Selasa, 29 Maret 2016

Tugas ke_4 Ekologi Manusia PMI_6

Nama : Zaenal Arifin

Fadly Rahman

M.Fahmi

M.Ibrohim

Jurusan PMI_6

 

ADANYA PEMBANGUNAN JALAN TOL CIPALI, MENYEBABKAN DAMPAK LINGKUNGAN, EONOMI DAN BUDAYA

 

Sejak dibangunnya Tol Cipali, perkembangan di sektor industri besar sekali, sebelumnya Kabupaten Subang menyediakan 10 ribu hektare zona industri dan sudah mau habis," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Abdurakhman dalam keterangan tertulisnya, Abdurakhman mengungkapkan, dampak positif juga dirasakan pada sektor pariwisata, seperti wisata alam Sari Ater, yang saat ini diakuinya mengalami kunjungan wisatawan yang meningkat tajam. Untuk itu, upaya mendukung perkembangan yang meningkat pesat tersebut, Pemkab Subang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat dalam peningkatan infrastruktur pendukung yang saat ini dirasa masih kurang memadai.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermanto Dardak mengungkapkan, saat ini BPIW mengembangkan 35 Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) di Indonesia, salah satunya adalah WPS Jakarta-Cirebon yang yang termasuk di dalamnya adalah Kabupaten Subang sebagai salah satu pusat pengembangan di WPS tersebut.

Subang sebagai salah satu pusat pelayanan jasa, yang di dalamnya terdapat Kecamatan Kalijati yang memiliki kawasan industri yang meningkat pesat diharapkan akan semakin efektif melalui infrastruktur PUPR yang ke depannya bisa kita desain dan rancang untuk betul-betul berkembang sesuai dengan peluang yang ada disitu," tutur Hermanto.
Dalam merealisasikan hal tersebut, dibutuhkan koordinasi dan komitmen bersama antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten dan pihak swasta sendiri dalam melaksanakan peranannya masing-masing dalam jangka waktu tertentu. Hermanto mencontohkan, apa yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bekasi, yang sebelumnya terdapat kesepakatan mengenai apa yang harus dilakukan pemerintah Bekasi dan dukungan pemerintah pusat dan juga kewajiban pihak swasta, sehingga mengantarkan Cikarang yang berada di Kab. Bekasi menjadi kawasan industri terbesar di Indonesia. Pasalnya, di daerah sepanjang tol Cipali saat ini berkembang kawasan-kawasan industri, Selain Subang,juga di Majalengka dan juga rencana kota baru Aero City yang berada di kawasan pembangunan bandara Kertajati.
"Kalau model-model seperti itu bisa kita bina untuk Kab. Subang, mungkin bisa terarah bagaimana Subang membangun ke depan dan Kementerian PUPR ini bisa bersinergi, karena BPIW juga mengikat diri dengan sektor lain seperti Kementerian Perindustrian, Perhubungan dan lain-lain.


DAMPAK NEGATIF

 

·         EKONOMI

menurunnya omzet di SPBU di Pantura. Hal itu diketahuinya setelah diberitahukan oleh rekannya, si pemilik SPBU tersebut.  Omzetnya turun 50 persen lebih karena ada Cipali, Selain itu, ia mengatakan hal serupa juga terjadi bagi pengusaha rumah makan di kawasan Pantura dan sekitarnya. Politikus Golkar ini mengatakan hal tersebut juga seharusnya menjadi perhatian pemerintah.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada pemerintah untuk meberikan permodalam mandiri kepada usaha-usaha kecil menengah di sekitaran Pantura. Sehingga apabila masyarakat beralih profesi, tidak benar-benar kehilangan profesinya.

·         LINGKUNGAN

Negatif pembangunan infrastruktur bagi lingkungan. Jadi ketika jalan dibangun, mulai pengerjaan kontruksi harus berwawasan lingkungungan. Begitu pula setelah selesai, di kiri kanan jalannya harus hijau oleh pepohonan. Ini pula yang kita lakukan di Tol Cipali," katanya seusai menanam pohon dalam rangka menghijaukan Jalan Tol Cikopo - Palimanan.Penghijauan ini juga dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan dan Hari Hutan Internasional 2016. Penanaman secara simbolis dilakukan di Interchange Subang

Banyak lahan pertanian di daerah majalengka indramayu dan subang yang terkena gusuran untuk akses pembangunan jalan tol Cipali, oleh karena itu masyarakat setempat sangat resah adanya pembangunan akses jalan TOl Cipali.


BUDAYA

Adanya embangunan jalan Tol Cipali banyak kendaraan yang melewati jalan tol cipali di karenakan lebih cepat waktuh yang di temput di bandngkan melewati jaan panturan karena jalan pantura yang sering kali rawankemacetan dan jalanya yang kurang bagus banyak lubang yang sangat membahayakan pejaan yang melaluinya.

Akan tetapi bagi masyarakat pantura yang biasa mendapat penghasilan sehari-hari dapat dari orang yang akan beristrahat untuk sejenak makan atau minum dan biasa jalan pantura yang shari-harinya ramai sekarang sepi.

KESIMPULAN

Indonesia merupakan sebuah Negara yang memiliki kawasan lingkungan yang cukup baik. Namun kondisi fisik daerah Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini terjadi karena adanya pembangunan-pembangunan  jalan tol yang akan merusak kawasan perumahan perhutanan dan lahan pertanian. Sehingga usaha untuk mangkonservasi kota-kota besar sangat dibutuhkan untuk mengembalikan citra daerah dan Indonesia pada umumnya. Untuk mengembalikan citra Indonesia  saat ini diperlukan partisipasi semua orang dengan menjaga lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini