Senin, 13 Oktober 2014

UTS_putra akbar_kpi5D

Nama : putra akbar alkautsar
Kelas : kpi 5D
Nim : 1112051000106

ETIKA IKATAN SANTRI DAARUL MUTTAQIEN
(IKSDAM)

A.Latar Belakang
Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988 – mengutip dari Bertens 2000).
Organisasi merupak sekumpulan orang-orang yang disusun menjadi kelompok-kelompok, yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi adalah system kerjasama antara duaorang atau lebih, atau organisasi adalah struktur pembagian kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Di ponpes daarul muttaqien terdapat organisasi yg bernama Ikatan santri daarul muttaqien atau iksdam ini juga dikhususkan untuk para santri-santri kelas akhir atau 3 MA. Organisasi ini di jadikan sebagai berjalannya kehidupan di dalam ponpes, dikarnakan organisasi ini lah yg membantu para dewan ponpes dalam menjalani keberlangsungan ponpes.

B.Metodologi Penelitian
Metode yang di gunakan yakni metode kualitatif karena data yang diperoleh langsung dari sumbernya, penulis pergi ke lokasi organisasi tersebut, memahami, dan mempelajari situasi. Studi dilakukan pada waktu interaksi berlangsung di tempat kejadian. Peneliti mengamati, mencatat, bertanya, menggali sumber langsung pada pusatnya.
Rumusan masalah yang digunakan adalah deskriptif, karena dengan rumusan masalah ini peneliti diajak untuk mencari atau menggali secara menyeluruh dan mendetail luas dan dalam.
C.Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang di gunakan penulis yaitu wawancara melalui beberapa sumber yakni Drs. KH ahmad shonhaji cholili (pimpinan ponpes daarul muttaqien). Alfikri (ketua iksdam) m.akbar (anggota iksdam). Wawancara ini diambil langsung di ponpes daarul muttaqien karena narasumber berada di tempat tersebut.

D.Teori yang digunakan
Teori keutamaan di gunakan sikap dan akhlak seseorang atau banyak. Dalam etika ini menitikberatkan untuk teori keutamaan sebagai reaksi atas teori-teori yang sebelumnya berat sebelah dalam mengukur perbuatan.
Teori ini sesuai dengan masalah yang ingin saya teliti, karena apa fungsi dari iksdam itu sendiri, dan sebagaimana pergerakan iksdam dari tahun ke tahun. Dan mengapa iksdam di dirikan.

E. Permasalahan atau kasus yang di teliti
Dapat kita telaah dari bacaan sebelumnya. Di ponpes daarul muttaqien terdapat organisasi yangbernama ikatan santri daarul muttaqien yang dibentuk oleh para pendiri ponpes dari tahun pertama kali di dirikannya ponpes tersebut.
Ikatan santri daarul muttaqien tersebut dibentuk pada 18 maret 1995 di ponpes daarul muttaqien. Pada saat di dirikan yang menjabat sebagai ketua iksdam yakni khatibul umam. Dan hanya beranggotakan 12 orang.
  Iksdam ini dibentuk sebagai organisasi yang menjalan segala peratura ponpes daaru muttaqien. Iksdam berfung si sebagai pengatur para santri-santri agar taat kepada aturan yang telah berlaku diponpes daarul muttaqien.
Iksdam memilik visi yaitu  sanggup memimpin dan siap dipimpin, karena iksdam harus memimpin para santr-santri yang jumlahnya ratusan agar menjalani aturan aturan ponpes. Dan siap dipimpin oleh para dewan-dewan guru yang menjadi panutan dan pembimbing para anggota maupun ketua iksdam.
Adapun misi iksdam yakni menciptakan ulama yg intelek dan intelek yg ulama,iksdam menjalani tugas nya sehari 24 jam tanpa henti karena iksdam merupakan organisasi yang menjadi tangan kana para dewan-dewan guru dalam membantu menjalankan keberlangsungan para santri-santri di ponpes.
Iksdam mengatur para santri dan di bagi menjadi beberapa bagian: ada bagian keamanan,bagian bahasa, bagian peribadatan, bagian pengajaran, dsb. Bagian-bagian tersebut memiliki tugas yang berbeda sesuai dengan nama bagiannya tersebut.
Iksdam juga memilki acara tersendiri seperti barzanzi, marawis, hadroh, language community, tapak suci, karate, tahlilan, dsb. Acara – acara tersebut diadakan agar para santri memiliki keterampilan yang lain bagi keterampilannya.
Adapun manfaat organisasi yakni:
Melatih leadership
Mengatur waktu
Memperbanyak teman dan kawan
Melatih kemampuan bersosialisasi
Menambah ilmu pengetahuan baik yg umum maupun agama
Struktur ponpes daarul muttaqien yakni: pimpinan ponpes, dewan guru-guru, iksdam, santri.
Sesuai dengan teori yang saya gunakan bahwa sikap dan perlakuan iksdam terhadap santri maupun ponpes teramat baik dan mulia, karena belom tentu ada yang mau ikut iksdam Karen diharuskan mengatur jumlah santri yang ratusan banyaknya. Karena untuk memimpin santri sebanyak itu harus memiliki keberanian dan tanggung jawab yang sangat besar. Karena di akhirat nanti akan dimintai pertanggung jawabannya terhadap santri yang telah iksdam pimpin selama masa jabatannya.
Ini menunjukkan bahwa teori ini sangat memandang bagaimana sikap dan akhlak seseorang terhadap orang yang lainnya. Dan juga mengajarkan bagaimana menjadikan seseorang bermanfaat bagi orang lain. Dan bagaimana dan sepenting apakah bersosialisasi dalm organisasi.

Dikirim dari Yahoo Mail pada Android

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini