Minggu, 11 November 2012

MUDILLAH_HASIL PENELITIAN_KPI 1E

 
PENERAPAN NILAI NASIONALISME DAN AGAMA
PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN)
Nama: Mudillah
NIM: 1112051000132

Pendahuluan

A.    Latar belakang
Indonesia merupakan salah satu negara yang terdiri dari banyak partai (multi partai) yang mempunyai pandangan dan azas yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Salah satunya adalah Partai Amanat Nasional  (PAN) yang didirikan oleh Prof. Dr. Amien Rais. Partai ini merupakan salah satu partai yang terbuka untuk semua golongan dan cukup aktif di dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Misalnya menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Pada kaum dhuafa, ikut memperingati nuzulul Qur'an, ikut berpartisispasi pada hari raya Idul Adha, dan lain-lain.
Dengan penulisan penelitian ini, guna menelaah lebih dalam tentang nilai keagamaan dan nilai nasionalisme di Partai Amanat Nasional dan mengetahui realisasi dari kedua nilai tersebut.
 
B.     Pertanyaan pokok
1.      Apakah partai amanat nasional berasaskan nilai nilai agama atau nasionalisme?
Pertanyaan ini diajukan guna mendapatkan informasi tentang asas yang di pegang oleh partai tersebut. Apakah mereka berpegang dengan nilai nasionalisme total atau nilai nilai agama saja, atau mungkin berpegang dengan ke dua asas tersebut.
2.      Jika ke dua nilai tersebut di pegang oleh partai amanat nasional, bagaimana cara partai tersebut merealisasikan di dalam partai ini sendiri?
Pertanyaan ini diajukan untuk meneliti kinerja Partai Amanat Nasional apakah kinerjanya sesuai dengan nilai nasionalis dan landasan keagamaan atau tidak.
 
a)      Metode penelitian
Metode penelitiaan : kualitatif ,metode ini digunakan guna menggali lebih dalam tak hanya dalam menelisik pandangan agama  tapi juga menelisik peran dan gerak parpol dalam menjalankan kinerja nya yang pada dasarnya mengunakan manfestasi nilai agama
Waktu                              : 07 november 2012 , jam 14:00-16:30
Tempat                             : kantor pusat partai amanat nasional (PAN)
                                                        Jl. Tb .simatupang . Jakarta selatan
 
 
b)     Gambaran Tokoh
Narasumber Anton Syafriuni, S.Sos. beliau merupakan wakil sekretaris jendral DPP PAN. Beliau sangat mengerti tentang seluk beluk yang ada di partai ini. Tidak hanya sebgai pengurus, beliau juga aktif sebagai pengamat politik. Bukan hanya itu, beliau juga berkecimpung dalam bidang pendidikan yaitu menjadi dosen.
 
c)      Analisis
 
Partai ini berlandaskan nasionalisme total namun tidak menghilangkan nilai-nilai agama yang membawa rahmat bagi sekalian alam. Kedudukan antara nasionalisme dan nilai-nilai agama di partai ini berimbang tidak berat sebelah atau tidak ada yang lebih dikedepankan. Jika nilai nasionalisme tidak diikuti oleh nilai-nilai agama maka akan hancur. Misalnya, segala gerak-gerik partai harus berpedoman pada etika, karena etika merupakan representasi dari sebuah agama. Dalam visi Partai Amanat Nasional (PAN), agama merupakan acuan di  dalam partai.
Indonesia merupakan negara yang majemuk. Namun, kesatuan negeri ini dapat terwujud dengan adanya rasa toleransi antar agama. Sesuai dengan nilai yang terkandung di sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" dan sesuai dengan landasan partai ini sendiri yaitu "Bhineka Tunggal Ika".  Karakteristik PAN bersifat terbuka bagi warga negara Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, mereka tidak memandang unsur SARA (Suku Agama dan Ras) semuanya berkedudukan sama rata, saling menghormati satu sama lain, dan sebagainya.  Selain itu, partai ini aktif di dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti memperingati nuzulul Qur'an. Ini merupakan salah satu perwujudan dari nilai-nilai keagamaan di dalam partai ini.
 
 
 AGAMA DALAM PANDANGAN FORKABI
Nama: Mudillah
NIM: 1112051000132

Pendahuluan

A.     Latar belakang
Indonesia merupakan negeri yang kaya dengan suku dan budaya, seperti adanya suku betawi, sunda, batak, jawa, dan lain-lain. Salah satu organisasi yang mewadahi suku betawi adalah FORKABI. FORKABI merupakan  organisasi masyarakat yang tumbuh pada komunitas betawi yang terbentuk didasari oleh nilai perjuangan, nilai etnis betawi yang mulai terkikis oleh bermacam-macam ras dan kondisi pada saat itu.
Mayoritas Betawi adalah beragama Islam. Maka dari itu dengan penelitian ini akan mngetahui bagaimana anggapan mereka terhadap agama dan bagaimanakah pandangan  tentang nilai keagamaan.
 
B.     Pertanyaan pokok
1.      Apa arti agama di dalam pandangan FORKABI?
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui arti agama dalam pandangan FORKABI.
2.      Bagaimana pandangan FORKABI terhadap nilai keagamaan?
Pertanyaan ini di ajukan untuk meninjau pandangan FORKABI tehadap nilai keagamaan.
a)      Metode penelitiaan         :  kuanlitatif, metode ini saya rasa tepat untuk mengetahui arti dan pandangan agama menurut FORKABI.
Waktu                               : 08 november 2012 , jam 14:00-16:30
Tempat                              : pasar minggu ,Jakarta selatan

b)      Gambaran tokoh: Ahmad dahlan S.Sos. sebagai pembina utama FORKABI.

c)      Analisis :
Pandangan agama di dalam FORKABI adalah netral walaupun mayoritas suku betawi beragama Islam. karena dalam pandangan FORKABI agama merupakan pencitraan dari nilai-nilai masyarakat betawi yang di dalam FORKABI itu sendiri terdiri dari suku arab dan china. Hal ini dapat mempererat tali persaudaraan sesama suku betawi maupun suku lainnya dan timbulnya rasa toleransi antar sesama. 
 
 
 
.
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini