Selasa, 29 Desember 2015

UAS SOSIOLOGI "pelayanan publik terhadap masyarakat perkotaan" oleh ANDI DEWI MAHARDIKA (11150510000086) KPI 1B, QURRATA 'AINI (11150510000024) KPI 1.A, RANTY APRILIA (11150510000003) JURNALISTIK 1.B

PENGANTAR SOSIOLOGI

TENTANG

KEPUASAN MASYARAKAT ATAS PELAYANAN PUSKESMAS

(di susun untuk memenuhi UAS mata kuliah Pengantar Sosiologi )

Dosen : Tantan Hermansyah

 

Oleh

Qurata Aini (11150510000024) KPI 1A

Andi Dewi Mahardika (11150510000086) KPI 1B

Ranty Aprilia (11150510000003) JURNALISTIK 1B

 

 

 

FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2015

 

I. PENDAHULUAN

A. Mengapa masalah sosial ini penting untuk ditulis dan diteliti

Instansi kesehatan merupakan suatu tempat untuk menyembuhkan orang-orang yang sakit yang juga dapat dikatakan untuk meningkatkan kesehatan. Setiap instansi kesehatan itu memiliki cara-cara yang berbeda untuk melayani masyarakat. Mulai dari pelayanan awal pasien memasuki instansi kesehatan tersebut sampai pasien tersebut pulang.

Puskesmas adalah  unit pelaksana dinas kesehatan kabupaten atau kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di satu atau sebagian wilayah kecamatan. puskesmas sebagai upaya pelayanan kesehatan strata pertama meliputi pelayanan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat dan kegiatan yang dilakukan di  pusksesmas, selain dari intern sendiri tetapi juga perlu peran serta masyarakat dalam pengembangan kesehatan terutama di lingkungan masyarakat yang mendasar, sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih berkembang.

Salah satu bentuk fasilitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang diselenggarakan oleh pemerintah adalah puskesmas. fasilitas pelayanan kesehatan ini merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat dalam membina peran serta masyarakatjuga memberi pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat.dengan kata lain puskesmas mempunyai wewenang dan tanggungjawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya. contoh pelayanan kesehatan yang diberikan puskesmas adalah pelayanan pengobatan, upaya pencegahan, peningkatan kesehatan, pemulihan kesehatan. pelayanan tersebut ditujukan kepada semua penduduk, tidak membedakan jenis kelamin dan golongan umur, sejak pembuahan dalam kandungan sampai tutup usia.

Dalam hal ini dituntut untuk selalu meningkatkan keprofesional dari para pegawainya serta meningkatkan fasilitas atau sarana kesehatan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat pengguna jasa layanan kesehatan. semangkin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semangkin selektifdan berpengetahuan mengharuskan puskemas selaku salah satu penyedia jasa pelayanan kesehatan untuk selalu meningkatkan pelayanan kesehatannya. untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan, terlebih dahulu harus diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan kepada pasien atau pelanggan selama ini telah sesuai dengan harapan atau belum.

Dinas kesehatan kabupaten merupakan penanggungjawab salah satu penyedia pelayanan kesehatan juga berkewajiban dalam meningkatkan pelayanan khususnya ditingkat puskesmas sebagai pelayanan di tingkat kecamatan. oleh karena itu puskesmas dibawah naungan dinas kesehatan kabupaten dan kota perlu ada evaluasi atau penilaian untuk meningkatkan mutu kualitas pelayanannya.

B. Landasan teori sosiologi

Durkheim melihat bahwa setiap masyarakat manusia memerlukan solidaritas. ia membedakan antara dua tipe utama solidaritas: solidaritas mekanik dan solidaritas organik. solidaritas mekanik merupakan suatu tipe solidaritas yang didasarkan atas perssamaan. menurut Durkheim solidaritas mekanik dijumpai pada masyarakat yang sederhana. pada masyarakat seperti ini belum trdapat pembagian kerja yang berarti. apa yang dapt dilakkan oleh seorang  anggota masyarakat biasanya dapat dilakukan pula oleh orang lain. dengan demikian tidak terdapat kesalingketergantungan antara kelompok berbeda, karena masing-masing kelompok dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan masing-masing kelompok pun terpissah satu dengan yang lainnya. tipe solidaritas yang didasarkan atas kepercayaan dan kesetia kawanan ini diikat oleh apa yang dinamakan Durkheim sebagai Conscience Collective yaitu suatu sistem kepercayaan dan perasaan yang menyebar merata pada semua anggota masyarakat.

Durkheim menekankan pada arti penting pembagian kerja dalam masyarakat, karena  berkembang pada masyarakat dengan solidaritas mekanik tiddak mengakibatkan disintegrasi masyarakatyang bersangkutan, tetapi justru meningkatkan solidaritas karena bagian masyarakat menjadi saling tergantung. masyarakat, maka setiap puskesmas yang ada harus dapat memenuhi standar, baik sebagai puskesmas rawat jalan mauppun sebagai puskesmas rawat inap.

C. Metode penelitian

Disini kami  akan menguraikan metode penelitian yang digunakan dalam diskusi ini. Disini kami akan mmenjelaskan penjelaskan penjelasan tentang lokasi penelitian, serta metode kualitatif  dan survei yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu, dengan  dilakukannya survei maka kami dapat mengumpulkan data.

Dari survei yang telah kami lakukan ternyata ada puskesmas yang rawat inap dan ada juga non rawat inap. Perbedaan tersebut membawa dampak pada kualitas pelayanan publik. Perbedaan puskesmas dengan fasilitas rawat inap dan non rawat inap adalah bahwa kaklau rawat inap pasien karena pertimbangan medis tertentu harus dirawat inap.selain menjaga kondisi pasien akibat penyakit yang diderita juga ppuskesmas dapat lebih intensif dalam     pengkontrolan kondisi fisik pasien dan obat-obat yang harus dikonsumsi sehingga puskesmas dapat melakukan tingkat tertentu dalam mevaluasi kondisi pasien. Sedangkan non rawat inap, pasien cukup rawat saja, namun tetap dibei ibat, dan juga dikontrol dengan baik supaya pasiennya merasa nyaman.

Disini kami juga menanyakan berapa orang pejabat puskesmas, karyawan puskesmas, pengunjung atau pasien puskesmas,dan dokter puskesmas.

 

II. GAMBARAN LOKASI

Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan

dibangun di area seluas 2566 m2 pada tahun 2002 dan mulai  beroperasi mulai tahun 2003 di lokasi Jl. Cenek no 1 Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta selatanPuskesmas Kecamatan Pesanggrahan terus mengalami perubahan dan kemajuan pesat baik dari segi sistem, fasilitas, sarana/prasarana, sumber daya manusia serta pengembangan lain yang menunjang kemajuan organisasi.

Pada tahun 2012 dibangun gedung tambahan baru untuk fasilitas rawat inap, dan telah diresmikan pada bulan Mei 2013.Sejak tahun 2007 Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan telah bersertfikat ISO 9001.

Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan membawahi 5 Puskesmas Kelurahan yaitu:

1. Puskesmas Kelurahan Petukangan Utara

2. Puskesmas Kelurahan Petukangan Selatan

3. Puskesmas Kelurahan Ulujami

4. Puskesmas Kelurahan Pesanggrahan

5. Puskesmas Kelurahan Bintaro

Batas Wilayah Kecamatan Pesanggrahan :

Utara     : berbatasan dengan Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Timur    : berbatasan dengan Sungai Pesanggrahan

Selatan : berbatasan dengan Desa Rempoa, Tangerang

Barat     : berbatasan dengan Desa Pondok Betung, Tangerang

Wilayah Kecamatan Pesanggrahan dilewati oleh Sungai Pesanggrahan, sehingga hampir di semua kelurahan terdapat titik daerah rawan banjir. Puskesmas ini memiliki Tim GADAR yang siap membantu dalam hal kesehatan apabila ada bencana banjir yang datang.

Puskesmas Ciputat

Puskesmas ini terletak di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 7, tepatnya terletak pada Kec. Ciputat UIN-pasar Ciputat, tapi sebelum pasar Ciputat ± 300 m ke arah Utara.

Batas wilayah puskesmas ciputat:

Utara  : berbatasan dengan Pondok Ranji

Timur  :berbatasan dengan serpong

Selatan : berbatasan dengan jl. raya cinangka

Barat : berbatasan dengan cirendeu

 

UPT Puskesmas Rengas

Puskesmas ini terletak di jl kenari vi Bintaro sektor 2, Rengas, Cipuat Timur. Samping sekolah musik yayasan pendidikan musik.

Batas wilayah Puskesmas Rengas

Utara : berbatasan dengan Pondok Betung

Timur : berbatasan dengan Pondok Ranji

Selatan: berbatasan dengan ciputat

Barat : berbatasan dengan Jl Pondok Pinang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

III. ANALISIS KASUS ATAU MASALAH YANG DIKAJI

 

A. Puskesmas Pesanggrahan

UPT Puskesmas Pesanggrahan ini letaknya sangat strategis, lokasinya berada pada daerah padat penduduk dan berada di pinggir jalan raya. UPT Puskesmas Pesanggarahan ini pelayanannya memang baik, hanya terkadang di hari tertentu ada pegawai yang melayani orangnya kurang ramah terhadap pelanggan, apabila dilihat dari segi pelayanan (customer service) yang ada di UPT Puskesmas Pesanggrahan ini sebenarnya sudah baik dan sudah sesuai standar operasional prosedur.

Setiap harinya puskesmas ini selalu banyak pasien yang berobat di Puskesmas Pesanggrahan ini, sebelum dibuka terkadang sudah ada yang mengantri mengambil nomor antrian untuk berobat. Semua warga di Kecamatan Pesanggrahan lebih banyak yang berobat di Puskesmas ini, karena posisinya sangat strategis, di bandingkan berobat ke Rumah Sakit Umum yang letak nya jauh dari puskesmas Pesanggrahan ini.

Pelayanannya Puskesmas Pesanggrahan ini berbeda dengan Rumah Sakit Umum Daerah, di RSUD tersebut pelayanannya kurang mengutamakan hak pasien, maka dari itu penduduk daerah Pesanggrahan lebih memilih di Puskesmas Pesanggrahan, untuk masalah biayanya pun juga terjangkau.

Di Puskesmas Pesanggrahan ini juga ada fasilitas Rawat Jalan dan IGD 24 jam. Pelayanan terhadap pasiennya juga lebih diutamakan. Dokternya pun juga ada setiap hari, kecuali hari minggu. UPT Puskesmas Pesanggrahan ini buka hari senin sampai kamis mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, hari Jum'at buka mulai pukul 07.00-10.30 WIB, dan hari Sabtu buka pukul 07.00-11.30 WIB. Pada loket untuk pengguna Jamkesmas, Askes, dan Jamsostek tidak dipungut biaya. Sedangkan untuk umum di loket dikenakan biaya Rp. 5000,-. Jika saat berobat di lakukan tindakan medis maka dikenakan biaya tersendiri. Untuk pengguna Jamsostek tidak dipungut biaya akan tetapi di minta foto copy KTP, Kartu Jamkesmas, dan Kartu Keluarga. Puskesmas Pesanggrahan ini setiap bulanya pasti mengadakan Posyandu keliling di setiap Desa-Desa yang ada di Kecamatan Pesanggrahan, yang dilaksanakan di Balai Desa setiap awal bulan secara keliling.

 

UPT Puskesmas Pesanggrahan memiliki  beberapa fasilitas diantaranya:

a.       Laboratorium

b.      Ambulance

c.       Apotik

d.      Instansi Gawat Darurat

e.       Poli Umum

f.       Poli Gigi

g.      Poli Anak

              Selain itu Puskesmas Pesanggrahan juga memiliki beberapa ruang, yaitu:

      a.       Ruang Kepala Puskesmas

      b.      Ruang TU

      c.       Ruang Administrasi

      d.      Ruang MTBS

      e.       Ruang Imunisasi

      f.       Ruang Konsultasi

g.      Ruang Pengobatan

      h.      Ruang KIA&KB

i.        Ruang Laboratorium

      j.        Ruang Rawat Inap

      k.      Ruang Poli Gigi

      l.        Ruang Poli Umum

      m.    Ruang IGD

n.      Ruang tunggu atau Tempat Antrian

 

 

 

 

Tugas Struktur Organisasi Puskesmas

1. Kepala Pskesmas

Bertugas memimpin, mengaasi dan mengkoordinasi kegiatan puskesmas yang dapat dilakukan dalam jabatan stuctural dan fungsional.

2. Kepala Urusan Tata Usaha

Bertugas dibidang kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan susrat menyurat serta pencatatan dan pelaporan.

3. Unit I

Betugas melaksanakan kegiatan kesejahtraan ibu dan anak, keluarga berencana, dan perbaikan gizi.

4. Unit II

Melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular khusuusnya imunisasi, kesehaatan lingkungan da kesehatan laboratorium sederhana.

5. Unit III

Melaksanakan kegiatan kesehatan gigi dan mulut, kesehatan tenaga kerja dan manula.

6. Unit IV

Melaksanakan kegiatan perawatan kesehatan masyarakat, kegiatan sekolah dan olahraga, kesehatan jiwa, kesehatan mata dan kesehatan khusus lainnya.

7. Unit V

Melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan upaya masyarakat, penyuluhan kesehatan masyarakat beserta kesehatan remaja dan dana sehatan.

 

 

 

 

 

UPT Puskesmas Pesanggrahan ini mempunyai visi dan misi.

Visi:

Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Yang Optimal Di Wilayah Puskesmas Pesanggrahan.

Misi:

1. Pengembangan Desa Siaga Untuk Meningkatkan Peran Aktif Masyarakat Dalam Upaya Penanganan Masalah Kesehatan                                     2. Meningkatkan Pemerataan Dan Jangkauan Pelayanan Kesehatan         

 

3. Pengembangan SDM Secara Profesional Untuk Menunjang Mutu Dan

 

 

B. Puskesmas Rengas

UPT Puskesmas Rengas ini letaknya sangat strategis, lokasinya berada pada daerah padat penduduk. UPT Puskesmas Rengas ini dalam pemberian pelayanan terhadap pelanggan sudah baik dan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur.

Setiap harinya puskesmas ini juga selalu banyak pasien yang berobat di Puskesmas Rengas ini, sebelum dibuka terkadang sudah ada yang mengantri mengambil nomor antrian untuk berobat. Warga Kecamatan Rengas, lebih banyak yang berobat di Puskesmas ini, karena posisinya sangat strategis, di bandingkan berobat ke Rumah Sakit Umum, untuk masalah lokasi RSUD juga sangat strategis. Tetapi pelayanannya  di UPT Puskesmas Rengas ini bagus dibandingkan dengan Rumah Sakit Umum, di RSUD pelayanannya kurang mengutamakan hak pasien, maka dari itu penduduk lebih memilih di UPT Puskesmas Rengas, untuk masalah biayanya pun juga terjangkau. Akan tetapi di UPT Puskesmas Rengas ini tidak ada fasilitas Rawat Jalan dan IGDnya.

Pelayanan terhadap pasien juga diutamakan. Dokternya pun juga ada setiap hari, kecuali hari minggu. UPT Puskesmas Rengas ini buka hari senin sampai kamis mulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 13.00 WIB, hari Jum'at buka mulai pukul 07.30-11.00 WIB, dan hari Sabtu buka pukul 07.30-12.00WIB. Pada loket untuk pengguna Jamkesmas, Askes, dan Jamsostek tidak dipungut biaya. Sedangkan untuk umum di loket dikenakan biaya Rp. 5000,-.

Untuk pengguna Jamsostek tidak dipungut biaya akan tetapi di minta foto copy Kartu Jamkesmas saja. Puskesmas Rengas ini mengadakan posyandu setiap bulannya.

 

 

UPT Puskesmas Rengas juga memiliki beberapa fasilitas diantaranya:

a. Laboratorium

b. Ambulance

c. Apotik

d. Poli Umum

e. Poli Gigi

f. Poli Anak

Selain itu Puskesmas Rengas juga memiliki beberapa ruang, yaitu:

a.  Ruang Kepala Puskesmas

b.  Ruang Administrasi

c.  Ruang TU

      d.  Ruang Imunisasi

      e.  Ruang Konsultasi

f.   Ruang Pengobatan

      g.  Ruang KIA&KB

h. Ruang Laboratorium

      i.  Ruang Poli Gigi

      j. Ruang Poli Umum

k. Ruang atau Tempat Antrian

 

UPT Puskesmas Rengas ini mempunyai visi dan misi

Visi:

Tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia sehat.

 

Misi:

1. Menggerakkan  pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerjanya.

2. Mendorong kemandrian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah kerjanya.

3. Memelihara dan meningkatkan mutu pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang diselengarakan.

 

 

 

 

 

C.Puskesmas Ciputat

UPT Puskesmas Ciputat ini letaknya kurang strategis, lokasinya berada pada daerah tida padat penduduk. Puskesmas Ciputat ini dalam pemberian pelayanan terhadap pelanggan kurang baik karena belum memenuhi Standar Operasional Prosedur.

Setiap harinya puskesmas ini juga tidak selalu banyak pasien yang berobat di Puskesmas Ciputat ini. Warga Kecamatan Ciputat, lebih banyak yang berobat di Puskesmas lainnya, karena posisinya kurang strategis. untuk masalah lokasi puskesmas ini kurang strategis. Tetapi pelayanannya  di Puskesmas Ciputat ini  bagus. untuk masalah biayanya terjangkau oleh masyarakat. Akan tetapi di Puskesmas Ciputat ini tidak ada fasilitas Rawat Jalan dan IGDnya.

Untuk pengguna Jamsostek tidak dipungut biaya akan tetapi di minta foto copy Kartu Jamkesmas saja. Puskesmas Ciputat ini mengadakan posyandu setiap bulannya.

 

 

Puskesmas Ciputat juga memiliki beberapa fasilitas diantaranya:

a. Laboratorium

b. Apotik

c. Poli Umum

d. Poli Gigi

e. Poli Anak

Selain itu Puskesmas Rengas juga memiliki beberapa ruang, yaitu:

a.  Ruang Kepala Puskesmas

b.  Ruang Administrasi

c.  Ruang TU

      d.  Ruang Imunisasi

      e.  Ruang Konsultasi

f.   Ruang Pengobatan

Puskesmas Ciputat ini mempunyai visi dan misi

Visi:

Membina peran serta masyarakat diwilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat.

Misi:

1. Menberikan bantuan yang bersifat bimbinan teknis materi

2. Rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan.

 




 

 

 

 

 

 

 

IV. KESIMPULAN

Puskesmas sangat berperan penting dalam meningkatkan akses peningkatan pelayanan kesehatan yang merata, seperti pusat pembangunan  kesehatan, pusat pelayanan kesehatan strat pertama yang meliputi: pelayana kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

mengenai kualitas pelayanan kesehatan tentunya tidak lepas dari bagaimana kepuasan pasien setelah berkunjung di Puskesmas atau instansi keshatan tersebut. Memahami kebutuhan dan keinginan konsumen dalam hal ini pasien adalah hal penting yang mempengaruhi kepuasan pasien. Pasien yang puas merupakan aset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pengibatan di puskesmas tersebut, tetapi jika pasien merasa tidak puas mereka akan memberitahukan dua kali lebih hebat kepada orang lain tentang pengalaman buruknya. Untuk menciptakan kepuasan pasien suatu puskesmas kesehatan lainnya harus menciptakan dan mengelola pasien yang lebih banyak dan kemampuan untuk mempertahankan pasiennya.

Dalam hal ini pihak puskesmas harus bersikap ramah dan sopan terutama kepada pasiennya. pasien juga merasa senang kalau orang oang yang merawtnya dalam hati yang senang pula. Tapi, kalu pelayana puskesmas kepada pasiennya tidak menyenangkan  hati pasienya maka penyakitnya pun akan bertambah parah.

Pelayanan kesehatan yang diberikan puskesmas adalah pelayana kesehatan menyeluruh yang meliputi pengobatan, upaya pencegahan, peningkatan kesehatan, pemulihan kesehatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

V. DAFTAR PUSTAKA

 

Sunarto, kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Scott, John. 2012. Teori sosial masalah-masalah pokok dalam sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Kentjoningrat, 1985. Metode metode penelitian masyarakat. Jakarta: Gramedia

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini