Selasa, 15 September 2015

Lisa Gustina-11150510000164-Jurnal 1B-Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial-Tugas1

Nama : Lisa Gustina
NIM : 11150510000164
Kelas : Jurnalistik 1/B
 
A.    Definisi komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial
            Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko, kegemaran dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti "kesamaan", kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti "sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak".
Menurut Crow dan Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:
1.      Berdasarkan Lokasi atau Tempa
Wilayah atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis. Dan saling mengenal satu sama lain sehingga tercipta interaksi dan memberikan konstribusi bagi lingkungannya.
2.      Berdasarkan Minat
Sekelompok orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, hobi maupun berdasarkan kelainan seksual. Komunitas berdasarkan minat memiliki jumlah terbesar karena melingkupi berbagai aspek, contoh komunitas pecinta animasi dapat berpartisipasi diberbagai kegiatan yang berkaitan dengan animasi, seperti menggambar, mengkoleksi action figure maupun film.
3.      Berdasarkan Komuni
Komuni dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.
  
Organisasi (yunani - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial , organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu , terutama sosiologi , ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi, perilaku organisasi atau analisis organisasi. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat di sekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran
                Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat . Kelompok juga dapat memengaruhi perilaku para anggotanya
       
Menurut Robert Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:
  • Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
  • Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompk yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.
  • Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.
  • Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh: Negara, sekolah
B.     Perbedaan dan Persamaan Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial
 
Perbedaan
Perbedaan Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial ialah sebagai berikut; Komunitas adalah sekumpulan orang yang memiliki sesamaan kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan,risiko, kegemaran, dan kondisi yang serupa. Dan bersifat informal cenderung bebas tidak mempunyai tujuan yang jelas dan sekedar untuk mengekspresika jiwa. Organisasi yaitu tempat atau wadah bagi orang-orang berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana,terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya, prasarana, data. Yang bersifat formal serta bernaungan dengan hukum. Kelompok Sosial Suatu kumpulan atau himpunan yang berkumpul dengan tetap dan teratur karena ada hubungan timbal balik dan saling mempegaruhi untuk mencapai tujuan bersama. Kelompok sosial biasanya
Persamaan
Persamaan Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial yaitu suatu tempat atau wadah yang sama-sama mengumpulkan individu dan melibatkan individu-individu lainnya yang menjadi tujuan masing-masing yang mendiskusikan suatu tujuan. Jadi abtar ketiga itu saling mempunyai hubungan yang signifikan karena tidak bisa hanya individu saja yang terlibat dalam bersosialisasi. Manusia sebagai makhluk sosial pastinya akan terlibat dalam tiga cakupan tersebut 
C.    Contoh Komunitas, Organisasi, dan Kelompok Sosial dalam kehidupan sehari-hari
Contoh komunitas:
Dapat terbagi menjadi beberapa contoh:
1.      Komunitas Stand up comedy Indo Jakarta Barat, suatu komunitas yang berkumpul untuk menyalurkan hobi mereka dengan cara menguji kelucuan atau kemampuan mereka dalam stand up.
2.      Komunitas Pencinta animasi jepang, komunitas yang berpartipasi di berbagai kegiatan yang berkaitan dengan animasi seperti mengambar, mengoleksi action fiqure, maupun film.
3.      Komunitas fansclub, komunitas yang menyukai atau mengidolakan seorang  artis yang sama karena kelebihan idola itu sendiri.
4.      Komunitas pencinta alam, komunitas yang memilki hobi yang sama dan bertujuan untuk melestarikan alam yang biasanya terdapat di universitas atau lainnya.
5.      Komunitas  Pecinta  basket
6.      Komitas
Contoh organisasi
Dapat terbagi menjadi beberapa contoh
1.      Organisasi kepemudaan seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Karang Taruna, KNPI, dan Remaja Mesjid.
2.      Organisasi di lingkungan masyarakat seperti RT (Rukun Tetangga) struktur organisasinya terdiri dari ketua RT, wakil, sekertaris, bendahara, dan seksi-seksi; RW (Rukun Warga) struktur organisasinya sama dengan RT, bisa di perluas;dan Organisasi Pengajian.
3.      Organisasi sosial kemasyarakatan seperti Kerukunan keluarga, Arisan, Paguyuban Mayarakat Perantauan dan sebagainya.
4.      Organisasi dalam kehidupan sehari- hari seperti keluarga, koperasi, PKK, kelompok tani, Baperdes, LP3M, sekolahan, Bank.
Contoh kelompok sosial
Dapat terbagi menjadi beberapa contoh
1.      kelompok anak-anak usia 10-15 tahun di sekolah dasar
2.      Kelompok pertemuan kerabat atau teman
3.      Kelompok sosial peduli seperti bansos
4.      Paguyuban
5.      Kelompok belajar
6.      Kelompok Ronda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini