Senin, 19 Mei 2014

RIZKIANINGSIH_TUGAS7_TOR DAN HASIL PENELITIAN KE-3

"Keberadaan Anak Jalanan Di Kawasan Blok M Terhadap Kehidupan Sosial"

A. PENDAHULUAN

Anak jalanan atau sering disingkat anjal adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki hubungan dengan keluarganya. Pada zaman sekarang, keluarga saat ini sangat rentan terhadap kondisi, perubahan dan pengaruh lingkungan terjadi. Karena itu, banyak anggota keluarga yang kurang terpenuhi kebutuhannya sehingga melakukan apa saja untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka, salah satunya dengan menjadi anak jalanan yang mencari nafkah atau hidup mandiri di jalanan. Kadangkala pengaruh teman atau kerabat juga ikut menentukan keputusan untuk hidup di jalanan.

B. TEORI

Penelitian ini menggunakan teori Emile Durkheim. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekedar jumlah dari seluruh bagiannya. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya, Max Weber ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi, melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-faka sosial", istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan akan terikat kepada tindakan individu.

C. PERTANYAAN PENELITIAN

1. Bagaimana latar belakang munculnya anak jalanan
2. Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari keberadaan anak jalanan dalam kehidupan sosial

D. METODE

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena sosial, metode kualitatif juga menekankan pada persoalan kedalaman data bukan hanya banyaknya data tersebut, penelitian ini menerangkan suatu fenomena sosial mengenai dampak yang ditimbulkan dari keberadaan anak jalanan dalam kehidupan sosial.

E. AREA RISET

Dilaksanakan di : Terminal Blok M Jakarta Selatan
Objek : Anak Jalanan
Waktu Observasi : Sabtu 18Mei 2014 dan dilanjutkan Minggu 19Mei 2014

F. HASIL PENELITIAN

Dalam penelitian ini, saya menggunakan teknik wawancara terhadap anak jalanan, penelitian mengenai dampak dari keberadaan anak jalanan. Salah satunya bernama Pipit umur 19tahun dia berasal dari Madiun dan pergi ke Jakarta tahun 2012 bersama kakak dan adiknya dia mengakui bahwa dia berinisiatif sendiri untuk pergi ke ibu kota karena kehidupan keluarganya dikampung sangat miskin. Kemiskinan merupakan salah satu hal penyebab munculnya anak jalanan sekaligus tindak kejahatan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya anak jalanan yang membawa berbagai macam senjata tajam untuk melampiaskan kekesalan mereka ketika tidak diberi uang. Anak jalanan juga termasuk sebab yang menambah jumlah kemiskinan, karena para orang tua telah mewariskan kemiskinan kepada anaknya. Karena anak diterlantarkan dan hidup di jalanan, maka hal ini memberikan efek buruk bagi si anak karena lingkungan tempat mereka berada kurang baik, karena umumnya mereka bergaul dan berteman dengan orang yang tidak hanya sebaya usia, tapi juga dengan orang yang lebih dewasa seperti preman, supir metromini dan kondektur yang sebagian berperilaku buruk, seperti merokok, berbicara kasar, serta tindakan kriminalitas lainnya. Keberadaan anak jalanan atau anak terlantar ini sering kali meresahkan masyarakat, selain dapat menambah jumlah kemiskinan, tapi juga menambah tingkat kriminalitas, dan premanisme, karena banyak anak jalanan yang membawa benda-benda tajam, seperti paku, pisau kecil dan sebagainya yang bertujuan untuk menakuti orang lain agar memberikan sejumlah uang kepada mereka. Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimana latar belakang munculnya anak jalanan, dan untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan dari keberadaan anak jalanan dalam kehidupan sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini