Senin, 19 Mei 2014

Indah choirunnissa _tugas7_TOR PENELITIAN

TOR PENELITIAN  LAPANGAN "PERILAKU SOSIAL ANAK PUNK DI DAERAH CIKOKOL TANGERANG".

I.                    LATAR BELAKANG
Kita sering melihat sekelompok pemuda berdiri di lampu merah atau di sudut – sudut kota dengan membawa gitar kecil sambil bernyanyi dan sesekali mereka mengamen diangkot untuk mendapatkan uang. Dengan dandanan yang urakan dan  gaya rambut mohawk ala kaum indian mereka seolah percaya diri dan nyaman dengan gaya hidup yang mereka jalani. Keberadaan punk sebagai bentuk tindakan penolakan terhadap segala macam penindasan yang banyak terjadi terutama di kalangan masyarakat kelas bawah atau pekerja. Orang biasanya mengenal anak punk hanya dari dandanannya yang unik, beda dari yang lain, seperti baju kumal, jaket berspike , celana ketat, sepatu boots dan berambut mohawak ala kaum indian dan juga memakai anting – anting besar.
·         Mengapa penting untuk diteliti
Penelitian ini penting untuk diteliti karena menyangkut masalah sosial yang harus ditangani dan untuk mengetahui cara menyelesaikan konflik serta dampak yang terjadi akibat kehadiran anak punk.
·         Asumsi
Terdapat pandangan hidup dari segi ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat di Indonesia. Sejumlah masyarakat yang melihat anak jalanan berstyle punk sering kali berpandangan bahwa hidup mereka itu bebas. Tetapi ada sebagian kecil dari anak- anak punk mengamen dengan harapan untuk membantu perekonomian keluarga mereka, maka dari itu kita sebagai masyarakat harus berpandangan hidup yang baik .
 
 
I.                   LANDASAN TEORI
 teori ini digunakan teori dari max weber, sebagai makhluk hidup senantiasa melakukan tindakan – tindakan untuk mencapai tujuan tertentu, tindakan merupakan suatu perbuatan perilaku, atau aksi yang dilakukan oleh manusia sepanjang hidupnya guna mencapai tujuan tertentu, bagi Weber ,dunia terwujud karena tindakan sosial. Tindakan sosial adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan berorentasi atau dipengaruhi oleh orang lain.
 
 
.
II.                PERTANYAAN PENELITIAN
1.      Apasajakah pengaruh postif dan negatif adanya anak punk?
2.      Bagaimana pemecahan dan penyeselaian masalah adanya anak punk?
 
 
III.             METODE
 
Penelitian ini menggunakan motode pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data seperti wawancara, pengamatan, dan observasi.
 
IV.             AREA RISET
 
Kegiatan penlitian ini dilakukan di Pinggiran Jalan Tangerang.
             Objek : Anak punk
  Narasumber : bang jabonk
  Waktu penelitian :  17- 18 mei 2014
 
HASIL PENELITIAN
 
Komunitas(anak) punk di dalam masyarakat biasanya dianggap sebagai masalah sosial didaerah setempat. Tetapi yang sebenarnya , mereka sama dengan anak – anak lain yang ingin mencari kebebasan ,dengan gaya busana yang khas, simbol – simbol, dan tata cara hidup yang dicuri dari kelompok – kelompok kebudayaan lain yang lebih mapan , merupakan upaya membangun indentitas berdasarkan simbol-simbol .
 
 Pengaruh postif dan negatif dari komunitas(anak punk) ini , kembali lagi ke cara pandang masyarakat itu sendiri. Memang ,sebagian komunitas punk memberikan dampak negatif bagi seseorang, terutama remaja yang jiwanya masih labil dan belum mengerti makna punk sendiri. Sebenarnya anak punk adalah bebas tetapi beranggung jawab artinya mereka juga berani bertanggung jawab secara pribadi atas apa yang dilakukannya. Karena aliran dan gaya hidup yng dijalani para punker emang aneh ,maka pandangan miring dari masyarakat selalu ditunjukan pada mereka. Padahal banyak diantara punkers yang mempunyai kepedulian sosial.
Pengaruh positif adanya komunitas pun tersebut, antara lain;
Komunitas punk juga bergerak dibidang fashion , mereka membuat t-shirt , kaos, aksesoris , dengan jumlah yang lebih banyak dan juga desain yang lebih variatif.
Sedangkan pengaruh negatifnya adalah ;
Gaya dandan yang tidak sesuai dengan etika dan budaya Indonesia sehingga mendapatkan pandangan sebelah mata dan negatif dari masyarakat.
 
Pemecahan dan penyeselaian didalam menyelesaikan masalah komunitas punk
Persebaran komunitas punk yang sangat marak dikota –kota salah satunya tangerang, dengan gaya hidup bebas tanpa ada aturan yang mengatur segala aktivitas serta perilaku mereka, masalah gaya hidup negatif pada anak punk tersebut dapat diselesaikan dengan beberapa cara seperti menjauhkan ank dari lingkungan teman – teman sepermainan yang berilaku menyimpang.
Didirikannya panti sosial atau panti rehabilitasi juga menjadi realatif pemecahan  lainnya karena dalam panti rehabilitasi, anak punk yang bermasalah akan  diberikan suatu shock terapi agar anak tersebut menjadi jera dan menyesal telah melakukan hal – hal negatif dan menyimpang sehingga nantinya dia tidak akan lagi menjadi anak punk dengan gaya hidup yang  merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.
KESIMPULAN
Fenomena anak punk jumlahnya memang tidak banyak, tapi ketika mereka turun ke jalanan ,setiap mata terpancing untuk melirik gaya rambutnya yang mohawk ala suku indian, dengan warna – warni terang dan mencolok. Belum lagi atribut rantai yang tergantung di saku celana, sepatu boot kaos hitam, jaket kulit ,penuh tato dan gelang berbahan kulit dan besi seperti paku yang terdapat disekelilingnya ,dan juga memakai anting – anting besar di telinganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini