Rabu, 11 September 2013

EGHA FRIDHA AGATHA KPI 1-C_ Tugas 1_Definisi Sosiologi


Definisi Sosiologi

Beberapa pendapat mengenai definisi sosiologi, menurut:

1. Petirim A. Sorokin mengatakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hal berikut ini
a. hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam - macam gejala - gejalasosial.
b. hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non sosial.


2. Roucek dan Warren mengemukakan, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan kelompok - kelompok.

3. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff berpendapat, sosiologi adalah penelitian secara ilmiahterhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.

4.J.A.A van Doorn dan C.J. Lammers mengemukakan, sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang struktur - struktur dan proses - proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

5. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi mengatakan, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial, termasuk perubahan - perubahan sosial.

6. Hasan Shadily, dalam bukunya Sosiologi Masyarakat Indonesia menyebutkan, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hidup bersama dan masyarakat dan menyelidiki ikatan - ikatan antarmanusia yang menguasai kehidupan itu.

7. Soerjono Soekanto mempersingkat definisi sosiologi sebagai ilmu sosial yang kategoris,murni, abstrak, berusaha mencaripengertian- pengertian umum, rasional dan empiris, serta bersifat umum.

8. A. Comte secara sederhana mendefiniskan sosiologi sebagai ilmu tentang masyarakat.

9. Menurut E. Durkheim,sosiologi meneliti lembaga - lembaga dalam masyarakat dan proses - proses sosial.

10. Max Weber, menyebutkan bahwa sosiologi ialah ilmu yang berupaya memahami 'tindakan sosial' (Weber, 1964:88)

11. K. Marx mengembangkan konsep sejarah pejuanagn kelas, yaitu lahirnya kelompok borjuis dan kelas proletar. Menurut Marx, kelompok protelar akan memberontak melawan kelompok borjuis, kemudian melahirkan sesuatu masyarakat tanpa kelas. pemikiran Marx mengenai stratifikasi sosialdan konflik berpengaruh terhadap pemikiran sejumlah besar ahli sosiologi.

Definisi menurut para ahli di atas memberikan pengertian yang berbeda. Namun, pada intinya definisi tersebut mempunyai persamaan, yaitusosiolkogi mempelajari hubungan atau interaksi antarmanusia dalam masyarakat.

Perbandingan definisi sosiologi menurut para ahli;

1) A. Comte membagi sosiologi menjadi statika sosial dan dinamika sosial.
2) E. Durkheim memperkenalkan pembagian sosiologi berdasarkan pokok bahasannya, menjadi tujuh bagian
- sosiologi umum
- sosiologi agama
- sosiologi hukum
- sosiologi tentang kejahatan
- sosiologi ekonomi
- sosiologi masyarakat
- sosiologi estetika
3) Pendapat M. Weber mengenai definisi sosiologi, memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab - sebab terjadinya interaksi sosial.
4) Pendapat atau pemikiran.Marx mengenai strafikasi sosial dilatarbelakangi dan diilhami oleh perubahan sosial besar yang melanda Eropa Barat sebagai dampak perkembangan pembagian kerja, khususnya yang terkait kapitalisme.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini