Senin, 19 Mei 2014

Rahmah Adhawiyah_Tugas7_TOR dan Hasil Penelitian ke 3

"Upaya Pedagang Kaki Lima dalam Pemenuhan Hidup di Pasar Ciputat"
 
1.      Latar Belakang
PKl merupakan orang yang sedang berjualan di tempat terbuka. PKL banyak ditemukan di Trotoar di tepi Jalan Umum atau di tempat terbuka di lokasi ramai. Dengan demikian "Pedagang Kaki Lima" sebenarnya mengandung arti kiasan bagi pelaku Usaha non Formal.
Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pastilah kita memperlukan penghasilan atau pendapatan.Oleh sebab itu pastilah kita membutuhkan pekerjaan yang dimana untuk menunjang kebutuhan hidup.
Namun keterbatasan pendidikan dan ekonomi,maka banyak sebagian masyarakat jakarta yang menjadi pedagang, baik pedagang yang legal mau pun ilegal contohnya pedagang kaki lima. Pedagang Kaki Lima adalah mereka yang melakukan kegiatan usaha dagang perorangan atau kelompok yang dalam menjalankan usahanya menggunakan tempat-tempat fasilitas umum, seperti terotoar, pinggir-pinggir jalan umum, dan lain sebagainya.
Pada intinya adalah PKL merupakan sekelompok orang yang melakukan kegiatan perdagangan di pinggir jalan. Keberadaan PKL berlokasi di sekitar atau dekat dengan kawasan fungsional, yang merupakan pusat kegiatan manusia.
 
2.      Teori
Tindakan sosial menurut Max Weber adalah suatu  tindakan  individu sepanjang  tindakan  itu mempunyai makna atau arti subjektif  bagi dirinya dan diarahkan kepada tindakan orang lain (Weber dalam Ritzer 1975). Suatu  tindakan  individu  yang  diarahkan  kepada  benda  mati  tidak  masuk  dalam  kategori tindakan sosial. Suatu tindakan akan dikatakan sebagai tindakan social ketika  tindakan tersebut benar-benar diarahkan kepada   orang  lain (individu lainnya). Meski tak jarang tindakan  sosial  dapat  berupa  tindakan  yang  bersifat membatin  atau  bersifat  subjektif  yang mungkin terjadi  karena  pengaruh  positif  dari  situasi  tertentu.  Bahkan terkadang tindakan dapat berulang kembali  dengan sengaja sebagai akibat dari pengaruh situasi yang serupa atau berupa persetujuan secara pasif dalam situasi tertentu (Weber dalam Turner 2000).
 
3.      Metode
Menggunakan Metode Kualitatif
Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis . Proses dan makna (perspektif subyek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu "teori".
 
4.      Pertanyaan Penelitian
1.      Bagaimana cara pkl mengatur pemasukan agar modal kembali dan mendapat keuntungan?
2.      Bagaimana upaya pkl dalam memenuhi kebutuhan hidupnya?
 
5.      Area Riset
Lokasi penelitian dipasar ciputat. obyek/subyeknya adalah salah satu pedagang kaki lima dipasar tersebut, Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 Mei 2014
 
6.      Pertanyaan Lapangan
1.      Kenapa bapak memilih untuk menjadi pkl?
2.      Sudah berapa lama bapak menjadi PKL disini?
3.      Bagaimana penghasilan bapak selama menjadi pkl?
4.      Apakah kendala yang bapak alami selama menjadi pkl?
5.      Bagaimana upaya bapak dalam pemenuhan hidup sehari-hari?
6.      Bagaimana upaya bapak dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak?
  
           Jawaban penelitian
Nama saya bapak dodo, saya lebih memilih untuk menjadi pkl karena saya tidak mempunyai pendidikan yang tinggi dan tidak mempunyai modal yang tinggi. Lagi pula kalau menjadi pkl modalnya sudah tersedia dari keluarga seperti gerobak dll.
Saya menjadi pkl sudah cukup lama kira-kira sekitar 10 tahun lebih, ya penghasilan saya kalau dibilang cukup ya dicukup-cukupin  untuk makan sehari-hari dan biaya sekolah anak saya,apalagi sekarang sekolah sudah ditanggung pemerintah.
Kendala yang pernah saya alami selama menjadi pkl banyak saingan antar pedagang, pernah kena penertiban satpol pp sehingga saya harus pindah-pindah tempat dan kadang makanan yang saya jual tidak habis sehingga tidak mendapat untung.
Dalam pemenuhan hidup sehari-hari ya saya berjualan seperti sekarang, dan istri saya dirumah juga berjualan makanan-makanan kecil untuk memenuhi kehidupan atau kebutuhan sehari-hari. Kalau untuk kebutuhan sekolah anak saya sering tabungkan uang hasil berdagang saya setiap hari dicicil supaya ketika ada kebutuhan sekolah yang dibutuhkan (seragam,buku,dll) uangnya sudah terkumpul.

7.      Kesimpulan
Upaya bapak dodo dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya yaitu dengan menjadi pkl dipasar ciputat dan istrinya membantu berjualan makanan kecil dirumah, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tentulah banyak kendala yang dihadapi. Dan bapak dodo bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan cara menyisihkan penghasilannya sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini