Senin, 20 Mei 2013

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA_Hermansyah_KPI F_ Tugas ke 9

Nama  : Hermansyah
Kelas   : kpi IIIV
Nim    : 109051000202

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA
A. pendahuluan
Globalisasi menurut kkbi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Globalisasi yang terjadi dewasa ini dengan perantara media tadi dengan sendirinya telah merubah keadaaan budaya kita. Secara tidak langsung kita terhegemoni kebudayaan luar. Contoh saja budaya baju bikini yang berasal dari dunia barat, sudah menjadi hal biasa kini di Indonesia.
tayangan-tayangan media media khususnya media terbesar yang di konsumsi yaitu televise sudah banyak menagdopsi tayangan dari luar. Contoh misal Indonesia idol, sulap magazine dan budaya dari korea. Lebih parah lagi tayangan porno, kekerasan sudah mudah kita akses di media terutama internet. Sinetron yang beradegan mesum telah meracuni remaja-remaja Indonesia. Hal ini juga mencangkup media seperti majalah dewasa tentunya yang mudah di akses anak di bawah umur.

Globalisasi dan Realitas media_ Susi Aryani_ pertemuan ke-9

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA
Nama: Susi Aryani

       I.            PENDAHULUAN
Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA _SAIFUL MU'MININ Tugas 9


GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA
SAIFUL MU'MININ (109051000166)
    
PENDAHULUAN
Pengertian Globalisasi Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

globalisasi dan dampak komunikasi massa_kharisma utama_tugas ke 10

NAMA : KHARISMA UTAMA
109051000179

Globalisasi dan Dampak Komunikasi Massa
            Seperti diketahui bersama, globalisasi merupakan sebuah fenomena yang sedang dan terus bergerak dalam peradaban manusia sekarang. Hal ini berpengaruh pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi dalam menunjang aktivitas masyarakat sehingga lebih mudah, cepat, serta menghemat waktu. Perkemabangan teknologi yang begitu pesat ini menyebabkan terjadi perubahan sosial baik positif maupun negatif, sehingga masyarakat dihadapkan pada dua pilihan.
            Di satu sisi, masyarakat menerima kehadiran teknologi yang memiliki keuntungan bagi yang menggunakannya. Namun di sisi lain, tak dapat dipungkiri juga kehadiran teknologi mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi kehidupan masyarakat.
           

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA_NYI MAS AYU GALUH_PERTEMUAN KE-10

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA
Globalisasi diambil dari kata global yang berarti universal. Globalisasi adalah proses penyebaran unsure-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak atau media elektronik. Selain definisi diatas, globalisasi juga berarti hilangnya batasan ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi dan informasi. Dan juga suatu peruses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenali batas dunia.[1]

Globalisasi dan Realitas Media_Arif Priyadi_Pertemuan 10

Globalisasi dan Realitas Media
1.      Globalisasi
Menurut Robertson (1992), konsep globalisasi menunjukan pada kita terjadinya pengerutan dunia dan peningkatan kesadaran kita akan dunia, dengan kata lain, meningkatnya koneksi global dan pemahaman kita mengenainya.[1] Konsep globalisasi tersebut dijelaskan lebih rinci oleh Burhan Bungin dengan memakai terminologi dunia global, yaitu Sebuah dunia yang sangat transparan terhadap perkembangan informasi, transportasi, teknologi yang begitu cepat dan begitu besar memengaruhi peradaban umat manusia, sehingga dunia dijuluki sebagai the big village, yaitu sebuah desa yang besar, di mana masyarakatnya saling kenal san saling menyapa satu dengan lainnya.[2]

GLOBALISASI DAN DAMPAK KOMUNIKASI MASSA_Esti Nurhayati9

Esti Nurhayati_109051000003
GLOBALISASI DAN DAMPAK KOMUNIKASI MASSA
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara [1]

Globalisasi dan realitas media Esti Nurhayati TUGAS

Esti Nurhayati_109051000003
Globalisasi dan realitas media
Menurut asal katanya, kata "GLOBALISASI" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak maupun elektronik.[1]

Ada pula yang mengatakan globalisasi yaitu sebagai berikut :
- hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi.
- suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
        

Minggu, 19 Mei 2013

MEDIA SOSIAL_Esti Nurhayati

MEDIA SOSIAL
Esti Nurhayati_109051000003

Media sosial adalah sebuah media online, Dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.[1]
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content".
            

Media elektronik dan media online_Esti Nurhayati_

Esti Nurhayati_109051000003
Media elektronik dan media online
Media elektronik ialah media massa yang dalam menyampaikan informasinya menggunakan jasa listrik.Tanpa adanya listrik media massa ini tidak akan dapat berfungsi. Misalanya TV, Radio dan Telepon. Karena dengan adanya media elektronik telah membawa masyarakat kembali pada situasi era kesukaan yang mana lebih menekankan pada komunikasi lisan (oral).  Media elektronik ini memiliki ciri atau struktur , yaitu berkomunikasi menggunakan lisan,  besrsifat segera dan singkat,  cepat dan terjangkau dalam menyiarkan atau menyampaikan pesannya. [1]

Esti Nurhayati_ Media cetak dan media konvensional 7

Media cetak dan media konvensional
Esti Nurhayati_109051000003

Pengertian media cetak bagi masyarakat masih dipahami secara sempit. Banyak orang yang beranggapan bahwa media cetak sama dengan pengertian surat kabar atau majalah. Padahal jika diurai maknanya secara mendalam media cetak tidak terbatas pada dua jenis media itu saja. Secara harfiah pengertian media cetak bisa diartikan sebagai sebuah media penyampaian informasi yang memiliki manfaat dan terkait dengan kepentingan rakyat banyak, yang disampaikan secara tertulis. Media cetak ini merupakan bagian dari saluran informasi masyarakat di samping media elektronik dan media digital.[1] Media cetak bersifat statis dan mengutamakan pesan- pesan visual. Media ini terdiri dari lembaran kertas dengan sejumlah kata,gambar, atau foto dengan tata warna dan halaman putih

Metodologi Studi Media dan Sistem Sosial Esti Nurhayati TUGAS KE 5

Metodologi Studi Media dan Sistem Sosial
Esti Nurhayati_109051000003

Kata metodologi berasal dari kata Yunani, methodos yang berarti cara, dan logos yang berarti ilmu, sehingga metodologi dapat diartikan dengan suatu disiplin yang berhubungan dengan metode, peraturan, kaedah yang diikuti dalam ilmu pengetahuan. [1]Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, secara singkat metodologi dapat juga diartikan yaitu  sekumpulan peraturan, kegiatan dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu, studi atau analisis teoretis mengenai suatu cara/metode, cabang ilmu logika yang berkaitan dengan prinsip umum pembentukan pengetahuan (knowledge), dan Secara praktis

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA_Yusly Anggriyawan Kelana_Tugas 9

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA

Nama   :  Yusly Anggriyawan Kelana (109051000155)
Kelas   : KPI 6F

A. PENDAHULUAN
Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.[1]
Pada abad ke 21 ini, dunia khususnya Indonesia telah dihadapi dengan suatu era baru yaitu Era Globalisasi. Eraglobalisasi yang berkembang pada saat ini memberikan suatudampak yang sangat menonjol dan juga proses era globalisasiini juga sangat cepat. Era globalisasi ini juga harus di ikutioleh seluruh negara , jika tidak . Maka mereka akan terpurukdan tertindas.salah satu faktor yang berperan penting dalamproses globalisasi ini adalah adalah kemajuan di bidangteknologi yang menghasilkan media yang canggih. Teknologiinformasi dan komunikasi telah menghubungkan manusia diseluru penjuru dunia.

Globaliasi dan Realitas Media_Farwah Assegaf_Tugas 9

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA

Nama   : Farwah Assegaf (109051000146)
Kelas   : KPI 6F

A. PENDAHULUAN
Globalisasi menjadi kata popular yang berkembang dimasyarakat, globalisasi adalah hasil karya menakjubkan dari kemajuan pikiran mahluk yang bernama manusia yang tidak bisa kita pungkiri lagi. Arus globalisasi menerjang seluruh penjuru dunia termasuk juga Indonesia, perkembangan ini beriringan dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi yang memudahkan penyebaran informasi dengan cepat dan luas. perkembangan teknologi ini berimplikasi pada muncul banyaknya media massa di Indonesia baik cetak, elektronik maupun online. Seperti halnya televisi juga mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah maupun kreatifitas konten program yang disuguhkan pada penontonnya.

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA_TUGAS 9 META YUNITA KUSUMA

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA_TUGAS 9
META YUNITA KUSUMA_KPI 6 G
109051000152
1.      Pendahuluan
Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik. Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia. Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar, seperti:

Globalisasi dan Realitas Media Daniella Putri Islamy 9

Nama: Daniella Putri Islamy
Kelas: KPI F/ semester 6

Globalisasi dan Realitas Media
1.      Pendahuluan
Dalam Kamus Bahasa Indonesia, globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia.[1] Muhammad Tholhah dalam bukunya juga menyebutkan bahwa globalisasi pada dasarnya bermula dari awal abad ke-20, pada saat transportasi dan elektronika mulai memperluas dan mempercepat perdagangan antar bangsa. Disamping pertambahan dan percepatan lalu lintas barang dan jasa, berkembang pula secara cepat globalisasi gagasan modern seperti negara, konstitusi, nasionalisme, kapitalisme, demokrasi, sekularisme, juga industri dan perusahaan media massa.[2]

Globalisasi dan Dampak Komunikasi Massa_SitaMawarni Murdiati_tugas ke 10

GLOBALISASI DAN DAMPAK KOMUNIKASI MASSA
SITA MAWARNI MURDIATI 109051000167 KPI 6 G

Pendahuluan                  
          Menurut Selo Soemardjan, globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI. Globalisasi biasnya ditandai dengan berkembangnya sector-sektor terpenting dalam sebuah negara seperti, ekonomi, teknologi, dan lain sebagainya sebagai penanda sudah maju atau berkembangnnya sebuah negara. Di era globalisasi seperti sekarang ini sudah seharusnya berkembang pula teknologi yag digunakan. Hal ini penting karena semakin beratnya persaingan antara negara-negara di dunia[1]

Globalisasi dan Realitas Media_Sita Mawarni Murdiati_tugas ke 9

GLOBALISASI DAN REALITAS MEDIA
SITA MAWARNI MURDIATI 109051000167 KPI 6 G

Pendahuluan
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat[1]

Jumat, 17 Mei 2013

GLOBALISASI ABDU RAHMAN 9


ABDU RAHMAN
1110051000004
GLOBALISASI
Istilah konstruksi social atas realitas (social construction of reality) menjadi terkenal ketika diperkenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Kedua pemikir ini hanya meneruskan apa yang digagas oleh Giambitissta Vico yang kemudian banyak disebut sebagai cikal bakal konstruktivisme. Menurut Hamad (2004: 11-13 ) tentang proses konstruksi realitas,prinsipnya setiap upaya "menceritakan" (konseptualisasi) sebuah peristiwa,keadaan, atau benda tak terkecuali mengenai hal-hal yang berkaitan dengan politik adalah usaha mengkonstruksi realitas. Laporan tentang kegiatan orang berkumpul di sebuah lapangan terbuka guna mendengarkan pidato politik pada musim pemilu,misalnya adalah hasil konstruksi realitas mengenai peristiwa yang lazimnya disebut kampanye pemilu itu. Begitulah setiap hasil laporan adalah hasil konstruksi realitas atas kejadian yang dilaporkan.

media sosial ABDU RAHMAN 8


ABDU RAHMAN
1110051000004
Media Sosial social media
Media sosial adalah sejenis media yang digunakan terus secara talian dengan membolehkan para pengguna dengan mudah untuk menyertai, berkongsi, dan mencipta isi meliputi blog, rangkaian sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, rangkaian sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.[1]
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kumpulan aplikasi berasaskan internet yang membangun atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang membolehkan penciptaan dan pertukaran.[2]

Rabu, 15 Mei 2013

Metodologi Studi Media dan Sistem Sosial_Surya Wiratama_tugas ke-7

Metodologi Studi Media dan Sistem Sosial

Untuk memahami metodologi dalam studi media dan sistem sosial perlu diketahui pengertian masing masing dari komponennya. Metodologi berasal dari bahasa Yunani "metodos" dan "logos". Kata "metodos" terdiri dari dua suku kata yaitu "metha" yang berarti melalui atau melewati dan "hodos" yang berarti jalan atau cara. Metode berarti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. "Logos" artinya ilmu. Metodologi adalah ilmu-ilmu/cara yang digunakan untuk memperoleh kebenaran menggunakan penelusuran dengan tata cara tertentu dalam menemukan kebenaran, tergantung dari realitas yang sedang dikaji.
Banyak orang yang menyamakan istilah antara metode dan metodologi yang padahal memiliki pengertian yang berbeda di antara keduanya. Metodologi dapat diartikan sebagai pengetahuan tentang metode-metode yang dipergunakan dalam penelitian. Sedangkan metode adalah prosedur atau cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu.

Dampak Pencemaran Tanah_M.Imamudin Arya_PMI 6

Nama : M. Imamudin Arya
Nim : 1110054000013

 Pencemaran Tanah adalah semua keadaan dimana polutan masuk kedalam lingkungan tanah sehingga menurunkan kualitas tanah tersebut. Dimana Polutan bisa berupa zat-zat bahan pencemar baik berupa zat kimia, debu, panas, suara, radiasi, dan mikro organisme.

Banyak hal yang bisa menjadi Penyebab Pencemaran Tanah, seperti terjadinya kebocoran limbah kimia dan polutan-polutan yang dihasilkan oleh proses industri, penggunaan pestisida, masuknya air tercemar kedalam lapisan sub-permukaan, merembesnya minyak, zat kimia, atau limbah beradiasi kedalam tanah, sampah, dan lainnya.

Zat-zat yang masuk kedalam tanah tersebut sangat berbahaya, karena cenderung untuk mengendap dan berubah menjadi zat beracun di tanah, yang tentu saja berdampak langsung terhadap kehidupan manusia secara langsung, karena pencemaran tanah mampu membuat pencemaran terhadap air dan udara disekitarnya.


Selasa, 14 Mei 2013

pencemaran lingkungan akibat ulah manusia_Nurul Vivi


Nurul Vivi Aryanti Pulungan
EKOMAN
Dampak Lingkungan Industri Tambang; Bumi Ratatotok Menjanjikan Emas
Dari sisi lingkungan, industri tambang mampu mengubah wajah sebuah bukit menjadi lubang yang sangat besar. Dan contohnya adalah kegiatan penambangan emas PT Newmont Raya (PT NMR) menyisakan lubang dengan ukuran 500 meter x 700 meter (35 hektar) dengan kedalaman 135 meter[1]. Atau seluas 16.500 rumah sangat sederhana (RSS). Dan praktik industry tambang ini menjadi praktik yang sangat mengerikan dengan dampak lingkungan yang luar biasa sehingga merupakan sasaran paling empuk organisasi pemerhati lingkungan. Limbah tambang atau tailing menjadi masalah utama bagi industri pertambangan.
Teluk Buyat merupakan teluk kecil yang terletak di pantai selatan Semenanjung Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia. Secara administratif, teluk ini berada di Kabupaten Minahasa Tenggara. Disekitar teluk ini tinggal sejumlah nelayan.

Dampak Penambangan Pasir Laut Meluas_Viqih Akbar_PMI 6

Nama   : Viqih Akbar
NIM    : 1110054000025

Dampak Penambangan Pasir Laut Meluas
Sebuah potret penambangan pasir laut yang berlebihan di beberapa pantai Indonesia, studi kasus di Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Pendahuluan
Indonesia merupakan negara  kepulauan terbesar di dunia, sehingga Indonesia memiliki banyak pulau, laut dan pantainya salah satunya adalah Pulau Mujan. Pulau itu merupakan daerah operasional kapal nelayan Karangantu, yang menjadi tempat para nelayan menggantungjan hidupnya dari hasil laut.
Pokok Permasalahan
            Penambangan pasir lauat sudah sampai ke Pulau Mujan. Pulau itu merupakan daerah operasional kapal nelayan Karangantu, karena penambangan pasir laut akan merusak kehidupan di bawah laut, sehingga menyebabkan hewan laut, termasuk ikan, hilang dari habitatnya. Bendahara Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Serang ini juga mengatakan bahwa akibat penambangan pasir itu penghasilan nelayan merosot tajam, hingga 80 persen. Setelah adanya penambangan pasir, untuk mendapatkan ikan sebanyak 5 kilo saja nelayan sulit. Hal ini disebabkan, antara lain, karena aktivitas penambangan pasir laut berada hanya 2 kilometer dari bibir ke Pulau Mujan.

Mia Maisyatur R_pencemaran didaerah pesisir pantai Indramayu


Nama               : Mia Maisyatur R
NIM                : 1110054000022
Tugas               : Ekologi Manusia "Pencemaran Pertamina"
A.    Gambaran Umum
Wilayah pesisir Indramayu Jawa Barat dengan panjang garis pantai lebih kurang 113-114 km merupakan salah satu daerah pantai utara Jawa Barat yang sangat strategis dan berkembang dalam aktivitasnya sebagai daerah penyangga kawasan industri yang mempunyai sumberdaya alam dan jalur infrastruktur transportasi  utama Cirebon ke Jakarta. Wilayah ini sebagai kawasan pantai dengan panorama indah dan menarik serta sumber biota laut yang melimpah mempunyai kegiatan ekonomi yang cukup tinggi.
Selain itu-pun didaerah pesisir tersebut terdapat hutan mangrove. Kawasan hutan mangrove adalah salah satu kawasan pantai yang sangat unik, karena keberadaan ekosistem ini pada daerah muara sungai atau pada kawasan estuary.  Mangrove hanya menyebar pada kawasan tropis sampai subtropics dengan kekhasan tumbuhan dan hewan yang hidup disana.  Keunikan ini tidak terdapat pada kawasan lain, karena sebagian besar tumbuhan dan hewan yang hidup dan berasosiasi di sana adalah tumbuhan khas perairan estuary yang mampu beradaptasi pada kisaran salinitas yang cukup luas.

Pencemaran Limbah Padat, Cair dan Gas_Muhammad Iqbal_PMI6


Penyebab dan Dampak Pencemaran Limbah Padat, Cair dan Gas dari Industri dan Rumah Tangga
Diawali dari sebuah pertanyaan, apakah permasalahan sosial akan terhapuskan didalam dinamika kehidupan masyarakat dan metode apa yang mampu menghapuskan permasalahan tersebut?, permasalahan lingkungan sebagai contohnya, disini saya akan mencoba untuk langsung menjawab kepada poin pentingnya.
Minggu lalu didalam diskusi bersama dosen saya, saya mencoba untuk menjelaskan sebarapa besar dampak dari pertumbuhan penduduk yang berakibat pada kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan ternyata tidak hanya terbatas pada sebarapa tinggi angka kelahiran hidup, akan tetapi sejauh apa bumi mampu memperbaiki dirinya dari limbah-limbah hasil produksi manusia, semakin banyak limbah buangan hasil produksi manusia semakin rendah pula daya dukung bumi untuk memperbaiki dirinya.
Benda maupun barang sisa dari proses produksi yang tak terpakai dan terbuang dapat menjadi sebuah limbah dan apabil limbah ini tidak dilakukan pengolahan secara benar dapat menjadi penyebab utama dalam pencemaran lingkungan. Ada berbagai kemungkinan yang dapat menjadi penyebab timbulnya pencemaran limbah itu bisa karena kelengahan kita, suatu misal terjadinya kebocoran pipa pada saluran air kotor menuju bak penampungan atau septic tank yang tanpa sepengetahuan kita menyebabkan sumber air bersih dalam tanah ikut tercemar karenanya. Kemungkinan yang terparah bila semuanya disebabkan karena adanya unsur kesengajaan dari pihak yang tak bertanggungjawab. Bisa jadi karena alasan – alasan tertentu seperti kecilnya kesadaran diri akan menjaga lingkungan menyebabkan sebagian pihak merasa tak apa dan bukan hal yang besar bila limbah tersebut dibiarkan atau dibuang ke tempat yang salah.

tugas pencemaran lingkungan masyarakat_umu salamah_pencemaran lingkungan pada limbah rumah tangga

Nama              : Umu Salamah (1110054000016)
Tema              : Penceramaran Lingkungan Pada Limbah Rumah Tangga

BAB I
PENDAHULUAN

Kehidupan masyarakat yang semakin modern dan produktif mendorong timbulnya limbah tidak terelakkan lagi. Tindakan pabrik-pabrik yang seenaknya membuang hasil limbahnya ke sungai juga semakin memperparah keadaan, ditambah lagi warga juga berbondong buang sampah ke sungai yang semua itu merupakan limbah. Pengelolaan limbah di Indonesia yang masih buruk semakin memperbesar resiko pencemaran dan polusi di negara kita ini, kita berharap pemerintah dan masyarakat mampu menangani masalah yang semakin hari semakin memprihatinkan. Limbah adalah sisa hasil produksi/ usaha aktivitas manusia yang tidak bermanfaat dan tidak bernilai ekonomi serta dapat mencemari lingkungan/ menimbulkan dampak negative.[1]
Pengelolaan lingkungan hidup merupakan kewajiban bersama berbagai pihak baik pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat luas. Hal ini menjadi lebih penting lagi mengingat Indonesia sebagai negara yang perkembangan industrinya cukup tinggi dan saat ini dapat dikategorikan sebagai negara semi industri. Sebagaimana lazimnya negara yang masih berstatus semi industri, target yang lebih diutamakan adalah peningkatan pertumbuhan output, sementara perhatian terhadap eksternalitas negatif dari pertumbuhan industri tersebut sangat kurang. Beberapa kasus pencemaran terhadap lingkungan telah menjadi topik hangat di berbagai media masa, misalnya pencemaran Teluk Buyat di Sulawesi Utara yang berdampak terhadap timbulnya bermacam penyakit yang menyerang penduduk yang tinggal di sekitar teluk tersebut.

Senin, 13 Mei 2013

Annisa fathonah _ limbah sampah plastik dan daur ulang


Bab I
Pendahuluan
Latar Belakang
Nama plastik mewakili ribuan bahan yang berbeda sifat fisis, mekanis, dan kimia. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yakni plastik yang bersifat thermoplastic dan yang bersifat thermoset. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain, sedangkan jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. Plastik yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah dalam bentuk thermoplastic.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastik terus meningkat. Data BPS tahun 1999 menunjukkan bahwa volume perdagangan plastik impor Indonesia, terutama polipropilena (PP) pada tahun 1995 sebesar 136.122,7 ton sedangkan pada tahun 1999 sebesar 182.523,6 ton, sehingga dalam kurun waktu tersebut terjadi peningkatan sebesar 34,15%. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya. Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. Menurut Hartono (1998) komposisi sampah atau limbah plastik yang dibuang oleh setiap rumah tangga adalah 9,3% dari total sampah rumah tangga. Di Jabotabek rata-rata setiap pabrik menghasilkan satu ton limbah plastik setiap minggunya. Jumlah tersebut akan terus bertambah, disebabkan sifat-sifat yang dimiliki plastik, antara lain tidak dapat membusuk, tidak terurai secara alami, tidak dapat menyerap air, maupun tidak dapat berkarat, dan pada akhirnya  menjadi masalah bagi lingkungan. (YBP, 1986).

Globalisasi dan Realitas Media_Nurul Rizki Salam_109051000154_Tugas 9

Globalisasi dan Realitas Media_Nurul Rizki Salam_109051000154_Tugas 9
A.    Pendahuluan
Dunia kini telah berkembang demikian cepatnya. Kemajuan ini juga diikuti dengan perkembangan teknologi dan komunikasi. Menurut para ahli menyebut perkembangan teknologi komunikasi sebagai gejala ini suatu revolusi.  Revolusi ini bisa terjadi karena salah satu faktor penyebabnya adalah globalisasi, yang telah menjadi isu sentral di dunia. Globalisasi yang mulai intens didiskusikan dan banyak pihak dianggap sebagai fenomena baru yang dicirikan oleh penyusutan ruang dan waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mencerminkan peningkatan interkoneksi dan interdependensi segala bidang di semua wilayah di dunia.
Melihat begitu besarnya pengaruh globalisasi terhadap berbagai bidang kehidupan di dunia, membuat menarik apa saja yang turut berperan dalam proses globalisasi tersebut. Para ahli menganalisis bahwa Integrasi, interkoneksi, dan bahkan interdependensi yang terjadi dalam proses globalisasi tersebut tidak dapat dilepaskan peran media dan teknologi komunikasi yang beroperasi lintas batas negara bangsa. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa tanpa adanya teknologi komunikasi, maka tidak ada pasar-pasar global sebagaimana adanya sekarang.

Globalisasi dan Realitas Media / Nur Oktaviani_Tugas 9


Pendahuluan
Saat ini memang kehidupan manusia sudah sangat melekat dengan internet. Segala sesuatu dapat dengan mudah diperoleh melalui internet. Menjalin hubungan dengan orang lain yang jaraknya sangat jauhpun sudah mampu dilakukan oleh kita hanya dengan alat komunikasi yang sederhana namun sangat canggih. Kita ketahui bersama saat ini sudah banyak bermunculan smartphone yang mamudahkan kita untuk melakukan komunikasi dengan orang lain. Prosesnya mudah tanpa harus mengeluarkan biaya dan tenaga yang banyak.
Menurut Selo Soemardjan, globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI. Globalisasi biasnya ditandai dengan berkembangnya sector-sektor terpenting dalam sebuah negara seperti, ekonomi, teknologi, dan lain sebagainya sebagai penanda sudah maju atau berkembangnnya sebuah negara. Di era globalisasi seperti sekarang ini sudah seharusnya berkembang pula teknologi yag digunakan. Hal ini penting karena semakin beratnya persaingan antara negara-negara di dunia.

Tugas 8; Media Sosial (social Media) dll (Struktur, Sistem, dan Dampak) / Nur Oktaviani (109051000126)

Pendahuluan
Saat ini sudah semakin canggih alat komunikasi begitu juga dengan sarana atau alat komunikasi. Kegiatan mengobrol atau sharing sudah tidak harus dilakukan dengan tatap muka. Hal ini karena sudah semakin maraknya social media dan jejaring social lainnya. Selain itu social media juga padat memudahkan kita dalam mempromosikan sesuatu atau mengiklankan sesuatu dengan mudah. Keberadaan social media sudah menjadi trand dikalangan masyarakat.
Namun keberadaan social media ini sudah tentu ada sisi posif dan negatifnya, karena itu kita sebagai penggunanya harus  jeli dan mampu memilah kegiatan-kegiatan yang terjadi didalamnya. Selain fungsinya yang mampu member kemudahan, social media juga dapat dijadikan sarana bagi seseorang untuk melakukan tindak kejahatan. Interaksi yang terjadi dalam social media sifatnya dua arah atau adanya kegiatan timbale balik antar komunikator dengan komunikan. Jadi, dalam social media setiap individu atau kelompok mampu mengemukakan pendapatnya pada sebuah topic atau permaslahan yang sedang dibahas.
 
Metode Studi
            Dalam penulisan paper ini, penulis menggunakan metode studi pustaka. Dalam pengerjaannya, penulis mencari dan mendapatkan sumber informasi dari sumber lain yang berhubungan dengan tema yang sedang dibahas.
 
Analisis
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.[1] "Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga". Istilah ini diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.[2]
Dengan seiring berkembangnya alat komunikasi maka semakin pesat juga pertumbuhan social media dalam kehidupan umat manusia saat ini. Setiap orang mampu menghabiskan waktu berjam-jam jika sedang melakukan kegiatan komunikasi pada social media. Hal ini karena setiap orang saat ini seperti memiliki media sendiri. Apapun yang dibutuhkan dapat diakses dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Social media juga mampu membangun sebuah hubungan dengan orang lain dengan jarak yang jauh, sehingga seperti tidak ada lagi jarak ruang dan waktu. Adapun kelebihan yang media sosial miliki dibandingkan dengan media konvensional, antara lain :[3]
  • Kesederhanaan
Dalam sebuah produksi media konvensional dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi dan keterampilan marketing yang unggul. Sedangkan media sosial sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang tanpa dasar TI pun dapat mengaksesnya, yang dibutuhkan hanyalah komputer dan koneksi internet.
  • Membangun Hubungan
Sosial media menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk berinteraksi dengan  pelanggan dan membangun hubungan. Perusahaan mendapatkan sebuah feedback langsung, ide, pengujian dan mengelola layanan pelanggan dengan cepat. Tidak dengan media tradisional yang tidak dapat melakukan hal tersebut, media tradisional hanya melakukan komunikasi satu arah.
  • Jangkauan Global
Media tradisional dapat menjangkau secara global tetapi tentu saja dengan biaya sangat mahal dan memakan waktu. Melalui media sosial, bisnis dapat mengkomunikasikan informasi dalam sekejap, terlepas dari lokasi geografis. Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan pesan ke lebih banyak pengguna.
  • Terukur
Dengan sistemtracking yang mudah, pengiriman pesan dapat terukur, sehingga perusahaan langsung dapat mengetahui efektifitas promosi. Tidak demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu yang lama.
Melihat antusiasme para pengguna internet terhadap situs media sosial, tentu saja situs media sosial ini akan menimbulkan dampak positif dan negatif secara bersamaan kepada para penggunanya. Berikut ini beberapa dampak positif dan negatif dari media sosial :[4]
Dampak Positif
  • Memperluas pergaulan, karena mudah berinteraksi dengan orang-orang dari seluruh dunia.
  • Dapat digunakan sebagai media promosi yang efektif dalam bisnis.
  • Penyebaran informasi dapat dimaksimalkan.
Dampak Negatif
  • Dapat menyebabkan kecanduan situs media sosial, hal ini membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Akibat tindak mengisolasikan diri ini adalah  dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respon kekebalan, level hormon tidak stabil dan merusak performa mental.
  • Seseorang yang menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar computer cenderung jarang berolahraga sehingga dapat mengakibatkan kondisi fisik yang menurun, bahkan obesitas.
  • Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
  • Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap harinya.
Adanya social meda dan jejarik soaisla juga mampu membuat seseorang sibuk dengan dunianya sendiri, mengisolasi dirinya dari lingkungan sekitar, dan kurang peka terhadap kejadian disekitar lingkungannya. Oleh karena itu diperlukan suatu cara untuk mengatasi kecanduan media sosial ini seperti dengan membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs media sosial. Kita juga perlu belajar menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang kecanduan media sosial. Para pengguna situs media sosial ini tidak harus berhenti total, namun hanya perlu lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.
 
 


[1] http://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/06/11/pengertian-media-sosial-peran-serta-fungsinya/
[2] http://wibawaadiputra.wordpress.com/2013/01/27/media-sosial-jejaring-sosial-social-media-social-network/
[3] http://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/06/11/pengertian-media-sosial-peran-serta-fungsinya/
[4] http://pandusantoso.com/dampak-positif-dan-negatif-dari-media-sosial/

Cari Blog Ini