Senin, 03 Desember 2012

Laporan 6 Tokoh 2, Agama dalam Kehidupan Sosial, KPI 1 E

Sastra Sebuah Interaksi Lewat Seni
Nama   : Syifa Maulidina
NIM     : 1112051000150
I.                         Latar belakang
Sastra adalah sebuah kumpulan yang berisikan sebuah ungkapan dan tulisan seni, dungis sastra tak lain ada;ah sebuah jeritan hati dan kegundahan seorang penyair akan segala hal, hal ini sering di lakukan di sanggar sastra dan perkumpulan seni seperti di taman simael marzuki dan kelompok teater koma, mereka semua bertujuan bagaimana sesungguhnya sebuah sastra dapat mewakili persaan meerka dalam berbagai kondisi.
            Di pada saat ini kodifikasi sastra tak hanya mencakup bagaimana melantunkan sebuah alunar suara maupu gerak tapi lebih ditonjolkan bagaiman makna itu sampai pada para penikmat seni itu sendiri, hal ini sangat menarik mengingat akan dlam nya sebuag sastra itu sendiri apa pengaruhnya bagi para pendengar seberapa jauh mereka memahami sebuah dialek seni.
II.                   Pertanyaan pokok
   Bagaimana interaksi yang di bangun dalam menyampaikan pesan sastra?
 
III.                      Metode penelitian
Metode penelitiaan          : kualitatif, metode ini digunakan  dalam rangka mengetahui sejauh mana sastra itu berpengaruh bagi kalangan pendengar dan bisa tertanam kuat dalam kelompok.
Waktu                              : 1 november 2012 , jam 07:00-10:30
Tempat                             : TAMAN ISMAEL MARZUKI
                                          Jl. Cikini Raya no: 73 (jalan kali pasir)
                                          Jakarta pusat 10333
 
IV.                      Gambaran tokoh
Narasumber Jamal D. Rahman beliau adalah penyair dan alumnus ponpes al-amien sumenep Madura dan sekarang menggeluti sebagai ketua redaksi majalah seni HORISON yang sangat familiar dalam kesastraan tentunya, dari segi akdemis beliau juga alumni IAIN SYARIF HIFAYATULLAH JAKARTA, peran dalam dunia ke sastraan amat vital di samping beliau juga penyair beliau juga seorang tokoh budayawan dan telah banyak mengisi berbagai seminar dan juga aktif dalam berbagai kegiatan lain yaitu esaispenulis opini dan kritik sastra.
V.                         Analisis
Sastra merupakan hal yang sulit untuk dipahami yang terkadang perlu sebuah penelaahan dan terkadang harus masuk kedalamnya jika ingin mengetahui secara mendalam tapi berdasarkan esesnsi yang ada dalam sastra sebenarnya hanya berkisah pada kesdulitan dialektika bahasanya namun maknak jika ditelaah.
            Walaupun sampai saat ini penikmat seni masih minoritas karena pada dasarnya seni sastra bukan lah hal yang praktis dan prtlu pemahaman dan perenungan sehinnga apapun yang mendasri sastrra itu sendiri itulah yang sebenarnya yang di maksud sastra.
            Dalam membangun sebuah interaksi kelompok maupun umum sastra haruslah lunak dalam pemahamannya sehingga terkadang orang yang di luar sastra akan merasa sangat sulit mengerti apa dan maksud disini, dan kebanyakan yang berkecimpung dalam kesastraan banyak dari kalangan teater dan sanggar seni lain, dan sekarang Indonesia mulai diperhitungkan karya sastranya baik level asia tengara maupun dunia, hubungan dalam kelopok dibangun terlebih dahulu sebagai bahan untuk pengenalan dan diwajibkan dala setiap individu bias memahami dan merenungkan diri sendiri hal ini sebenarnya yang dikatakan sulit bagi  orang yang di luar kalangan sastrawan padahal disisi lain  unsur sebenarnya diserap dari kaidah masyarakat sediri namun juga tak dipungkiri juga ada hal yang dari luar seperti penyaduran kisah yang di tuangkan leat puisi dan pementasan dalam bentuk teater.
            Agar hubungan tetap harmonis maka dijadikan tempat majalah HORISON sebagai wadah untuk menampung hasil karya anak bangsa ytang memberikan perhatian terhadap sastra itu sendiri sehinga hasil karya mereka tak merasa terbuang dan ada nilai tersendiri serta hasil ini kan lebih memperkuat sisi hubungan antara penyair satu dengan yang lainnya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini