Rabu, 12 Desember 2012

Laporan ke 3_Kelompok sosial dan kehidupan masyarakat_BILL TESYAR NURSALLAM_KPI 1 D 2012

PERUBAHAN SOSIAL : STUDI KASUS PERKUMPULAN IBU-IBU PENGAJIAN DAERAH KEDAUNG

 

NAMA  : Bill Tesyar Nursallam

NIM       : 1112051000119

 

I.         Latar Belakang

 

Perubahan-perubahan hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang sempat meneliti susunan dan kehidupan suatu masyarakat pada suatu waktu dan membandingkannya dengan susunan dan kehidupan masyarakat tersebut pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan masyarakat dapat mengenai nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, pola-pola prilaku organisasi, sususnan kelembagaan masyarakat, kekuasaan dan wewenang, interaksi sosial dan sebagainya.


Menurut william F. Ogburn, perubahan sosial mencakup unsur-unsur kebudayaan, baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. Menurut John Luwis Gillin dan John Philip Gillin dalam bukunya Cultural Antropology, perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang diterima, yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi goegrafis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi atau penemuan baru dalam masyarakat tersebut. Sedangkan menurut Selo Soemardjan, perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi system sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola-pola perkelakuan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

 

II.         Pertanyaan Pokok Penelitian

Bagaimana pola hubungan pengajar dengan ibu-ibu pengajian?

 

III.         Metode Penelitian

             Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif. Karena metode ini menggunakan tekhink wawancara.

 

Waktu      : 10 Desember 2012

 

Pukul       : 14.30-16.00

 

Tempat     : Kediaman Bapak Sulaiman selaku pengajar

                      Jl. Aria Putra No. 45

 

IV.         Gambaran Tokoh

 

         Bapak Sulaiman adalah ketua rt setempat yang  juga mmendirikan perkumpulan ibu-ibu pengajian diwilayah tersebut. Ia merupakan ketua rt yang sangat penuh tanggung jawab dan bisa membuat perubahan yang terjadi dikalangan warganya dan salah satunya adalah dengan mendirikan perkumpulan ibu-ibu pengajian.

 

V.         Analisis

 

         Perkumpulan ibu-ibu pengajian ini didirikan oleh Bapak Sulaiman selaku ketua rt. Awalnya ia dan istrinya ingin mengadakan suatu kegiatan positif dan pada akhirnya diadakan suatu kegiatan perkumpulan ibu-ibu pengajian. Karena bapak-bapak didaerah tersebut sibuk jadi untuk sementara ini baru diadakan pengajian untuk ibu-ibu saja.

 

         Perkumpulan ibu-ibu pengajian ini dilakukan setiap malam jum'at dikediaman Bapak Sulaiman. Tidak hanya dikediaman Bapak Sulaiman saja, tetapi terkadang juga dikediaman salah satu anggota pengajian tersebut. Pengajian ini gratis dan tidak dipungut biaya oleh Bapak Sulaiman. Dengan adanya perkumpulan ibu-ibu pengajian ini menandakan terjadinya perubahan sosial. Biasanya ibu-ibu yang jarang keluar bisa bertemu dalam satu perkumpulan. Selain itu, manfaat dari perkumpulan tersebut bisa mempererat tali persaudaraan antar sesame warga, bisa menambah ilmu pengetahuan untuk ibu-ibu yang mengikuti pengajian tersebut, dan bisa menambah akhlak juga pahala dari adanya pengajian tersebut.

 

         Bapak Sulaiman sangat berpengaruh besar dalam pelaksanaan kegiatan perkumpulan ibu-ibu pengajian. Ia bisa melakukan perubahan sosial di kalangan warganya dengan perubahan sosial yang positif.

 

Daftar Pustaka

 

Narasumber : Bapak Sulaiman, ketua rt dan pendiri perkumpulan ibu-ibu pengajian kedaung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini