Senin, 26 November 2012

Fahmi, KPI 1 E - Tugas penelitian ke pondok pesantren

SISTEM PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN
Nama   : Fahmi
Nim     : 1112051000129
Kelas   : KPI 1 E
a)      Latar belakang
Di Indonesia memiliki banyak jenis lembaga-lembaga dalam pendidikan. Dari sekolah umum sampai yang berbasis asrama. Pondok pesantren adalah salah satunya yang merupakan sekolah berasrama khususnya bagi pemeluk agama Islam. Pesantren yang sejarah awalnya bercerita ada seorang anak yang ingin belajar dan mendalami agama islam kepada seorang kyai, lalu kemudian semakin hari semakin banyak orang yang ingin belajar. Pada saat itulah sang kyai berinisiatif untuk membangun gubug atau rumah kecil yang digunakan untuk menampung santri yang semakin banyak. Karena semakin banyak santri maka semakin banyak pula gubug atau rumah kecil yang didirikan, lalu santri-santri mempopulerkan pondok pesantren ini sehingga terkenal kemana-mana.
Berdasarkan catatan yang ada, pendidikan agama islam di Indonesia telah ada sejak tahun 1596. Yang kemudian dikenal dengan nama pondok pesantren. Biasanya pondok pesantren itu dipimpin oleh seorang kyai. Tujuan para santri dipisahkan dengan orang tua serta keluargaya adalah agar mereka dapat hidup mandiri sekaligus untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan hubungan dengan Tuhan.
 
b)     Pertanyaan pokok
 
1.      Bagaimanakah cara pesantren dalam mendidik para santri yang awalnya manja, nakal, dan tidak taat beragama menjadi orang yang lebih baik?
 
c)      Metode penelitian
Metode penelitiaan          : Kualitatif
Waktu                              : Kamis, 22 november 2012
Tempat                             : Pondok pesanter Al Washilah
 
d)     Gambaran tokoh
Narasumber : H. Muhammad Sahidi Rahman, Ma. yaitu lurah pondok pesantren Al Washilah.
 
e)      Analisis
      Pondok pesantren Al Washilah adalah salah satu pondok pesantren modern yang ada di Jakarta. Pondok pesantren ini  berdiri sejak tahun 1988 yang beralamatkan di jalan Kampung Baru no. 20, kelurahan Kembangan Utara, kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Pondok pesantran Al Washilah didirikan oleh DR. KH. Ahmad Dasuki Adnan SH. MA. yang pada mula nya hanya bergerak di bidang informal seperti majelis ta'lim, kuliah ramadhan, festival kosidah, serta kegiatan keislaman lainnya. Seiring berkembangnya zaman, tepatnya pada tahun 1989 dibukalah sekolah-sekolah formal dengan jenjang TK, TPA, MTS, SLTP,SMK sampai peguruan tinggiSaat ini Yayasan Pondok pesantren Al Washilah ini dipimpin oleh anaknya yang ke 3, yaitu Bpk. H. Moh. Hasyim Adnan, ST . dan Pengasuh pondok pesantrennya Nyai Hj. Siti Fuaedah (istri KH. Ahmad Dasuki Adnan).
     Pada dasarnya, pesantren ini tidak menghilangkan unsur agama yang kuat di dalam sistem belajar mengajarnya. Karena sebagian besar aktifitas yang ada di dalam pesantren tersebut lebih condong kepada keagamaannya. Meskipun pesantren ini memiliki dua kurikulum, kurikulum  pendidikan nasional dan kurikulum pendidikan agama. Namun, kurikulum pendidikan agama tetap di prioritaskan di dalam kegiatan-kegiatannya serta belajar mengajarnya. Karena memang tujuan awal pendiri pondok pesantren ini demikian. Tidak meninggalkan aspek kesalafiannya meskipun ia pondok pesantren yang berbasis modern.
Walaupun pesantren ini masih terbilang pesantren yang masih seumur jagung karena belum bisa menyaingi pesantren-pesantren yang sudah di kenal oleh masyarakat banyak. Namun, sudah banyak prestasi-prestasi yang di raih oleh pesantren ini, yaitu meraih juara dalam berbagai kegiatan serta berbagai event bertaraf daerah, provinsi maupun tingkat nasional.
 
      Pendidikan yang ditekankan khususnya pada bidang fiqh, karena sangat berguna untuk kehidupan bermasyarakat. Dan peraturan-peraturannya pun dibentuk dengan sistem modern sehingga sistem pendidikan pondok dengan sekolah saling berkesinambungan. Jumlah santri disini sekitar 270 orang santri. Untuk membentuk santri-santri yang sholeh, kreatif serta mandiri pesantren ini menerapkan sistem dengan tidak terlalu menekan santri itu secara intens. Cara-cara yang digunakan dengan dirutinkannya estrakulikuler, pengajian bulanan yang tidak hanya diikutin oleh warga pondok pensantren tetapi di ikuti juga oleh masyarakat sekitar pondok pesantren, sekolah diniyah, dan kerja bakti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini