Minggu, 11 November 2012

Atika Suri_laporan 2_Primagama

LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR: "PRIMAGAMA"
Oleh: Atika Suri [1112051100009]
Jurnalistik 1A
 
I.                   Latar Belakang
Hidup tak kan pernah lepas dari roda ekonomi. Bagaimanapun, roda ekonomi akan tetap berjalan. Siapa yang mampu mengikuti pergerakannya, atau bahkan menjadi salah satu pihak penentu pergerakannya, tentulah ia akan bertahan dalam mengahadapi kehidupan yang selalu terkait dengan masalah perekonomian. Salah satu hal yang terkait dengan masalah perekonomian adalah bisnis.
Bisnis, menurut Wikipedia bahasa Indonesia diartikan sebagai organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya untuk mendapatkan laba. Bisnis yang menjual barang contoh konkretnya adalah seperti supermarket, yang menjual berbagai macam kebutuhan hidup sehari-hari. Sedangkan bisnis yang menjual jasa salah satu contohnya adalah bisnis di bidang pendidikan, seperti bimbel (bimbingan belajar), dan salah satu bisnis yang bergerak dibidang ini adalah primagama.
Primagama adalah salah satu institusi bisnis yang keberadaannya sudah tersebar diberbagai lokasi di Indonesia, karena itulah tidak sulit untuk menemukan cabang dari primagama. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan saya memilih Primagama sebagai subjek penelitian kali ini, selain karena alasan adanya pihak yang bersedia membantu agar penelitian terhadap institusi bisnis ini dapat terlaksana.
 
II.                Pertanyaan Pokok Penelitian
1.      Respect masyarakat
Respect masyarakat secara marketing terlihat bagus, ditandai dengan banyaknya siswa yang bimbel. Metode pengajaran yang dilakukan berkesan santai, dan menyenangkan sehingga para siswa dapat menganggap kakak-kakak atau guru-guru seperti teman, sehingga siswa tidak merasa jenuh, dan bisa dikatakan bahwa lembaga ini adalah kelompok belajar/sharing.
Perkembangan antar anak tentu akan berbeda tergantung pada kemampuan menangkap pelajaran dari masing-masing pihak. Tentu disamping yang cerdas, ada yang kurang cerdas. Melalui lembaga inilah para siswa digembleng agar bisa mendapatkan nilai yang baik dan lulus ujian, karena motto dari lembaga ini adalah: "terdepan dalam prestasi".
Bukti lain respect masyarakat terhadap primagama ini bagus adalah mampu bertahannya primagama sebagai lembaga bimbel yang tetap eksis berdiri selama 30 tahun silam, dengan jumlah cabang yang mencapai 378 cabang yang tersebar di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa primagama telah memperoleh kepercayaan yang amat besar dari masyarakat untuk membantu memberikan bimbingan belajar bagi putra putri pelajar. Keunggulan lain dari primagama adalah mampu memecahkan solusi lebih dari 1000 cara cepat mengrjakan soal,
 
 
2.      Relasi dengan masyarakat
Sebagai institusi bisnis yang bergerak dibidang jasa pemberian bimbingan belajar, primagama telah melakukan tugasnya dengan baik dan profesional sehingga kualitas dari bimbingan belajar primagama ini telah terpercaya. Karena itulah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak bukanlah hal sulit dilakukan. Kegiatan-kegiatan yang terkait relasinya dengan masyarakat adalah:
1.      Bekerjasama dgn pihak sekolah
2.      Membantu event-event sekolah
3.      Memfasilitasi kemampuan siswa
4.      Menggantikan orang tua dalam mengajar anaknya
 
III.             Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualiatif, dengan menggunakan teknik wawancara. Penelitian ini dilakukan pada 9 November 2012, bertempat di Primagama cabang Cirendeu, dengan Narasumber adalah Yunita Dwi Astuti.
 
IV.             Gambaran Subjek Penelitian
Primagama adalah institusi bisnis yang bergerak dibidang pemberian jasa bimbingan belajar. Didirikan oleh Budhi Indra Chandra 30 tahun yang lalu. Lembaga ini memiliki struktur organisasi yang jelas, yang terdiri dari kepala cabang, sub-subnya, administrasi cabang, staf akademik serta guru-guru pengajarnya.
Aturan yang mengikat untuk para staf dan siswa adalah harus disiplin tepat waktu, tidak merokok, dan tentu harus mengikuti aturan-aturan yang ada. Keunggulan dari Primagama adalah kemampuannya memecahkan solusi 1000 cara cepat untuk mengerjakan soal.
Primagama telah memiliki 378 cabang yang tersebar di Indonesia, dan setiap cabang dimiliki oleh orang yang berbeda sesuai kontrak, tetapi prosedur yang digunakan tetaplah berasal dari pusat. Primagama ini pertama kali dicetuskan oleh bapak Budhi Indra Chandra, yang berasal dari lampung. Tercetusnya primagana ini adalah berawal dari keterbatasan ekonomi yang dirasakan beliau sejak diterima kuliah di UGM (Universitas Gajah Mada), karena itulah ia mensiasati hal itu dengan membuka kursus belajar bersama teman-teman di rumahnya, dan usahanya pun jatuh bangun, dan kini beliau berhasil menjadiseorang enterpreneur di bidang pendidikan. Beliau juga memiliki banyak bisnis namun tetap berada dibawah menejemen Primagama. Motto dari lembaga bimbingan belajar ini adalah: "terdepan dalam prestasi"
 
V.                Analisis
Institusi bisnis yang bergerak di bidang jasa bimbingan belajar ini telah didirikan 30 tahun lalu oleh Budhi Indra Chandra, dan tetap eksis hingga sekarang karena telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Sistem pembelajaran yang dilakukan bersifat santai dan menyenangkan sehingga para siswa tidak merasa jenuh, dan bahkan bisa menganggap kakak-kakak ataupun guru-guru yang membimbing mereka sebagai teman.
Primagama telah memiliki sekitar 378 cabang yang tersebar di Indonesia, yang dimiliki oleh orang yang berbeda namun tetap mengacu pada prosedur pusat. Tetap eksisnya bahkan telah terbentuknya begitu banyak cabang dari Primagama ini tentu tidak terlepas dari relasinya dengan masyarakat. Masyarakat sangat memberikan respon yang positif dan kepercayaan yang tinggi terhadap Primagama terbukti dengan banyaknya siswa yang melaksanakan bimbingan di Primagama. Penangkapan dari setiap siswa akan berbeda-beda tentunya, tergantung daya tangkap yang dimiliki masing-masing orang. Namun melalui primagama inilah para siswa digembleng agar mampu mendapatkan nilai yang baik, dan lulus dalam ujian. Motto dari institusi bisnis ini adalah "terdepan dalam prestasi".
 
DAFTAR PUSTAKA
-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini