Senin, 12 Mei 2014

M Nurman N _ Tugas 7 _ PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERGAULAN ANAK

TUGAS STUDI LAPANGAN
PENGANTAR SOSIOLOGI
 
"PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERGAULAN ANAK"
 
TOR 1
 
·         Latar Belakang
 
-          Mengapa penting untuk diteliti
"Karena tingginya angka kuper atau kurang pergaulan anak di INDONESIA sangatlah tinggi, apalagi terfokus pada yang melalukan adalah anak-anak yang seharusnya tidak melakukan hal yang seperti itu. Angka pendidikan yang rendah menjadi sorotan utama pada pengaruh terjadinya kurang pergaulan pada usia dini. Terfokus pada media sosial yang membuat karut marut sistem pendidikan INDONESIA yang tidak diindahkan oleh anak-anak atau generasi bangsa yang lebih mementingkan media sosial dalam bentuk apapun. Seperti game dan lain sebagainya. Oleh karena itu pokok bahasan pengaruh media sosial terhadap pergaulan anak ini penting sekali untuk dibahas, karena memepertimbangkan banyaknya faktor media sosial yang mempengaruhi tingkat pergaulan anak yang hanya di dunia maya dan tidak di dunia nyata"
-          Asumsi
"Banyak anak-anak yang kurang dan lebih memilih menyendiri disebabkan oleh faktor media sosial yang lebih mendominasi"
  • Teori yang digunakan
Teori yang digunakan pada observasi ini adalah teori dari Emile Durkheim, karena subjek yang diteliti adalah kelompok anak-anak yang dipakai adalah observasi, serta output yang dihasilkan adalah narasi atau sebuah penjelasan dari penemuan-penemuan observasi yang telah dilakukan.
·         Metode yang digunakan
 
-          Kualitatif (Bagaimana)
Metode yang digunakan dalam observasi ini adalah metode kualitatif atau lebih menitikberatkan kepada bagaimana hal itu bisa terjadi sekaligus bagaimana cara mengatasinya. Agar observasi ini berguna untuk mengungkap apa penyebab permasalahan ini terjadi dan memberi kejelasan cara mengatasinya, sehingga menjadi satu kesatuan hasil observasi yang baik dan bermanfaat bagi khalayak umum.
 
·         Pertanyaan
 
-          Penelitian
^ Bagaimana hal itu bisa terjadi?
^ Bagaimana cara mengatasi hal tersebut?
 
1.      Karena menurut mereka bergaul di dunia maya lebih mengasyikkan dan menyenangkan, selain didukung oleh fitur-fitur yang menggiurkan seperti game online dan lain sebagainya. Serta tidak menyenangkanya lagi suasana di dunia nyata dalam hal bergaul dengan teman sebaya di lingkungan sekitar.
 
2.      Yaitu dengan atau melalui kesadaran bersama antara pihak yang terdekat dengan anak yaitu keluarga atau lebih khususnya orangtua dan orang-orang di lingkungan sekitar anak yang ikut jugaa mendorong anak bisa ikut bersama-sama bersosialisasi atau bergaul dengan teman sebaya ataupun orang yang diatasnya. Sehingga akan terjalinya simpati dan empati anak untuk memilih bergaul di dunia nyata sehingga anak tidak menjadi kuper atau kurang pergaulan dan tidak menjadi pribadi yang menyendiri atau pasif. Serta adanya filtrasi atau batasan akan ketergantungan anak untuk memakai media sosial yang akan menjadi penghambatnya untuk bersosialaisasi atau bergaul di masyarakat khalayak umum.
 
-          Lapangan
^ Siapa saja yang terlibat dan harus bertanggungjawab terhadap hal itu?
^ Kapan hal itu mulai terjadi?
   ^ Apa yang menjadi penyebab banyaknya anak yang masih tetap memilih media      sosial untuk sarana pergaulan.
 
1.      Adalah seluruh elemen-elemen yang terkait didalam maupun diluar lingkungan anak tersebut. Dengan dorongan-dorongan yang positif anak akan tidak lebih memilih untuk bermain di dunia maya. Maka adanya tanggungjawab bersama dalam menyikapi dan ikut andil dalam merubah tingkah laku anak dalam bergaul atau bersosialisasi di masyarakat.
2.      Setiap saat atau saat anak mulai dikenalkan mana yang seharusnya diutamakan. Ataukah bergaul di dunia maya atau dalam hal ini media sosial ataupun di dunia nyata di dalam masyarakat.
3.      Penyebabnya adalah pengenalan orangtua atau orang terdekat yang lebih mendominasi anak di usia dini untuk memakai media sosial dan tidak diajarkan untuk bergaul atau bersosialisasi di masyarakat.
 
·         Kesimpulan
Ø  Dari hasil observasi diatas bisa kita simpulkan, bahwa Faktor penyebab terjadinya pengaruh media sosial terhadap anak adalah pengenalan orangtua atau orang terdekat yang lebih mendominasi anak di usia dini untuk memakai media sosial dan tidak diajarkan untuk bergaul atau bersosialisasi di masyarakat. Maka perlu adanya kesadaran bagi orangtua maupun orang terdekat yang membantu putra-putrinya untuk lebih dikenalkan pada pergaulan dan sosialisasi di dunia nyata atau di masyarakat khalayak. Agak anak tidak lagi menjadi pasif, pendiam dan menyendiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari di lingkungan sekitar atau di masyarakat.
 
 
 
Profil Narasumber :
 
1.       
·         Nama               : Yulia Ningsih
·         Umur               : 11 Tahun      
·         Status              : Pelajar kelas 5 SD
 
2.       
·         Nama               : Adinda Juliani 
·         Umur               : 7 Tahun        
·         Status              : Pelajar kelas 1 SD
 
3.       
·         Nama               : Arditian Pratama
·         Umur               : 8 Tahun        
·         Status              : Pelajar kelas 2 SD
 
 
 
NIM : 1113054100009
NAMA : MUHAMMAD NURMAN NOVIAN
JURUSAN : KESEJAHTERAAN SOSIAL
KELAS : II A

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini