Rabu, 14 November 2012

RoniKurniawan_Jurnalistik1B_InstitusiSosial

Judul Penelitian : Sistem Keamanan Di RT 003/07 Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang

Peneliti :

Nama : Roni Kurniawan

Nim : 1112051100047

 

I.                   Latar Belakang

 

      Salah satu kebutuhan primer masyarakat adalah keamanan. Ia diperlukan setiap orang, keluarga, lingkungan tempat tinggal, kantor, organisasi, partai politik dan Negara. Untuk menjamin terwujudnya keamanan pribadi bagi yang mempunyai kedudukan, mereka menyewa petugas keamanan (security) untuk menjaga keamanan bagi yang bersangkutan dimanapun berada. Demikian pula keluarga, yang mempunyai dana cukup, mempekerjakan personil keamanan untuk menjaga keamanan rumah. Seterusnya lingkungan tempat tinggal (kompleks), pada umumnya mempekerjakan personil keamanan yang direkrut dari masyarakat untuk bertugas menjaga keamanan secara bergiliran. Begitu pula di kantor, untuk menjaga keamanan, perusahaan atau instansi pemerintah mempekerjakan tenaga keamanan. Selanjutnya, organisasi massa dan partai politik, pada umumnya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Keamanan untuk menjaga keamanan pada saat ada kegiatan yang menghimpun massa. Pada tingkat Negara, dibentuk TNI dan Polisi untuk menjaga pertahanan keamanan dan ketertiban Negara. Dan untuk wilayah pemukiman masyarakat pengamanan lingkungan sangat penting,

Ada pun tujuan di adakan penyelengaraan pengamanan lingkungan pemukiman adalah tercapainya kondisi lingkungan pemukiman yang sehat dan kemantapan ketahanan lingkungan pemukiman dibidang Kamtibmas yang ditandai ciri-ciri:

a.     Norma-norma agama, hukum dan adat dihayati serta ditaati dan diamalkan dengan baik oleh masyarakat.

b.      Adanya mentalitas masyarakat yang mampu menjadi daya tangkai terhadap setiap ancaman, gangguan dan hambatan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

c.       Kepekaan masyarakat terhadap masalah-masalah Kamtibmas yang terjadi  disertai re        sponse profesional sesuai norma-norma yang berlaku.

d.      Masyarakat dapat menikmati rasa bebas dari gangguan maupun ancaman, rasa dilindungi dan rasa ketentraman lahiriah dan batiniah sehingga masyarakat dapat melaksanaan segala kegiatan usahanya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan (Tata Tentram Karta Raharja).

e.     Masyarakat dapat berperan aktif sesuai peran dan fungsunya masing-masing dalam mengimplementasikan sistem Kamtibmas swakarsa dilingkungannya yang mencakup Informasi maupun peng-Identifiksiksian masalah-masalah Kamtibmas yang terjadi dilingkungannya dan paya-upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menyelesaikan melalui forum kemitraan Polisi Masyarakat maupun kegiatan- Pada kesempatan ini saya akan membahas sistem keamanan di lingkungan tempat tinggal saya yang berada di RT 003/07 Kel, Larangan Utara, Kec. Larangan, Kota Tangerang.

kegiatan sistem keamanan Lingkungan (Siskamling).

 

II.                Pertanyaan Pokok Penelitian

Pertanyaan Pokok :

1.      Sistem keamanan apa yang diterapkan di lingkungan ini?

2.      Apakah sistem yang anda terapkan berjalan dengan lancar?

Pertanyaan Tambahan:

1.      Apa manfaat adanya sistem keamanan ini?

2.      Bagaimana Cara bapak dalam menjalankan kegiatan sistem keamanan di lingkungan ini?

3.      Siapa saja yang beperan dalam kegiatan ini?

4.      Apakah menurut bapak warga sudah antusias dalam kegiatan ini?

5.      Apa saja faktor yang mempengaruhi warga bertindak seperti ini?

6.      Solusi apa yang efektif agar warga ikiut berpartisipasi dalam kegiatan ini?

 

III.             Metode Penelitian

 

Metode yang digunakan : Kualitatif. Yaitu metode sosiologi yang prosesnya mengambil data secara langsung, dimana peneliti sebagai instrument. Metode ini dilakukan dengan dasar mencari data-data yang kuat lalu dilakukan wawancara terhadap narasumber.

Wawancara ini dilakukan pada :

Lokasi : Rumah Pak RT 003/07 Kel. Larangan Utara, Kec. Larangan, Kota Tangerang

Tanggal : 12 November 2012

Waktu : Pukul 16.00 WIB

 

 

 

 

 

 

IV.             Gambaran Subjek dan Objek Penelitian

 

Bapak Asdulloh (Tangerang, 12 Oktober 1965) adalah seorang Ketua RT 003/07 Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan Kota Tangerang.  Beliau adalah ayah dari 4 orang anaknya. Beliau sudah menjabat sebagai ketua RT selama 15 tahun yang berasal dari keturunan Betawi. Ia merupakan orang yang menjadi panutan di lingkungan tersebut. Ia juga adalah seorang pemuka agama. Karena kewibawaan dan kepemimpinannya yang berkharismatik, beliau pun di percaya menjadi ketua RT dari 15 tahun lalu sampai saat ini.

Tiap harinya ia selalu memantau keaadan lingkungan yang ia pimpin. Artinya, iya selalu mengetahui perkembangan lingkungan dan warganya. Namun, pada suatu malam pencurian di lingkungan rumah saya dan kejadian itu pun terjadi tidak hanya sekali, tetapi terjadi selama 3 hari berturut-turut. Kejadian ini membuat saya sebagai peneliti tergugah untuk mengetahui apa yang menyebabkan kejadian itu dapat terjadi. Sedangkan, sisitem keamanan ada dan terstruktur dengan baik dan selalu diadakannya ronda malam oleh hansip dan setiap malam minggu nya  dijaga oleh para bapak-bapak setempat secara bergantian dengan di buatnya jadwal ronda. Walaupun sistem keamanan sudah terorganisir dengan baik, namun peristiwa pencurian di rt 003/07 bisa terjadi bahkan lebih dari satu kali.

 

V.                Analisis

 

Pada lingkungan rt 003/07 sudah terdapat sistem keamanaan yang terorganisir dengan baik. Sistem keamanan yang diterapkan di lingkungan ini adalah selalu diadakannya patroli setiap malam oleh hansip yang sudah tetap, Setiap malam minggu bapak-bapak setempatlah yang melakuakan siskamling atau ronda dan sudah di buat jadwal untuk bapak bapak yang meronda disetiap malam minggu. Dan pak RT Asdulloh selalu menghimbau warganya untuk mengunci pintu dan gerbang rumah setiap malam ingin tidur dan bila ingin berpergian jauh dan meninggalkan rumah lebih dari satu hari. Lalu adanya pos keamanan untuk tempat singgah hansip atau bapak-bapak yang sedang ronda.

 

      Sejauh ini sistem yang sudah diterapakan oleh pak RT Asdulloh sudah berjalan dengan baik namun ada saja kendala dan kekurangan yang mendera. Pak RT Asdulloh mengatakan kekurangan yang ada berasal dari kurangnya dana untuk membiayai konsumsi untuk melakukan ronda, membeli peralatan yang sudah rusak seperti kentongan, pos ronda yang harus di renovasi, dan lain lain yang penting dalam menjalankan kegiatan ronda lalu kesadaran warga untuk melakukan ronda setiap malam minggu kurang dan didihari hari biasa kurangnya personil hansip kurang, "kini kami hanya mempunyai 2 hansip" kata pak RT Asdulloh, jelas itu kurang untuk menjaga keamanan  di lingkungan masyarakat yang lumayan padat warga, ada sekitar 170 kepala keluarga di lingkungan RT 003/07.

 

Sistem keamanan di lingkungan ini sudah terbilang baik adapun manfaatnya adalah terwujudnya rasa aman di setiap warganya, keamanan terjaga, meminimalisir tindak kejahatan, keamanannya terjaga dilingkungan tersebut, dan bisa memperat tali persaudaraan antar warga dengan diadakannya ronda oleh warga setiap malam minggu yang terkadang juga dilakukan pada hari hari biasa.

 

Ada pun cara yang dilakukan dalam menjalankan sistem keamanan yang ada adalah selalu diadakannya patroli setiap malam oleh hansip yang sudah tetap, Setiap malam minggu bapak-bapak setempatlah yang melakuakan siskamling atau ronda dan sudah di buat jadwal untuk bapak bapak yang meronda disetiap malam minggu. Dan pak RT Asdulloh selalu menghimbau warganya untuk mengunci pintu dan gerbang rumah setiap malam ingin tidur dan bila ingin berpergian jauh dan meninggalkan rumah lebih dari satu hari. Lalu adanya pos keamanan untuk tempat singgah hansip atau bapak-bapak yang sedang ronda.

 

Orang orang yang berperan dalam menjalankan sistem keamanan adalah tentunya warga itu sendiri yang setiap saat harusnya menjaga keamanan bersama di lingkungan itu. Dan setiap malem minggu dilakukannya ronda wajib oleh para warga, dan tentunya hansip yang selalu stand by menjaga keamanan di lingkungan itu.

Dalam kegiatan keamanan ini warga sudah cukup antusias untuk berpartisipasi. Ini dapat dilihat dari keikutsertaan para bapak-bapak  dalam kegiatan siskamling tiap malamnya. Namun, pasti ada saja warga yang belum sadar akan pentingnya kegiatan ini. Tetapi jika di analisis sudah ada kenaikan dari sebelumnya. Artinya warga sudah tergerak untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama-sama. Tentunya ini adalah suatu peningkatan yang cukup signifikan dan menguntungkan. Nmaun secara keseluruhan kesadaran warga untuk menjalankan kegiatan menjaga keamanan bersama ini kurang bagus. Ini ditandai dengan tidak stabilnya warga setempat untuk melakukan kegiatan tersebut.

 

Faktor yang menyebabakan kurang antusiasnya warga dalam melakukan kegiatan ini adalah tidak adanya kesadaran warga setempat untuk menjaga keamanan dengan melakukan kegiatan ronda setiap malem minggu bahkan akan lebih bagus jika dilakukannya setiap malam walaupun dirasanya tidak mungkin jika setiap malam warga melakukan kegiatan ronda. Seperti yang dikatakan oleh pak RT, rasa malas lah dan tidak adanya kepedulian dari warganya itu sendiri untuk menjaga keamanan bersama dan kenyamanan bersama. Inilah yang harus diubah dari diri setiap individu masyarakat. Masyarakat akan baru akan sadar jika sudah terjadi dampaknya jika terjadi kemalingan atau pencurian. Jika sudah seperti itu masyarakat hanya sadar sesaat, selebihnya tidak direalisasikan kembali.

 

 

Solusi agar warga antusias untuk  semangat dan bergairah dalam melakukan kegiatan keamanan ini adalah memotivasi warga itu sendiri akan pentingnya kegiatan ini dan warga diminta untuk lebih peduli untuk masalah keamanan yang kurang bagus di wilayah ini, "ujar pak RT". Memperbaiki fasilitas yang ada dirasa penting untuk memperbaiki kesadaran yang dinilai sangat turun dan rendah dan juga agar warga lebih nyaman ketika sedang menjalankan tugas.

 

Harapan untuk kedepannya adalah agar rutinitas ini tetap dijalankan kalau bisa lebih tertib lagi. Lalu semua warga ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan agar tidak terjadi pencurian lagi. Lalu diadakan uang kas/iuran yang akan dialokasikan untuk memperbaiki fasilitas yang ada dilingkungan itu agar menjadi lebih baik dan para warga bersemangat untuk ikut berpartisipasi. Tentunya keberhasilan ini dapat di capai atas dukungan para warga semua.

 

 

 

REFERENSI:

 

1.      WWW.GOOGLE.COM

2.      WWW.WIKIPEDIA.COM

3.      NARASUMBER : Bapak Asdulloh (Ketua RT 003/07)

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini