Rabu, 19 Desember 2012

ASEP HERMAWAN_laporan 1 institusi sosial(masyarakat)_kpi 1 D_2012_

Judul Penelitian : Pelayanan Kesehatan Untuk Balita "Posyandu Apel"
Peneliti :
Nama : Asep Hermawan
Nim : 1112051000165
 
I.                   Latar balakang
 
Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Jadi, Posyandu merupakankegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.A.A. Gde Muninjaya (2002:169) mengatakan : ´Pelayanan kesehatan terpadu(yandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas. Tempat pelaksanaan pelayanan program terpadu di balai dusun, balai kelurahan, RW, dan sebagainya disebut dengan Pos pelayanan terpadu (Posyandu)´. KonsepPosyandu berkaitan erat dengan keterpaduan. Keterpaduan yang dimaksudmeliputi keterpaduan dalam aspek sasaran, aspek lokasi kegiatan, aspek  petugas penyelenggara, aspek dana dan lain sebagainya. (Departemenkesehatan, 1987:10).Posyandu dimulai terutama untuk melayani balita (imunisasi, timbang berat badan) dan orang lanjut usia (Posyandu Lansia), dan lahir melalui suatu SuratKeputusan Bersama antara Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri), MenteriKesehatan (Menkes) RI, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Ketua Tim Penggerak (TP) PembinaanKesejahteraan Keluarga (PKK) dan dicanangkan pada sekitar tahun 1986.Legitimasi keberadaan Posyandu ini diperkuat kembali melalui Surat EdaranMenteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah tertanggal 13 Juni 2001 yang antara lain berisikan ³Pedoman Umum Revitalisasi Posyandu´ yang antaralain meminta diaktifkannya kembali Kelompok Kerja Operasional(POKJANAL) Posyandu di semua tingkatan administrasi pemerintahan.
 
Pengertian posyandu adalah sistem pelayanan yang dipadukan antara satu program dengan program lainnya yang merupakan forum komunikasi pelayanan terpadu dan dinamis seperti halnya program KB dengan kesehatanatau berbagai program lainnya yang berkaitan dengan kegiatan masyarakat(BKKBN, 1989).Pelayanan yang diberikan di posyandu bersifat terpadu , hal ini bertujuanuntuk memberikan kemudahan dan keuntungan bagi masyarakat karena di posyandu tersebut masyarakat dapat memperolah pelayanan lengkap padawaktu dan tempat yang sama (Depkes RI, 1990).Posyandu dipandang sangat bermanfaat bagi masyarakat namun keberadaannya di masyarakat kurang berjalan dengan baik, oleh karena itu pemerintah mengadakan revitalisasi posyandu. Revitalisasi posyandumerupakan upaya pemberdayaan posyandu untuk mengurangi dampak darikrisis ekonomi terhadap penurunan status gizi dan kesehatan ibu dan anak.Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakatdalam menunjang upaya mempertahankan dan meningkatkan status gizi sertakesehatan ibu dan anak melalui peningkatan kemampuan kader, manajemendan fungsi posyandu (Depdagri, 1999).
II.                Pertanyaan Pokok Penelitian
 
1.      Kegiatan apa saja yang dilakukan oleh posyandu apel?
2.      Manfaat apa yang didapat dari kegiatan yang dilakukan oleh posyandu apel?
 
III.             Metode Penelitian
 
Metode yang digunakan : Kualitatif. Yaitu metode sosiologi yang prosesnya mengambil data secara langsung, dimana peneliti sebagai instrument. Metode ini dilakukan dengan dasar mencari data-data yang kuat lalu dilakukan wawancara terhadap narasumber.
Wawancara ini dilakukan pada :
Lokasi : Posyandu Apel (Jalan Inpres 7 no. 86 Kel. Larangan Utara, Kec. Larangan Kota Tangerang)
Tanggal : 19 desember 2012
Waktu : Pukul 13.00 WIB
 
 
 
IV.             Gambaran Subyek Dan Objek Penelitian
 
Ny. Sariah atau yang lebih akrab dipanggil Ibu didi adalah seorang ibu rumah tangga yang juga menjabat sebagai Bendahara di Posyandu Apel. Posyandu Apel terletak di RW 07 Kelurahan Larangan Utara Kecamatan Larangan Kota Tangerang. Bu Didi sudah lama menjabat sebagai kader Posyandu Apel, entah apa yang ada dibenaknya betah menjalani sebagai kader di Posyandu. Walupun Ibu Didi sudah berumur kepala 5 tapi dia tetap semangat menjalani tugasnya sebagai kader di Posyandu Apel. Ibu Didi pun juga orang yang membuat bubur kacang ijo di Posyandu Apel yang akan dijual kepada ibu ibu yang membawa anaknya ke Posyandu Apel. Selain menjabat sebagai Bendahara di Posyandu Apel, Budidi juga selalu aktiv menghadiri pertemuan di kelurahan yang mewakili Posyandu Apel RW 07. Bukan berarti jika ibu Didi itu adalah seorang bendahara di Posyandu Apel bukan berarti ia kerjaannya hanya mengurusi uang, selain itu ia juga bantu bantu pekerjaan lainnya yang dilakukan kader kader lainnya, seperti Menimbang bayi, mendata balita yang datang ke posyandu yang biasanya disebut nimbang bila datang ke Posyandu dan lain lainnya. Dulu Bu Didi pernah menjabat sebagai ketua namun karena terlalu berat pekerjaannya akhirnya ia memilih untuk menjadi bendahara Posyandu Apel.
 
 
 
 
 
V.                Analisis
 
Posyandu Apel adalah Posyandu yang terletak di Rw 07  Kelurahan Larangan Utara. Posyandu ini terang Ibu Didi telah ada sejak tahun 1998 di wilayah RW ini, sebelumnya Posyandu ini masih gabung bersama RW 8 dan RW 06 ditahun 1996 dan mulai tahun 1998 di Kelurahan Utara setiap RW telah memiliki Posyandunya masing masing. Dan ciri khas dari Posyandu yamg ada di Kelurahan Larangan Utara adalah setiap Posyandu dinamai dengan nama nama buah buahan. Dan yang saya teliti sekarang adalah Posyandu Apel yamg ada di RW 07.
Susunan Pengurus Kelompok Posyandu Apel Kelurahan Larangan Utara-Kecamatan Larangan adalah sebagai berikut:
1.      Ny. Sri Mastuti                 = Ketua
2.      Ny. Hj.Sri Budiharsih       = Sekretaris
3.      Ny. Sariah                         = Bendahara
4.      Ny. Mulyati                       = Anggota
5.      Ny. Ernawati                     = Anggota
6.      Ny. Karsini                        = Anggota
7.      Ny. Muliah                        = Anggota
8.      Ny. Winarni                      = Anggota
9.      Ny. Salbiah                       = Anggota
 
            Kegiatan yang dilakukan di Kelompok Posyandu Apel adalah melakukan imunisasi yang dilakukan setaiap satu bulan sekali yang dilakukan setiap tanggal 6 awal bulan. Kelompok Posyandu ini melayani anak balita di 4 RT yang ada di RW 07. Semua balita yang di 4 Rt tersebut datang untuk melakukan imunisasi dan tentunya semua balita memiliki kartu KMS yang berarti kartu yang memuat data pertumbuhan serta beberapa informasi lain mengenain pertumbuhan anak, yang dicatat stiap bulan dari sejak lahir hingga anak berumur lima tahun. Kegiatan yang dilakukan stiap kali dilakukan imunisasi adalah menimbang berat badan bayi dan pemberian vitamin A setiap kali imunisasi kepada balita.
            Manfaat yang bisa didapat dari kegiatan imunisasi yang dilakukan adalah memantau dan meninjau perkembangan balita sejak lahir hingga berumur 5 tahun setiap bulannya. Setiap bulannya balita diberi vutamin A untuk mencegah terjadi penyakit seperti campak, polio, gizi buruk dan penyakit lainnya.
            Itulah betapa pentingnya dilakukannya imunisasi setiap bulannya, karena demi terjaminnya kesehatan anak indonesia sejak dini dan anak Indonesia bebas polio melalui Imunisasi. 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini