Senin, 10 September 2012

TRISAKA OCTARIAN,KPI.1E,TUGAS 1

NAMA                                                  :  Trisaka Octarian
NIM                                                      :  1112051000130
TEMPAT, TANGGAL LAHIR               :  Jakarta,30 oktober 1994
KELAS                                                 :  KPI 1E
HOBBY                                                :  Fotography
CITA CITA                                           :  Wartawan
TOKOH IDOLA                                  :  Ayah saya sendiri

ALASAN MASUK KPI  :
                Alasan saya masuk KPI pertama adalah,merupakan impian saya dari awal untuk masuk jurusan ini,karena sesuai dengan kemampuan diri saya,disini semua dipelajari dari awal dengan sangat detail dan memumpuni.Dunia teknologi juga semakin lama semakin canggih dan kita pun harus mengikuti perkembangan zaman yang telah ada.Di Univertsitas Islam Negri  Syarif Hidayatullah Jakarta ini kita juga tidak hanya diajarkan sebuah ilmu pengetahuan,melainkan kita juga diajarkan bagaimana mempunyai akhlak yang baik,moral yang baik serta tidak melupakan ajaran isalam itu sendiri,agar kita bisa menjadi manusia yang tetap taat kepada Sang Pencipta yaitu ALLAH SWT.

TUJUAN MASUK KPI  :
                Dari lubuk hati yang paling dalam,saya masuk KPI adalah ingin menjadi manusia yang mempunyai kemampuan dibidang komunikasi yang sesuai cita-cita saya yaitu wartawan.Kemudian menjalaninya dengan semangat yang sangat sungguh sungguh.

HARAPAN  SETELAH LULUS DIKPI       :
                Dapat lulus dengan nilai yang memuaskan kemudian cita-cita dapat terwujud dikemudian hari ya kurang lebih saat saya berumur 25 tahun dan saya bisa menjadi tokoh yang dikenal dunia.

TOKOH INSPIRASI     :
                Tokoh inspirasi saya adalah ayah saya sendiri karena dia merupakan sosok yang begitu kerja keras,mampu bertanggung jawab dan Alhamdulillah sekarang dia bisa sukses dengan cita-cita yang dia harapkan.Dia bisa membangun motivasi diri saya agar terus bekerja keras,belajar dengan baik,tidak membangun waktu dengan sia-sia dan yang paling penting adalah dia mengajarkan saya agar tetap menjalankan ibadah karena itu sudah kewajiban yang harus saya jalankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini