah melalui media sosial twitter. Di awal berdirinya, peduli jilbab selalu mengadakan kegiatan dari kantong pribadi Ukhty Amalia dan Angel. Namun ketika minat dan respons dari follower untuk memberikan donasi cukup besar, Amalia dan Angel pun pelan-pelan mengorganisir Peduli Jilbab. "malu sama mereka, kalo kami gak serius disini." Ujar Amalia.

Kemudian dibentuklah suatu tim yang bekerja dengan ikhlas untuk membentuk Komunitas Peduli Jilbab agar tetap terorganisir dengan baik. Diberilah nama TIM SPJ, tim solidaritas peduli jilbab yang dipilih melalui seleksi, seleksi tersebut diawali dengan seleksi data kemudian dilanjutkan dengan seleksi challenge (tantangan) untuk para calon anggota TimSPJ yang telah lolos dalam seleksi data pada tahap awal. Challenge ini adalah rencana aksi nyata yang akan dilakukan oleh para calon anggota jika mereka telah terpilih kelak dalam TimSPJ. Tahap-tahap seleksi ini dilakukan untuk menghindari peserta yang mendaftar namun tidak serius dan tidak memiliki kepedulian yang tulus kepada para muslimah yang menjadi khalayak dari peduli jilbab itu sendiri. Kini, peduli jilbab baru saja melakukan pemilihan TimSPJ bacth 4 yang dilakukan pada awal tahun kemarin. anggota yang resmi terpilih. TimSPJ bacth 1 sendiri telah tersebar di 23 Regional di seluruh Indonesia dan 1 regional resmi yang telah ada di luar negeri. Dan saat ini akun @pedulijilbab telah memiliki lebih dari 57.000 follower

Dalam TimSPJ ada beberapa divisi diantaranya Jilbab care, Jilbab share, Jilbab preuner, Humas atau tim Kreatif. Dari beberapa tim spj terutama dari divisi Humas ada yang tergabung dalam komunitas MDC (Muslim Desaigner Community). MDC adalah suatu komunitas ajang belajar dan berdakwah dalam dunia desaign atau biasa disebut dakwah visual. Saat ini semakin banyaknya pengguna media sosial semakin banyak juga para komunitas dakwah untuk bekerja sama dalam berdakwah memanfaatkan media sosial. Seperti halnya peduli jilbab dan MDC, dua komunitas luarbiasa ini sering mengadakan event event besar secara bersama.

Selain MDC ada juga kartun muslimah, komunitas dakwah yang sama sama berdakwah melalui media sosial.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini